
Zion kembali ketempat tadi, saat ia diserang.
'hmm..' mahluk misterius itu hanya menyeringai melihat Zion, muncul kembali dengan berani, setelah pergi menghilang begitu saja.
"hehehe.. Aku kira kau akan kabur begitu melihatku, setelah aku menyerangmu bertubi-tubi."
"cih dasar mahluk tidak jelas wujudmu! tunjukkan dirimu brengsek, Jangan bersembunyi seperti pengecut. Beraninya kau memasuki wilayahku."
"wilayahmu! Bukankah sejak awal tempat ini tidak mempunyai pemiliknya? Dan sekarang kau datang mengaku, bahwa ini adalah wilayahmu! Apa urat malumu sudah putus hah..!?"
"apa tidak kebalikan! bahkan seluruh penghuni ditempat ini juga tau, jika aku adalah penguasa dari tempat ini. Dan kau.. mahluk asing yang dengan tanpa malu, datang dan masuk tanpa izin lalu tinggal diwilayahku."
Mahluk itu langsung tertawa mendengar ocehan zion, ia tampak meremehkannya.. sementara zion tetap tenang walau sedikit menyipit dan menatap tajam pada suara tersebut.
"hahaha.. Aku tidak menyangka, setelah kau pergi dengan pengecutnya, kini kau datang dengan gagah berani, dan mengaku menjadi pemilik tempat ini, sungguh menyedihkan kau seprti bocah yang berlari ketakutan lalu datang membawa batu."
"ternyata kau memang tidak bisa di ajak bicara rupanya!"
"hmmm.. Apa sekarang kau mulai serius! setelah tadi sering menghindariku!? " gumam mahluk itu, sambil menyeringai.
Kali ini.. Zion, tidak meladeninya lagi.. Sudah cukup kesabarannya menahan emosi, Iapun langsung menyerang tanpa basa-basi, laser biru putih terus menghantam kearah mahluk yang sedang berbicara kepadanya.
"pung.... pung.. pung.. pung.. Boom duntam.."
mahluk itu terkejut, lalu dengan cepat menghindari serangan tersebut, namun wujudnya tetap tidak terlihat.
'sialan, ia terus menyerang tanpa berhenti.. apa ia ingin membalas seranganku tadi? Bahkan ia tidak memberiku jeda untuk membalas serangannya. Kalau begini terus, tidak ada pilihan lain.'
Zion merasakan ada pergerakan samar yang mendekatinya, dalam sekejap Zion menghilang dan membuat suasana menjadi tegang, mahluk itupun mulai mewaspadainya.
"bwussshhh.."
__ADS_1
"apa??? dia menghilang begitu saja! sepertinya dia bisa merasakan kehadiranku, Aku harus berhati-hati."
Dan dalam sekejap Zion sudah berada dibelakang mahluk tersebut, ia langsung menyerangnya. Dengan cairan yang bisa membuat tubuh siapapun yang terkena cairan itu, bisa langsung meleleh dan mati mengenaskan .
'cih, untung saja Aku cepat menghindar, jika telat sedikit saja.. aku bisa mati meleleh terkena semburan cairan itu. Aku harus mencari celah agar bisa menyerangnya dengan sekali serangan, dia terlalu gesit, dan sepertinya dia telah terbiasa dalam pertarungan.' gumamnya dalam hati.
Setelah dari tadi hanya bisa menghindar, udara disekitar tiba-tiba saja menjadi gelap dan senyap, Zion, menyadari apa yang terjadi, dan langsung menghentikan serangannya.
'hmm.. akhirnya aku menemukan celah, aku harus cepat sebelum ia menyadari kehadiranku.' gumamnya lalu dalam sekejap ia sudah berada dihadapan Zion. 'aku sudah menduganya, ia tidak bisa fokus dengan apa yang tiba-tiba terjadi sekarang, mudah sekali mengalihkan perhatiannya.'
Mahluk itu mendekat dengan santainya, dan dalam sekejap ia menyerang. namun, saat ia akan menyerang serangannya terhenti, Zion dengan sigap langsung menyerang mahluk tersebut, tubuhnya langsung didorong menghantam tanah.
"buuug hehehehe.. kau dengan percaya dirinya berjalan datang kearahku, kau pikir aku tidak menyadarinya hah.. dasar mahluk bodoh."
"apa.. jadi dari tadi, kau hanya berpura-pura tidak menyadari kehadiranku. dasar kau bedebah sialan, beraninya kau menipuku, eugh lepaskan aku."
"jangan banyak bicara, cepat tunjukkan dirimu dasar pengecut. Sudah cukup dengan wujud yang tidak terlihat ini. Aku sudah muak daritadi hanya terus menebak, ah.. Mungkinkah ada wajah yang sangat jelek yang kau sembunyikan dariku! Makanya kau tidak ingin menunjukkkan wajah burukmu itu kepadaku. Cepat tunjukkan dirimu sekarang, karena aku tidak sepenyabar itu. sshiuungg.. ."
'celaka, sepertinya.. dia serius dengan perkataannya.'
mahluk itu meronta-ronta ingin melepaskan diri dari terkaman zion, yang masih dicengkram oleh zion. Ia melihat bola cahaya dihadapannya, yang seakan sudah siap meleburnya kapan saja.
"lepaskan aku sialan, eug.. heh.. Kau pikir aku takut dengan ancamanmu hah..!" ujarnya menyeringai menunjukkan kalau dia tidak takut sama sekali, akan tetapi yang sebenarnya.. ia hanya menyembunyikan ketakutannya dari maut yang sudah siap mencabutnya didepan mata.
"cih, sayangnya ini bukanlah ancaman, aku hanya memberimu kesempatan untuk menunjukan wujudmu, Namun, aku juga tidak akan memaksa jika kau tidak menginginkannya. Kalau begitu, aku akan mengahirinya sekarang."
"Serkerss...serkesss.."
'brengsek, dia benar-benar tidak punya belas kasih.' saat kedua bola cahaya itu akan mengenainya.. Tiba-tiba saja terdengar teriakan yang membuat kedua bola cahaya itu berhenti.
"tu.. tunggu..."
__ADS_1
"mmm.. apa kau sudah berubah pikiran sekarang!"
"ba..baiklah aku menyerah, aku akan menunjukkan wujudku. tapi sebelum itu, lepaskan dulu tanganmu, karena itu menyakiti pergelangan tanganku." ia bergumam kesal dalam hati. 'cih, ini benar-benar menyebalkan, aku tidak menyangka pada akhirnya aku harus terjebak dalam situasi seperti ini.'
"jangan berpura-pura lemah dihadapanku, bilang saja kau mau kabur bukan?"
"hah, aku bukan pengecut seperti itu, akan kutunjukkan wujudku minggir. Lepaskan aku dan menjauhlah, karena aku selalu menepati apa yang sudah aku katakan."
Mata Zion, menyipit seolah masih ragu dengan perkataan mahluk asing yang berada dihadapannya. Tak lama mahluk itupun menepati kata-katanya, Zion menarik dan melepaskan cengkraman tangannya yang besar, dan sedikit mundur beberapa langkah untuk menjauh dari mahluk tersebut. Agar memberi jarak kepadanya.. Namun, Zion tetap mengawasinya agar tidak kabur. Tak lama.. tiba-tiba muncul kabut tebal yang berputar disekitar mahluk itu. Dan.. Zion langsung terkejut tak percaya dengan apa dilihatnya.
"apa... ja.. jadi kau.. seekor betina?" 'sial dia cantik sekali.' gumamnya terpesona, dan sekaligus terkejut tak percaya dengan apa dilihatnya. Sosok singa betina hitam dengan mahkota mewah bertengger diatas kepalanya, ada permata hitam menghiasai tiara dikepalanya.
"cih, apa kau sudah cukup melihatku?" tanyanya sinis "Karena aku kalah darimu, aku akan pergi dari tempat ini."
"euh tu.. tunggu dulu," 'melihat tiara diatas kepalanya, sepertinya dia seorang ratu atau putri.. aku harus menyelidikinya?' "kau boleh tinggal ditempat ini, tapi dengan syarat."
Singa hitam itu berhenti. "tidak perlu, tempat ini sudah tidak aman lagi untukku, aku akan pergi mencari tempat dimana tidak ada yang mengenaliku." ujarnya dingin, setelah mengatakan itu.. iapun berjalan pelan, pergi meninggalkan Zion, yang tengah menatapnya dengan perasaan kacau.
'cih, dia menolak bantuanku.'
"hmm.. Bisakah kau tidak mengikutiku?" singa hitam itu berhenti, dan merasa risih saat Zion terus mengikutinya dari belakang.
"a.. aku hanya mengkhawatirkanmu, mendengar dari perkataanmu, sepertinya kau sedang bersembunyi bukan! jika memang kau tidak punya tempat tujuan, aku akan memberi bantuan padamu, dan kau bisa tinggal disini semau yang kau inginkan." ujarnya sambil menggaru pipinya.
Mendengar perkataan Zion, singa hitam itu hanya diam menyeringai.
'sepertinya dia terdengar tulus ingin membantuku, dan melihat bagaimana reaksinya, jika aku tidak menjawabnya.. dia pasti akan terus mengikutiku. Hmm.. Ini jadi menyebalkan, Dan itu akan membuatku semakin jengkel dan risih, apa karena aku seekor betina! makanya dia langsung menjadi berubah baik kepadaku? Bagaimana pun, aku harus tetap berhati-hati kepadanya, siapa tau dia mempunyai niat lain terhadapku. Dan hanya tempat ini yang paling aman untukku.' singa hitam itu tidak punya pilihan dan menyetujuinya. "baiklah katakan apa syaratnya?"
...****************...
Ditempat lain Zaku, sudah mencapai tahap sempurna. Ia tidak butuh waktu lama seperti yang lainnya jika ia sudah serius. Cahaya energi mengelilingi dirinya, limpahan mana mengalir kedalam tubuhnya. Tanpa ia sadari, Jura terus memperhatikannya.
__ADS_1
'hmm.. tidak kusangka perubahannya sangat cepat sekali. Omong-omong apa yang sedang dilakukan sirubah api saat ini?'