
"(kepada tuan lukas, saya baron aisher memberi laporan. pihak orsi telah menyetujui perjanjian tersebut, namun untuk berjaga-jaga jika pihaknya akan banyak kehilangan nyawa, mereka meminta kompensasi lebih, atas kerugian yang mereka terima kelak. mungkin, saya akan datang sedikit terlambat.. dari waktu yang telah dijanjikan sebelumnya.
Baron Aisher")
lukas: 'haah syukurlah, tapi.. itupun belum cukup meredakan kegelisahanku. karena yang kami hadapi bukan sembarangan orang, tapi penyihir jenius abad ini. belum lagi syarat yang diberikan yang mulia kepadaku.'
Arlo: lukas.. ada apa denganmu?
Zora: ya.. kau kelihatannya sangat gelisah kawan, tidak biasanya kau seperti ini lukas..!
Lukas: aku tidak apa-apa, kalian tidak perlu khawatir.
Arlo: oya, apa kalian sudah dengar...!
Zora: soal apa?
Lukas: ...................
Arlo: master julius sudah ada diistana, dan beliau sekarang sedang bersama baginda raja.
Lukas: apa master sudah tau mengenai masalah ini..?
Arlo: ya, aku sudah menceritakan semuanya.
Zora: lantas, apa tanggapan beliau..?
Arlo: beliau hanya menanggapinya dengan santai. dan beliau bilang akan memikirkannya nanti.
Zora: apa.. hanya itu!
Arlo: ya cuma itu.
Zora: hmm.. kenapa beliau terdengar tenang sekali..? apakah master sudah menemukan solusinya..!
Arlo: entahlah, aku juga tidak bisa menebak, jalan pikirannya master. beliau selalu bersikap tenang, dalam setiap situasi apapun itu.
Lukas: kau benar, sifat itu juga yang selalu aku pelajari darinya.
keduanya hanya mengangguk setuju, dengan jawaban lukas.
di tempat argus yang sedang dalam perjalanan kearah selatan, argus yang merasakan gejolak aneh dalam dirinya, serta tekanan kekuatan yang sangat besar yang datang dari arah selatan, membuatnya semakin penasaran dan berambisi untuk menemukannya.
Argus: apa yang terjadi, semakin lama jantungku berdetak sangat cepat. perasaan apa ini..?
di arah selatan yang sedang dituju argus, kedua orang yang menggunakan topeng putih cantik. mengenakan jubah biru berkerundung, memiliki corak daun perak disetiap sudut jubahnya.
Unknown: sebentar lagi dia akan segera tiba.
Unknown: kenapa tidak kita datangi saja langsung. kau tau kan.. aku sangat benci menunggu.
Unknown: hem bersabarlah isteriku, kita tidak perlu terburu-buru. dia juga sedang dalam perjalanan kemari bukan.
__ADS_1
pukul dua puluh satu lewat tiga puluh menit, sebelum penyerangan dimulai.
Razak: baginda, kapan mereka akan menyerang?
rafael mengacuhkan pertanyaan razak, ia melihat fokus kelautan, angin berhembus sangat kencang, suara ombak yang sedang mengamuk, memecah menghempas kaki gunung yang terjal.
Rafael: razak, aku akan pergi sebentar, kau tetaplah disini.
Razak: anda mau kemana baginda?
Rafael: ada yang ingin kupastikan. wuuuussshh..
Razak: baginda tidak menjawabku, dan tiba-tiba saja ingin pergi memastikan sesuatu..! hmm apakah itu sesuatu yang mendesak? biasanya jika beliau bilang begitu, pasti ada yang tidak beres.
...----------------...
"wussssshhh..."
Lannox: tempat apa ini, dimana kau membawaku jura..?
Jura: kita sudah sampai ketempat tujuan.
Lannox: apa.. benarkah! lalu, dimana keberadaan kedua target yang kau katakan.
Jura: mereka ada tepat dibawah kita, kau diam saja.. dan perhatikan baik-baik.
lannox dan jura telah berada ditempat tujuan, kehadirah mereka tidak disadari oleh keduanya. karena jura telah menyembunyikan kehadiran mereka, agar tidak diketahui oleh siapapun. dan kini mereka berada diudara. dan tepat dibawah mereka berada, kedua target sedang berada di tempat persembunyiannya.
jura tersenyum miring, sementara lannox memandang aneh kepadanya
Jura: tidak ada, sekarang mari kita dengarkan saja dulu, apa yang sedang mereka bicarakan, tik.
Lannox: apa sebenarnya yang kau rencanakan..?
jura menjentikkan jarinya, tak lama terdengar pembicaraan keduanya.
Rey: hei.. apa kau tidak merasa ada yang aneh..! kota ini begitu sunyi, bahkan tidak ada kehidupan disini. apa kau benar-benar yakin, tidak salah menunjuk jalan?
sipenyihir masih terdiam, dan tidak merespon pertanyaan dari rey, dan setelah beberapa menit berlalu.
Penyihir: aku justru telah menyelamatkanmu dari bahaya, dasar bocah bodoh.
Rey: bahaya apa yang kau bicarakan, jika para petinggi kekaisaran saja tidak peduli, lantas.. kenapa kau harus takut..! bukankah kita juga sudah bertindak cukup jauh? jadi sangat tidak masuk akal, jika kau beralasan hanya untuk menyelamatkanku dari bahaya.
Penyihir: dasar bodoh, kau tidak mengerti apa-apa nak, kelak kau akan berterima kasih kepadaku.
rey menatap sinis kearah sang penyihir, yang mengabaikan tatapannya, dan menjawab ambigu pertanyaannya.
Rey: 'aku tidak habis pikir, sebenarnya hal apa yang dia takutkan?'
diatas mereka, lannox yang sudah tidak sabar ingin memangsa buruan dihadapannya. benar-benar berang mendengar pembicaraan keduanya, jura memegang bahu lannox untuk bersikap tenang. karena apa yang dia rencanakan, akan gagal jika lannox bertindak terburu-buru hanya karena terpancing emosi.
__ADS_1
Jura: 'anak ini.. benar-benar mempunyai tempramnen yang buruk, jika dia tidak belajar mengontrol emosinya, akan sangat berbahaya jika sampai bertemu musuh yang pintar dan sepadan. yang bisa memprovokasi emosinya.. karena itu adalah kelemahan anak ini.'
unknown: dia sudah dekat..!
keduanya sudah bersiap menyambut kedatangan yang ditunggu. sementara diperbatasan barat, rafael melihat ada kejanggalan yang aneh, alam menunjukkan tanda yang tidak biasa.
Rafael: 'ada apa ini..! lautan kelihatan seperti sedang mengamuk, bahkan angin tiba-tiba menjadi sangat kencang sekali. apakah akan ada badai..?
rafael tiba-tiba saja dikejutkan, dengan pusaran besar ditengah lautan.
Rafael: 'celaka, pusaran itu..!'
diatas kastil, razak yang merasakan hal yang sama juga seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
razak: ada apa ini, kenapa burung-burung pada berterbangan seperti sedang ketakutan! mungkinkah..?
razakpun segera menguubungi rafael dengan telepati.
Razak: 'baginda.. ada yang aneh, apakah anda merasakannya juga?'
Rafael: 'ya.. ini tidak biasa, sepertinya ada yang bermain curang disini.. hehe tidak kusangka, mereka cukup cerdik telah menggunakan trik kotor? untuk melawanku.'
Razak: 'lantas apa perintah anda baginda..? jika kita tidak segera bertindak, akan ada banyak lagi korban yang akan berjatuhan.'
rafael diam sesaat, sambil meletakan tangan kanannya disaku celananya, ia masih kelihatan tenang ditempat.
Razak: baginda.. baginda.. apa anda tidak kenapa-napa? mengapa anda tidak menjawab..!
Rafael: cih tenanglah razak, kau tidak perlu khawatir.
rafael langsung memutuskan komunikasi mereka, razak tidak bisa melanjutkan pembicaraan.
Razak: cih, dia suka sekali mumutuskan tanpa pemberitahuan. apa yang akan dilakukan oleh baginda? pusaran nya semakin mendekat kesini.
Baginda raja: apakah cara ini akan berhasil julius..?
Julius: ya.. semoga saja, tidak ada yang bisa melawan kekuatan alam. termasuk seorang kaisar penyihir jenius sekalipun. hem, tapi baginda.. kita telah mengorbankan tiga ribu orang warga sipil, demi mendatangkan sebuah bencana besar..!
Baginda raja: ya kita terpaksa melakukannya, ini juga demi kebaikan negara ini. jika ingin mendapatkan keuntungan besar, maka kita juga butuh sebuah pengorbanan yang sangat besar bukan. lagian, mereka hanyalah para gelandangan yang tidak berguna.
Julius: 'hmm.. keserakahan manusia akan semakin terlihat ketika dia berambisi ingin memiliki segalanya, apakah keputusanku ini sudah benar?'
julius melihat kearah ribuan nyawa yang berserakan, yang kini sudah menjadi tulang belulang.
(flashback) : disebuah gua rahasia, yang tidak diketahui siapapun bahkan oleh muri yang telah berhasil menyusup. ada lorong rahasia yang tersembunyi, yang mengarah kepantai. dan semua korban yang telah dikumpulkan oleh julius, dalam jangka waktu yang sangat cepat, tanpa mereka tau, untuk apa dan kenapa mereka dibawa, mereka hanya diiming-imingi janji manis dari seorang master sihir, julius yang membuat orang-orang tergiur hingga mengikutinya. dan saat julius membawa mereka dengan teleport, semuanya sudah berada dalam keadaan pingsan.
Julius: 'ini adalah sihir terlarang yang tidak pernah aku gunakan, dan sekarang aku terpaksa melakukannya. ariambous damboza.
lingkaran bulat dengan simbol bintang ditengahnya, kini mengeluarkan cahaya perak keabu-abuan. tiba-tiba keluar kurungan hitam yang telah diselimuti rantai hitam disekelilingnya. dan telah digembok dengan mantra yang sangat kuat.
baginda raja: apa itu???
__ADS_1