AYAH YANG DINGIN

AYAH YANG DINGIN
TURUNKAN PERINTAH PADA PASUKAN HITAM


__ADS_3

hi all...! maaf baru update, makasih buat yang udah komen like n vote, klean penyemangatku. ☺️ ok tanpa panjang lebar langsung aja, happy reading.


"kumpulkan para prajurit dan dokter, segera adakan rapat di barak, sekarang juga."


"baik yang mulia."


"hei.. bukankah setahuku, masih banyak para penduduk yang tersisa..? tapi kenapa tempat ini kebanyakan kosong..! kemana mereka semua..? apakah ada yang tau kedatangan kita?"


"hmm entahlah! ini sangat aneh?"


'entah kenapa aku merasa ada kekuatan yang sangat besar dari sisi timur? apakah ini perasaanku saja!'


"hei penyihir.. katakan ada apa denganmu? kenapa wajahmu pucat begitu..!"


"jangan pedulikan aku.." 'mungkin hanya perasaanku saja.' "ayo kita cari lagi..! mereka pasti sedang bersembunyi di suatu tempat, atau.. ada yang menyembunyikan mereka.?"


"apa maksudmu? mereka mendapatkan bantuan!!"


"entahlah, bisa jadi."


"cih.. mana mungkin itu terjadi..! bahkan pihak kekaisaran saja lepas tangan dengan wabah yang terjadi di kota ini? jadi tidak mungkin ada yang membantu mereka.. kecuali mereka bodoh."


"jangan terlalu sombong bocah, nanti kau akan menyesali kata-katamu!"


"heh.. itu tidak akan mungkin terjadi."


'apa anak ini tidak bisa merasakan kekuatan besar seperti yang kurasakan? anak ini.. kau pasti akan menyesali kata-katamu nanti. sebaiknya untuk berjaga-jaga, aku akan menghindari sisi timur.'


"aku yakin sekali..! melihatmu sanggup mati, kau pasti banyak tau tentang informasi yang aku butuhkan!"


argus memegangi dagunya, matanya sambil melirik ke arah dean.


'baiklah, untuk sekarang! lebih baik anak ini aku penjarakan dulu, siapa tau suatu saat nanti dia akan berguna untuk tuanku.'


"tik"


jentikan jari argus, membuat dean menghilang. dean yang berpindah tempat dalam sekejap! merasa terkejut dan sangat panik.


"euh apa-apaan ini..? kenapa tiba-tiba jadi gelap sekali..? sialan..! jika begini, aku tidak bisa melarikan diri. aku harus cepat mencari cara untuk kabur dari sini..!"


dean meraba-raba kesekitar, namun tak menemukan apapun, karena yang dilihatnya hanyalah kegelapan tak berujung.


"percuma saja...!"


"euh si..siapa itu..?"


"aku juga sama sepertimu, bahkan aku sudah menggunakan sihir dan mana, namun keduanyapun tidak berguna disini."


"apa maksudmu?"


"lagrin, apa kau sudah mendapatkan kabar dari bocah itu..?"


"belum baginda, beliau masih belum memberikan kabar apapun..!"


"tuk.. tuk.. tuk.." suara ketukan jari kaisar memecah kesunyian dalam ruangan. 'hmm.. kenapa anak itu masih belum memberi kabar sampai hari ini..! apa yang dipikirkannya? aku jadi penasaran melihat reaksi anak itu.'

__ADS_1


kaisar merenung sambil berpangku pada satu tangan yang menahan pelipisnya.


"lagrin.."


"ya baginda.."


"bagaimana kondisi wilayah baru.."


"semenjak kejatuhan kaisar lama, dan setelah berpindah tangan. kota baru telah dibangun, dan sistematis aturan lama telah berganti mengikut i aturan kekaisaran negara ini. kondisi para penduduk yang kebanyakan trauma dengan kejadian tersebut, secara perlahan-lahan mulai membaik. dan menerima sistem aturan baru. bahkan! masyarakatnya sangat antusias dan senang sekali. semenjak pergantian pimpinan kekaisaran, meskipun ada sebagian dari mereka yang masih belum bisa menerima kenyataan."


"tidak apa-apa, lama-kelamaan mereka juga bisa menerimanya. cukup bagiku menjalankan kepemimpinan yang adil, dan menjaga kesejahteraan rakyatku. aku tidak perlu bicara panjang lebar, karena mereka yang akan menikmati hasil dari kepemimpinanku. lalu.. bagaimana dengan masyarakat yang tidak mampu?"


"kita sudah berkontribusi besar untuk desa-desa kecil dan, mengembalikan lahan milik mereka yang telah dirampas oleh pihak kekaisaran sebelumnya, serta memberi tunjangan hidup untuk kaum disabilitas."


"kerja bagus lagrin, kau memang tidak pernah mengecewakanku. oh ya.. omong-omong..! aku ingin kau menyelidiki masalah penyelundupan kasus perdagangan manusia. akhir-akhir ini, marak terjadi tindak penculikan para gadis yang hilang, serta bocah lelaki yang berusia rata-rata lima atau empat belas tahun."


"baik yang mulia, akan saya lakukan."


"dan aku ingin kau melibatkan unit investigasi khusus untuk masalah ini. karena pelaku kali ini sangat licin dan licik, dan berhati-hatilah lagrin..?"


"apa maksud baginda?"


"aku sudah mengirimkan beberapa orang untuk mengatasi kasus ini, dan semuanya pulang dalam keadaan tidak bernyawa."


"apakah sesulit itu untuk menangkapnya baginda...?"


kaisar bangun dari kursinya, dan menuju kearah jendela besar, lalu memandang jauh menatap keluar jendela.


"menurut rumor yang beredar.. masalah ini ada keterlibatannya dengan orsi gelap. intinya.. sipelaku merogoh kocek besar untuk menyewa para pengawal terbaik milik orsi. namun, aku masih ragu akan rumor yang beredar."


"bisa jadi.. para orsi bekerja sama dengan sipelaku, karena bisnis perdagangan manusia memberikan keuntungan yang sangat besar bagi mereka. kesimpulannya.. sipelaku adalah alat atau tumbal."


"jika orsi gelap benar-benar terlibat, berarti.. kalau benar sipelaku tertangkap. maka! kemungkinan besar yang terjadi, mereka akan cuci tangan karena sipelaku hanyalah dijadikan sebagai kambing hitam untuk pengalihan perhatian."


"ya.. ini hanya opiniku, namun untuk mencari tau lebih lanjut kejelasannya lagi? kita harus menyelidikinya lebih dalam. libatkan tim investigasi khusus, dan untuk antisipasi, turunkan perintah pada pasukan hitam untuk membantu penyelidikan kali ini." (note : pasukan hitam adalah, pasukan yang bekerja dibalik bayangan kaisar. tugas mereka adalah menyelesaikan misi-misi sulit.)


"baik baginda, saya mohon undur diri."


lagrinpun pergi meninggalkan ruangan, sang kaisar masih fokus melihat keluar jendela.


'kuharap bocah itu bisa cepat menuntaskan wabah yang terjadi.'


diruang rapat lannox dan para kesatria dan juga dokter telah berkumpul.


"dengar.. karena misi disini telah selesai..! aku akan mengirim kalian terlebih dahulu kekota vala."


"tapi yang mulia.. jika anda mengirim kami kekota vala, bagaimana dengan yang mulia..? kami tidak mungkin, bisa pergi tanpa kehadiran yang mulia." ujar roland


"benar yang mulia.. kami akan tetap mengawal yang mulia, sebaiknya kirim saja para dokter dan beberapa kesatria untuk berjaga-jaga."


"roland, jay, aku hargai pendapat kalian. tapi, masalah di kota vala jauh lebih penting. kondisi pasien semakin memburuk disana, dan para dokter harus secepatnya kesana. tugas kalian adalah mengawal para dokter dan para pasien. karena tenaga kalian sangat dibutuhkan disana..! dan aku telah menyiapkan air suci untuk kalian bawa. ada pendapat lain?"


dokter Anna mengangkat tangannya.


"yang mulia"

__ADS_1


"ya silahkan." lannox mempersilahkan untuk bicara, dokter annapun langsung berdiri.


"yang mulia.. ini hasil penelitian yang telah kami lakukan."


dokter anna menyerahkan botol kecil, dan data laporan hasil penelitian.


"dalam air hitam ini tidak hanya mengandung sihir hitam saja yang mulia, tapi juga terkandung bahan-bahan berbahaya didalamnya..?"


"apa maksudmu dokter?"


"didalam kandungan air hitam tersebut, terdapat kandungan racun bunga Lily jenis berbahaya didalamnya, dan efek samping dari mengonsumsi racun ini.. mirip seperti wabah yang terjadi saat ini."


lannox melihat laporan penelitian ditangannya.


'hmm efek samping dari bungan Lily ini saja.. sudah sangat cocok dengan kasus yang terjadi, ditambah campur tangan dari sihir hitam, mereka membuatnya menjadi dosis tinggi. dimana sihir ini menghancurkan secara perlahan-lahan dari dalam, lalu.. menggerogoti seluruh tubuh hingga hanya menyisakan tulang belulang. benar-benar sangat biadab, aku harus cepat menemukan dalangnya, dan memberikan hukuman setimpal.'


"kerja bagus semuanya, jika kalian sampai disana, bila ada gerak yang mencurigakan, cepat tangkap dan berikan pada pengawas yang telah aku siapkan dikota vala, ah kau pasti mengenalinya roland."


"lalu.. bagaimana dengan yang mulia..?"


"jangan khawatir, aku ada sedikit urusan disini..! jadi istirahalah dulu. karena malam ini, kalian akan mulai beroperasi. untuk para dokter, kalian bisa kembali sekarang."


"baik yang mulia, kami undur dir dulu."


para dokter bangkit dari duduk mereka, setelah membungkuk hormat, merekapun pergi meninggalkan barak, sementara para kesatria masih tetap tinggal.


"dengar, sebelum kalian pergi minumlah dulu air suci untuk antisipasi diri kalian sendiri, dan sampaikan juga untuk para dokter. dan jika kalian tiba disana, kalian juga harus berhati-hati. dan saling bergantunglah satu sama lain, jangan mudah percaya dengan rayuan manis pada orang yang tak dikenal, bisa jadi ada penyihir yang menyamar diantara pasien begitupun dengan kalian."


"jangan mudah percaya walaupun kalian adalah rakan satu tim, penyihir bisa menyamar menjadi siapa saja. untuk mencegah kemungkinan terjadi..! buatlah kata sandi saat kalian saling menyapa, dan usahakan hanya kalian sendiri yang tau kata sandinya. jika saat kalian menyebutkan kata sandi salah satunya tidak ada yang bisa menjawab? sudah dipastikan siapa itu, dan langsung tangkap mereka serahkan padanya. dan, misi ini diketuai olehmu roland."


"baik yang mulia."


"rapat selesai, kalian bisa kembali."


"baik yang mulia." ucap mereka serentak.


setelah ruangan menjadi kosong dan sepi, cincin itupun mengeluarkan suaranya.


'ada apa bocah? kenapa wajahmu terlihat jelek sekali.'


'cih.. setelah kau banyak diam beberapa hari ini, akhirnya kau mau bicara?'


'kau membuat keputusan bijak, dengan mengirimkan mereka kekota vala.'


'bisakah kau diam.'


'dengar..! aku akan membantumu untuk menyelesaikan masalah disini.'


'heh.. apa kau membuat penawaran denganku..?'


'tidak, aku murni ingin membantumu, karena aku mencium bau penyihir dikota ini.'


'apa..! sejak kapan kau mulai merasakannya...? aku bahkan tidak bisa merasakan keberadaan para penyihir!'


'untuk itulah aku menawarkan bantuan, karena mereka.. menutupi hawa keberadaan mereka, para penyihir mungkin bisa menipu manusia, tapi tidak denganku. masih tertarik....? jika kau tidak mau, ya sudah, aku tidak akan memba..'

__ADS_1


'baiklah, aku akan mendengarkanmu'


__ADS_2