Janda Kembang Pilihan CEO Duda

Janda Kembang Pilihan CEO Duda
Part 245 : Iseng Balas Iseng


__ADS_3

Edgar sudah menurunkan tubuh sang istri ke atas ranjang. Tak lupa ia melepaskan alas kaki sang istri yang masih terpasang. Edgar memberikan kecupan dengan lembut lalu turun secara hati-hati karena tidak ingin membuat wanitanya itu terbangun.


Ketika di depan cermin, langkah Edgar terhenti saat melihat bayangan dirinya sendiri di dalam cermin itu.


''Astaga!! kenapa aku anggun sekali memakai tas istriku, haha.'' gumam Edgar lalu tertawa kecil.


Edgar memutar tubuhnya ke kanan dan ke kiri untuk melihat setiap sisi dirinya yang tengah mengenakan tas wanita itu. Ia tak menyadari bahwa Mentari sedang menahan gelak tawanya dengan menggigit selimut.


Beberapa detik kemudian, Edgar melepaskan tas Mentari di atas meja rias. Ia hendak ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya. Namun, ia menghentikan langkahnya karena merasa ada yang sedang mengintainya.


Edgar langsung berbalik badan, Mentari terlihat masih terlelap. Ia mengernyitkan keningnya penasaran.


''Okeeee, iseng balas iseng, xixixi.'' bathin Edgar sembari mengangguk-anggukkan kepalanya setelah mendapatkan ide.


Permainan siap di mulai, Edgar langsung pura-pura melanjutkan langkahnya. Ia membuka pintu kamar mandi dan menutupnya kembali, padahal dirinya belum masuk. Tujuannya tentu saja supaya Mentari mengira bahwa dirinya sudah masuk.


Edgar mengendap-endap mendekati dinding untuk bersembunyi dan menantikan apa yang akan dilakukan oleh sang istri. Sekuat tenaga ia menahan tawanya.


Dan tak lama kemudian, Mentari membuka mata secara perlahan, setelah memastikan suara pintu tadi, ia sangat yakin bahwa Edgar sudah berada di dalam kamar mandi.


''Hihi, kamu lucu sekali pakai tasku, Mas.'' gumam Mentari sembari duduk lagi.

__ADS_1


Mentari hendak turun dari sisi ranjang sebelah kiri, sehingga memunggungi arah kamar mandi. Ia bermaksud akan mempersiapkan baju tidur keduanya.


''Aaaa!!'' teriak Mentari langsung menutup mulutnya karena tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang.


''Mas Edgaarr!!'' pekik Mentari dengan kedua bola matanya yang melotot.


Hahahaha


Edgar tertawa puas dengan tawa yang masih belum berhenti. Sedangkan Mentari yang lebih dulu iseng justru dibuat merengut karena balasan dari sang suami.


''Kenapa kamu disini, Mas?!''


''Bukannya lagi di kamar mandi?!''


''Mas Edgar, ih!'' tolak Mentari sembari melengos.


''Aku belum jadi ke kamar mandi, sayang.'' jawab Edgar dengan santainya.


''Terus, kenapa tadi pintu kamar mandi kedengarannya seperti abis dibuka terus di tutup lagi?!'' selidik Mentari.


Edgar terkekeh lagi.

__ADS_1


''Soalnyaaaa, ada yang diam-diam nggak tidur, alias pura-pura tidur. Jadiiii, aku mau lihat gimana reaksinya.'' jawab Edgar lalu menatap sang istri dengan penuh kemenangan.


Mentari mendengus kesal karena gagal. Hal yang justru membuat Edgar semakin gemas.


''So, sejak dimana kamu sudah nggak tidur lagi?'' tanya Edgar sembari mendekatkan wajahnya.


''Lift!'' jawab Mentari dengan cepat dan kembali melengos.


Edgar mengangguk-angguk sembari tangannya memegangi dagu.


Tiba-tiba ia tertawa lagi, sehingga membuat Mentari gantian mengernyitkan keningnya.


''Nggak ada yang lucu!'' sungut Mentari.


''Ah masa??'' balas Edgar seraya menatap setiap inchi wajah Mentari.


Kedua tangan Edgar pun langsung menangkup kedua pipi Mentari dengan gemas.


''Istriku yang lucu, istriku yang cantik, malam ini mau iseng sama suaminya, tapi, ternyata ketahuan. Eh, suaminya jadi kepancing untuk membalas, hihi.'' ledek Edgar.


''Sudah, sudah, aku mau siapkan baju ganti. Buruan ke kamar mandi, awas kalau sampai ngompol disini!''

__ADS_1


Ancaman dari sang istri yang bernada datar itu malah membuat Edgar tertawa kecil. Keduanya turun dari ranjang dengan tujuan masing-masing. Edgar ke kamar mandi, dan Mentari ke ruang pakaian.


__ADS_2