Janda Kembang Pilihan CEO Duda

Janda Kembang Pilihan CEO Duda
Part 256 : Menyukai Anak-anak


__ADS_3

A.N.S Cafe & Resto


Mobil yang dikendarai oleh Edgar sudah memasuki area halaman restoran tersebut. Edgar pun langsung melajukan mobilnya ke arah parkiran. Beberapa mobil dan motor sudah terparkir rapi disana.


''Sepertinya Dini melihat kedatangan kita, Mas.'' ujar Mentari memberitahu pada Edgar yang masih fokus menatap kemudinya.


Edgar mematikan mesin mobilnya, lalu mendongak.


''Eh, bentar, sayang. Tunggu dulu.'' cegah Edgar saat Mentari hendak membuka pintu.


Edgar langsung bergegas keluar dari mobil terlebih dahulu, ia membukakan pintu untuk Mentari.


Mentari hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan sembari terkekeh kecil.


''Selamat siang Tuan Edgar, Kak Mentari.'' sapa Dini yang diikuti oleh suaminya. Senyumnya begitu lebar.


Edgar mengangguk, begitu juga dengan Mentari. Edgar berjabat tangan dengan Afryan dan Dini. Sementara Mentari berjabat tangan pada Afryan dengan sangat hati-hati karena ada lirikan mata yang mengawasi. Setelah itu, ia langsung cipika cipiki bersama Dini.


Sepertinya bukan hanya Edgar yang melirik tajam saat istrinya bertegur sapa dengan lawan jenis, tetapi juga Afryan, dia melakukan hal yang tidak jauh berbeda saat Dini bertegur sapa dengan Edgar.

__ADS_1


''Mana Shilla?'' tanya Mentari sembari celingukan mencari sosok gadis kecil itu.


''Ada, di dalam, Kak. Sudah ada temannya yang datang, kakaknya juga datang, jadi ya happy banget dia.'' terang Dini.


''Selamat siang, Tuan Edgar ... Nona Mentari.'' sapa keluarga Dini.


Mereka pun menjawabnya dengan ramah. Dini langsung mengajak Edgar dan Mentari untuk segera masuk ke dalam, karena acara akan segera dimulai.


''Happy Birthday, Ashilla.'' ucap Mentari dengan berjongkok agar sejajar dengan Shilla.


''Terima kasih, Aunty.'' jawab Dini mewakili, karena Shilla masih malu-malu lagi. Ashilla tidak menghindar, tetapi juga tidak mau menjawab. Ia melirik ke arah kedua orangtuanya seolah-olah untuk mencari pertolongan.


''Maaf ya, Kak. Maaf, Tuan ... Ashilla malu-malu lagi karena lama tidak bertemu.'' ucap Dini yang merasa tidak enak hati.


Edgar mengusap lembut rambut Ashilla dengan gemas. Semakin menunjukkan bahwa dirinya sudah tidak sabar untuk segera menjadi seorang ayah.


Mayoritas yang hadir tentu saja ibu-ibu yang sedang mendampingi anaknya. Sementara Edgar dan Mentari duduk bersama keluarga Dini. Tatapan mata mereka sama-sama fokus pada queen hello Kitty, yaitu tentu saja Ashilla. Hari ini adalah hari spesialnya, ia begitu cantik dengan gaun berwarna merah muda yang berdiri di apit oleh Afryan dan Dini.


Acara berjalan dengan meriah, dari menyanyi hingga potong kue, dan sekarang lanjut ke latihan fisik. Setiap game yang permainkan selalu menimbulkan suara teriakan dari anak-anak yang saling bersahutan.

__ADS_1


Mentari melirik ke arah suaminya, lalu tersenyum tipis. Ia sempat khawatir Edgar akan merasa tidak nyaman dengan undangan acara seperti ini.Tapi, ternyata Edgar begitu terbawa suasana. Tatapannya begitu telaten, ia bahkan sering bertepuk tangan ntah secara sadar atau tidak. Tatapan mata Edgar menunjukkan bahwa dirinya sudah siap menjadi seorang ayah. Ia menyukai anak-anak kecil yang begitu tulus itu.


''E.. maaf Tuan, kalau durasi acaranya membuat anda kurang nyaman.'' ucap ayah mertua Dini.


Mendengar ucapan maaf itu, Edgar langsung memutar duduknya.


''Sama sekali tidak, Pak. Saya sangat menyukai anak-anak itu.'' jawab Edgar diikuti senyumnya.


Ayah mertua Dini tampak lega, pria itu langsung mengucapkan terima kasih.


...****************...


Sembari menunggu part selanjutnya, Cimai rekomendasikan lagi cerita yang pastinya bikin baper maksimal.


Karya author "MERPATI_MANIS" yang berjudul "HARTA TAHTA DAN PERJAKA''


(Playboy Sejati Mencari Istri)


Jangan lupa mampir dan wajib banget masuk ke dalam daftar rak favorit kalian 😍

__ADS_1


Terima kasih 🙏



__ADS_2