
Lelah, tapi, sangat senang. Ya, itu kalimat yang sedang Mentari rasakan hari ini. Semua rangkaian acara tujuh bulanan akhirnya sudah selesai. Sekarang tinggal mengistirahatkan tubuh yang seharian ini sering berdiri.
Setelah mereka selesai makan malam dan ke atas, di bawah masih ramai orang-orang yang tengah membereskan semua perlengkapan yang digunakan untuk acara hari ini. Sedangkan Edgar sudah mengajak sang istri untuk ke atas. Karena kalau membiarkan Mentari di bawah, sudah pasti Mentari tidak akan bisa diam. Apalagi ini sudah malam hari. Memang sudah waktunya untuk istirahat. Mami pun juga tidak akan mengizinkan menantunya itu untuk banyak bergerak berat.
''Maass, ngapain sih?''
Edgar yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung duduk di sofa menyusul Mentari. Ia memeluk Mentari dari belakang dengan manja sehingga membuat Mentari merasa geli. Apalagi dagu Edgar menelusuri leher Mentari.
Edgar malah tertawa senang karena hobinya memang menggoda sang istri. Edgar memeluk dari belakang lalu mengusap-usap perut Mentari.
''Nak, hari ini banyak kegiatan ya? Papa senang kalian tetap aktif bergerak, sepertinya kalian happy sekali.'' ujar Edgar.
''Iya Pappaaa.'' jawab Mentari mewakili calon anak-anaknya.
Seperti hari-hari biasanya, Edgar akan diam beberapa saat sembari mengusap lembut perut Mentari. Ia menatapnya dengan tatapan penuh cinta dan harapan yang besar. Dan juga rasa syukur yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Anugerah ini sangatlah indah. Mimpi besarnya memiliki keturunan, apalagi dari rahim seorang wanita yang kini sudah sangat ia cintai.
Tidak akan pernah kembali ke masa lalu untuk mencari kebahagiaan, karena kebahagiaan ada di depannya.
''Mas.'' panggil Mentari lirih.
''Iya sayang?'' jawab Edgar.
''Satu acara sudah selesai, selanjutnya kita harus segera memikirkan bagaimana dengan Ardi dan tante Lenna.'' ujar Mentari.
__ADS_1
Terdengar Edgar menarik nafas panjang, lalu berpindah duduk di depan sang istri.
''Kamu yakin dengan keputusan itu, sayang?'' tanya Edgar. Ia tidak ingin membuat keputusan berdasarkan keraguan.
Mentari mengangguk yakin, tanpa ada keraguan yang tersirat.
''Aku sangat yakin, Mas.'' jawab Mentari.
Edgar tersenyum tipis sembari mengusap puncak kepala Mentari.
''Ya sudah, sekarang matikan tvnya, kita istirahat ya, sayang.'' ajak Edgar.
Tidak ada bantahan dari Mentari, karena ia sendiri pun memang sudah lelah dan mengantuk. Urusan di bawah sudah ada yang bertanggungjawab.
Waktu terus berjalan, besok kembali menjalani aktivitas rutin. Mami juga sudah menjadwalkan akan kembali ke luar negeri besok malam.
''Jangan kemana-mana lho Mas kalau mijit.'' ancam Mentari yang sudah paham tabiat Edgar jika sedang memijit.
Hahahaha
Tanpa menjawab apapun selain suara tawa, karena Edgar menyadari bahwa ancaman Mentari sudah ada di benaknya. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikan. Ternyata pemilik tubuh yang sedang ia pijit sudah memahaminya.
''Janji lho, Mas.'' ancam Mentari yang lebih menaikkan volume suara.
__ADS_1
''Iyaaa istriku, cintaku, sayangkuu.'' jawab Edgar tidak meyakinkan.
Mentari memejamkan matanya karena pijitan dari Edgar sangat membuatnya nyaman.
''Maaassss!'' seru Mentari yang reflek karena Edgar tengah menggodanya. Tangan jailnya itu mulai beraksi.
''Nggak sengaja lho, sayang ... tangannya naik sendiri nih.'' jawab Edgar yang justru mengulanginya lagi. Sehingga Mentari pun langsung duduk dan meminta Edgar untuk tidak melanjutkan pijitan itu.
''Sudah, nggak usah mijit lagi, ngantuk!'' ujar Mentari, lalu menarik selimut sampai menutup tubuhnya.
''Kok gitu sih, sayaang ... yuk aku pijit lagi.'' bisik Edgar.
''Nggak mau.'' jawab Mentari.
Edgar terus menggodai Mentari sampai berhasil membuat Mentari tertawa. Tetapi aktivitas memijit sudah malas karena Mentari sudah sangat mengantuk.
"Ya sudah, kita tidur ya, good night, sayang." ucap Edgar kemudian memberikan kecupan manis di kening Mentari.
...****************...
Sembari nunggu update part selanjutnya, Cimai rekomendasikan lagi cerita yang seru banget dari author RAHAYU NINGTIYAS BUNGA KINANTI, yang berjudul ''POSESIF HUSBAND (CEO KEJAM JATUH CINTA)
Pecinta CEO wajib banget mampir dan langsung masukkan ke dalam rak favorit kalian ya 😍
__ADS_1
Terima kasih 🙏