Janda Kembang Pilihan CEO Duda

Janda Kembang Pilihan CEO Duda
Part 260 : Nggak Salah Niihh?


__ADS_3

Begitu adil takdir yang ia terima. Mentari yang tengah duduk di bangku yang ada di balkon itu mengusap lembut perutnya sendiri. Bibirnya selalu tersenyum bahagia.


''Nak, kalian tau ya kalau Mama bahagia sekali?''


''Emmmm, ya-ya, papa kalian sudah membuat kita bahagia, sayang.''


Mentari menusuk potongan buah dengan garpu. Kemudian ia membuka ponselnya yang semakin jarang ia gunakan itu.


Edgar tidak melarangnya untuk memiliki sosial media, Mentari pun beberapa kali masih membuka akunnya untuk sekedar melihat apa yang teman-temannya unggah. Namun, yang pasti menjadi peringatan adalah tidak boleh merespon komentar ataupun pesan dari pria lain. Bahkan, beberapa akun sosial media laki-laki yang Edgar dapati mengirimkan pesan, meskipun pesan itu saat sebelum mereka menikah, Edgar tetap tidak pikir panjang lagi untuk memblokirnya.


''Hah? nggak salah nih?'' gumam Mentari sembari menyipitkan kedua matanya.


Sebuah notifikasi yang beberapa hari ini tidak ia cek membuat Mentari tidak percaya. Ia harus menyakinkan terlebih dahulu bahwa ini bukanlah khayalannya saja.


Edgar yang juga memiliki akun sosial media, tetapi ia tidak pernah mengunggah foto atau video dirinya, hanya ada satu foto keluarga, itupun pada saat momen idul Fitri dua tahun yang lalu.


Meskipun begitu, pengikutnya tetap saja tidak sedikit. Semenjak namanya sudah diperkenalkan oleh ayahnya beberapa waktu lalu. Sebelumnya, pengikut sosial medianya hanya beberapa orang yang benar-benar mengenalnya.


Dan, hari ini Mentari melihat notifikasi dari akun sosial media suaminya yang menandai akunnya. Sebuah foto saat keduanya sedang berada di pantai, foto berdua tanpa menghadap ke kamera. Karena Edgar pasti tidak ingin wajah Mentari menjadi konsumsi laki-laki diluaran sana.


''Kok nggak bilang-bilang kalau update foto.'' gumam Mentari.

__ADS_1


Bibir Mentari kembali tersenyum saat melihat keterangan di foto itu. Foto itu menjadi foto kedua yang Edgar unggah.


''Banyak banget yang menyukai foto ini.'' gumam Mentari lagi. Sedangkan kolom komentar sudah Edgar nonaktifkan, sehingga tidak ada yang bisa mengomentari tentang foto tersebut.


Kantor Raymond


Edgar dan Jimmy baru saja kembali dari restoran. Setelah selesai meeting pagi tadi, Edgar memberikan janji pada kliennya untuk makan siang bersama. Dan di salah satu restoran menjadi tujuannya.


Sekarang kedua pria itu sudah berpisah dengan klien asal negeri jiran tersebut


''Ehm, Tuan. Jadi bagaimana?'' tanya Jimmy sembari melangkah ke dalam lift, mengikuti Edgar yang sudah masuk lebih dulu.


''Bagaimana apanya?'' balas Edgar.


Edgar langsung melotot ke arah Jimmy, tangannya pun mengepal seram dan kuat.


''Awas kalau macam-macam ..! ancam Edgar yang sebenarnya tau kalau Jimmy sedang memberikan candaan.


Jimmy kembali terkikik, pintu lift terbuka, sehingga mengurungkan niatnya untuk berbicara lagi.


Mereka langsung masuk ke dalam ruangan Edgar. Kedua pria itu pun kembali melanjutkan bahasan mengenai proyek dengan pengusaha tadi.

__ADS_1


''Kembalilah ke ruanganmu, Jim! aku merindukan istriku.'' usir Edgar setelah pembahasan selesai.


Jimmy hanya bisa menghela nafas panjang untuk terus bersabar. Karena biasanya jam makan siang dibarengi dengan video call. Namun, kegiatan hari ini membuat Edgar belum menghubungi sang istri


''Baik Tuan, saya permisi.'' ucap Jimmy.


''Hmmm.''


Jimmy langsung keluar setelah mendapatkan jawaban dari Edgar, dalam hatinya hanya bisa terus mengomel tiada henti.


(Jangan lupa dan jangan sungkan-sungkan untuk ikut kuis Cimai, masih sampai malam Minggu, lhooo😁


...****************...


Sambil nunggu Cimai update part selanjutnya, jangan lupa Cimai rekomendasikan lagi karya yang bagus banget 😍


Wajib banget untuk mampir, dibaca, dan masuk ke dalam rak favorit 😍


Karya othor Thatya 0316 yang berjudul "Pernikahan Tanpa Hati


wjaib banget untuk mampir dan

__ADS_1


Terima Kasih 🙏



__ADS_2