
Silla benar-benar marah terhadap sikap Athena yang tampak berani terhadap nya, luka yang ia dapatkan di dadanya sungguh perih dan hal itu akan meninggalkan bekas dan Silla tak menerima nya.
" Sialan!! Jangan hanya kau putri kandungnya kau dapat berlaku demikian terhadap ku Athena !! Aku akan membalas nya '' gumam Silla dengan tangan-tangan yang terkepal menahan semua rasa amarah yang menumpuk dalam hatinya.
Seperti saat ini, Silla sedang melihat Athena yang berada di halaman belakang gadis bermanik hitam itu sedang asyik menikmati waktunya di temani beberapa cemilan dan minuman segar di meja yang berada di sampingnya.
Silla berjalan mendekat dengan tatapan marah terhadap gadis itu, Athena yang tidak tahu kedatangan Silla hanya tetap fokus pada ponsel milik nya.
" hmm sepetinya kau sedang menikmati waktu mu '' ucap tiba-tiba Silla yang ikut memandang kearah depan dimana hamparan rerumputan yang luas terbentang di hadapannya.
Athena memutar bola matanya malas dengan kehadiran Silla yang tiba-tiba itu. Silla melirik Athena yang tak menggubrisnya.
" Pergi!! Aku tak ingin melihat wajah mu yang membosankan itu '' ucap Athena datar hingga Silla memicingkan matanya dengan rasa hati yang marah.
'' Ada apa Athena ? Kau selalu bersikap seperti ini terhadap ku. Apa kau takut akan sesuatu hal terjadi hmm '' ucap Silla lagi berusaha untuk berbicara dengan gadis bermanik hitam itu. Athena menatap tajam Silla seketika.
" ckckck. Aku tak suka pada wanita berwajah dua, dan itu dirimu. Aku rasanya ingin merobek mulut mu saat kau berkata manja pada orang tua ku '' datar Athena lagi dan Silla seketika langsung tertawa renyah.
" Kenapa ? kau takut mereka lebih memperhatikan ku ? begitu. Sedari dulu aku selalu seperti ini Athena asal kau tau. '' ucap Silla lagi dan Athena mengangguk-anggukan kepalanya saja " Aku akan tetap menjadi putri mereka Athena !! '' lanjut nya lagi dan Athena tersenyum sinis dibuatnya.
putri ? putri yang mana. Athena rasanya ingin tertawa untuk meruntuki kebodohan dari wanita yang berada di hadapan itu. Benar-benar sebuah lelucon yang klasik.
" Hahaha.. '' Athena tertawa saat melihat sikap angkuh Silla yang mengatakan jika ia adalah putri dari orangtuanya " ckckck. Lucu sekali dirimu itu. Hmmm baiklah aku sebenarnya sangat prihatin atas apa yang menimpamu pada saat dulu kau masih kanak-kanak Silla. Seorang anak kecil yang hanya dijadikan pelampiasan hasrat lelaki dewasa, Aku sungguh terkejut saat mendengar cerita kelam mu itu. Tapi bersyukurlah karena orang-orang ibuku yang menyelamatkan mu dari predator gila itu. Mereka memberimu kehidupan yang layak setelahnya bukan ? bahkan kau memanggil kedua orangtuaku seperti kami anak-anak kandung nya bukan. '' Athena berkata sangat detail dengan senyum meremehkan '' Seharusnya kau ingat posisimu itu Silla. Putri ? putri mana yang kau maksud ! Bahkan kau tak ada hubungan darah dengan kami. Sedangkan aku Athena merupakan putri kandung dari seorang Valera Harson dan Remigio Adomson. Darah mereka mengalir jelas di dalam tubuh ku Silla haruskah ku katakan itu ? ckckck.. Kau hanya orang asing untuk ku kau bahkan tak tau malu datang kesini '' ucap Athena dengan sinis.
BYUURRR
Athena terkejut saat Silla menumpahkan minuman yang tersedia diatas meja tepat ke wajahnya. Silla yang geram dengan perkataan Athena yang mengungkit masa lalu nya membuat dirinya begitu marah.
" Jaga ucapan mu Athena !! Kau jangan sombong hanya dengan statusmu yang putri kandung. Aku tak perduli akan hal itu. Ingat Athena aku akan merebut apa yang kau miliki suatu saat nanti termasuk George !! " ancam Silla hingga manik Athena menajam menatap Silla bak seekor mangsa yang sangat empuk. Silla balas menatap tajam Athena.
Nafas Athena terlihat memburu menatap marah wanita dihadapan itu, hatinya semakin bergemuruh saat mendengar ucapan Silla yang tak mau malu dan berterus terang.
PLAKKK
Athena menampar Silla dengan keras hingga wanita itu memalingkan wajahnya kesamping, Silla terkejut akan hal itu matanya melotot lebar menatap Athena yang telah menampar nya.
PLAKKK
__ADS_1
" aggh " jerit Silla saat mendapatkan tamparan kedua dan setelah itu Athena menjambak rambut Silla dengan keras hingga wajah Silla berada tepat dihadapannya. " lepaskan sialan !! " bentak Silla dengan marah.
DUAKKK
DUAKKK
Athena membenturkan dahi Silla kemeja hingga jeritan nya terdengar keras ditelinga Athena. Silla mencoba melepaskan diri dari cengkraman Athena kali ini.
" sialan!! lepaskan aku !! " sentak Silla lagi tapi Athena mengabaikan nya justru mendorong tubuh Silla hingga terhuyung dengan posisi telentang.
" Sialan ? kau lah yang sialan !! " pekik Athena lantang.
Silla merasakan sakit pada dahi serta pipinya karena ulah Athena yang bersikap kasar, Silla berteriak saat tubuh Athena berada di atasnya seakan tak memberikan ampun.
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
" to...tolong " teriak Silla lantang saat Athena memukul telak wajahnya, rasa sakit yang luar biasa ia rasakan kini. Silla belum pernah mendapatkan hal seperti ini dari siapapun, kecuali pada masa lalunya.
Athena benar-benar marah kali ini, pukulan demi pukulan ia berikan untuk Silla.
" Aku pernah memperingatkan padamu jangan pernah bermain-main dengan ku Silla !! Tapi kau acuh dan seakan tak takut dengan ancaman yang aku berikan. see !! Aku membalas mu dengan cara seperti ini " tekan Athena
" kau gila !! Akan aku laporkan perbuatan mu pada Daddy dan mommy " ucap Silla lagi tapi sorot matanya memancarkan rasa takut pada Athena yang kini sedang tersenyum menyeringai.
GREPPP
" ahh...le..lepaskan aku.. " ucap Silla tercekat saat tangan Athena mencekik sempurna lehernya. Athena tersenyum miring ia semakin menambah tekanan nya terhadap Silla.
" Mati kau !! " tekan Athena datar.
Asnee yang tak sengaja berjalan-jalan di Gold mansion dan hendak menemui peliharaan George dibuat terkejut saat melihat Athena mencekik seseorang.
" Nona lepaskan, dia bisa mati " panik Asnee saat melihat keadaan Silla yang babak belur ditambah matanya sayu karena pasokan oksigen tak didapatkannya. Asnee mencoba meraih tubuh Athena untuk melepaskan Silla dari genggaman Athena.
Kenneth yang melihat itu dengan segera berlari dan ikut membantu Asnee. Kenneth mencoba melepaskan cengkraman tangan Athena yang berada di leher Silla. Wanita itu semakin melemah.
__ADS_1
" lepaskan kak " sentak Kenneth tapi Athena seakan tuli. dirinya benar-benar telah dikuasi iblis yang bersemayam lama di tubuhnya.
BUGHHHHHH
Athena menendang Silla dengan cepat hingga tubuh wanita itu terpental kedepan, Asnee syok dibuat nya dan Kenneth hanya menghela nafasnya perlahan.
Silla merasakan kesakitan yang luar biasa pada tubuhnya, manik nya masih menatap tajam pada sosok Athena dan hal itu membuat Athena semakin geram dan hendak menyerang dirinya lagi, tapi Asnee menahan nya dengan segera.
" lepaskan aku paman !! Aku ingin membunuh wanita tak tak malu itu. Aku akan membunuhmu sialan !! " teriak lantang Athena yang berontak dalam dekapan Asnee. Ternyata keributan itu mengundang perhatian para maid yang betugas bahkan beberapa anak buah king yang melihatnya dibuat merinding dengan kelakuan putri dari sang lady. Seorang gadis cantik nan anggun berubah menjadi layaknya monster mengerikan.
Athena berontak terus menerus dan akhirnya ia terlepas dari dekapan Asnee dan berhamburan berlari kearah Silla.
DUAKKK
BUGHHHHHH
sekali lagi jeritan Silla terdengar Kenneth dan Asnee dengan cepat menangkap tubuh Athena yang kian menggila tak terkendali. Silla sudah tak berdaya dan hampir pingsan tapi Athena justru seakan tak membiarkan hal itu terjadi dirinya seperti dipaksa untuk tetap sadar secara terus menerus.
" sayang hentikan " ucap Remigio tiba-tiba yang ikut melerai dan menenangkan putrinya yang hilang kendali. Kenneth dan Asnee segera menyingkir saat kehadiran Remigio.
Remigio mencoba mendekap lebih erat lagi tubuh putrinya ia tahu jika saat ini Athena sedang diluar kendalinya bahkan Remigio merasakan jika sosok lain sedang menguasai tubuh putrinya.
" Athena sayang sudah hentikan, ini Daddy ayo lepaskan dia sudah tak berdaya " bisik lembut Remigio dengan menenangkan tubuh Athena yang kian berontak dari dekapannya.
Silla menatap Remigio dengan tatapan memelas ia benar-benar sudah babak belur dibuatnya, Athena akhirnya melepaskan Silla dan langsung menatap Remigio dengan datar.
Remigio memberikan kode pada Asnee untuk segera membawa Silla pergi dari sana dan Asnee mengangguk dengan cepat. Silla berharap Remigio yang membawanya tapi harapannya pupus saat Asnee membopong tubuh nya.
Kenneth akhirnya pergi meninggalkan tempat itu setelah sang kakak berhasil ditenangkan oleh ayahnya, ia benar-benar terkejut dengan keadaan Silla seperti itu.
" tenanglah, ini Daddy " ucap Remigio dengan lembut.
" Aku sudah memperingatkan untuk jangan macam-macam tapi wanita itu seakan mengabaikan perkataan ku dan dengan beraninya dia mengatakan akan merebut apa yang aku miliki !! " pekik Athena dan Remigio diam saja ia masih memegang tubuh putrinya " aku ingin membunuhnya !! " tekan Athena dan Remigio lagi-lagi hanya diam tak manjawab ternyata sikap kejam Athena yang seperti ini sangat mirip dengan sosok prince.
Athena mencoba untuk mengatur nafasnya dan melepaskan dekapan sang ayah setelah ia merasakan tenang Athena memeluk Remigio dengan erat dan Remigio membalasnya tak kalah erat.
Aku akan tetap membunuh mu Silla. Batin Athena.
__ADS_1