
DORR
Johan berteriak karena tiba-tiba Isabella menembak salah satu kakinya, Gloria dan Dave tentu saja ikut terkejut sedangkan Alexa yang melihat itu hanya menatap datar wajah Johan yang sedang merintih kesakitan, tak lama Aisley datang dan ikut bergabung.
" Dasar gadis sialan kau !! " maki Johan menatap nyalang Isabella dengan lekat sedangkan sang pelaku hanya tersenyum meremehkan menatap Johan. " Tapi .. Saat kini kau jauh lebih menggoda Isabella. '' ucap Johan berkata frontal hingga manik Isabella menatap tajam pada Johan.
" sayang '' seru Gloria saat melihat Isabella yang hendak mendekati Johan dengan sebuah senyuman penuh arti.
" Mom, dad. Silahkan kalian keluar karena dia bagian ku '' ucap Isabella menatap Dave dan Gloria silih berganti. Dahi Gloria mengeryit saat mendengar permintaan Isabella yang menyuruhnya keluar. Padahal dirinya ingin sekali mengambil bagian karena telah berani lancang mengganggu putrinya.
" Hmmm baiklah jika begitu. " ucap Dave dengan lembut menatap Isabella. '' ayo sayang, kita akan melihatnya dari luar saja '' bisik Dave tepat di telinga Gloria hingga membuat sang istri merinding mendengar suara Dave yang terdengar sangat seksi.
Dave menarik pinggang Gloria dan berjalan serta memilih menjauh dari tempat itu, Aisley dan Alexa hanya menjadi penonton pada adegan yang sangat menyenangkan ini.
'' Kau !! " ucap Isabella berjalan cepat mendekati Johan dengan nafas memburunya.
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
Isabella memukul wajah Johan sebanyak dua kali dengan sangat keras, Johan hanya diam dan menerima pukulan-pukulan dari gadis dihadapannya kini, bibirnya tersenyum tipis bahkan tak terlihat sedikitpun.
Johan menatap Isabella dengan tatapan penuh minatnya, sungguh gadis dihadapannya ini benar-benar sempurna untuk anak seusianya.
" Berhenti menatapku seperti itu bajingan! Kau sangat menjijikan! Rasanya aku ingin sekali mencopot bola mata mu hingga keluar '' sentak Isabella lagi.
" Hahahaha " Johan tertawa renyah dibuatnya. " Kau benar-benar mirip dengan ibumu dulu, liar dan sangat sulit untuk di atur. '' kekeh nya lagi dan Isabella serta Aisley memicingkan matanya sesaat. " Gloria memang benar-benar bar-bar tapi jika aku lihat dirimu jauh lebih agresif dari ibu mu sayang '' ucap Johan lagi.
BUGHHHHHH
DUAKKK
Isabella memukul dan terakhir menendang kursi yang Johan duduki dengan perasaan marah bercampur emosi, Johan meringis dan merintih kesakitan saat punggung nya menghantam tepat pada dinding bercat coklat.
Tak sampai disitu Isabella menarik kerah baju Johan dan menatapnya dengan tatapan membunuh nya tapi Johan hanya tersenyum menyeringai.
__ADS_1
" tangan ini yang telah lancang untuk menyentuhku bukan ? '' ucap Isabella terdengar saat sensual di telinga Johan seraya menjalarkan jari telunjuknya di tangan Johan " tangan ini harus diberi pelajaran '' desis Isabella lagi, hingga.
KRAKKKK
" ohh maaf aku tak sengaja melakukannya. '' kekeh Isabella bertampang polos seperti tak terjadi apa-apa.
Johan berteriak kesakitan karena mendapatkan serangan tak terduga dari Isabella, benar-benar tak habis fikir. Dave dan Gloria yang melihatnya dari pantauan cctv hanya diam mematung tapi sebuah senyum kebanggaan tersemat di wajah Dave.
" ohh Isa. Aku sangat suka mendengar suara rintihannya yang seperti itu '' celetuk Alexa dengan wajah datar tapi perkataanya mengandung kata jenaka.
Aisley tertawa kecil saat melihat jiwa psikopat Alexa terpampang saat mendengar suara rintihannya Johan yang terdengar sangat memilukan. Alexa tersenyum menyeringai.
Isabella membungkukkan tubuhnya sedikit untuk menatap wajah kesakitan lelaki yang telah berbuat lancang padanya, senyum tersungging terbit begitu saja.
'' Bagaimana rasanya, sakit bukan ? ini baru permulaan '' bisik Isabella dengan nada yang penuh penekanan menatap Johan dengan datar, tapi lelaki itu justru merasa gemas dengan tingkah Isabella walaupun rasa sakit ia rasakan kini, bahkan keringat dingin mulai menyerangnya.
" Apa kau ingin tau rasanya hmm ? " ucap Johan dan Isabella memicingkan matanya sesaat " rasanya sangat nikmat. Tapi jauh lebih nikmat saat aku mencium bibirmu sayang '' kekeh Johan hingga lagi-lagi Isabella tergelak marah.
" Bajingan! '' teriak Isabella.
DUAKKK
DUAKKK
" Kau memang bajingan! mulutmu harus ku beri pelajaran. '' teriak Isabella menggebu-gebu dengan terus memukul tubuh Johan agar merasa puas. Alexa yang melihatnya hanya diam terpaku ditempat.
'' hentikan Isa. Dia mencoba untuk memancing amarah mu, kau hanya buang-buang tenaga saja " kesal Alexa dan Isabella menghentikan kegiatan yang begitu menyenangkan untuk nya.
BUGHHHHHH
kaki Isabella menginjak tepat di dada Johan yang telentang dengan kondisi acak-acakan bahkan di sudut bibirnya mengeluarkan noda merah akibat pukulan bertubi-tubi dari Isabella.
" perhatian lagi setiap ucapan mu! Lelaki tua. Jika kau tak ingin berakhir menyedihkan '' desis Isabella lagi dengan nada penuh ancaman.
" wow.. Kau benar-benar tangguh Isabella. Tapi apa kau berani melakukan hal seperti ini jika kau mengetahui kakek mu pun ikut terlibat '' smirk Johan dan Isabella tentu saja terkejut tapi detik kemudian ia bisa menguasai dirinya. tuan Gil ? sang kakek apa benar dia terlibat. '' terkejut bukan ? tentu saja iya. Kakek mu itu menginginkan kau dan kakak mu ma..'' ucapkan Johan terhenti saat Gloria datang dengan wajah memerah.
__ADS_1
BRUKKK
uhukkk
" Jangan berbicara yang tidak-tidak Johan. " pekik Gloria marah saat mendengar Johan berkata jika sang ayah pun ikut terlibat. Isabella dan Aisley tentu saja terkejut bukan main tapi mereka memilih diam dan Isabella memilih untuk mundur. '' Ayahku mana mungkin melakukan hal tega pada anak-anak ku '' pekik Gloria lagi dengan marah menunjuk kasar wajah Johan.
Johan terkekeh sinis seperti sedang meremehkan Gloria dengan tatapan acuhnya, apa Gloria lupa jika tuan Gil mampu melakukan apa saja hanya untuk mencapai keinginannya, terlebih setelah ia mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan atas sikap nya dari orang-orang dulu beberapa tahun yang lalu.
" Jangan lupakan hal ini Gloria! Ayahmu tidak sesederhana yang kau kira. Bahkan dia membenci kedua putri mu karena mereka hasil benih yang Dave taburkan '' ucapnya menusuk tepat di jantung Gloria.
Gloria tersentak memikirkan perkataan Johan. Ayahnya membenci kedua putrinya! Lagi-lagi dendam tak berkesudahan. Gloria menatap Isabella dan Aisley bergantian yang menunduk dengan wajah sendu. Hanya karena ayah biologisnya adalah Dave, tuan Gil justru ikut melibatkan kebencian kepada kedua putrinya.
Dave datang dan mengusap pelan kedua putrinya seraya memberikan senyuman penuh kehangatan, Isabella hanya diam terpaku begitupun dengan Aisley.
Justru aku merasa penasaran dengan sosok tuan Gil itu. Batin Isabella.
" Jika dia membenci kami. Maka aku pun akan bersikap demikian " dingin Aisley yang akhirnya membuka suara menatap Johan dengan datar, wajah itu benar-benar duplikatnya Dave. " Aku tidak perduli jika dia adalah kakek ku tapi jika suatu saat nanti dia membawa masalah untuk ku dan juga Isabella. Maka jangan salahkan aku jika melawan nya dengan caraku sendiri. " dingin Aisley dengan wajah tegas manik nya menyorot tajam saat berbicara.
Aisley kemudian pergi dari tempat itu diikuti oleh Alexa dibelakang nya, Isabella yang melihat kakak nya pergi tentu saja tersenyum miring menatap kearah Johan.
" Dad. Biarkan dia tetap hidup. Aku benar-benar ingin melawan tuan Gil jika dia memang benar-benar melakukan hal itu. " pinta Isabella menatap penuh permohonan kepada Dave.
Dave hanya mengangguk karena iapun merasa penasaran, Gloria menggeleng pelan menatap Dave tapi Dave mengedikkan bahunya acuh. Isabella menatap kedua orangtuanya silih berganti.
setelah mengatakan hal demikian Isabella memilih keluar dari ruangan itu meninggalkan Johan, Gloria dan juga Dave di dalamnya. Johan hanya tersenyum tipis dibuatnya.
" Dave bagaimana jika...'' ucapan Gloria terhenti karena Dave mencium mesra bibinya di hadapan Johan hingga Gloria terkejut bukan main begitupun dengan Johan.
'' biarkan itu semua terjadi sayang. Kita pun sudah tak mendapatkan kabar tentang ayah mu itu. Jika perkataan bajingan itu memang terbukti sungguh ayahmu berhati kejam melibatkan putri kita hanya karena dendam masa lalu. '' ucap Dave lembut menatap Gloria dan Gloria hanya terdiam tapi maniknya tentu saja menyiratkan rasa kecemasan yang begitu mendalam. Setelah itu Dave segera membawa Gloria pergi dari tempat yang cukup sempit untuk dirinya. Johan berteriak meminta ingin dibebaskan tapi sia-sia tak ada yang mendengarkannya begitupun dengan para anak buah king yang bertugas.
*****
Owee minta dukungannya yah readers.
Jangan lupa like dan komentar nya, owe sedih yang baca banyak tapi yang like tidak sesuai ekspektasi 😢.
__ADS_1
Tapi gak apa-apa owee bakal tetap semangat untuk berkarya dengan lebih baik lagi. Jangan lupa tinggalkan jejak 😁.