King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
season 3 ~ caberta cooporations.


__ADS_3

Disisi lain keberadaan Elmer.


Lelaki pemuda bermanik biru itu terus memfokuskan tangannya pada kendali kemudi saat serentetan peluru terus membidik kearah mobil merah miliknya. Untung saja mobil itu berlapis anti peluru sehingga dapat melindunginya beserta keempat ban mobil yang sudah di setting sedemikian rupa.


DODODOR !!


TRANGGG !!


" Terus saja kalian tembak bodoh! Hanya membuang-buang amunisi saja! Tunggu setelah aku keluar dari wilayah sialan ini akan ku balas kalian semua. " geram Elmer dengan pandangan tajam nan lurus itu tanpa menghiraukan jika dibelakangnya banyak sekali para pemotor trail yang berusaha untuk melumpuhkan seorang Graciano Elmer.


DODODOR !!


TRANGGG


" Aghh aku tak bisa menahan lebih lama lagi. Suara tembakkan itu membuat jiwa iblis ku bangkit dengan cepat! " pekik Elmer lagi berusaha untuk tenang walaupun tangan kirinya sudah siap memegang senjata api miliknya yang berlapis emas.


Tepat saat berada di perbelokkan Elmer menukik dengan tajam dan justru berputar arah dengan kaca bagian depan terbuka yang dilapisi stempel khusus seraya siap menembakkan para amunisinya.


DODODOR !!


BRUKKK!


DODODOR !!


BRUKKK!


Para penyerang itu tak menyangka jika Elmer akan melakukan perlawanan dengan berbalik arah dan melakukan tembakan dengan begitu pesat dan lihai. Lima pemotor sudah jatuh dan tumbang dengan peluru yang menembus tubuh mereka. Namun tidak untuk keempat pemotor lainnya mereka justru bermain strategi saat Elmer berhasil melumpuhkan kawan-kawan nya.


Elmer menyipitkan maniknnya saat melihat para pemotor itu seperti saling memberi kode. Elmer semakin waspada dan menambah kecepatan laju mobilnya seperti hembusan angin.


" ohh kalian berniat sekali ingin melenyapkan ku! Tidak semudah itu bung. " sinis Elmer dan berhenti mendadak begitu saja seperti seseorang yang sedang menyerahkan diri. Para pemotor itu turut berhenti dan siap untuk mendidik mobil Elmer dari jarak yang cukup dekat. Namun ketika.


" Sial!! Menghindar " pekik salah satu dari pemotor itu saat mobil yang Elmer tumpangi mengeluarkan senjata otomatis dari bagian belakangnya, dan seketika.


SHOTTT


DODODOR !!


DODODOR !!


kedua dari pemotor itu ambruk karena terkena tembakan yang itu sedangkan kedua yang tersisa masih setiap merunduk dan memegangi senjatanya dengan erat. Elmer yang melihat itu tertawa terbahak melihat para penyerang nya ketakutan. Namun seketika


DODODOR !!

__ADS_1


TRANGGG!!


Elmer langsung menekan pedal gasnya dalam-dalam saat kedua pemotor yang tersisa justru meluncurkan sebuah peluru aktif. Elmer panik saat deteksi yang menjadi system' peringatan itu terdengar dan berbunyi nyaring.


Dangeraous!


Five !


" Oh ****!! awas saja ! " geram Elmer dengan cepat mengambil senjata api miliknya dan langsung menekan sebuah tombol hijau dan seketika pintu mobil itu terbuka begitu saja.


BRUKKK!


Elmer nekat keluar dari mobil miliknya saat melaju dengan kecepatan tinggi hingga ia bergulung dan terhempas ke sisi jalan. Kedua pemotor itu bersorak girang saat targetnya dapat dilumpuhkan dengan mudah, Namun seketika.


SHOTTT


JLEBBB!


AGHHH


" Flo! " pekik Elmer saat melihat sepupunya itu datang bersama dengan Serena dan Malvin namun anehnya. Penyerang lain berdatangan menggunakan sebuah helikopter yang terlihat cepat dan siap membidik!


" ELMER! " teriak Serena lantang hingga pemuda bermanik biru itu bergulung-gulung hingga menerobos semak belukar yang ada. Elmer bangkit.


DODODOR !!


DODODOR !!


" Apa kalian ikut diserang? " pekik Elmer lagi saat melihat keanehan yang ada.


" Ya mereka mengetahui kedatangan kami! '' saut Serena lagi yang tetap fokus menjalankan motornya seperti seorang pembalap.


Sedangkan Florian dan juga Malvin masih menghalau serangan yang ada di tambah helikopter asing itu turut mengecoh pergerakan Florian dan juga malvin hingga kedua lelaki berbeda usia itu harus menghindar begitu saja dan melepaskan dua buruannya yang sudah pergi menjauh.


SWINGGG


DODODOR!!


BRUKKK!


" Paman! " pekik Florian lantang saat ayah dari Serena itu ditembaki rentetan peluru hingga lelaki paruh baya itu harus bergulung kembali dan menerjang keras nya aspal hingga berakhir terkena sebuah tembakan di Langan nya.


Florian tersengal karena aksi dari helikopter asing itu yang tiada henti melepaskan rentetan pelurunya. Namun tak lama Malvin bangkit dan memberikan sebuah kode pada Florian untuk tetap tenang hingga.

__ADS_1


" Oh!! " kejut Florian saat melihat helikoter berwarna merah itu melayang seperti kehilangan keseimbangan nya ditambah sebuah percikan api di ekor helikopter itu " Pasti Aslan yang melakukan nya '' gumam Florian.


" Go! " pekik Malvin menyadarkan Florian yang diam mematung dan pemuda itu segera menaiki motor miliknya bersama dengan Malvin yang terluka.


Sedangkan ditempat Serena dan Elmer berada mereka berdua justru dikejar tiada lelah oleh kedua pemotor yang kabur dari buruan Florian. Elmer mengisi amunisi nya dengan penuh hingga.


DODODOR !!


Elmer melesatkan beberapa peluru kearah ban para pemotor itu hingga oleng dalam kecepatan tinggi. Elmer bisa melihat jika mereka berusaha untuk tetap berjaga. Namun


DODODOR !!


BRAKKKK


Kedua pemotor yang tersisa saling bertabrakan dan akhinya jatuh tersungkur begitu saja. Elmer terkekeh melihatnya dan menurunkan senjata miliknya. Hingga,


DUARRRR


" What its that? " pekik Serena terkejut mendengar suara ledakan yang begitu nyaring hingga dadanya ikut berdebar tak karuan. Elmer diam dan membalikkan tubuhnya sejajar dengan Serena hingga wanita itu bisa merasakan pergerakan keras dan seorang Elmer.


" Mereka meledak aku yakin tangki bahan bakar mereka bocor dan itu artinya.. Ya kau pun tau sendiri tidak perlu aku jelaskan '' ucap Elmer lagi. " Florian dan paman Malvin ? " ucap Elmer lagi.


" Semoga mereka baik-baik saja. Kita tak bisa fokus pada satu titik. Berpencar seperti ini salah satu strategi buruk namun kau lihat kita berhasil dan lihat hasilnya saja nanti. Sial helikopter itu hampir saja merusak motor kesayangan ku '' geram Serena dan Elmer terkekeh lalu mengingat jika mobil mewah miliknya ikut hancur karena ditandai sebuah chip hingga bersuara nyaring layak nya sebuah bom waktu.


Gold mansion.


Valera menunggu dengan cemas bersama dengan Aslan dan Larissa yang baru saja tiba. Kedua wanita itu menunggu Aslan si anak berusia dua belas tahun mengoperasikan benda canggih di usia dini nya.


" Nenek! Sebuah nama perusaan muncul disini. Caberta cooporation " ucap Aslan santai saat berhasil meretas sebuah sinyal asing yang masuk saat rombongan Malvin pergi menyusul Elmer.


Valera mengerutkan dahinya pelan karena asing dengan nama perusahaan itu. Baru atau bagaimana ? Larissa menyipitkan manik nya sesaat dan menatap layar laptop milik Aslan. hingga


" Sinyal Ezio muncul! Dia di serang Aslan " pekik Larissa mengejutkan Aslan dan juga Valera mereka tak menyadari jika Ezio pun turut menyusul Elmer namun tak ada yang menyadari nya.


Aslan dengan cepat mengoperasikan sesuatu hingga sinyal Ezio berkedip dengan begitu jelas. Aslan mendadak gugup bukan main saat ini.


" Ohh dia tak jauh dari tempat Elmer diserang! " ucap Aslan lagi dengan menekan tombol sesuatu hingga sambungan panggilan terdengar begitu saja.


" Tuan muda Aslan! " ucap seseorang diseberang sana.


" bergegas pergi menuju XX kak Ezio dalam bahaya! aku beri waktu sepuluh menit! " ucap Aslan dingin.


" Dimengerti! " ucap orang itu lagi hingga panggilan terputus.

__ADS_1


" Mereka akan segera tiba nenek! Jangan khawatir " ucap Aslan lagi dan Valera hanya mengangguk dan merasa percaya pada para cucunya jika mereka sangat mampu kecuali Dyora gadis berambut coklat susu itu tidak tau apa-apa yang artinya ancaman dan bahaya akan lebih besar didapatkan oleh salah satu cucu perempuannya itu.


__ADS_2