
CEKLEK
Athena menatap wajah Jasmine yang tampak sangat menyedihkan. Sisa-sisa jejak penyiksaan masih tergambar jelas di sana Jasmine membuka matanya dan menatap Athena dengan tatapan sayu.
" Bagaimana kau tinggal disini ? Senang bukan " ucap Athena duduk di kursi besi yang berada di ruangan itu. Bahkan Athena ditemani oleh dua anak buah king untuk menjaga nona nya. Setelah kepergian Athena dari ruang kendali di Gold mansion milik sang ibu. Entah mengapa Athena ingin sekali melampiaskan amarah nya pada Jasmine yang masih hidup hingga saat ini.
" Baik " ucap Jasmine tak gentar. Athena menatap dalam manik Jasmine dengan terlihat tak takut akan kematian.
" Wow kau sungguh wanita tangguh '' ucap Athena menimpali " Namun Aku tak akan berbaik hati saat menyiksa mu seperti ibuku yang membiarkan mu hidup hingga saat ini. " dingin Athena lagi. Kini Jasmine menatap nyalang Athena entah mengapa ada rasa takut yang terselip di dalam hatinya. " Reno! Aku menginginkan dia " ucap Athena berusaha langsung tanpa ingin berbasa-basi.
" Aku tidak tau " ucap Jasmine lagi. Athena diam namun memberikan sebuah kode pada kedua anak buahnya dan seketika.
AGHHHH
teriakan kesakitan terdengar dari bibir Jasmine saat dua anak buah king menjulurkan sebuah tongkat hitam yang terdapat aliran listrik.
Tubuh Jasmine menegang sempurna hingga maniknnya ikut terbelalak. Nafasnya tersengal dan tubuhnya kian melemah namun Jasmine tak ingin mati kali ini.
" Tanya saja pada i..ibumu.. Lamora! Dia salah satu keturunan raja terdahulu.. se..sebelum i..ibumu yang mengambil alih kekuasaan Lamora '' ucap Jasmine lagi dengan terbatas dan Athena terkejut bukan main. Lamora? apa itu benar. Bahkan dirinya tak pernah mengetahui sedikitpun cerita tersembunyi tentang Lamora.
" Lalu? " dingin Athena lagi.
" Re...no. Tidak maksud ku.. AGHHHH " Jasmine berteriak lagi saat tongkat hitam itu menyentuh kulitnya kembali. Berteriak dengan suara yang melengking panjang bahkan tubuhnya sudah bergetar tak karuan.
__ADS_1
" Reno!! Jadi bajingan itu memakai nama samaran begitu maksud mu! " sentak Athena garang dan Jasmine mengangguk lemah. " Hahaha pantas saja mereka tidak bisa memacari bajingan itu '' ucap Athena tersenyum sinis. " Ada lagi yang kau ketahui tentang dia ? '' ucap Athena tak sabaran. Jasmine tersengal dan keringat mulai membasahi wajahnya entah mengapa aroma yang dikeluarkan tubuh Jasmine membuat Athena terasa ingin muntah dibuatnya bau! sangat bau. " Bawa air dan siram dia!! Aromanya sangat bau '' ucap Athena memerintah kedua anak buah king untuk melakukan apa yang dirinya katakan.
Dua lelaki mengangguk patuh karena mereka pun merasakan hal yang sama. Akhirnya sebuah ember berukuran sedang sudah berad di tangan salah satu anak buah king tanpa menunggu lama lelaki itu menyiram tubuh Jasmine tak berperasaan.
BYURRRR
Jasmine terkejut dan gelapan dengan nafas yang naik turun dibuat nya. Amarahnya muncul kembali saat Athena melakukan hal demikian. Namun Athena hanya diam seraya menikmati nya.
" Jangan mengumpat. Aku masih ingat siksaan yang kau berikan pada ku dan juga pada saudaraku. Hingga aku berakhir di ranjang seorang pria menjijikan '' ucap Athena marah namun Jasmine tertawa terbahak.
" Harusnya kau bersyukur jika dia menanamkan benihnya padamu. Kau wanita yang tidak bersyukur! Kau selalu merasa apa yang kau miliki selalu kurang. Hahaha aku iri dengan hidup mu keluarga yang lengkap dan hidup serba kecukupan. Sedangkan aku!! '' teriaknya di sisa tenaganya yang ada.'' ibumu sialan itu merenggut kebahagian seorang gadis remaja! Dia merenggut ayahku dari hidupku membawanya lalu menawan nya. Hingga saat ini aku tak pernah lagi melihat ayahku!! brengsek! Kalian benar-benar brengsek iblis dan kejam. aku bersumpah pada Tuhan jika suatu saat nanti kalian semua akan mendapatkan yang lebih menyakitkan dari yang ku alami! '' teriak nya lagi menyayat hati.
Athena yang mendengarnya tentu saja diam, ini adalah cerita masa lalu, tentu saja dirinya tidak tau. Siapa ayah dari Jasmine ? bahkan Athena dan lainnya hanya melihat wajah-wajah musuh dan tawanan dari sebuah Poto yang berbentuk Piramida yang berada di markas utama.
" jadi begitu yah ? '' sinis " Menyumpahi ? Lalu apa kau telah tau apa salah ayah mu hingga menjadi tawanan ibuku? " ucap Athena terpekik dan Jasmine diam saja " tidak tau! Sekarang jangan membicarakan masa lalu. Aku butuh informasi tentang laki-laki itu dari mu '' ucap Athena lagi.
'' Kau tau aku bukan orang yang sabar '' ucap Athena memperingati.
AGHHH
sekali lagi Athena menyuruh anak buah king untuk menyetrum tubuh lemah Jasmine yang sudah kesakitan karena menerima berbagai siksaan kejam dari king. Athena menatap datar tubuh Jasmine yang seperti orang kejang-kejang namun bibir Jasmine seperti sedang berbicara sesuatu.
" A..aku aku ber...sum..pah jika kalian se..semua akan lebih mendapatkan hal ini da..dariku. " ucap Jasmine lemah. " Namun aku..aku lebih mengutuk bayi sialan itu '' ucapnya tersengal hingga Athena marah karena Jasmine berbicara yang buruk pada bayi nya.
__ADS_1
JLEBBB
AGHHH
Lemparan Athena cepat dan tepat sasaran. Sebuah belati bergagang silver itu tepat mengenai jantung milik Jasmine. Wanita berdarah Asia itu menatap nyalang dengan mata yang melotot kearah Athena hingga mengeluarkan darah dari mulutnya.
" Seharusnya aku sudah membunuh mu sialan! " maki Athena dengan garang. Namun Jasmine tak menjawab dan justru mulai menatap satu hingga pandangannya benar-benar kosong. " Bakar mayat nya. Jangan beri tubuhnya ke pada kawanan Harimau disini! Aku tidak mau jika hewan-hewan disini memakan daging busuk yang tidak bernutrisi! " dingin Athena dan kedua anak buah king itu mengangguk patuh pada perintah Athena yang terdengar sangat mutlak.
Hari itu kematian Jasmine dengan begitu tragis membaut para penghuni markas utama syok. Bahkan Valera yang sedang berbincang dengan Remigio dan George dibuat terkejut karena Athena sudah mendahului nya sebelum Valera memerintahkan nya.
'' Dia selalu bertindak sesuka hati " gumam Valera memijat pelipisnya pelan.
" Biarkan saja mom. Bukankah wanita itu sudah tak berguna lagi? " Picing George.
" Ya namun masih ada pertanyaan yang harus dia Jawab George. Aku yakin jika Jasmine mengetahui banyak hal tentang Harvey. " ucap Valera lagi sontak Remigio dan George terkejut karena baru mendengar nama itu. " Kita akan bertemu dengan nya di Lamora besok. Persiapkan dirimu dan aku harap kau tidak bertindak dengan gegabah dan tegap jaga emosi Athena. Aku tidak ingin ada pertumpahan darah di tempat ku! " ucap Valera tegas dan George mengangguk patuh.
Hari itu Valera menghubungi para anggota black woman dan mengabarkan jika mereka akan datang. Tentu saja kedatangan Valera yang terkesan tiba-tiba itu membuat mereka terkejut bukan main.
Sedangkan George berusaha untuk memberikan pengertian pada Athena perihal keberangkatan nya menuju Lamora dan tentu saja Athena mengangguk senang karena jauh dalam hatinya ia ingin memukul dan membunuh lelaki itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Yuhuiii dua episode lagi yah reader 😪 huhuu sedih owe karena cerita ini akan berakhir dan meninggalkan sejuta cerita begitu saja. Huuuu owee harus siapin cerita dulu di season 3 yah.
__ADS_1
Jangan lupa like, Komen, Vote dan hadiah serta Fav yah. Dan terimakasih atas dukungan kalian yang selalu support owe dari awal cerita hingga kini yah readers.
TnQ ❤️❤️