
Mike berhasil keluar dari mobil nya saat ledakan terjadi. Luka yang dialami Mike cukup serius karena tangan dan kakinya mengalami luka lecet.
Beruntung Mike bisa menjebol pintu mobil dengan sidik jarinya, nafasnya tersengal dengan manik yang menatap sekitar tajam.
" aghh siall!! Sakit sekali " ucap Mike lagi berjalan tertatih-tatih menuju tenpat yang menurut nya aman, namun langkah Mike terhenti karena seorang wanita sedang berdiri tepat menghadang nya.
Mike terkejut saat mendapati gadis cantik berdiri dengan wajah manis nya seraya membawa dua buah revolver dalam genggaman nya.
" Siapa kau? " dingin Mike dengan siaga.
" Kau tak apa? Maaf aku harus meledakkan mobil mu tadi " ucap gadis itu hingga manik Mike terbelalak lebar dibuat nya.
" Jadi kau yang melakukan nya! " marah Mike namun gadis itu dengan cepat menggeleng.
" Kau salah paham! Aku terpaksa melakukan nya agar musuh mu mengira kau tewas akibat insiden itu " ucap gadis itu lagi menjelaskan namun Mike diam dengan menatap nya tajam.
GREPPP
" Siapa kau sebenarnya? " tanya Mike tajam dengan mencengkram erat leher si gadis hingga berontak tak karuan. Nafas gadis itu tercekat dengan memukul kuat tangan Mike. " Jawab! " dingin Mike lagi hingga.
DUAKKK
AGHHHH
__ADS_1
Mike berteriak kencang karena aset berharganya di tendang begitu saja. Cengkraman itu terlepas dan gadis itu terbebas dari jeratan Mike.
" Dasar gila! Kau lelaki tak tau berterimakasih! Aku sudah membantu mu namun kau memperlakukan aku seperti ini!! tak bisa di maafkan. " teriak gadis itu dengan menampar pipi Mike kencang.
PLAKKK
" Brengsek!! " maki gadis itu. " Benar yang mereka katakan jika tuan muda dari King memang angkuh tak berpendidikan. Kau lelaki lemah yang pernah aku temui pantas saja mereka mengepung mu bagaikan seekor semut " cibir gadis itu dengan senyum tengil nya.
SWINGGG
Lemparan belati Mike berhasil menggores pipi putih gadis itu hingga cairan merah terlihat dari garis lukanya.
" Bicara mu tajam seperti belati milikku nona! Jadi tidak ada salah nya jika kau merasakan goresan itu bukan? " timpal Mike lagi.
" Aghhh!! " teriak gadis itu marah. " Mati saja! " teriak nya lagi dengan senjata yang sudah mengarah kearah Mike. Namun sudut matanya menangkap pergerakan lain hingga gadis itu terpaksa menurunkan senjata nya dan berlalu pergi.
" Tuan muda! kau tak apa-apa? " ucap Xei
" bereskan tempat ini dan bawa aku pulang " ucap Mike yang masih menatap lurus ke depan dengan Xei mengangguk dengan patuh.
Mike dibawa oleh Xei dan anak buah nya menuju mansion yang ditempati para tuan mudanya. Beberapa kali Mike merasakan denyutan pada aset berharga nya akan tendangan gadis asing tak dikenal nya itu, namun manik nya menyipit saat mengingat tato di bagian tengkuk gadis itu. Sebuah simbol yang sama dengan seseorang.
Siaal, ramalan itu benar-benar terjadi? Di jaman ini? Menggelikan. Batin Mike tersenyum remeh.
__ADS_1
Sedangkan disisi lain Mikael dibantu oleh Xia yang datang bersama dengan anak buah nya. Elmer dam beberapa orang terus mengejar musuh yang mencoba melukai saudaranya itu, namun Elmer menyadari jika tindakan nya ini terlalu jauh.
" Dimana Flo? " tanya Mike saat Elmer datang dengan peluh yang membanjiri wajah nya.
" Dia.. Oh shiitt " maki Elmer dengan manik terbelalak lebar
" What? " picing Mike. Namun Elmer tak menjawab dan sibuk menghubungi seseorang melalui jam tangan pintar nya. Mike memperhatikan sekitar dengan lekat entah mengapa perasaan nya mengatakan jika tempat ini tak begitu murni.
" ada apa? " ucap suara seseorang diseberang sana.
" Lacak sinyal milik Florian. Dia.. Dia tak kembali usai penyerangan berakhir
" Kau tenang saja, Florian bisa mengatasi masalah nya sendiri. Aku melihat jika sinyal milik Flo tak jauh disekitar sana, dan apa kau tahu jika gadis itu kembali membantu Flo " ucap Aslan terkikik geli membuat dahi Elmer dan Mike yang mendengar nya mengeryit dalam.
" Xenya? " gumam Elmer dan Mike secara bersamaan.
" Ya good! Xenya wang " ucap Aslan lagi antusias.
" Dia disini? Apa kau tak merasakan hal aneh Aslan? " tanya Mike bingung.
" Entahlah, bisakah kita menyimak saja " ucap Aslan lagi.
" Jangan bercanda Aslan " kesal Mike disambut gelak tawa oleh Aslan.
__ADS_1
" pulanglah, Mikael sudah dalam perjalanan pulang dengan Xei. Kita akan bertemu nanti malam di Blue mansion " ucap Aslan memutuskan panggilan nya secara sepihak.
Elmer dan Mike akhirnya kembali bersama dengan anak buah nya, Mike membiarkan sisa peperangan begitu saja tanpa dibereskan, entah apa yang Mike pikirkan namun dirinya mempunyai rencana sendiri.