
DUARRRR
putra Ellara itu melesatkan misil kebawah sana hingga membuat salah satu kapal wisata hampir tenggelam, dan Maxim bisa melihat pergerakan seseorang disana.
disisi lain, Athena terus melawan kala tangan di wanita itu terus mencekik erat lehernya, nafas Athena tersengal namun ia tak akan menyerah begitu saja.
Athena menatap tajam seraya menahan nafas dan mencoba untuk tenang walaupun kini pasokan oksigen mulai menipis.
DUAKKK
Athena berhasil menendang tubuh wanita itu meskipun berada didalam air, wanita itu meringis namun itu tak membuat dirinya menyerah. Wanita itu langsung menjambak Athena dengan kuat karena melihat kondisi Athena yang sudah terluka ditambah luka tembak yang Athena alami di lengannya.
" AGHHH!!! " geram Athena marah dengan memutar lengan wanita itu hingga ia mengunci pergerakan si wanita dengan mengapit kedua tangannya. " hah..hah " Athena naik kepermukaan dimana ia meraup nafas sebanyak-banyak nya.
Brandon yang melihat itu seketika melajukan sekoci nya kearah sang nona berada. Hingga Brandon terbelalak saat melihat tubuh Athena ditarik kembali kedalam air.
" Dia... oh ****!! " pekik Brandon saat mengenali wajah wanita yang pernah diasingkan oleh Lady nya. Karen ya wanita itu Karen namun bagaimana bisa wanita itu lepas dan berkeliaran bebas hingga seperti ini. " Max!! habisi mereka!! " teriak Brandon lantang saat helikopter Maxim terbang diketinggian rendah. Maxim yang bisa membaca gerakan bibir itu hanya mengangguk samar.
DUARRRR
DUARRRR
ledakan kedua terdengar memekikkan telinga hingga Brandon sontak telungkup karena serpihan dari ledakan yang dilakukan oleh Maxim bertebaran tak tentu arah, Namun seketika.
" oh shitt!!! " umpat Brandon mengumpat saat sekoci yang ia kendarai kehilangan fungsi operasional hingga mesin itu mati dan meninggalkan kepulan asap dibawah sana.
DUARRRR
" Paman !! " pekik Maxim berteriak histeris saat melihat sekoci yang ditumpangi Brandon meledak hebat hingga mengeluarkan api yang membumbung tinggi " ahhh paman!! " teriak Maxim histeris karena ia merasa jika Brandon tewas terpanggang.
athena yang sudah kelelahan terpaksa melakukan serangan terakhir dengan menotok Karen dibagian leher hingga wanita itu pingsan namun detik kemudian dirinya ikut tak sadarkan diri.
*****
Dua hari kemudian, markas utama.
PRANGGG
" Berani sekali mereka mempermainkan aku!! " teriak Valera marah saat mendengar kabar jika Brandon hilang dalam insiden ledakan sekoci yang dilakukan oleh seseorang, beruntung Athena diselamatkan oleh Maxim setelah putri satu-satu sang Lady kehabisan tenaga setelah berduel dengan seorang wanita.
" ohh dapat !! " pekik Alland saat melacak sinyal milik Brandon. Rupanya sinyal itu berkedip disekitaran perairan didekat pelabuhan. Sontak Valera memicingkan maniknya dan segera mengerahkan Alland berserta yang lainnya untuk mencari keberadaan Brandon.
__ADS_1
'' ini juga salah kau mom " seru Athena yang datang tiba-tiba bersama Vegas dibelakangnya. Valera menyipitkan maniknya sesaat setelah mendengar perkataan putrinya yang terdengar menusuk " Andai saja dulu kau tak melarang ku untuk membunuhnya mungkin saat ini dia tak akan menjadi salah satu Boomerang untuk kita! See dia balas dendam mom ? '' ucap Athena lagi.
" Who ? " dingin Valera.
" Karen! " ujar Athena tak kalah dingin.
Suasana mendadak hening dan dingin kala kedua wanita berbeda usia itu saling mengeluarkan aura gelap nya masing-masing. Valera yang kini sedang murka dengan musuh tersembunyi nya begitupun dengan Athena yang marah karena kemunculan Karen dengan sosok lain.
Valera masih bungkam seperti sedang memikirkan sesuatu, Karen ya satu nama yang terlintas di kepalanya kini adalah nama wanita yang ia asing kan disebuah pulau oleh dirinya, namun bagaimana bisa dia keluar dari pengawasan ? Seketika Valera tersenyum miring dibuatnya.
" hahaha.. penghianatan. Rupanya aku masih memelihara banyak penghianat disekitar ku " kekeh Valera merasa lucu. Athena diam saja seraya melihat gerak-gerik sang ibu yang sedang bermain ponsel terlihat sedang menghubungi seseorang. " Kau kehilangan jejak dirinya Athena sayang ? '' tanya Valera namun Athena terlihat kesal tak mau menjawab. Namun tiba-tiba
Titttt Titttt
Suara alarm peringatan kembali terdengar nyaring di bangunan megah itu. Valera dengan santai menyalakan layar monitor dan menampilkan seluruh cctv yang terpasang di setiap sudut markas baik luar maupun dalam.
Zizi, Syina, Elena dan anggota Black woman terlihat menyiagakan senjata miliknya begitupun dengan Maxim, Isabella, Alexa dan juga Athena.
Terlihat jika kawasan markas utama berhasil dimasuki beberapa mobil asing yang terlihat seperti konvoi namun berpencar layaknya sebuah pasukan. Para anak buah king yang berjaga diluar tentu saja melakukan pertahan dengan membentengi diri hingga mengeluarkan senjata mereka untuk balik menyerang.
" Tangan ku sudah Gatal. Ayo kita beraksi lagi aku merindukan masa muda dulu " ucap Zizi yang semangat hingga para senior itu mengangguk dengan manik yang berbinar senang.
DUARRRR
" Zizi bukankah itu.. " ucap Valera tergantung karena ia justru melihat aksi si wanita yang sedang meluluhlantahkan para anak buahnya dengan senjata berjenis katana.
Zizi tertegun saat melihat jelas siapa wanita itu, adiknya ya itu adalah adik tirinya namun bagaimana bisa ? sepertinya ada seseorang yang kuat dibelakang mereka sehingga para penyerang itu dengan berani memasuki kawasan king.
" Hmm mengapa aku merasa sedang bermain keroyokan " celetuk Isabella dengan manik polosnya saat markas utama king dikepung diberbagai arah hingga Maxim dibuat gemas dan mencubit pelan pipi kekasihnya. Valera bangkit dan mengikat rambutnya rapi hingga aura kepemimpinan yang jelas terlihat dalam diri ibu beranak dua itu.
" Kali ini aku tak akan menunggu lagi. Kalian yang datang mengantarkan nyawa maka aku dengan senang hati melakukan nya " ucap Valera tersenyum menyeringai.
" Hoiii !! " pekik semua orang yang berada disana sebagai tanda bahagia karena mereka akan beraksi lagi seperti pada masa muda dulu. Berbeda dengan para generasi muda yang berada di ruangan itu mereka sibuk melihat layar monitor yang masih menyala seperti sedang mengamati sesuatu.
" Ohh misil!! " pekik Alexa terkejut
BLUARRRR
Valera marah karena bangunan nya seperti ingin dihancurkan Valera mengaktifkan sistem otomatis di segala sisi karena para anak buah nya sudah banyak yang tewas karena kalah jumlah terlebih mereka menyerang para anak buahnya dengan semacam keroyokan.
system active.
__ADS_1
" Let's go. " ucap Zizi menyeringai.
Mereka keluar dengan wajah santai seraya menggenggam senjata di tangannya masing-masing. Athena yang didampingi oleh Vegas memilih menuju arah barat dimana para musuh kini menyerang kearah belakang dimana para hewan kesayangan sang lady berada disana.
DUARRRR
BRAKKKK
Athena dan Vegas terpental cukup jauh karena serangan tiba-tiba itu hingga tubuh kedua nya berguling tak menentu.
DODODOR !!
AGHHH
Alexa datang secara cepat kala dirinya melihat jika Vegas dan Athena sedang dibidik seseorang.
" Bangunlah cepat " kesal Alexa namun Athena tersenyum miring begutupun dengan Vegas.
Disisi lain para musuh telah berpencar segala arah hingga Valera dan lainnya memilih ikut berpencar. Valera yang menggenggam revolver nya begitu semangat kala rasa membunuh itu semakin jelas terasa.
" Now!! " lantang Valera
DODODOR !!
DODODOR !!
DODODODODODODORRR
tepat secara bersamaan senjata otomatis itu bekerja dengan serempak hingga jeritan kematian terdengar memilukan disana. Para musuh melupakan sistem yang sang lady miliki. Mereka melupakan jika king memiliki banyak senjata yang canggih.
DODODOR !!
" menyingkir dari hadapan ku! " ucap Valera marah karena jalannya dihadang oleh beberapa lelaki asing dengan senyum menyeringai penuh arti. " mati saja! " desis Valera.
SWINGGG
JLEBBB
Valera dengan beringas menyerang mereka tanpa jeda dengan gerakan kilat hingga salah satu dari mereka tewas dengan kepala tertebas. Valera melirik dengan sekilas setelah itu ia menyeringai buas layaknya seekor predator.
" Mati! " lirih Valera hampir gak terdengar.
__ADS_1