
saat Athena sedang asyik berbincang dan bersenda gurau dengan Gevariel, seorang maid datang dan memberi tahu jika ada tamu untuk tuan mudanya itu, Gevariel dan Athena hanya diam lalu mengangguk sesaat.
" Athena kau tunggu sebentar saja, aku akan cepat kembali '' ucap Gevariel lembut dan Athena mengangguk patuh memberikan senyum tipisnya itu.
Athena yang ditinggal sendiri di halaman belakang, hanya bisa memainkan ponsel nya itu, bahkan gadis bermanik hitam itu sedang asyik berbalas pesan dengan para saudaranya itu untuk menanyakan perihal kondisi Isabella pasca penculikan yang terjadi.
Athena akan berkunjung ke rumah Dave malam nanti bersama dengan George saat lelaki bermanik biru itu kembali dari perusahaan nya. Athena bahkan berbalas pesan dengan Kenneth sang adik jika ia akan pulang terlambat dan Athena hanya mengiyakan saja.
" AGHHH apa yang kau lakukan '' ucap Athena terkejut bukan main, saat tangannya ditarik seseorang hingga dirinya beranjak dengan kasar dari kursi, manik tajam Athena menatap kedatangan George yang tiba-tiba di kediaman Diego itu.
" Heii, apa yang kau lakukan bro, kau tidak bisa bersikap kasar padanya '' sentak Gevariel saat melihat Athena ditarik tiba-tiba oleh George.
" kita pulang !! " ucap dingin George tanpa mau menghiraukan perkataan Gevariel, Athena tersentak saat George kian menariknya dengan erat.
" kak, lepaskan aku. Kau itu kenapa ? '' sentak Athena kesal karena dirinya tak suka ditarik secara paksa dengan tiba-tiba seperti yang dilakukan oleh George saat ini. " Apa yang kau lakukan '' ucap Athena lagi.
" Tidak ada. Aku hanya ingin kau pulang segera '' ucap George datar menatap tajam pada manik hitam itu, sontak Athena menatap balik pada lelaki bermanik biru kini, keduanya bersitatapan dengan intens hingga Gevariel mendadak diam menatap keduanya.
" Tidak sopan !! " datar Athena yang pandangannya masih menatap intens George.
Tak lama Lavanya datang, ia terkejut akan kedatangan George, wanita yang usianya berkepala empat itu menyambut kedatangan putra sulung sang lady, George tampak ramah dan menyapa pemilik tuan rumah ini.
Athena diam saja dan menetralkan ekspresinya kini, ia mencoba menarik nafas nya secara dalam-dalam dan mengalihkan pandangannya kearah lain, sungguh ia tak mengerti akan kedatangan George kini yang tiba-tiba dalam keadaan marah.
" Lama tak berjumpa dengan mu George '' ucap Lavanya lembut dan George tersenyum ramah.
" Seperti yang kita lihat nyonya, aku pun sudah lama tak berjumpa dengan mu '' ucap George jenaka dan Lavanya terkekeh geli dengan George lalu manik Lavanya menatap Athena dan Gevariel secara bergantian.
" Ya sudah kalian lanjutkan saja berbincang nya '' ucap Lavanya lagi.
" Tidak aunty, Aku baru saja mau pulang karena ada urusan mendadak bersama dengan yang lainnya, kapan-kapan aku akan berkunjung lagi kemari, dan aunty harus membuatkan tart kesukaan ku '' ucap Athena dengan manja dan Lavanya mengangguk setuju dengan tersenyum lembut,
__ADS_1
Athena pamit pada Gevariel dan Lavanya begitupun dengan George, bahkan Lavanya bingung dengan keadaan yang tampaknya tak baik-baik saja, Gevariel langsung masuk kedalam meninggalkan sang ibu yang termenung dengan pemikirannya sendiri.
Aku mencium aroma cinta segitiga disisi. Batin Lavanya lagi.
*****
Athena mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi rasa kesal saat ini sedang menyelimuti hatinya ditambah George yang mengikutinya dari arah belakang.
" Dasar lelaki aneh " gerutu Athena dengan wajah masam nya " lihatlah akan ku beri pembalasan untuk mu " ketus Athena lagi.
sedangkan disisi lain George panik saat Athena mengemudikan mobilnya dengan tinggi, rasa khawatirnya bertambah saat mobil sport milik gadisnya menyenelinap dengan lihai diantara pengendara yang lainnya.
George bernafas lega saat ia tahu jika ini jalan menuju Gold mansion, Mobil mewah itu terus melaju cepat bahkan George sampai geleng-geleng kepala dibuatnya.
TITTT TITTTT
Athena membunyikan klaksonnya dengan keras hingga penjaga gerbang utama terkejut dibuatnya, mereka dengan segera membukan kan gerbang itu dengan cepat.
Kedua penjaga bertubuh tegap tersentak saat mobil nona mudanya melaju bagaikan hembusan angin kencang begitu saja, tak lama mobil George menyusul dibelakangnya.
Athena keluar dengan wajah merahnya nya, dan George segera menyusul gadisnya itu. George berkali-kali memanggil Athena tapi gadis itu tak menghiraukan sama sekali.
" Athena tunggu " ucap George yang berhasil memegang tangan Athena hingga langkah gadis itu terhenti dan berbalik menatapnya dengan tajam " tidak bisakah kau tak berlaku demikian ? " ucap George tenang namun penuh dengan penakanan, dahi Athena berkerut saat mendengar perkataan George yang terlihat ambigu itu.
" ckckck. ralat perkataan mu tuan George. Seharusnya aku yang bertanya seperti itu " ucap datar Athena hingga George terkejut bukan main saat Athena menyebut dirinya dengan sebutan tuan, " Kau datang tiba-tiba dan menarik tangan ku dengan kasar, apa maksud mu ? " tajam Athena lagi.
" Tidakkah kau mengerti jika aku tak suka kau berdekatan dengan lelaki lain Athena, apakah kau tak mengerti ? " kini George balik bertanya menatap gadis bermanik hitam itu dengan tajam, Athena melepaskan paksa cengkraman tangan George di lengannya.
" Kau yang tak mengerti !! tidak kah kau bisa membedakan semuanya ? " pekik Athena marah hingga suaranya terdengar menggelegar diruangan itu, bahkan maid yang betugas langsung menjauh dari tempat itu " Apa yang kau takutkan hmm ? apa !!! " sentak Athena lagi dan kini ia berlalu pergi tanpa mendengarkan perkataan George terlebih dahulu.
George mematung kala melihat kemarahan Athena, dirinya meruntuki kebodohannya itu, Ya George terbakar api cemburu setelah melihat postingan sosial media milik Gevariel yang terlihat mesra dengan Athena, dirinya saat itu marah melihat semuanya.
__ADS_1
BRAKKKKKK
George lagi-lagi terkejut saat mendengar suara gebrakan pintu kamar milik Athena, George tau sifat dan watak dari gadis bermanik hitam itu, dengan segera ia berlari dan menuju kamar Athena.
" sayang bukan pintunya.. aku, aku minta maaf Athena " ucap George bersungguh-sungguh dan tulus, dirinya benar-benar bodoh karena sudah berlaku demikian, Athena akan sulit dibujuk dengan cara apapun " Athena ayo kita bicarakan ini baik-baik, aku mohon " pinta George lagi.
Athena yang mendengarkan itu diam saja dan pura-pura tak tau, dirinya memutuskan untuk berendam air hangat saja sembari menghilangkan rasa penat yang ada.
di luar sana George tak henti-hentinya memohon dan meminta maaf berharap agar Athena mau membuka kan pintu untuk dirinya, tapi usaha nya sia-sia bahkan tak ada sahutan sedikitpun di dalam sana, dan pada akhirnya George mengalah.
******
" Isa apa kau baik-baik saja ? " tanya Noe menatap Isabella yang tampak diam sedari tadi.
" aku ? tentu saja baik Noe. " ketus Isabella dan Noe hanya mengangguk saja " hufttt.. " Isabella menghela nafasnya kasar. " Aku hanya merasa bosan saja " ucap Isabella lagi.
" apa kau ingin pergi berlibur ? " tawar Aisley dan seketika binar mata Isabella mencuat begitu saja lalu detik kemudian ia mengangguk mantap. " Bagaimana jika kita pergi beramai-ramai " ucap Aisley lagi.
" Hmmm aku rasa boleh juga '' timpal Gabriel lagi.
" Kalian akan pergi kemana ? '' ucap tiba-tiba Dave yang muncul disana, semuanya hanya menatap Dave dengan diam " pergi kemana ? " ucap Dave lagi.
" berlibur '' ucap Aisley menatap sang ayah. Dave mengerutkan dahinya sesaat, berlibur ? Dave seketika menatap Isabella yang hanya biasa-biasa saja, jujur dirinya masih takut akan melepas putri-putri nya untuk pergi keluar, tapi ia juga tak mungkin mengurung dan mengekang mereka.
" Apa yang kau tatap dari diriku dad ? aku tau aku sangatlah cantik " celetuk Isabella hingga Dave terdiam seketika, semua orang menatap kearah Isabella dengan tatapan mata yang menggelitik.
Isabella acuh dan hanya mengabaikan tatapan semua orang, Dave masih diam dan bungkam ia seperti sedang menimbang-nimbang sesuatu.
" Jangan terlalu berfikir keras dad, kejadian kemarin sungguh aku tak ingin mengingatnya lagi, bisakah kini semuanya kembali biasa-biasa saja ? seperti dahulu lagi. " pinta Isabella menatap penuh harap pada sang ayah. " jika Daddy masih ragu, maka kirim saja pengawal mu untuk menjaga kami. Ckckck tapi aku rasa seperti anak kecil saja " gumam Isabella lagi.
" pengawal ? " ucap Samuel lagi dengan wajah tak percaya. " Ohh.. ya ya Isa betul paman " kekeh Samuel saat mendapatkan tatapan tajam dari Gabriel.
__ADS_1
akhirnya Dave setuju dengan berbagai pertimbangan yang ada, bahkan beberapa anak buah king harus ikut walaupun harus memantau kegiatan selama berlibur dari jarak jauh.