King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
season 3 ~ Siapa nyonya Samantha dimasa lalu


__ADS_3

Kenneth menatap marah pada dua orang yang tak dikenalnya itu, nafasnya naik turun saat melihat kondisi putrinya terbaring tak sadarkan diri dengan menggunakan sebuah pakaian khusus berwarna putih.


Setelah bibi Rui mengatakan akan mengantar Kenneth pada Larissa, akhirnya kekacauan itu dapat dikendalikan setelah Kenneth menarik mundur pasukannya begitu pun dengan Xavier yang ikut menghentikan para anak buahnya.


" Apa yang kau lakukan pada putriku! '' teriak Kenneth lantang dengan sorot mata yang tajam menatap Xavier yang berdiri di samping bibi Rui. " Sialan! Kau menyentuhnya! '' teriak Kenneth yang berjalan cepat kearah Xavier hingga Xavier tertarik secara paksa.


BUGHHHH


Kenneth memukul wajah Xavier hingga menyulut kemarahan Xavier yang ikut memukul balik Kenneth. Bibi Rui menatap dengan datar kedua orang yang berbeda usia itu.


Kenneth tak menyangka jika pemuda dihadapan nya ini dapat mengimbangi gerakan dan serangannya. Bahkan kenneth bisa merasakan aura besar dari lelaki dihadapan nya itu.


BUGHHHH


" Berani kau menyentuhku sialan! Aku tak perduli siapa kau. Namun kini kau sedang berada di tanah kekuasaan ku! " sentak Xavier setelah berhasil memukul Kenneth hingga ayah dari Larissa itu terdiam dengan sorot mata yang tajam menatapnya.


" Kau akan tau berhadapan dengan siapa! '' ucap Kenneth rendah mengintimidasi lawannya. Kenneth berbalik dan mengangkat tubuh Larissa begitu saja hingga Xavier berontak dan berusaha untuk merebut Larissa dari pangkuan Kenneth.


BRAKKKK


" Berani sekali kau menyentuh nya! '' ucap Kenneth lagi setelah menerjang Xavier dengan sekali tendangan hingga pemuda itu beringsut.


" Xavier hentikan! Tuan Kenneth maafkan atas tindakan putraku. Bawa lah Larissa pergi bersama mu. Jangan khawatir luka itu sudah ditangani dengan baik '' imbuh bibi Rui dengan tenang. Namun Kenneth hanya menatap datar wanita asing itu hingga bibi Rui tampak menunduk dengan gugup.


" Aku tidak akan pernah melepaskan nya bibi! '' ucap Xavier marah dan bibi Rui diam saja. Hingga tiba-tiba seseorang datang mengalihkan pandangan semua orang. Asyur datang ditemani oleh asisten nya. Kedatangan Asyur tentu saja membuat semua orang terkejut.

__ADS_1


" Bawa Larissa pergi dari sini! biar aku yang mengurusnya. '' ucap nya pada Kenneth seraya melirik kearah Larissa yang masih tak sadarkan diri. Kenneth mengangguk dan segera membawa pergi putrinya hingga Xavier dengan cepat beranjak namun tiba-tiba.


DUAKKK


AGHHH


Xavier mengerang kala mendapatkan serangan dari Asyur begitu saja. Tubuh Xavier terhempas dengan rasa sakit yang mulai menjalar.


" Berani sekali kau menawan cucu ku di gubuk jelek mu ini! '' ucap Asyur hingga Xavier menatap tajam kearah lelaki yang usianya tak lagi muda.


" gubuk? kau bilang kastil ku gubuk! " teriak Xavier lagi marah hingga bibi Rui menangkap tubuh Xavier untuk tidak lepas kendali.


" tuan aku mohon hentikan. Larissa sudah dibawa pergi dan aku mohon pergilah kalian. Kasihanilah wanita tua ini '' imbuh bibi Rui lagi menatap Asyur yang masih ingin menghajar Xavier. Bibi Rui sebisa mungkin menghentikan kekacauan ini hingga dapat menyelematkan Xavier dari amukan para orang-orang king.


" Bawa mereka! " perintah tuan Asyur kepada anak buahnya hingga bibi Rui dan Xavier terbelalak lebar. Bibi Rui dan Xavier di pegangi erat oleh anak buah Asyur hingga sulit untuk bergerak. Namun tiba-tiba.


AGHHH


anak buah Asyur ambruk dan tewas seketika hingga membuat Asyur terkejut bukan main. Xavier menatap dua orang lelaki yang baru saja datang dari arah pintu utama.


" Lepaskan mereka! " ucap seseorang itu lagi dengan dingin tak tersentuh. kening Asyur mengeryit saat melihat sosok itu yang tak asing.


" kau? " picing Asyur.


" halo tuan Asyur. Aku Ex kau tak lupa bukan? " ucap lelaki itu yang tak lain adalah Ex. Kening Asyur semakin mengeryit dalam melihat kedatangan seseorang yang merupakan salah satu kolega bisnisnya. " Dia adikku dan juga ibuku! '' ucap Ex lagi dingin dan Asyur menatap datar kearah bibi Rui dan juga Xavier. '' kau tak lupa sedang berada dimana bukan? ini bukan wilayah mu tuan. '' ucap Ex lagi tenang.

__ADS_1


" Lalu aku perduli? '' ucap Asyur lagi tak kalah tajam. " Bahkan aku tak perduli! Kau! '' tunjuk nya kepada Xavier. " berani sekali kau membawa cucu ku pergi sialan! '' ucap Asyur lagi dan Ex hanya diam saja karena ia sudah mendengar semua nya tentang apa yang terjadi pada adik-adiknya termasuk Xavier yang sudah bertemu dengan Larissa.


CEKREK


" jika begitu mari kita beradu senjata disini tuan dan lupakan kontrak bisnis yang terjalin diantara kita berdua. Kau tak tau siapa lawan mu " ucap Ex lagi dingin.


" lepaskan mereka! '' ucap Asyur lantang dengan nafas yang tersengal. Ex menurunkan senjatanya dengan cepat saat Xavier dan bibi Rui dilepas begitu saja. Bisa dia lihat jika king dan juga Asyur tak lagi menyerang dengan brutal saat masa kejayaan dulu namun tetap saja Ex merasa was-was dan cemas dengan para adiknya yang akan terikat dengan keturunan king dimasa mendatang termasuk dengan dirinya.


" pergilah. Larissa sudah kembali dan aku meminta maaf '' ucap Ex lagi namun belum juga Ex selesai Asyur lebih dulu memukul Xavier lagi dan lagi.


'' ingat! kau sudah ku tandai bajingan! '' ucap Asyur lagi dan berlalu pergi begitu saja mengabaikan segala umpatan dari mulut Xavier. Ex menatap kepergian tamu tak diundang itu dengan tatapan lain lalu pandangannya beralih pada bibi Rui yang tampak syok.


" Ini baru permulaan Ex rasanya bibi semakin cemas." ucap bibi Rui lagi.


" tak apa bibi. Mungkin ini sudah takdir dan benar jika ramalan itu akan kami lalui. '' ucap Ex lagi santai hingga teriakan Xavier mengejutkan keduanya.


" Larissa! " teriak Xavier lantang dengan mengamuk hebat seolah tak perduli dengan orang disekitarnya. Dirinya hendak berlari namun Ex dengan cepat menangkap nya hingga terjadi pemberontakan hebat diantara kedua kakak beradik itu. '' Lepaskan Ex! " teriak Xavier lagi marah.


" Kau ingin apa huh? mengejar mereka dan berharap Larissa kembali berada di cengkraman mu? jangan mimpi Xavier mereka tak bisa semudah itu kau sentuh! '' ucap Ex lagi tajam.


" brengsek! " umpat Xavier.


BUGHHHH


Ex lelaki itu bergeming kala sebuah pukulan mendarat di wajahnya. Bibi Rui seketika lemas dan berpaling begitu saja membiarkan Xavier dan Ex menyelesaikan masalah nya sendiri. Entah mengapa bibi Rui semakin cemas pada keturunan Oglo yang lainnya.

__ADS_1


" Lihatlah nyonya Samantha para cucu mu akan terlibat dengan cicit lelaki yang kau cintai. Keputusan dimasa lalu yang terjadi membawa semua itu kembali di masa sekarang. Perjalanan keturunan Oglo sejati sudah dimulai nyonya. Apakah aku harus bertemu dengan cucu tuan Marcell? Membicarakan semua yang terjadi yang ku ketahui padanya? '' gumam bibi Rui menatap sendu sebuah potret seorang wanita cantik yang duduk diapit oleh kedua lelaki gagah di samping kanan dan kirinya. Dirinya ada hingga saat ini hanya untuk memastikan mereka baik-baik saja namun sanggupkah bibi Rui melewati semua ini ?


__ADS_2