King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Kabar 3


__ADS_3

George yang mendapatkan kabar jika Athena telah kembali dengan secepat kilat segera menuju Gold mansion bahkan dia meninggalkan rapat yang sedang berjalan dengan berlari tergesa membuat semua orang yang hadir diruangan itu menatap bingung pada sang atasan, Malvin tak bisa ikut meninggalkan rapat kali ini dirinya harus menggantikan George yang kabur dari pekerjaannya.


tiga puluh menit berlalu akhirnya George tiba di Gold mansion, dirinya memacu kecepatan mobil miliknya dengan kencang bahkan terlihat arogan saat mengemudi, hatinya tentu saja senang bukan main saat mendengar kabar ini.


" Sayang " ucap George dengan manik tak menentu. Kedatangan George yang tiba-tiba itu membuat Valera maupun Remigio terkejut bahkan mereka menghentikkan pembicaraannya sesaat.


Athena bangkit dan tersenyum lalu berlari kearah George dan memeluknya erat, George balas memeluk gadisnya tak kalah erat. Areez yang melihat pemandangan itu hanya menatap tajam pada sosok lelaki bermanik biru.


" Aku sangat merindukan mu sayang. Maaf aku tak bisa menjaga mu. Jangan pergi jauh dari ku lagi " ucap George seraya menangkup wajah Athena dengan lembut.


Kedua insan itu tak mempedulikan keempat orang yang kini sedang memperhatikan mereka. George terlalu senang dan mengabaikan sikap dan wibawanya.


" George " ucap lembut Valera dan seketika George tersadar dan tersenyum menatap kearah Valera. " duduklah. " titah Valera dan George mengangguk patuh.


Furqon yang berada disamping tuannya merasakan aura panas dari tubuh sang tuan saat melihat Athena berpelukan mesra dengan George.


Remigio memberi kode kepada Athena untuk mendekat dan Athena mengangguk paham lalu duduk disamping sang ayah. George sesaat menatap asing pada sosok Areez dan Furqon dahinya mengeryit penuh tanda tanya.


" mereka adalah orang yang menyelamatkan Athena George. " jelas Valera lagi dan George mendengarnya dengan seksama. " Selama ini Athena aman bersama mereka " ucap Valera lagi dan George menautkan kedua alisnya seakan perkataan Valera sedikit mengusiknya.


" terimakasih karena sudah menyelamatkan Athena " ucap George datar menatap lekat kearah Areez dan lelaki itu hanya mengangguk seraya tersenyum sopan.


Seseorang tiba-tiba saja masuk dan memberikan kabar jika pesawat milik tamu Athena meledak tanpa sebab hal itu sontak membuat Areez terkejut bukan main, Athena menatap kearah Areez dan Areez hanya tersenyum tipis.


Remigio dan Valera menjadi saling pandang satu sama lain.


" Meledak ? tanpa sebab " Picing Athena menatap salah satu orang nya.


" Ada sebuah pemicu bom yang baru saja terpasang lady, salah satu dari kami sedang melakukan tugas seperti biasanya dan ternyata ada benda asing yang terindentifikasi dengan cepat, Dua pengawal yang berjaga disana tewas karena insiden ini " jelas lelaki itu dan Valera memicingkan matanya menatap Areez dengan lekat.


Areez tak sadar jika dirinya sedang di tatap oleh sang ratu mafia, Athena bahkan berpikir lain akan hal ini.


" bagaimana dengan cctv ? " tanya Remigio.


" Maaf tuan nihil '' ucapnya lagi dan Remigio diam saja. Wajah nya menatap sang putri dengan tatapan yang sulit diartikan lalu beralih pada Areez yang diam akan tetapi ketenangan terpancar dari wajahnya.

__ADS_1


'' Apa keributan yang terjadi hanya itu saja ? tidak ada yang lain '' tanya Remigio penasaran.


" Ya tuan hanya itu saja " ucap nya dan Remigio mengangguk tanda mengerti. Lelaki itu kemudian melangkah pergi atas titah sang Lady.


rupanya mereka ingin membunuhku. Batin Areez.


siapa yang melakukan hal ini ? apakah orang suruhan raja Arion ? sebenarnya siapa yang sedang mereka incar aku atau Areez. Batin Athena.


" Tuan bagaimana ini ? " tanya Furqon menatap kearah tuannya disaat semua orang sibuk dengan pemikirannya sendiri. Areez menoleh dan memicingkan maniknya sesaat.


" hubungi Andaresta untuk menjemput kita disini " ucap Areez lagi dan Furqon mengangguk tanda mengerti.


" Areez apa kau tidak ingin menyelidiki hal ini.? " ucap Athena menatap Areez dengan wajah heran.


" Ya aku akan menyelidikinya tapi nanti tidak sekarang Athena " ucap Areez dan Athena mengangguk saja


" Mom apakah kau tau dengan keberadaan kakek Gil ? " tanya Athena dan Valera memicingkan manik nya sesaat saat sang putri menanyakan ayah dari sepupunya Gloria.


Areez menajamkan telinganya saat nama Gil disebut oleh Athena.


'' Tidak ada mom. Aku hanya bertanya saja '' kilah Athena seraya tersenyum manis dengan menyandarkan kepalanya di dada bidang milik sang ayah.


Remigio tampak mengelus rambut sang putri, Valera mengusulkan untuk kedua tamunya beristirahat di kamar tamu yang sudah disediakan.


Awalnya Areez menolak begitupun dengan Furqon tapi dengan bujuk rayu Athena akhirnya Areez dan Furqon mengangguk setuju. George merasakan kecemburuan pada sosok Areez yang terus menatap gadisnya dengan tatapan penuh minat dan perasaan, hal itu membuat George terus saja bungkam dan menatap tajam kearah Areez.


*******


BUGHHHHHH


Aisley terduduk dengan meringis kesakitan saat sebuah tendangan dari seseorang yang tak dikenalnya itu.


penyerangan tak terduga pada Aisley membuat gadis itu akhirnya membalas setiap perlawanan.


Siapa mereka. Batin Aisley.

__ADS_1


empat orang dengan memakai cadar dan penutup kepala saling menodongkan sebuah katana pada Aisley.


Aisley menatap penuh waspada, dirinya tau jika mereka adalah para lelaki dilihat dari bentuk tubuh dan ketangkasannya.


" Sebaiknya kau ikut kami nona. " ucap salah satu dari mereka, Aisley menatap remeh dengan senyum tengilnya. Mengikuti ? yang benar saja.


SWINGGG


Aisley melemparkan beberapa pisau kecil yang mirip dengan sebuah silet berigi, sontak keempat orang itu menghindar satu sama lain, disaat itu Aisley maju dan menghajar salah satu dari mereka.


BUGHHHHHH


Lelaki itu tersungkur setelah mendapatkan pukulan di wajahnya dengan keras hingga terdengar suara retakan tulang diarea hidungnya.


" Bajingan !! kalian semua mengusikku !! " sentak Aisley marah dengan wajah yang memerah penuh.


Entah kenapa akhir-akhir ini dirinya selalu diikuti oleh sekelompok orang yang entah siapa gerangan. Aisley menajamkan pandangannya saat sebuah mobil tiba-tiba datang.


seorang wanita yang seusia dengan nya turun dengan wajah penuh keangkuhan, Aisley memicingkan maniknya saat melihat siapa orang itu.


Gadis yang rambutnya di ikat menjadi satu itu tersenyum menyeringai penuh kearah Aisley.


" Lama tak berjumpa Aisley " smirk gadis itu dan Aisley tersenyum miring.


" Jadi kau dalangnya ? " ucap Aisley dengan penuh penakanan tapi sebuah senyum tipis terpatri di wajah anggunnya.


" Bagaimana apakah kau bahagia bertemu dengan ku ? " Picing gadis itu dan Aisley terkekeh kecil dengan mengedikkan bahunya acuh. Gadis itu menatap datar akan sikap Aisley yang masa bodoh.


" Eve bagaimana bisa kau berada di sini ? " ucap Aisley dan Eve hanya tertawa kecil.


" Jangan remehkan kemampuanku Aisley. " ucap nya dengan tertawa terbahak-bahak begitupun dengan Aisley yang melakukan hal serupa. " Kau masih saja tangguh bahkan aku melihatmu lebih tangguh dari pertama kita bertemu " ucapnya lagi dan Aisley tersenyum tipis.


'' Dan kau lebih gila dari awal kita bertemu, menyuruh orang-orang mu untuk menyerang ku bukan ? hmmm sungguh menyebalkan. " gerutu Aisley dengan wajah kesal tapi gadis bernama Eve hanya acuh saja.


" Welcome back girl " lanjut Aisley seraya merentangkan tangannya untuk meminta dipeluk oleh teman karibnya. Eve berjalan dengan santai dan berwajah datar lalu memeluk Aisley teman nya itu.

__ADS_1


__ADS_2