King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Perkara


__ADS_3

Dikediaman Diego Hareem.


Anak buah George yang diutus oleh lelaki bermanik biru itu sudah berada di sekitar kediaman mewah milik Diego, namun tak ada satupun orang yang terlihat bahkan penjaga yang harusnya berjaga di depan gerbang pun tak ada, membuat beberapa anak buah George menyimpulkan jika telah terjadi sesuatu.


DORRR


Suara letusan senjata api membuat beberapa anak buah George yang baru saja tiba mengerutkan dahinya seketika. Namun beberapa detik kemudian suara letusan senjata api itu kian beruntun tak berkesudahan.


" kita masuk kedalam! " ucap lelaki bertubuh tinggi seraya menyiapkan senjata api ditangan kirinya.


DODODOR


DODODOR


suara erangan terdengar begitu saja di salah satu ruangan terbuka, para anak buah George diam-diam memasuki mansion itu dengan sangat hati-hati.


" ****!! Mereka anak buah Quenn! " ucap seorang lelaki berambut cepak saat mengenal salah atau dari mereka yang terkena serangan entah dari siapa.


DODODOR !!


" sensor!! " teriak seseorang hingga para anak buah Athena yang sudah berada diruangan itu menoleh seketika. Mereka terkejut karena sebuah benda yang dikendalikan jarak jauh justru menembaki siapa saja yang berada diruangan itu termasuk para anak buah George yang baru saja tiba.


" run!! " teriak Max seraya berlindung disebuah properti mahal milik keluarga Gevariel.


DODODOR !!


PRANGGG


" Ada yang mengendalikan nya!! " gumam Max seraya menahan rasa sakit dibagian tangan kirinya yang terkena peluru tiba-tiba itu saat dirinya sedang menghubungi Athena.


benda yang terlihat mirip dengan sebuah cctv tak henti-hentinya menyerang dan memuntahkan peluru saat pergerakan manusia terlihat. Max mengerutkan dahinya seketika.


" sembunyi!! benda itu tak akan menyerang jika kita tak terlihat " teriak Max lantang namun,


DODODOR !!


" ****!! " umpat Max dengan terus merunduk karena tempat persembunyiannya seakan diketahui oleh benda itu. Max dan lainnya seperti terperangkap disebuah ruangan dengan benda yang menurutnya cukup mematikan.


salah satu anak buah George mencoba untuk mengintai bermaksud untuk menembak benda itu agar sistem yang berjalan tak dapat berfungsi. Namun baru saja satu kali tembakan tiba-tiba benda itu mengeluarkan sinar berwarna merah.


Para anak buah Athena dan George masih tetap ditempat dan tak melakukan pergerakan apapun manik mereka semakin waspada ketika benda itu tiba-tiba bergerak ke kanan dan ke kiri, hingga


krekkkk


BRUKKK


Manik mereka melebar saat sinar itu dapat merusak barang hanya dengan sebuah sinar laser yang bergerak seirama. Jantung mereka berdegup tak karuan. Gila ini gila siapa yang menciptakan alat mematikan seperti ini.

__ADS_1


DODODOR !!


AGHHH


salah satu anak buah Athena terkena rentetan peluru hingga jatuh dan tewas seketika, Sial mereka benar-benar terperangkap di dalam ruangan ini bersama benda yang tak mereka ketahui.


Max mencoba untuk membidik sebuah lensa yang terdapat di benda tersebut. Usahanya berhasil namun, benda itu berkedip tak karuan layaknya sebuah bom waktu yang bisa meledak begitu saja.


" Bom!! " teriak anak buah George yang mengetahui jika benda itu adalah bom " run!! " teriak nya lagi dan sontak mereka berhamburan keluar dengan cepat


DUARRRR


DUARRR


dua kali ledakan keras terdengar di dalam mansion milik Diego Hareem hingga dinding kokoh nan kuat itu jebol beserta orang-orang disekitarnya yang terluka akibat ledakan dahsyat itu.


beruntung Max dan lainnya dapat berlindung tepat waktu walaupun sebagian dari mereka ada yang terluka cukup parah. Namun pada saat mereka hendak beranjak tiba-tiba muncul seseorang di balik pintu dengan senyum nya yang mengejek.


'' Sial! kita diawasi !! '' lantang max geram karena melihat senyum orang itu yang terkesan mengejek begitu saja, sontak mereka semakin waspada seketika. Max dan lainnya bahkan harus beranjak dengan cepat walaupun rasa sakit mereka rasakan kini.


" Max!! " teriakan lantang itu mengejutkan semuanya Max dan lainnya menoleh kearah sumber suara. " Apa yang terjadi ? '' bingung Athena saat melihat semuanya sudah benar-benar kacau berantakan bahkan Max pun ikut terluka.


Max berjalan mendekat kearah Athena lalu membisikkan sesuatu hingga membuat Athena ikut mengawasi sekitar. Alland dan Brandon yang melihat gelagat aneh Athena dan juga Maxim ikut waspada dengan manik yang bergerak seperti sedang memindai.


tetttt tetttt


DUARRRR


DUARRRR


" AGHHH!! mereka menghancurkan nya !! " teriak marah Athena saat melihat mansion milik keluarga Gevariel hancur secara perlahan. Max diam saja tak bisa berbuat apa-apa begitupun dengan yang lain karena saat mereka hendak mencari petunjuk rupanya pergerakan mereka sedang diawasi seseorang.


Ledakan dahsyat itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berada di kawasan mansion elit milik keluarga pembisnis itu mereka berhamburan keluar dan berteriak ketakutan karena ledakan itu membuat getaran yang cukup keras.


" Nona " ucap Alland saat mendengar suara yang tak asing lagi, Athena menghembuskan nafasnya secara kasar dengan mata yang sinis menatap sekumpulan pihak berwajib yang baru saja berdatangan.


para pihak berwajib itu berjalan dengan langkah tegas menuju kearah Athena dan juga Maxim. Wajah mereka tak bersahabat dan terkesan garang namun baik Athena dan Maxim hanya menatapnya dengan datar.


" angkat tangan !! " pekik seorang wanita seraya mengarahkan senjatanya kearah Athena dan yang lainnya karena Maxim memegang senjata api di tangan kirinya. " aku bilang angkat tangan! " pekik wanita itu lagi seraya membentak karena tak ingin dibantah.


" Lancang!! " " desis Maxim dengan sinis menatap dalam sekumpulan pihak berwajib yang usianya masih muda. " Pergi! " ucap Maxim lagi.


" Sebaiknya kalian ikut kami, dan jangan membantah!! Jelaskan semuanya dikantor, borgol mereka !! " perintah lelaki dewasa berambut cepat dan bermanik coklat. Tatapan nya tajam tak bersahabat.


" singkirkan tangan mu. Atau aku akan memotongnya saat ini juga!! " ancam Athena bengis menatap tajam seseorang yang berjalan mendekat kearahnya.


" jika begitu ikut kami! " ucap mereka tak kalah tegas. Athena dan lainnya saling lirik lalu menatap kearah sekitar karena banyak nya warga yang melihat. Akhinya Athena dan lainnya dibawa oleh mereka menuju kantor terdekat untu dimintai keterangan.

__ADS_1


Ditempat Athena berada.


BRAKKKK


" Sudah kukatakan bukan kami pelakunya!! Tapi kau terus bertanya secara terus menerus seolah-olah kami yang melakukan nya. Aku sudah menjelaskan secara keseluruhan, jadi jangan memancing semuanya " pekik Athena marah dengan mata yang berkilat merah.


" Tolong jaga sikap mu nona!! " ucap seorang lelaki yang baru saja masuk hingga pandangan Athena menyipit seketika.


" Nyonya Maxwell! " tekan Athena dengan senyum tipisnya. Para pihak berwajib itu mengerutkan dahinya karena pernah mendengar nama itu.


" Ya aku tak peduli, Namun peraturan tetap peraturan. Terlebih kau!! " tunjuk nya pada Maxim " kau membawa sebuah senjata berjenis hmmm..aku baru saja melihat senjata seperti itu " ucapnya namun Maxim diam saja dan terkekeh ringan.


" tentu saja kau baru melihatnya. Karena aku sendiri pemiliknya " kekeh Maxim hingga lelaki itu menyipitkan maniknnya seketika.


" siapa kau ? " tanya lelaki itu dengan dahi mengeryit.


BRAKKKK


suara pintu terbuka dengan kasar dan terkesan di dobrak seketika semua yang berada diruangan itu menoleh terlebih para aparat muda seketika langsung menunduk tat kala seorang lelaki paruh baya datang dengan empat orang anggota lainnya.


" Nona Athena. Maaf " ucap lelaki yang usianya tak muda. Athena menatap sinis dan duduk dengan angkuh. " hmm tuan muda Maxim. Maafkan atas kelancangan para anak buah ku. Mereka tak mengetahui identitas kalian karena tugas yang mengikat mereka sehingga mereka tak bisa melihat berita maupun yang lainnya. " sopan lelaki itu dengan wajah yang sedikit menunduk.


" Kau tau aku rupanya " ucap Maxim dengan mengejek.


" para anak buah mu membuang waktu ku saja. Kau tau aku sedang terlibat misi namun gara-gara mereka waktu ku terhambat. Jika ibuku yang berada di posisi seperti ini maka aku yakin tempat ini akan ia ledakkan begitu saja " dingin Athena menatap sekumpulan aparat muda yang sedang menatapnya dengan tatapan lain.


" Sekali lagi maafkan kami " ucapnya menunduk sopan. Namun Athena bangkit dan berjalan tegas kearah salah satu dari mereka.


PLAKKK


" ini adalah ganjaran atas sikap mu padaku. Lain kali jika kau melakukan nya lagi, maka aku tak segan memotong tangan mu saat itu juga dengan pedang milikku. " dingin Athena menatap bengis. Alland dan Brandon tertegun seketika namun tidak bagi yang lainnya.


" Ratakan saja tempat ini " seloroh Maxim seraya berlalu pergi begitu saja hingga wajah kepanikan tercetak jelas pada wajah lelaki yang usianya tak lagi muda. Sontak Athena terkekeh dan berlalu pergi diikuti oleh Brandon dan Alland di belakang nya.


******


Hai-hai reader pasti kalian pada kesel yah Kenapa KSRM jarang sekali up dan sekali up cuma satu ??


Ya sebelumnya owe minta maaf karena jarang setor di karekan kesibukan di reel yah. Owee juga pusing dan mau banget untuk up setiap hari nya namun apa lah daya diriku yang mempunyai baby masih bayi lagi, berbeda dengan novel pertama owe yang selalu rajin setor per bab di karenakan anak kedua owe belum lahir nah di novel kedua owe ini si baby girl udah lahir jadi kudu pinter-pinter nyari waktu. 😁 sampai sini paham kan ..


owe juga mau cepet2 tamatin nih novel biar gak terlalu puyeng namun harus gimana lagi alur dan konfliknya memang berat banget yahh namanya juga alur mafia.


Kasih terus semangat buat owe yahh.


biar bisa lanjut di novel ketiga owe dengan judul " Freya " nah jika novel ketiga owe udah selesai mari kita bertemu lagi di novel selanjutnya dengan judul " the misterius "


dah segitu dulu yah by2.

__ADS_1


__ADS_2