King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Menjelang terakhir.


__ADS_3

Kabar Athena melahirkan menjadi menyebar di kalangan mafia entah bagaimana awalnya. Valera dan Remigio yang sudah mewanti-wanti hal ini hanya bisa menahan amarah nya karena mereka tak ingin sang cucu diketahui oleh pihak tak bertanggung jawab dan akan membuat pihak lain nya mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Bahkan Remigio menghubungi anak buahnya yang berada di Rusia untuk menjaga rumah sakit dimana putrinya dirawat. Sungguh Athena mendadak cemas dan gelisah dunia mafia tidak baik untuk bayinya apalagi Athena keturunan murni dua penguasa itu.


Tepat satu Minggu Athena dirawat. Akhirnya mereka memutuskan untuk membawa pulang Athena dan bayinya menuju Perancis menggunakan jet pribadi Remigio.


Bahkan Diana yang dulunya hanya seorang wanita pelayan melalui sebuah yayasan ternama ditarik oleh Vegas dan kini menjadi pelayan pribadi bayi mungil nan tampan itu.


Elion beserta lotus menutupi kepergian serta keberangkatan para majikannya agar selamat sampai tujuan.


Gold mansion.


" Wah bayimu sangat tampan kak. Dia memiliki warna mata Hazel seperti bibi Valera " ucap Isabella girang dengan mengelus lembut pipi bayi mungil itu yang sedang terbuka matanya karena merasa terusik dengan suara di sekitarnya.


" Benarkah? Kenapa aku baru mengetahuinya " ucap Athena ikut menatap bayi lelakinya dengan tatapan lekat. Hazel ? Manik sang ibu pun berwarna Hazel namun manik putranya lebih berwarna ke orange.


Lelaki itu pun memilki warna mata Hazel! Sialan dimana lelaki itu saat ini, tak akan ku biarkan dia hidup tenang setelah ini. Batin Athena.


" Ckck Dia menggemaskan sama seperti Levon! " ucap Isabella terkekeh.


" Levon ? " ulang Athena karena mendengar nama yang sangat asing. Isabella dan lainnya saling pandang dan akhirnya tersenyum mengerti.


" Levon adalah bayi yang baru saja dilahirkan oleh mommy dua bulan yang lalu " ucap isabella lagi. Gloria? bibirnya, seketika manik Athena melebar dan dirinya melupakan hal itu.


" Oh aku lupa maaf. Jadi namanya Levon? Dia laki-laki ? " tanya Athena lagi dan sontak Isabella mengangguk saja. " Namanya sangat bagus dan terlihat jantan " kekeh Athena begitupun dengan yang lain karena ucapan Athena ada benarnya. Levon dalam beberapa bahasa adalah jantan. Jadi Dave dan Gloria memilih nama itu untuk anak bungsunya terlebih seorang lelaki.

__ADS_1


" lalu siapa nama bayimu kak ? sejak kemarin kau berada di sini bahkan aku tak tau siapa nama bayi tampan mu " ucap Alexa ikut menimpali pembicaraan para saudaranya. Athena menghembuskan nafasnya perlahan karena putranya belum memiliki nama karena menunggu Remigio yang akan memberi nama dan ayahnya itu sampai saat ini masih mencari nama yang cocok dan sangat bagus untuk cucu pertamanya itu.


" Aku masih bersabar menunggu Daddy memberikan nama untuk putra ku. Dan parahnya lagi mommy dan juga George dilarang keras untuk memberikan putraku nama. Ya jadi sampai saat ini dia belum memiliki nama " jelas Athena dengan sikap yang tenang dan semuanya mengangguk tanda mengerti.


" Baiklah kami akan dengan senang menunggu nama si bayi tampan ini '' sambung Aisley dengan senyum merekah disamping Daniel kekasihnya. Athena tersenyum dan menatap seluruh keluarganya yang senang dengan kehadiran putranya itu.


Saat Valera sedang berbincang dengan para wanita jajarannya. Seseorang membisikkan sesuatu untuk nya hingga manik Valera mengerut dan menatap tajam pada si pembawa berita.


" Ada apa? " tanya Zizi penasaran melihat raut wajah Valera yang tiba-tiba berubah drastis.


" Tidak ada. Aku akan keruang kendali terlebih dahulu '' ucap Valera dan semua orang mengerutkan dahinya namun mengangguk dan menatap kepergian Valera dengan sangat penasaran.


" Seperti terjadi sesuatu. " gumam Ellara.


" Ya aku pun berpendapat demikian " saut Elena menanggapi.


Valera menarik kursi dan mulai mengoperasikan layar komputer dengan jari-jari lentik yang berselancar indah pada keyboard berwarna putih itu. Manik nya menatap tajam seketika.


'' Dia dengan begitu mudah memasuki wilayah ku. " gumam Valera lagi hingga dirinya melihat sebuah mobil mewah berhenti di perbatasan wilayah Gold mansion.


Seorang lelaki paruh baya turun dan menaruh sebuah kotak berwarna biru di sana. Tampak lelaki itu melakukan tugasnya dengan baik menaruh benda dan meletakkan nya dengan sangat hati-hati.


tak lama jendela mobil penumpang terbuka dan menampilkan sesosok pria tampan nan gagah dengan memakai pakaian yang menurut valera sangat aneh. Valera segera menzoom untuk melihat wajah lelaki itu dengan jelas namum Valera tertegun saat melihat wajah itu dan justru menampilkan senyum seringainya seperti mengetahui jika keberadaan nya dapat terlihat oleh CCTV jarak jauh milik king.


" Dia " gumam Valera memicingkan manik nya seketika. " Pantas saja Jasmine mengatakan jika tidak bisa menyentuh lelaki itu sesuka hati " lirih Valera dengan mengusap kasar wajahnya Valera menghubungi seseorang untuk membawa kotak misteri di berikan oleh lelaki itu.

__ADS_1


Tak lama seseorang masuk dan membungkuk penuh hormat pada sosok sang Lady.


" Letakkan kotak itu dan pergilah '' ucap Valera lagi. Pintu tertutup dan Valera menatap tajam kotak biru yang dibubuhi lambang dan tanda tangan seseorang. Seketika Valera menggeram marah dibuatnya. " Walaupun kau seorang pemimpin namun perbuatan mu menodai putriku tak bisa dibiarkan. Kau membuat putriku hampir saja menjadi seorang wanita yang tidak beradab " gumam Valera kesal namun tangannya dengan cepat membuka kotak itu tergesa. '' Lagi-lagi sebuah surat " kesal Valera dan langsung membuka surat yang berada diatas tumpukan peralatan bayi seperti selimut yang terbuat dari kulit beruang yang di jadikan selimut terhangat dengan nilai cukup fantastis.


Valera membaca isi surat itu dengan teliti bahkan senyum menyeringai nya tercetak jelas kala membaca bait demi bait yang tercoret dengan tinta merah serta lambang dan tanda tangan yang sudah lama tak dirinya lihat.


CEKLEK


Valera terkejut dan menoleh kearah pintu rupanya Athena masuk dengan wajah datarnya. Valera diam saja dan mempersilahkan putrinya untuk duduk. Athena menatap benda yang sedang dipegang ibunya dengan tatapan memicing.


" Kau menyembunyikan sesuatu mom? '' tanya Athena dengan tenang dan Valera sesaat terdiam dan meletakkan surat yang sedang dibacanya dengan sikap yang tenang. Athena melirik sebuah kotak berwarna merah dengan tatapan lekat nya.


" Apa kau ingin tau ? '' tanya Valera tanpa melihat kearah Athena.


" Kau terlihat aneh mom. Namun aku merasa kau sedang menyembunyikan sesuatu yang berhubungan dengan bayiku. Apa itu benar? '' tanya Athena tajam.


Insting nya kuat sama seperti Remigio jika sedang terdesak. Batin Valera.


" Kau benar " ucap Valera singkat hingga Athena melebarkan kedua maniknya terkejut " Bahkan kau akan terkejut saat mengetahui siapa ayah biologis dari bayi mu " ucap Valera lagi.


" Dia tidak lebih dari seorang bajingan! " tegas Athena dan Valera mengangguk membenarkan " aku akan membunuh nya saat aku menemukan dia " ucap Athena dengan yakin dan maniknya bergetar menahan amarah.


" Aku suka semangat mu Athena. " ucap Valera lagi menimpali. Athena semakin yakin jika sang ibu sudah mengetahui siapa lelaki itu itu bahkan Athena yakin jika ibunya itu sudah mengetahui dimana lelaki itu saat ini berada. " Namun aku harap kau tak termakan amarah dan dendam yang akan menjerumuskan mu ke jurang yang paling dalam '' ucap Valera lagi saat tangan Athena hendak meraih gagang pintu. sejenak Athena terdiam namun maniknya terpejam menyelami perasaanya yang begitu dalam.


" Aku akan ingat nasihat mu mom '' ucap Athena dingin dan langsung membuka pintu dan meninggalkan ruang kendali dengan valera didalam nya. Valera seketika memijat pangkal hidungnya perlahan, sungguh dirinya merasa tertekan saat ini.

__ADS_1


Kau menempatkan diriku di pilihan yang sulit. Batin Valera.


__ADS_2