
" bagaimana paman, apakah kalian dapat menemukan informasi pencarian stefy ? aku yakin ia masih hidup '' tegas Kenneth tanpa menatap Asnee yang dulunya pengawal setia milik George dan kini beralih kepada Kenneth karena pemuda itu yang meminta.
" Seperti dugaan mu tuan muda, wanita itu kabur lebih tepat nya melarikan diri ke sebuah pintu rahasia, kita kurang cepat. Anak buah ku sudah menyusuri tempat itu " ucap Asnee lagi dan Kenneth menajam seketika " jalan itu menembus sebuah sisi hutan yang memiliki landasan pribadi milik seseorang tuan muda '' ucap Asnee lagi.
" Aku yakin ia dibantu oleh seseorang jika begitu '' tegas Kenneth dan Asnee mengangguk membenarkan. " cari tau tentang kepemilikannya paman, aku tak mau melepaskan ikan milikku, dia yang mengusik maka jangan salahkan aku jika tak ingin melepaskan nya '' ucap Kenneth berwajah dingin dan Asnee mengangguk patuh lalu berlalu meninggalkan tuan muda nya yang asik meminum segelas wine dengan rasa terbaru milik king.
Kenneth layaknya seorang pemuda dewasa pakaiannya selalu rapi dengan semi formal dan sepatu pantopel hitamnya, dirinya benar-benar mirip dengan sang ayah saat masih muda dulu tenang seperti air.
Aku harus mempunyai pasukan dan anak buah ku sendiri, aku tak mungkin mengandalkan para anak buah king mereka semua milik mommy. Batin Kenneth.
Bukankah kak Athena pun memilikinya hanya beberapa saja walaupun mereka belum setangguh para anak-anak buah king tapi setidaknya mereka telah belajar dan mempunyai teknik bela dasar nya. Batin Kenneth lagi.
Kenneth ingat ucapan sang ibu yang hanya memberikan waktu dua tahun untuk para generasi seterusnya dan menunjukkan kemampuannya masing-masing.
Kenneth bertekad akan membangun kerajaan mafia nya sendiri dengan usaha dan jerih payahnya, Kenneth mempunyai kemauan dan kemampuan yang cukup mumpuni dan ia tak mungkin gagal dalam pencapaiannya nanti.
waktu telah menunjukkan pukul tujuh malam, Kenneth memutuskan untuk pulang ke Gold mansion karena pasti sang Kakak sudah pulang.
Mobil mewah berwarna terang itu membelah jalanan malam yang cukup ramai, Kenneth masih mengawasi sekitar karena ia merasa jika setiap pergerakan nya selalu diawasi oleh orang lain.
Bagaimana tidak ia terlahir bukan dari keluarga yang biasa pada umumnya, jadi kehidupan nya dari kecil sudah seperti ini bahkan dengan beberapa pengawal, tapi kini Kenneth tak membawa pengawal satu pun.
Hingga mobil mewah itu telah sampai dipekarangan mewah Gold mansion, Kenneth menyipitkan mata saat mendengar suara teriakan yang sangat ia kenal, Kenneth segera berjalan dan menuju ke dalam.
" Jangan menyentuhku !! " pekik Athena saat George berusaha untuk menyentuh tangannya, Kenneth yang berada di sana hanya diam memperhatikan.
" Athena tidak bisakah kau tenang sedikit saja dan biarkan aku berbicara ? '' tanya George dengan penuh harap dan Athena menggeleng keras, dirinya sudah hendak pergi kesuatu tempat tapi lagi-lagi George mencegahnya membuat Athena kesal dan geram bukan main.
George membulatkan matanya saat Athena menodongkan revolver berwarna silver milik gadis bermanik hitam itu, sorot mata Athena tajam menatap George.
__ADS_1
" Athena apa yang kau lakukan ? jangan bermain-main dengan ku '' ucap George dengan sedikit tegas dan penuh penakanan tapi Athena tersenyum sinis.
" Kau yang jangan bermain-main dengan ku. Aku tak suka di kekang, dan atas sikap mu tadi siang sungguh disayangkan tuan George '' ucap Athena dingin yang masih menodongkan senjatanya tepat ke jantung George.
" biarkan dia pergi kak " ucap tiba-tiba Kenneth hingga kedua orang yang saling bersitegang itu menoleh ke arah sumber suara, Athena menatap datar kedatangan sang adik dan George menggeleng pelan.
" tidak Kenneth, diluar sangat berbahaya tidak kah kau lupa dengan apa yang menimpa Isabella ? " Picing George menatap Kenneth dan pemuda itu hanya mengangguk pelan lalu terkekeh kemudian.
" Dia bisa menjaga dirinya sendiri kak, jika kau melarang nya maka gadis yang berada di hadapan mu sekarang akan berubah menjadi singa mengerikan '' kekeh Kenneth dan George menggeleng tegas.
" tidak !! " tegas George.
DORRR
PRANGGG
" Athena !! " pekik George saat Athena melepaskan satu buah pelurunya hingga mengenai salah satu Gucci disana, para maid dan pengawal yang mendengar suara itu sontak berbondong-bondong masuk dan melihat apa yang terjadi.
" jangan halangi jalanku ! " tegas Athena berlalu pergi meninggalkan mereka yang menatap bingung dan tak percaya. Saat George hendak menyusul Kenneth mencegahnya dan menggeleng pelan.
" biarkan dia pergi, ini malam dimana dia bertemu dengan orang-orang nya " ucap Kenneth lagi dan pada akhirnya George mengalah dengan mengirimkan satu anak buah nya untuk mengintai kemana pun Athena pergi.
*****
Disebuah bangunan yang tak terlalu mewah dan megah Athena kini berada, dirinya disambut oleh beberapa orang disana, wajah datar dan tegasnya seakan membius siapa saja yang melihatnya.
" Quenn " ucap mereka serempak menunduk hormat pada gadis bermanik hitam itu, Athena hanya menatap datar para orang-orang miliknya.
" selamat datang Quenn, Lama kau tak berkunjung " ucap seorang lelaki menunduk sopan kepada Athena.
__ADS_1
" maaf aku sibuk Rayzen '' ucap Athena lagi '' bagaimana apa anggota kita sudah bertambah ? " tanya Athena kepada Rayzen.
" Aku baru merekrut anggota kita 50 puluh orang Quenn, aku harus bekerja keras melatih dan mengajari mereka agar pandai dan tangkas dalam setiap pergerakan nya " terang Rayzen dan Athena mengangguk paham.
" Ya aku setuju dengan mu, maaf aku jarang bertemu dan bergabung bersama dengan kalian '' ucap Athena lagi dan Rayzen hanya terkekeh dibuatnya.
Satu tahun yang lalu Athena telah mengumpulkan beberapa orang hebat yang terbuang dengan sia-sia, mereka adalah beberapa anggota pihak berwajib yang dipecat maupun dikeluarkan secara tak hormat oleh kepala intelejen, bahkan beberapa dari mereka ada yang terlibat kasus melanggar hak nya sebagai seorang anggota berwajib.
Mereka bersedia ikut bergabung dengan Athena tanpa ada paksaan, satu tahun Athena merintis semuanya dari nol hingga saat ini, dan semuanya cukup baik.
Athena menuju ruangan pribadi miliknya yang sudah lama tak ia gunakan, Rayzen menemani Athena saat itu, Rayzen adalah seorang tentara bayaran pada kala itu tapi takdir justru membawa nya kepada Athena, ia dinyatakan gugur dalam betugas karena Rayzen pada saat itu terluka dan terlibat serangan dengan para kelompok pencuri berlian elit di Australia.
Athena menemukan nya saat ia berkunjung dan berlibur ke negara kangguru itu, pada saat itu kondisi Rayzen sungguh memprihatinkan dengan luka tembak di bagian kaki, bahu, serta paha sebelah kanan nya, bisa dikatakan Rayzen dalam kondisi sekarat.
" Quenn jika boleh aku tau untuk apa kau merekrut para anggota untuk menjadi orang-orang mu ? '' tanya Rayzen berbicara pelan kepada gadis yang usianya bahkan masih muda.
Athena melirik sekilas dengan senyum simpul nya pertanyaan Rayzen sungguh menggelitik bagi seorang Athena.
" tentu saja untuk menjadi pasukan elit milik ku '' ucap Athena tegas dan Rayzen menatap tanpa berkedip pada Athena " kau tau jika aku lahir dari keluarga mana ? ayah dan ibuku mempunyai sebuah organisasi bawah tanah yang sangat diperhitungkan bahkan para pihak kepolisian pun enggan berurusan dengan mereka, aku hanya ingin membangun dunia ku sendiri Rayzen '' ucap Athena lagi " kenapa apa kau keberatan ? '' tanya Athena dengan tatapan menyelidik nya.
" Ya aku mengerti apa maksud mu Queen, tapi jika boleh saran jangan terlalu berambisi dalam sesuatu hal, biarkan semua mengalir dengan semestinya agar apa yang kau inginkan tercapai dengan sempurna, aku akan selalu membantumu '' ucap Rayzen lagi dan Athena mengangguk kecil dengan senyum tipisnya. " ohh ya bagaimana dengan kuliah mu ? '' tanya Rayzen lagi mengalihkan pembicaraan agar Athena tak perlu berfikir keras.
'' baik-baik saja " ucap Athena menimpalinya dengan malas dan Rayzen terkekeh akan hal itu.
" Heii, jangan jadi pemalas, tanpa belajar kau tak akan mendapatkan semuanya '' ucap Rayzen lagi dan Athena hanya mengangguk sekilas.
malam itu Athena berbaur dengan orang-orang miliknya, keberadaan mereka menang tak diketahui tapi desas-desus Athena yang memiliki pasukan sudah sampai ke telinga sang ibu dan sang ayah.
bahkan Athena memesan banyak makanan malam ini untuk dinikmati secara bersama-sama, beberapa dari mereka ada yang merasa sungkan serta tak enak hati.
__ADS_1
tapi Athena justru bersikap biasa-biasa saja yang sewajarnya, Rayzen tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini yang sangat jarang dilakukan oleh sang Quenn nya itu, mereka sangat menikmati kebersamaan malam ini yang terjalin hingga hari sudah larut malam Athena memutuskan untuk kembali dan akan berkunjung pada Minggu selanjutnya, dengan catatan jika semua orang sudah harus naik ketahap selanjutnya.