King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Rencana besar.


__ADS_3

Disebuah pulau tepat nya diperbatasan China terdapat sebuah kelompok yang berkumpul ria disebuah bangunan tersembunyi. Seorang lelaki sedang menyesap cerutunya dengan gerakan perlahan maniknya menatap tajam beberapa lembar photo di hadapannya.


" Apa yang akan kita lakukan selanjut nya ? jujur ini sudah terlalu lama kita menunggu. '' ujar seorang lelaki berpakaian formal berwarna merah dengan tatanan rambut rapi terlihat jika dirinya sangat berkuasa.


" Hmm aku sependapat dengan mu. Coba kau hitung sudah berapa tahun kita menunggu '' ujar seorang wanita dengan rambut yang di Cepol sempurna.


Lelaki yang sedang menyesap cerutunya hanya tersenyum tipis saat mendengar keluhan dari beberapa orang disampingnya itu. kakinya ia tumpu menjadi satu menatap beberapa orang dihadapannya dengan intens.


" kita akan mulai balas dendam dari yang paling lemah terlebih dahulu. Tapi setelah dipikir-pikir mereka tidak ada yang lemah. '' ujar nya dengan wajah kesal mengingat jika para targetnya sangat sulit di lumpuhkan.


" Aku baru saja mengacau putra dari Vyan Harson dan Zizi. Gabriel Harson " tekannya dengan manik tajam. " Seharusnya wanita itu sudah mati sedari dulu. Tapi siapa sangka hidupnya sungguh beruntung mendapatkan suami kaya raya serta kehidupan mewahnya. Aku sangat-sangat membencinya terlebih pada saat kejadian kala itu kelompok king itu dengan cepat menemukan keberadaan ku karena aku berhasil membuat salah satu dari mereka tumbang. Kalian tahu apa yang aku alami ? mereka menangkap ku dan menyiksa ku. Tapi aku cerdik dan pada akhirnya si berhasil kabur dari cengkraman king. Dan kini aku kembali untuk membalas dendam ku '' ucap wanita itu dingin. Wanita itu adalah ilara adik dari Zizi yang berhasil kabur dari tawanan king pada saat itu.


" Aku pun mengingat saat pertarungan terakhirku dengan mereka. Pada saat itu aku hampir saja berhasil untuk membunuh nya tapi lagi-lagi Dewi Fortuna berada di pihak mereka, dan aku lebih memilih untuk kabur dari pada harus tertangkap. '' ucap Lorenza dengan tajam.


Rupanya orang- orang yang berkumpul itu adalah musuh masa lalu dari king. Mereka akan kembali dan membalas dendam kali ini. Sorot mata Lorenza menajam kala ia mengingat betul apa yang terjadi saat itu termasuk Ellara yang berkhianat dan memilih king dan menikah dengan salah satu dari mereka.


" Banyak yang dendam terhadap nya bukan ? termasuk aku yang dendam atas kematian Kakak ku " desis wanita berparas India yang tak lain adalah Lokanne. " Wanita sialan itu membunuh kakak ku dengan keji bahkan aku terlibat di dalamnya dan menjadi pemuas nafsu lelaki bajingan itu '' ucap Lokanne menggebu-gebu, sorot matanya tajam sangat tajam.


" Jika begitu kita akan bergerak. Sebarkan anak buah kita untuk menyerang mereka. Aku ingin lihat apa jadinya jika kita menyerang anak-anak mereka terlebih dahulu '' desis seorang lelaki yang usianya sudah berumur lanjut itu. " Terlebih seseorang berada ditangan ku. Salah satu bagian dari mereka berada di tangan ku. Hahahaha " tawa nya lagi seolah-olah ia sedang melihat hal yang lucu semua orang yang berada disana memilih acuh dan sibuk dengan dendam nya.


Saat itu mereka mulai menentukan titik-titik tertentu untuk membuat strategi untuk menyerang para targetnya. Bukan hanya sang lady bahkan para anak-anak nya pun turut menjadi target para musuh.


England, waktu setempat.


Keadaan Hans Maxwell beserta dengan Swann kini jauh lebih membaik. Mereka sudah sadar dan tinggal melakukan masa pemulihan dengan diawasi oleh dokter secara langsung.


Sore itu Athena dan George sedang pergi untuk sekedar berjalan-jalan karena keesokan harinya Athena sudah harus kembali ke Perancis dan hal itu membuat George terasa enggan berjauhan dengan gadisnya.

__ADS_1


George memilihkan tempat yang terbilang privasi disebuah destinasi wisatawan para kalangan elit. Bahkan disana terdapat sebuah rumah minimalis bergaya Eropa yang sangat klasik untuk waktu beristirahat.


Rumah yang George sewa menghadap langsung kesebuah danau yang sangat indah, Semilir angin terasa sangat menyejukkan.


" Athena " ucap George dengan memeluk Athena dari belakang. Athena meringis saat luka nya tak sengaja tertekan oleh George karena memeluk nya erat. " Maukah kau menikah dengan ku ? " ucap George dengan nada bersungguh-sungguh kali ini Athena turut menatap wajah George dengan serius.


Menikah ? Apakah ini sudah waktunya sedangkan banyak sekali yang belum dirinya capai. Athena memalingkan wajahnya kearah samping untuk menatap sekumpulan bunga yang bermekaran dengan indah disana.


George mengeryitkan dahinya halus saat melihat reaksi Athena yang seperti enggan untuk menikah. George melepaskan pelukannya dan kini ia berdiri berdampingan dengan Athena hingga keduanya sama-sama menatap taman di hadapannya itu.


" Aku butuh jawaban Athena. Aku tidak ingin memaksa mu walaupun aku mencintaimu " ucap George dengan serius dan terdengar sangat tegas dalam intonasi kata-kata nya.


" Apa yang akan kita lakukan setelah menikah ? " ucap Athena lagi seakan ia tak tau kehidupan apa yang akan dia dapat setelah menikah nanti.


" kita akan hidup bahagia Athena. Aku akan membuat mu selalu bahagia dan tersenyum. " ucap George lagi dengan masih menatap kearah taman.


Athena memeluk tubuh George dan memejamkan maniknya sesaat. Lelaki ini adalah lelaki yang sangat ia cintai setelah ayahnya. Baiklah mungkin sudah waktunya ia menikah walaupun Athena merasa masih belum pantas.


George mencium bibir Athena dengan lembut dan Athena turut membalas ciuman George keduanya larut dalam waktu yang sangat indah itu. George semakin memperdalam ciuman nya mempererat cengkraman nya pada tengkuk Athena.


lenguhan Athena membuat darah George seakan mendidih tangan George kini asik bergerilya di punggung mulus yang sangat halus itu. Athena meremas lembut rambut George.


" Kak " Athena memanggil George dengan manik yang terpejam. Kali ini George harus membuat Athena menjadi milik nya. Athena larut dalam buaian sentuhan George membuat dirinya tak sadar jika celana yang ia kenakan sudah terlepas begitu saja hingga dalaman nya yang berwana merah terlihat begitu jelas seakan sedang menantang nya.


George terus memberikan kecupan-kecupan kecil di leher, bahu bahkan telinga Athena pun tak luput dari incaran George.


" Kau sungguh cantik jika seperti ini sayang " bisik George sensual dengan mengigit mesra telinga Athena hingga membuat si mpunya memekik tertahan karena geli sekaligus merasakan tubuhnya tersengat sesuatu yang aneh.

__ADS_1


" ahh " teriakan Athena reflek membuat George menghentikkan aktivitasnya. Athena meringis dengan manik yang terpejam.


" sayang ada apa ? " panik George karena melihat Athena yang terlihat kesakitan.


" kak. Kau menekan luka ku " cicit Athena manja dan George seketika terkejut mendengarnya, luka ? dimana. Bahkan George tak tau jika Athena terluka.


George melihat tangan Athena yang memegangi perutnya seketika George langsung membuka nya secara paksa membuat Athena tersentak bukan main.


" Athena. Apa ini ? " ucap George saat melihat perut Athena diberi perban bahkan mengeluarkan sedikit darah. Athena diam saja tak menjawab dan membiarkan George melihat lukanya dengan teliti. " luka tembak ? " Picing George dan Athena mengangguk kecil. " Apa yang terjadi. Kau terluka lagi.!! " pekik George tanpa sadar hingga Athena menatap George yang beranjak dari tubuhnya secara kasar.


'' ini luka kecil. Sudahlah tidak perlu berlebihan kak " jawab Athena santai dan George justru menatap Athena dengan tajam.


'' kecil katamu hah !! Kau terlalu menyepelekan luka mu Athena. Tidak bisakah kau menjaga dirimu sendiri dengan tidak terluka huh?? '' teriak George tanpa sadar telah membentak Athena. Dirinya sangat tidak suka melihat Athena terluka tapi justru yang terluka seakan tak perduli dengan keadaanya.


Athena tanpa banyak bicara memakai kembali pakaiannya dengan cepat, George masih membalikkan tubuhnya enggan melihat Athena.


" Kau terlalu berlebihan kak. Bahkan kau membentak ku hanya karena luka ini yang aku sendiri pun tak mau '' dingin Athena lalu melangkah pergi dari ruangan itu.


BRAKKKKKK


suara itu seakan membuat George tersadar dengan cepat ia berlari keluar untuk mengejar Athena.


'' sayang aku minta maaf. Maaf telah membentak mu. Kau tau jika aku sangat tidak suka jika kau terluka Athena '' ucap George setelah berhasil menghentikan langkah Athena yang cepat.


" Jika aku tau akan terluka maka aku akan menghindari nya kak. Aku ini hanya manusia biasa. '' ucap Athena lagi yang marah dengan perlakuan George yang telah membentak nya hanya karena sebuah luka.


George memeluk tubuh Athena dengan mengecup dahinya lembut Athena diam saja dan menerima perlakuan manis dari George.

__ADS_1


'' Ayo masuklah. Kita sudah berjanji akan menghabiskan waktu bersama sebelum kau kembali esok hari sayang '' ucap George dan Athena hanya diam tapi tak menolak saat George menuntunnya kembali untuk masuk.


untung saja Athena membawa perlengkapan medis sederhana nya. Jadi George bisa membantu menggantikan perban Athena yang telah ternoda oleh cairan berwarna merah itu. Tidak ada ekspresi yang ditujukkan oleh Athena saat George mulai melakukan kegiatannya Athena hanya fokus menatap kelayar ponsel nya daripada harus memilih menatap George karena hatinya masih terlalu kesal akan sikap George yang menurutnya terlalu berlebihan.


__ADS_2