
Yunani waktu setempat.
Gabriel, Noe dan Alexa tiba-tiba terkepung saat pekerjaan nya hampir rampung dimana Gabriel mencari identitas lelaki yang terakhir kali berduel dengan nya di sini.
Alexa dan Noe dengan siaga menggenggam senjatanya dengan erat dan saling memunggungi satu sama lain hingga mereka berdua menunggu kode rahasia yang Gabriel berikan.
" hitungan ke satu bergeraklah dan lumpuhkan mereka semua '' desis Gabriel dengan suara rendah Noe dan Alexa saling lirik lalu mengangguk mengerti seolah mereka tahu apa yang harus dilakukan nya. " tiga.. dua.. Now !! '' lantang Gabriel seraya ia memutar tubuhnya gesit
DODODODOR !!
DODODOR !!
AGHHH
gabriel menembak dengan senapan miliknya sedangkan Noe dan Alexa menembak dengan senjata berjenis revolver. Ketiga orang itu saling menguntungkan satu sama lain dengan bergerak dan menghindar dengan lincah.
DODODOR !!
rupanya mereka melakukan aksi balas pada Gabriel tapi putra sulung seorang Vyan Harson justru tak perduli dan terus bergerak menuju tempat paling teraman dimana Noe dan Alexa sudah berada di depan.
" Tangkap mereka !! '' pekik seseorang dengan lantang saat melihat Gabriel berlari menjauh dari arena.
Dung Dung
" menghindar !! '' teriakan terdengar cepat
DUARRR
ledakan besar terjadi usai Gabriel melemparkan sebuah benda persegi panjang kearah sekumpulan orang yang mengejarnya hingga mereka tak mampu menghindar karena benda itu seketika mengeluarkan asap hingga pandangan mata menjadi gabur.
Dampak ledakan yang terjadi membuat beberapa orang yang berada disana terkena dampak nya bahkan Gabriel harus berlari kencang saat bala bantuan dari Alexandrea terlihat oleh pandangan mata.
" Mana Alexa ? '' ucap Gabriel kepada Noe namun sang adik rupanya baru menyadari jika Alexa tak berada di dekatnya '' bagaimana bisa bukan kah kalian..
DODODOR !!
DODODODORR !!
" Tuan muda kita harus segera pergi !! '' pekik salah satu anak buah Gabriel yang baru saja dikirimkan itu.
" Alexa. !! Dimana gadis itu '' geram Gabriel.
DODODOR !!
__ADS_1
" Balas kenapa diam saja !! bodoh '' sentak Noe kepada sang kakak.
sontak Gabriel melakukan aksi balas dengan berlindung disebuah pohon yang besar begitupun dengan yang lain, Noe di lindungi oleh tiga anak buah nya begitupun dengan Gabriel namun Alexa tak nampak batang hidungnya membuat Gabriel cemas bukan main.
Awas saja kau gadis nakal. Batin Gabriel.
Hening tak ada rentetan peluru yang terdengar membuat Gabriel dan Noe saling pandang ditempatnya masing-masing. Gabriel mendadak waspada tinggi saat kejadian seperti ini.
DUAKKK
AGHHH
" Alexa !! " pekik Noe saat melihat tubuh Alexa dilempar dan menghantam ke pohon tempat ia bersembunyi, Gabriel terkejut bukan main.
" Keluar kalian jangan menjadi pengecut. !! " teriakan suara asing itu terdengar dekat ditelinga Gabriel. Manik tajam nya melirik Alexa yang tak bergerak sama sekali kian menambah kecemasan dalam dirinya. Sebenarnya apa yang terjadi ?
" Tuan sepertinya nona Alexa pingsan " bisik salah satu anak buah nya dan Gabriel diam saja.
DODODOR !!
" Alexa !! " kali ini Gabriel yang histeris saat tubuh saudari nya di tembak tepat dibagian tubuh bagian depan. Sontak Gabriel keluar dari persembunyiannya begitupun dengan Noe.
DODODOR !!
DODODODOR !!
para anak buah Gabriel menjadi tameng agar sang tuan muda tak terluka. Namun rupanya mereka menggunakan pelapis anti peluru hingga tak melukai tubuh mereka.
Gabriel berhasil menyeret Alexa kesamping dimana dua buah pohon berbatang besar menjadi pelindung keduanya. Noe keluar dan justru membalas mereka dengan bengis bersama ketiga anak buah nya.
'' kenapa kau menyeret ku ? '' kesal Alexa yang membuka matanya membuat Gabriel memicing seketika.
" Diam lah gadis bodoh !! kau terluka '' kesal Gabriel namun Alexa terkekeh kemudian memejamkan matanya tiba-tiba '' Alexa !! Alexa '' teriak Gabriel mengguncang tubuh gadis berambut panjang itu dengan kuat bermaksud untuk tetap membuat Alexa tersadar.
DODODODOR !!
para musuh terkena peluru entah darimana datangnya dan hal itu membuat mereka tumbang bahkan sebagian ada yang kabur berlari tak tentu arah.
" terluka parah ? '' ucap tiba-tiba Noe datang
" sepertinya ia. Lihat peluru itu bersarang di dada dan perutnya '' cemas Gabriel.
" Tuan muda, bantuan lain nya datang '' pekik anak buah nya dan Gabriel hanya mengangguk lalu membopong tubuh Alexa dengan cepat menuju sebuah tempat dimana bantuan datang menggunakan helikopter.
__ADS_1
Ditempat Kenneth berada.
siang itu Samuel dan Maxim datang ke tempat Kenneth menginap bersama dengan keluarga kecil Asyur lainnya termasuk Malvin yang berada disana.
Rupanya kecurigaan Valera tentang mengenai anak-anak Chaiton lainnya memang terbukti adanya. Samuel mendapatkan kabar jika Chaiton memiliki empat orang anak dari dua wanita berbeda, salah satunya lelaki yang menyerang Asyur kala itu. Dia adalah Samson putra kedua Chaiton yang menetap di irlindia.
" Apa mereka gila dengan menyerang kediaman ku ? " geram Asyur dengan sorot mata yang tajam menatap Samuel dan Maxim bergantian. " Bahkan aku tak ada urusan dengan lelaki yang bernama Chaiton itu " dengan nya lagi namun ucapan Asyur dibenarkan oleh Kenneth.
" Apa karena uncle berkaitan dengan king ? " ucap Kenneth membuka suara.
" balas dendam apa lagi ? " saut Malvin tenang " seharusnya Chaiden bukan kembarannya. Namun aku yakin mereka balas dendam karena kita telah menawan Chaiden bahkan Chaiton dan juga Jacob " timpal Malvin dan semua orang mengangguk saja.
" jadi ? " tanya Asyur bingung.
" biarkan mommy dan Elisya ikut bersama ku, mereka akan aman disana " ucap Malvin tegas namun Asyur menatap tajam putra pertama dari sang istri. " Aku hanya ingin melindungi ibu dan adik ku " lanjut Malvin lagi.
" lalu dimana lelaki yang bernama Samson itu apa kau sudah menangkapnya " tanya Maxim kepada Kenneth.
" dia kabur setelah berhasil melumpuhkan para anak buah ku, itu artinya dia cukup menjadi ancaman dan berbahaya dimasa mendatang " jawab Kenneth lugas.
" Baiklah. Aku akan membawa istri dan putriku menuju Paris. Jangan lupakan jika aku kaya dan bisa membeli mansion yang aku mau disana " ucap Asyur menatap Malvin tajam namun pemuda yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah itu hanya terkekeh kecil lalu mengangguk demikian.
Malam harinya Asyur dan rombongan pergi meninggalkan Dubai menuju Paris menggunakan jet pribadi milik Kenneth. Samuel menerima kabar jika ada pesawat pribadi masuk pada sore hari dan hal itu membuat mereka semakin waspada.
selama dalam perjalanan Malvin asyik melakukan panggilan Vidio bersama dengan Madeline untuk menghilangkan rasa bosan nya selama perjalanan berjam-jam itu berlangsung. Sedangkan Samuel dan Maxim memilih beristirahat begitupun dengan Diandra dan Asyur.
" Apa kau lapar Elisya sayang " ucap kenneth merapikan anak rambut Elisya yang sedikit berantakan.
" tidak begitu. Kent aku haus " ucap Elisya dan Kenneth segera memanggil salah satu pramugari yang bekerja dengan nya untuk membawakan dua gelas jus orange kesukaan gadisnya itu.
" Apa kau senang tinggal di Paris hmm ? " tanya Kenneth dan Elisya mengangguk tanpa ragu.
" Sangat, Aku jadi tidak kesepian dan yang paling penting aku bisa melihatmu dari jarak dekat Kent " ucap Elisya lagi
" benarkah ? " seraya mengambil satu gelas jus orange untuk Elisya saat pesanan nya datang. Elisya menerimanya dengan tersenyum manis.
" percaya padaku " kesal Elisya dengan mendelik sinis dan Kenneth hanya terdiam namun ia mengecup pucuk kepala gadisnya dengan lembut.
" Aku tak akan membiarkan mu jauh dari pandangan ku sayang " ucap Kenneth menyeringai dengan menempelkan bibirnya
lembut pada bibir manis nan kenyal itu. Elisya terbelalak kaget namun membalas pertautan itu dengan lembut seraya memejamkan kedua manik nya untuk dinikmati.
*****
__ADS_1
Hore dua bab yaah reader. Jangan lupa like dan komen nya yahh untuk memberikan semangat pada author ini 😅😅
semoga puasanya lancar yahh.