King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Menemukan dan duel.


__ADS_3

Dubai, Waktu setempat.


Asyur yang terluka kini terlihat baik-baik saja bahkan Diandra yang begitu tampak cemas kini sudah lebih tenang termasuk dengan Elisya yang tampak syok saat penyerangan itu berlangsung.


" Elisya. Kau baik-baik saja ? " tanya Kenneth lembut dengan mengusap pucuk kepala Elisya dengan sangat hati-hati. Elisya menoleh dan mengulas senyum tipisnya.


" Aku tak ingin kembali ke mansion Kent. Aku takut, aku takut mereka datang lagi dan berbuat lebih dari ini " ujar Elisya yang menatap gedung-gedung pencakar langit yang berada di kota yang mereka singgahi kini.


" Jangan takut. Aku disini, dan aku tak akan membiarkan siapapun menyakitimu " ucap Kenneth yang menangkup kedua pipi gadis nya dengan lembut. Pandangan mereka saling mengunci satu sama lain hingga Elisya memeluk erat tubuh kekar di hadapan nya itu.


" aku percaya " ucap Elisya lirih dan kenneth hanya tersenyum saja menanggapi. " Nyaman sangat nyaman. Aku ingin memeluk tubuh ini setiap saat dan setiap malam ku " ucap Elisya lagi yang memandang wajah tampan kenneh yang dihiasi alis tebal yang sama persis dengan Remigio.


" menikah lah dengan ku " ucap kenneth berwajah serius hingga Elisya terkejut dengan dahi mengeryit. Menikah ? Kata-kata yang penuh makna itu seketika membuat Elisya terdiam ditempat namun pelukan mereka tak terlepas dan justru Elisya kini bersandar di dada bidang kenneth dengan mencium perlahan aroma yang memabukkan.


" Kita masih muda Kent. Bagaimana caranya kita menikah '' cicit Elisya namun Kenneth terkekeh gemas dibuat nya.


" Kita tunggu beberapa tahun kedepan, lagi pula Kakak ku belum menikah jadi bagaimana mungkin aku mendahuluinya '' ucap Kenneth dan Elisya hanya mengangguk saja membenarkan, lagipula kakaknya pun belum menikahi Madeline jadi Elisya hanya butuh waktu dua hingga tiga tahun kedepan untuk memantapkan hatinya kembali.


Kenneth kini mengusap punggung Elisya dengan lembut seraya menghirup aroma milik gadis pujaannya. Manik keduanya sama-sama terpejam dengan saling memeluk. Hingga mereka tak menyadari jika Asyur mendengar semua percakapan antara Kenneth dan juga putrinya.


suara deheman seseorang membuat Elisya terkejut dan langsung melepaskan pelukannya dari Kenneth, gadis bermana bulat itu terbelalak kaget saat melihat sosok sang ayah yang sedang menatapnya datar, namun berbeda dengan Kenneth yang menanggapinya dengan santai seraya mengusap kembali kedua pipi Elisya dihadapan Asyur.


" Da..Daddy '' gugup Elisya namun Asyur hanya diam dan menatap Kenneth dengan tajam. " Dad. Jangan berfikir buruk kami tidak melakukan apapun sungguh '' ucap Elisya mendekat kepada sang ayah dan langsung memegangi lengan kekar dan kokoh milik ayah nya.


'' memang nya apa yang Daddy fikirkan hmm ? '' Picing Asyur menatap Elisya dengan lekat. '' kau sudah dewasa Elisya Daddy percaya mana yang terbaik untuk mu '' ucap Asyur dengan mengecup dahi putrinya lembut. Elisya tertegun dan terpaku ditempatnya rasa takut akan Daddy nya marah kini berubah menjadi linglung saat mendengar perkataan itu dari ayahnya.


" Selamat malam sayang. Tidur yang nyenyak dan jangan memikirkan apapun. Aku mencintaimu '' ucap Kenneth tersenyum manis menatap penuh cinta pada sosok gadis yang berdiri sejajar dengan Asyur tanpa memperdulikan keberadaan Asyur sebagai ayah dari Elisya.


" Ya.. selamat malam untuk mu juga Kent. '' ucap canggung Elisya dengan tatapan tak menentu hingga kenneth gemas bukan main. Kenneth berlalu pergi namun sebelum itu ia memberikan senyum tipisnya pada Asyur yang terus menatapnya lekat.


Dia mirip seperti ibunya. Batin Asyur.


******


DODODOR !!

__ADS_1


DODODODODOR !!


Suara letusan senjata api terdengar kembali dan mengejutkan semua orang yang sedang beristirahat, waktu menunjukkan pukul dua dini hari dimana keadaan para pengawal sedang terlelap karena kelelahan.


SHOTTT


JLEBBB


DUARRRR


Aisley mengeluarkan panah apinya kearah samping untuk membuat kekacauan terlebih dahulu baru setelah itu Isabella masuk bersama dengan yang lainnya.


" Go !! " pekik Aisley dengan memposisikan dirinya untuk bersiap melakukan serangan lain rupanya Vegas bersembunyi disebuah hunian milik seseorang. Athena tak mau tahu kali ini diri nya harus menangkap Vegas hidup-hidup.


Athena dan Alland serta beberapa anak buahnya sudah melesak masuk setelah berhasil melumpuhkan beberapa pengawal yang berjaga, Athena tak segan membunuh orang-orang yang menghalangi jalan nya untuk memburu Vegas.


" Vegas !! " teriak Athena marah karena ia terus-terusan berlari tak mau menyerah namun kali ini Athena akan bergerak cepat menemukan buruannya.


" Tamu tak diundang. '' ucap suara bariton seorang lelaki yang kira-kira seusia dengan George. Athena menatap tajam kedatangan lelaki asing itu yang tiba-tiba hingga alland tampak waspada dan tak lama Vegas muncul dengan penuh percaya diri.


" Kali ini aku tak akan lari. Mari berduel '' ucap Vegas dengan seutas senyum tipisnya. Athena melirik lalu terkekeh kemudian. Di luar sana Isabella dan Aisley hampir melumpuhkan musuh dengan cepat namun mereka tak tahu jika Vegas sudah merencakan hal ini.


" berduel ? ohh terdengar sangat menyenangkan '' ucap Athena merespon.


" Nona " ucap Alland tiba-tiba menatap Athena dengan tajam " Sungguh pengecut kau ingin bertarung dengan seorang wanita !! '' pekik Alland menatap Vegas tajam dari tempatnya.


" why " ucap Vegas merasa ajakannya tak masalah.


" Ohh sungguh menyenangkan jika ada yang ingin berduel di sini. Sungguh suatu kehormatan untuk ku " ucap seorang lelaki berjas merah mencolok dengan tampilan nya yang terlihat sangat formal di tengah malam.


" Tuan Jeremy " Picing Athena namun lelaki itu terkejut dan menatap Athena lekat tak percaya. " Sebaiknya kau diam dan jangan ikut campur. Selangkah saja kau ikut bermain maka aku tak segan meledakkan istana mu berserta kau di dalam nya " ucap Athena mantap hingga Jeremy tertegun namun senyum merekah nya muncul begitu saja.


SWINGGG


" Nona !! " teriak Alland karena sebuah pisau yang mirip dengan belati tipis kini menancap sempurna di paha kirinya. Darah mengalir begitu saja dan Athena mengerang kesakitan.

__ADS_1


" Hahahaha " Tawa Vegas pecah saat berhasil melukai Athena dengan senjata miliknya. Alland panik saat nona nya mengerang dengan manik terpejam.


SWINGGG


JLEBBB


AGHHH


Alland berteriak kala punggungnya tertancap sesuatu. Vegas semakin tertawa melihat kedua lawannya kini sedang berteriak kesakitan, hawa panas seketika terasa di sisi luka yang mereka dapat. Namun kini kini Athena seperti kembali dengan kesadaran nya dirinya mencabut secara perlahan dengan manik bergetar.


" AGHHH !! "


JLEBBB


melesat !! Bidikan Athena melesat karena kini pandangannya terasa menggabur entah apa yang dibaluri oleh Vegas pada ujung senjata yang kini sudah berwarna kehijauan.


sial. Pasti dia telah melumuri racun di belati itu. Batin Athena.


Alland terduduk dan dengan cepat Athena mencabut senjata yang tertancap di punggung alland hingga suara letusan senjata api terdengar dekat di telinganya.


" Alland. " panggil Athena.


" Aku baik-baik saja " ucap Alland seakan dirinya tahu jika sang nona sedang mengkhawatirkan keadaan nya saat ini.


" Kau akan baik-baik saja " ucap Athena, dengan penuh keyakinan Alland yang mendengar ucapan itu hanya tersenyum tipis menanggapi hingga.


DUAKKK


******


Yuhuiii owe lagi semangat-semangat nya up bahkan setiap hari dua bab yah. Namun satu bab saja naik nya lama dan pada akhirnya nunggu dulu takut gak bisa 😔😔 sedih owee.


Jangan lupa like dan komen nya yahh.


owee❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2