King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* terang-terangan


__ADS_3

keesokan harinya Valera telah tiba di Amerika, bahkan anak buah Remigio yang menjemput kedatangan istri dari tuannya itu, Mobil yang membawa Valera melaju dengan kecepatan sedang, kaca mata hitam miliknya menutupi manik hazel yang begitu indah, pakaian yang sederhana membuat sosok Valera semakin berwibawa.


sedangkan disisi lain, Athena sedang asik berbincang ringan dengan sang kakek tuan Arzetto, nyonya Rosalina yang menjadi pendengarnya hanya bisa tersenyum melihat tingkah cucu perempuannya itu.


" Sayang, bagaimana dengan pendidikan mu ? " ucap tuan Arzetto.


" semuanya baik kakek, " ucap Athena lagi dengan senyum manisnya, gadis bermanik hitam itu selalu membuat orang-orang disekitarnya tersenyum.


Kenov yang sedang berbincang ringan dengan Remigio selalu memperhatikan putri dari sahabatnya itu, senyum tipis terbit di sudut bibir Kenov saat melihat senyuman indah di wajah Athena.


" kenapa putrimu sangat cantik " ucap tiba-tiba Kenov hingga Remigio mengerutkan dahinya seketika menatap Kenov dengan tatapan yang penuh curiga


" jangan main-main dengan ku " tegas Remigio dan Kenov terkekeh dibuatnya, lalu meneguk secangkir kopi hangat yang baru saja tersaji diatas meja, tak lama Silla datang dan menunduk sopan dihadapan dua lelaki dewasa dihadapannya kini.


Remigio tersenyum ramah saat kehadiran Silla, dan Silla tersenyum manis seperti biasanya. Kenov terus memperhatikan putri sahabatnya itu.


" berhenti menatap putriku Kenov " ucap remigio dengan penuh penekanan.


" ada apa dengan mu Remi ? aku hanya mengagumi putrimu, bibit unggul memang tak bisa dibohongi, Athena mempunyai pesona nya tersendiri " ucap Kenov lagi dan Remigio menatap sang putri lalu tersenyum samar kemudian.


Silla yang melihat itu semua menjadi muak karena lagi-lagi Athena selalu mencuri perhatian orang-orang disekitarnya, Silla kemudian ikut menatap Athena, memang tak dipungkiri gadis bermanik hitam itu mempunyai paras yang sangat cantik namun menyimpan sejuta racun dan bisa didalamnya, dingin tak tersentuh.


" Daddy, bukankah seharusnya mommy sudah tiba ? " ucap Silla mengalihkan pembicaraan dan Remigio menatap jam yang melingkar di lengannya dengan seksama.


" mungkin mommy mu sedang membeli sesuatu Silla " ucap remigio dan Silla mengangguk saja.


hingga suara gelak tawa membuat Remigio mengalihkan pandangannya seketika, dimana sang ayah tuan Arzetto sedang asyik menggoda putri satu-satunya hingga wajah dan pipi Athena bersemu merah tat kala mendengar seruan godaan dari sang kakek.


Athena berhenti tertawa saat Silla duduk disamping ayahnya, manik hitamnya bersitatapan dengan manik Silla yang kini ikut menatapnya, Athena terlihat kesal bukan main.


lihat saja jika kau berani berbuat lebih. batin Athena.


Athena bangkit dan segera menghampiri sang ayah lalu duduk di pangkuan Remigio dan mengecup pipi nya sekilas, Remigio tersenyum dan mengelus punggung sang putri dengan lembut lalu mengecup pucuk kepalanya dengan perlahan, Silla yang melihat itu semua menatap datar pada Athena.

__ADS_1


" Daddy, rasanya aku ingin jalan-jalan bersama mu " ucap Athena manja.


" kemana ? " ucap Kenov dengan cepat dan Athena melirik sekilas pria bertubuh tegap yang usianya tak jauh berbeda dengan sang ayah, masih sama-sama tampan diusianya yang sangat matang.


" paman Kenov " Picing Athena dan Kenov hanya tersenyum tipis " apa kau ingin menemaniku berkeliling di kota ini ? " ucap Athena dan seketika manik Kenov berbinar lalu menganggu kecil.


" biar Daddy yang mengantarmu sayang " ucap Remigio melirik tajam pada Kenov dan Kenov hanya acuh saja dibuatnya.


" hmmm " ucap Athena singkat dengan wajah cemberut.


tak lama Valera datang bersama pengawal milik remigio, terlihat Athena senang akan kehadiran ibunya itu, tapi Silla dengan cepat langsung memeluk tubuh Valera erat hingga Athena merubah wajah nya menjadi datar tanpa ekspresi.


tuan Arzetto dan nyonya Rosalina saling pandang lalu detik kemudian mereka menatap sang putra dan beralih pada Athena yang kini duduk di sofa single dengan wajah datar nya.


" mommy aku merindukanmu " ucap Silla dan Valera balas memelul Silla dengan sebuah senyuman hangat.


" wah kau tumbuh menjadi wanita yang cantik Silla, wajahmu dewasa dan hmm kau sangat anggun " ucap Valera menatap Silla dengan senyum nya dan Silla yang puji seperti itu tersipu malu.


" Athena " ucap Valera mendekat dan mengelus punggung putrinya lembut " kau tak senang mommy mu datang ? " ucap Valera lagi dan Athena hanya diam.


" kau masih hutang penjelasan dengan ku mom termasuk Daddy " ucap Athena berkata secara terang-terangan tanpa memperdulikan Silla yang berada disana.


valera mengangguk paham dan tersenyum manis, ia sangat tau sifat putrinya itu. Remigio memegang tangan putrinya dengan lembut dan Athena masih diam.


mommy ? Daddy ? sungguh menggelikan. Wanita itu benar-benar bermuka dua !! aku tak suka ia bersikap seperti itu. Batin Athena kesal.


malam harinya makan malam tak seperti biasanya dan kini tampak hening, biasanya Athena berceloteh ringan hingga membuat nyonya Rosalina dan tuan Arzetto terasa terhibur dengan cucunya itu.


ponsel Athena berdering dan tertera nama George disana, senyumnya terbit saat sang pujaan hati menghubunginya disaat moodnya sangat buruk.


PRANGGG


" APA YANG KAU LAKUKAN !! " pekik Athena marah menatap Silla dengan nyalang, ponselnya tertumpah sebuah juice Silla gugup seketika kala mendengar suara teriakan Athena, bahkan kini gaun tidurnya ikut terkena siraman. " Kau !!! " geram Athena lagi.

__ADS_1


" Athena, sayang. " ucap Valera menggeleng pelan dan Athena kembali menatap Silla dengan sorot mata yang siap membunuh. Kenov yang melihatnya entah mengapa merasa gugup.


" maaf.. sungguh aku tak sengaja " ucap Silla merasa bersalah.


" lain kali hati-hati Silla " ucap nyonya Rosalina lembut dan Silla mengangguk lalu meminta maaf kembali pada Athena.


Athena bertambah marah kala Silla memegang tangannya hanya untuk meminta maaf, sengaja ? entahlah, apa yang dilakukan Silla sungguh membuat Athena geram bukan main.


" lepaskan tanganku !! " ucap Athena menampik kesal dan meletakan sendok nya dengan kasar kemudian beranjak pergi tanpa menghabiskan makan malam nya terlebih dahulu, Remigio segera memangil sang putri tapi percuma Athena tak mau mendengarkan nya.


Silla tertunduk dengan mata yang berkaca-kaca Valera menyuruhnya untuk duduk dan Silla mengangguk patuh, air mata nya sudah turun membasahi pipinya, Kenov menenangkan Silla yang tampak merasa bersalah.


" Athena putriku itu memang seperti itu Silla, ia sangat tak suka dengan orang asing, maaf jika perkataan dan sikap Athena membuatmu merasa tak nyaman " ucap Valera.


" tak apa mom, aku mengerti " ucap Silla lagi dan Valera tersenyum lalu melanjutkan kembali makan malam nya yang tertunda.


di dalam sebuah kamar Athena kesal dan geram bukan main, tiba-tiba saja Silla menumpahkan segelas Juice diatas meja hingga ponselnya basah terkana tumpahan itu.


benar-benar gila !! Athena gadis ini tak senang jika di usik, bahkan Athena secara terang-terangan tak menyukai kehadiran Silla di mansion milik kakek dan neneknya.


pintu kamar yang Athena tempati diketuk oleh seseorang, Athena menetralkan kembali raut wajahnya seperti semula, Valera datang dan menatap sang putri dengan tersenyum, rambut panjang Athena tergerai sangat indah sekali.


" sayang " ucap Valera lagi dan Athena berdehem pelan " ada apa dengan dirimu ? '' ucap Valera dan Athena melirik langsung sang ibu.


" Aku tak suka dengan nya '' ucap Athena langsung dan Valera mengeryitkan dahinya pelan.


" Silla ? " Picing Valera.


" siapa lagi ? " ucap Athena dengan ketus. " Mom, aku harap kau jangan bertanya lebih mengapa aku tak menyukainya, tapi entahlah tak ada alasannya " ucap Athena berjalan menuju balkon yang berada di kamarnya, menatap keindahan pantai pada malam hari di sebrang sana, Valera memilih diam dan mengekor langkah sang putri saat ini.


manik hitam gadis itu menatap tajam dengan pandangan lurus kedepan, sang ibu hanya tersenyum tipis menanggapinya.


" Mommy mengerti apa yang sedang kau rasakan sayang. Cemburu ? tentu saja kau merasakannya bukan, apa karena ia memanggil mommy dan Daddy dengan sebutan itu ? " ucap Valera menatap lurus tanpa menoleh kearah Athena. " Kau sungguh manis Athena " kekeh Valera dan Athena hanya diam saja. " baiklah, jika begitu selamat malam, mommy menyayangimu sayang " ucap Valera mengelus lembut pucuk kepala Athena dan Athena hanya mengangguk kecil dan tersenyum manis.

__ADS_1


__ADS_2