King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
*91


__ADS_3

Pengawal yang menjaga para tuan dan nona mudanya sontak segera berlari dengan sigap hanya untuk menutup semua pintu akses keluar masuk ke tempat ini, para pengunjung yang berada di sana seketika terkejut dan panik.


Athena dan Elisya yang masih duduk hanya bisa saling menatap satu sama lain.


" Isa. Dia siapa ? '' tanya Kenneth.


" Dia orang yang menculik ku Kent. !! Apakah Daddy belum juga menemukan lelaki sialan itu '' kesal Isabella dan berlalu pergi untuk mencari lelaki yang dilihatnya tadi.


" berpencar " ucap Gabriel dan semuanya hanya mengangguk pelan. Elisya dan Athena diminta untuk menunggu dengan dua orang pengawal atas permintaan Kenneth dan kedua gadis itu tampak mematuhi perkataan nya.


disisi lain lelaki itu dengan bergegas dan segera menuruni setiap anak tangga pintu darurat yang menuju kelantai dasar bangunan dimana mobilnya tersimpan.


langkahnya semakin cepat saat mendengar suara derap langkah kaki seseorang yang hendak mendekat.


'' sial gadis itu ternyata cukup berbahaya dan cukup peka. '' umpat nya pelan dengan, hingga langkahnya semakin dekat dengan kendaraan beroda empat itu.


DUAKKK


AGHHH


lelaki itu tersungkur dengan kepala menghantam kaca mobil hingga pecah dan wajahnya berdarah begitu saja di kedua sisi wajah lelaki itu.


" Rupanya kau disini !! Apakah ayahku tak berhasil menemukan mu ? '' ucap tiba-tiba Isabella dengan wajah yang tenang menatap lelaki yang sedang meringis karena ulahnya.


Lelaki itu menatap wajah Isabella dengan perasaan marah tapi akal sehatnya masih berfungsi untuk tidak melawan kala ia mengingat jika tempat ini akan dikepung.


" senang bertemu dengan mu gadis kecil '' seringai lelaki itu dengan senyum tipisnya dan Isabella menyunggingkan senyuman nya


" Aku pun senang bisa bertemu dengan mu disini " ucap Isabella ketus.


" wow kebetulan sekali " ucapannya dan Isabella memicingkan matanya sesaat sebelum Isabella melemparkan sebuah jarum kearah lelaki itu.


SWINGGG


JLEBBB


" AGHHH.. Apa ini !! Apa yang kau lakukan !! " teriak nya marah Isabella berjalan menghampiri lelaki itu dengan perasaan marahnya.


BUGHHHHHH


AGHHH


Isabella menendang dada lelaki itu hingga maniknya terpejam, Isabella menyeringai penuh arti, tapi itu semua tak membuatnya puas.

__ADS_1


" Rasakan itu !! " gumam Isabella lagi, hingga.


DUAKKK


lelaki itu tanpa diduga menyerang Isabella tepat mengenai perutnya, hingga gerakan lelaki itu tak dapat Isabella hindari karena jarah yang cukup dekat.


GREPPP


lelaki itu menjambak rambut Isabella yang panjang, dirinya merasa gadis ini sungguh sulit ditaklukan lalu lelaki itu menyeretnya untuk masuk kedalam mobil tapi Isabella melawan dan.


JLEBBB


AGHHH


lelaki itu merintih kesakitan saat sebuah belati menancap di bagian pahanya sontak darah mengalir sangat deras disana hingga mengotori celana berwarna putih berbahan katun.


Isabella berdiri dan menendang wajah lelaki itu dengan sepatu boots miliknya, nafas Isabella menderu karena ia merasa rambutnya kebas dan panas lalu Isabella meloncat dan.


" AGHHH kau gadis gila !! " sentak lelaki itu karena Isabella menaiki tubuhnya dan langsung menjambak rambut lelaki itu dengan serampangan.


Lelaki itu merasa kesabarannya sudah habis lalu dengan cepat ia menyerang dan membalikkan tubuh Isabella berada di bawah hingga wajah Isabella terlihat jelas begitu sangat membius.


" Kau cantik tapi kau sayang sangat liar, persis seperti ibumu dulu '' sinis lelaki itu dan tangannya dengan cepat meraih belati yang tadi Isabella tancapkan.


DUAKKK


BUGHHHHHH


seseorang menendang tubuh Isabella hingga jatuh tersungkur, nafas lelaki itu begitu menderu saat Isabella berhasil pindah dari atas tubuhnya.


" maaf tuan aku terlambat mencari mu '' ucap seorang lelaki bertopi berbicara dengan sopan kepada tuannya.


'' tangkap gadis sialan itu !! '' perintahnya dengan marah, Isabella meringis sakit saat merasakan ngilu di punggungnya.


DORR !!


Isabella terbelalak saat lelaki yang hendak berjalan kearahnya tiba-tiba roboh dengan peluru yang melubangi kepalanya dengan mata yang terbelalak.


" ohh thank sister " ucap Isabella saat melihat kedatangan Aisley di tempat itu dengan sebuah senyuman tipis.


Aisley tersenyum menyerungai lalu menatap kearah lelaki yang keadaanya benar-benar kacau, lelaki itu menatap tajam pada Aisley dan Isabella bergantian.


sepertinya keadaan benar-benar tak beruntung untuk si lelaki karena tak lama kenudian datang Kenneth dan Samuel lalu disusul oleh lainnnya di belakang. Kenneth menatap penuh selidik pada lelaki yang seumuran dengan ayahnya.

__ADS_1


apa laki-laki ini yang telah menculik Isabella hingga melakukan pelecehan terhadap Isa. batin Kenneth.


" Hallo paman " ucap Samuel tersenyum tipis dengan menatap intens wajah serta luka-luka yang dialami oleh lelaki itu seketika tawa Samuel pecah. " ohh hahaha... Apa itu karya mu Isa ? hmm cukup memuaskan. Dan kau lelaki tua yang payah karena tak bisa melawan gadis itu " ejek Samuel hingga menunjuk Isabella yang hanya memasang wajah biasa-biasa saja.


DUAKKK


" SAM " pekik semua saat melihat Samuel putra dari Thomas mendapatkan serangan tak terduga, tapi pada saat Samuel akan melawan tiba-tiba lelaki itu ambruk begitu saja hingga membuat Samuel dan yang lainnya terdiam dengan wajah bingung.


'' ohh syukurlah jika itu sudah bereaksi '' ucap Isabella senang.


" Apa maksud mu ? '' kini Alexa yang berada berbicara.


" Aku menusukkan jarum yang mengandung racun pada tubuhnya, awal nya aku tak mengerti karena efek nya belum juga bereaksi tapi kini itu sudah terjadi '' santai Isabella dan semua orang diam saja melihat tubuh lelaki itu yang mulai lebam.


Akhirnya lelaki itu di bawa oleh mereka menuju markas utama untuk melakukan sidak selanjutnya yang akan dilakukan oleh Dave atau Valera terhadap para tawanan nya.


Sedari tadi Athena hanya diam saja tanpa mau berbicara sepatah katapun rupanya perubahan itu disadari oleh Kenneth dan juga lainnya, biasanya Athena akan berceloteh ria tapi kali ini berbeda.


Gold Mansion


Malam pun tiba, Hari ini Gold mansion kedatangan para sahabat Remigio dan tentu saja Valera menyuruh para pelayan nya untuk menyiapkan makan malam bersama.


Terlihat Remigio sedang berkumpul bersama para sahabatnya, George dan Malvin pun turut ikut disana karena memang beberapa hari ini Malvin menginap di Gold mansion bersama adik perempuannya.


" Aku sangat terkejut dengan kalian berdua " ucap Dion menatap George dan Malvin bergantian " kalian sukses mengembangkan perusahaan begitupun dengan profesi kalian lainnya " saut Dion lagi hingga George dan Malvin hanya terkekeh sopan.


" Terimakasih atas pujiannya " ucap George dengan sopan, para lelaki itu sibuk membicarakan perihal bisnis maupun yang lain nya, terkadang mereka akan tertawa dan terkadang mereka akan berwajah serius.


Hingga makan malam pun tiba akhirnya mereka menghentikkan pembicaraan itu dan segera menuju ruang makan. Bahkan disana sudah ada Elisya,Athena, Kenneth dan juga Valera. George tampak memandang wajah Athena yang hanya menunduk menatap jelas piringnya.


" Athena ada dengan mu ? " ucap Kenov yang berada tepat di hadapan gadis bermanik hitam itu. Athena yang mendengar ucapan Kenov hanya mengerutkan dahinya saja lalu tersenyum manis.


" Aku baik-baik saja uncle " ucap Athena hingga dering ponselnya terdengar nyaring, Athena melirik siapa yang menghunginya dan rupanya Rayzen.


tidak biasanya dia menghubungiku. batin Athena.


Athena cepat-cepat menghabiskan makan malam nya semua itu tak luput dari tatapan semua orang yang berada di meja makan, Athena seakan tak perduli dan tetap fokus pada piring nya.


Setelah selesai Athena segera pamit kepada semua orang dengan sopan tentu saja sikap Athena yang seperti itu membuat bingung yang mengenalinya.


Tapi tidak dengan George, ia melihat jika Athena sedang membatasi dirinya pada orang-orang yang telah membuatnya kecewa, Valera hanya bisa menghela nafas nya perlahan lalu ditatapnya manik hitam milik suaminya.


" Aku akan mengikutinya mom " seru Kenneth tiba-tiba dan Valera menegakkan pandagannya lalu detik kemudian ia tersenyum seraya mengangguk lembut pada putranya bungsunya. " Jika begitu aku pamit, selamat malam " ucap Kenneth lagi hingga semua orang ikut memandang pemuda itu.

__ADS_1


Kenov, Dion, Akayama, serta Deniz hanya saling pandang dibuatnya mereka merasa ada suatu masalah dalam keluarga sahabatnya itu, sedangkan George serta Malvin dan juga Elisya hanya bisa diam dan meneruskan makan malam nya dengan


__ADS_2