King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Up 2


__ADS_3

Dua bulan berlalu.


Athena berdiri dengan menatap lurus kedepan, malam ini hujan begitu sangat deras pandangan nya kosong bahkan dirinya merasa tak perduli jika angin malam sangat menusuk hingga ke tulang hingga membuat bulu kuduknya meremang.


Sudah satu minggu ini Athena menutup akses komunikasi dengan semua orang termasuk kedua orangtuanya dan juga George. Athena benar-benar tak ingin dihubungi oleh siapa pun.


CEKLEK


" Kau masih saja berdiri disitu! Angin malam tidak baik untuk kandungan mu Athena " seru Frisca dengan sedikit kejam menatap Athena dengan lekat.


" Apa kali ini kau berubah pikiran? " seru Athena berbalik dan menatap dalam Frisca. Wanita berambut blonde itu menggeleng tegas dan justru memberikan sebuah paper bag berukuran mini. Athena mengeryit seketika. " Apa ini? " seru Athena lagi.


" Diamlah! Aku sudah tetap dengan pendirian ku athena. Aku tidak akan melakukan hal itu karena melanggar kode etik kami sebagai seorang dokter! Aku tidak mau melakukan nya walaupun kau membayar ku sangat mahal! " pekik Frisca dengan kesal dan Athena tersenyum kecut. " Kau bodoh Athena! sangat bodoh. Dia tidak berdosa sama sekali namun kau dengan tega ingin merenggut nyawanya '' tekan Frisca lagi.


'' Kau tidak akan pernah mengerti Frisca tidak akan pernah! '' ucap athena marah.


" Fine.. Lahir kan bayi itu dengan selamat! Aku akan menjadi ibunya dan merawat bayi itu dengan tanganku. '' tegas Frisca tak kalah marah dan menatap Athena dengan tajam. Athena balas menatap tajam kearah Frisca dengan nafas yang menderu.


Athena berpaling dan menekan rasa amarahnya agar tak meledak dan melakukan hal buruk kepada Frisca. Athena memejamkan maniknya sesaat.


" Tidak perlu berdebat lagi dengan ku! Lahir kan saja bayi itu dengan selamat dan aku akan menanggung hidupnya saat masih dalam kandungan mu! Setelah dia lahir kau boleh pergi '' ucap Frisca lagi " didalam sana ada vitamin dan susu untuk mu! Ingat anak ku harus baik-baik saja! '' tekan Frisca berbalik dan melangkah pergi.


BRAKKKK


Athena terduduk di sisi ranjang dengan air mata yang mengalir deras. Kehamilan ini tak dirinya inginkan! Bajingan itu justru memberikan jejak pada malam dimana dirinya dinikmati dalam keadaan tidak sadar. Athena mencengkram erat baju nya sendiri.

__ADS_1


" AGHHH! Kenapa kau harus hadir di dalam rahimku! Aku tidak mau kau berada didalam sini! " teriak Athena frustasi dengan menjambak rambutnya sendiri. Frisca yang masih di sana hanya menggeleng kan kepala nya pelan tak menyangka jika Athena akan dengan tega melakukan tindakan buruk untuk bayi di dalam kandungan nya.


PRANGGG


PRANGGG


" Teruslah mengamuk Athena. Aku tidak perduli dan tidak akan pernah untuk menuruti keinginan iblis mu! '' ucap Frisca dengan marah dan berlalu pergi dari apartemen yang di tempati oleh Athena.


Perancis, waktu setempat.


Valera memijat pangkal hidungnya saat menerima laporan dari seseorang. Nafasnya naik turun dan marah karena tindakan putrinya. Remigio yang berada disampingnya tak kalah terkejut tentang berita kehamilan Athena yang mengandung benih lelaki lain selain suaminya. Namun Remigio lebih terkejut saat mengetahui jika Athena ingin melakukan sesuatu yang sangat buruk.


" Ayo kita temui Athena! Anak itu sudah gila hingga ingin melenyapkan bayinya " ucap Remigio dengan nada yang tidak bersahabat. Valera yang melihat suaminya sedang tak baik-baik saja segera mendekat dan menenangkan Remigio " apa yang ada di kepalanya saat ini! Aku tidak mengerti " seru Remigio lagi.


" Bagaimana pun George harus mengetahui nya Remi. " ucap Valera dan Remigio mengangguk tegas. Remigio menatap potret wajah putrinya yang terpajang di atas nakas di kamar pribadinya. Kehidupan putrinya dari bayi hingga remaja sungguh manis. Hingga putrinya harus menerima liku-liku kehidupan setelah dia terjun ke dunia mafia seperti yang lainnya.


" Apa kami mengganggu? " tanya Valera.


" Tidak bibi! " seru Malvin dan Valera tersenyum lalu duduk disebuah putra dari Macky sedangkan Remigio memilih duduk di kursi single berukuran minimalis.


" George ada sesuatu yang kami ingin katakan! Aku harap kau dapat menanganinya dengan baik. Apa kau sudah menemukan dimana lelaki itu " tanya Valera dengan berwajah serius.


" Tidak! sangat sulit. Lelaki itu pandai bersembunyi mom. Bahkan Vegas yang pergi ke Korea pun belum kembali dengan kabar baik. Lelaki itu seperti sulit untuk kita dapati. Aku sungguh penasaran siapa sebenar nya dia. Jasmine hingga saat ini pun tak ingin mengungkap jati diri lelaki itu " ucap George menerawang jauh hingga pikirannya saat ini mengingat tentang istrinya. Manik biru itu menatap Valera dan Remigio dengan tatapan curiga. Ada apa ini?


" George.. " ucap Valera menatap dalam manik " ini mengenai Athena...

__ADS_1


" Apa dia mengandung? " ucap George dan Valera serta Remigio saling berpandangan dan menatap kearah George. " Jadi benih lelaki itu tumbuh di rahim istriku! bukan begitu mom? " tanya George lagi dengan penuh keyakinan.


Valera memejamkan maniknnya sesaat lalu menghembuskan nafasnya perlahan. Manik Hazel itu mulai menatap serius pada lelaki bermanik biru dihadapannya.


" Jika kau tidak menerimanya maka lepaskan saja Athena '' ucap Valera menatap wajah lelaki yang dulu menjadi anak nya kini menjadi menantunya.


Malvin dan George sungguh terkejut mendengarnya kedua lelaki matang itu sampai tak percaya jika Valera akan mengatakan hal demikian. Namun tidak dengan Remigio.


" Daddy pun akan melakukan hal demikian George. Jika kau tidak menerima nya dan merasakan keberatan maka sebaiknya kalian berpisah saja. Aku tau bagaimana perasaan mu karena aku pun seorang lelaki mungkin sangat sulit untuk menerima semua ini, namun kau juga tau jika semua yang terjadi pada putriku sana sekali tak dinginkan oleh Athena! '' tegas George dengan datar membuat detak jantung George berdebar gak karuan.


Berpisah? kata-kata itu sungguh seperti lelucon. Manik biru itu menatap secara bergantian pada Valera dan Remigio. Wajah keduanya sama-sama tampak ekspresi. George tersenyum kecut dibuatnya.


" Tidak akan! Aku tidak akan pernah berpisah dengan istriku dad! Tidak akan pernah. Kalian tenang saja aku masih punya hati untuk menerima bayi itu sebagai anak ku sendiri. Karena aku tau bayi itu tak bersalah '' tegas George dengan sangat yakin " Aku sangat mencintainya mom, kau pun tau itu bukan? bagaimana aku mencintainya dari kecil hingga Athena menjadi istriku! Tidak akan pernah. Daddy dan dan mommy tidak berhak memisahkan aku dengan wanita yang kucintai! '' tegas George menatap tajam Valera dan Remigio seketika.


Valera tersenyum menyeringai tanpa diketahui. Wajah George menujukkan segalanya dirinya yang mendidik lelaki itu dari kecil hingga tumbuh dewasa. Jadi Valera sangat tua dengan sosok George melebihi Maxwell ayah kandungnya.


" Namun aku pun berhak memilih dan menentukan kebahagian putriku! Jangan lupa George kau yang sudah menghindarinya dulu apa kau lupa itu! " tekan Remigio tak mau kalah.


" Prince " lirih Valera menggelengkan kepalanya menatap penuh permohonan kepada Remigio. Malvin dan George terkejut saat Valera memanggil Remigio dengan sebutan prince. Apakah sosok iblis yang sebenarnya memang sering muncul akhir-akhir ini ketimbang sosok Remigio yang penuh pertimbangan.


Remigio menatap George tajam hingga lelaki bermanik biru itu merasakan aura yang penuh dengan ancaman. Valera mengelus lembut lengan Remigio dengan sedikit meremasnya.


" Baiklah! Ini keputusan mu George. Mommy dan Daddy akan ke Indonesia sore ini untuk menemui Athena '' ucap Valera lagi.


" Aku akan ikut! " ucap George dan Valera mengangguk " Malvin aku meminta bantuan mu " ucap George dan Malvin mengangguk tanda mengerti.

__ADS_1


Setelah berbicara panjang lebar akhirnya Valera dan Remigio pergi meninggalkan perusahaan milik George dan Malvin. Sebelum itu mereka memutuskan untuk menemui tuan Ramius terlebih dahulu yang sedang berada di ruang sakit pribadi milik Remigio.


__ADS_2