King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* ditemukan


__ADS_3

Tempat markas milik Jasmine mendadak mendapatkan serangan tak terduga. Bahkan sebagian anak buahnya sudah ada yang bertarung dan mencoba untuk menahan serangan musuh.


Jasmine berdiri dan berjalan ke kanan dan kiri dengan jari yang digigit. Tiba-tiba serangan panik menyerang dirinya tuan Reno yang melihat itu segera bergegas untuk menyelamatkan diri saat manik abu nya menangkap banyak orang yang mengepung tempat milik Jasmine.


" Sebaiknya kita pergi disini. Jika kau ingin berada di sini silahkan dan hadapi mereka namun jangan libatkan aku! " Ucap tuan Reno berlalu pergi tanpa menunggu jawaban dari Jasmine yang masih gusar tak terkendali.


Sebelum tuan Reno pergi dirinya menyempatkan diri untuk melihat keadaan Athena yang masih damai dengan tidurnya lalu mengecup lembut dahi Athena dengan mata terpejam.


" Maaf aku harus pergi dan berlaku sebagai seorang pengecut! Diluar sana keluarga mu sudah datang dan kau akan terbebas. " ucap tuan Reno lagi lalu mengusap perlahan perut datar Athena " Semoga benih ku tumbuh dengan baik di dalam sini. '' ucap tuan Reno tersenyum tipis lalu kemudian dirinya bergegas pergi tanpa meninggalkan jejak apapun.


DODODOR !!


DODODODOR !!


" Habisi mereka semua tanpa sisa! " perintah Valera begitu sangat menggema dengan suara dan nada yang tak terbantahkan. Valera bersama dengan Remigio bergabung dan membentuk menjadi team yang solid.


" Misil! " teriak Green saat manik nya menangkap pergerakan tersembunyi dari arah kiri dan Lady Sontak.


BLUMMMM


DUARRRR


Valera dan Remigio sama-sama terpental cukup jauh hingga keduanya terbatuk karena efek dari ledakan yang terjadi. Untung saja rombongan Valera menggunakan pakaian khusus agar dapat melindungi tubuh mereka dengan baik tanpa luka sedikit pun.


George yang belum jauh melangkah dan hendak menyusuri bangunan itu mendadak berhenti saat melihat apa yang menimpa orang tua nya. Hati nya ingin berhenti namun langkah nya enggan karena George merasa jika Valera dan George sangat mampu.


Kepung dan susuri tempat ini. Temukan mereka semua dan ringkus para sialan itu hidup-hidup!. Perintah Remigio seketika terdengar di seluruh MH yang terhubung diantara mereka satu sama lain.


George memasuki ruangan itu bersama dengan Red dan White. Bangunan itu tak seperti biasanya yang terlihat banyak pengawasan hanya saja bangunan ini ditempati oleh banyak nya cctv.


DODODOR !!


DODODODOR !!


" Sial! Mereka senjata kamuflase! " pekik Red lagi hingga ketiga orang itu menghindar dan harus bertarung dengan benda mati yang bisa membunuh sebuah nyawa.


Sedangkan Green dan yellow serta black mulai memasuki bangunan markas melalui pintu belakang mereka menyusup dengan begitu lihai namun lagi-lagi mereka tak menemukan keberadaan para penghuninya melainkan cctv yang menyala begitu banyak disana.

__ADS_1


KLEKKKK


" Tiarap! " pekik Black saat menyadari jika benda-benda itu sedang menargetkan tubuh manusia, sontak ketiga anggota black road tiarap dengan bergulung kesana kemari demi menghindari serangan brutal dari benda mati yang menyerupai mata itu.


DODODOR !!


DODODOR !!


Green berhasil menghancurkan beberapa cctv hingga rusak tak berbentuk melihat usaha green berhasil yellow turun membantu dengan gesit dan cepat.


" Keparat kemana para penghuninya! Justru benda sialan ini yang menyambut kedatangan kita! Hancurkan benda itu tanpa sisa! " Pekik Green geram hingga suaranya terdengar pada orang-orang yang terhubung dengan MH milik lainnya.


Valera dan Remigio kini sudah berada di bagian depan bangunan itu. Sesaat kedua sejoli itu menatap lekat-lekat bangunan dengan bentuk Piramida yang sangat aneh. Valera yakin jika Jasmine berada di tempat ini namun sejauh mereka menyerang tak ada yang menemukan keberadaan orang itu selain beberapa orang pengawal yang bertugas menjaga bangunan ini namun naas hidup mereka tewas di bawah kekuasaan Lady dari king itu.


" Rahasia! Tempat ini mempunyai banyak rahasia! " gumam Remigio yang dapat didengar oleh semua orang.


Sedangkan di tempat penyekapan Samuel dan Maxim yang mendengar sayup-sayup orang bertarung dan baku tembak itu seketika tersenyum penuh arti. Mereka yakin jika bantuan para saudaranya telah tiba.


Aisley dan Daniel pun sama hal nya namun mereka memilih untuk memejamkan matanya karena merasa lelah dengan tubuh yang teramat sakit akibat pukulan demi pukulan yang dilakukan anak buah Jasmine.


" Kalian.." ucapan itu tercekat begitu saja kala melihat para saudaranya dengan keadaan tak biasa. " Sial!! " geram nya lagi hingga membobol habis gembok yang berada di pintu besi itu hingga terlepas dan pecah begitu saja.


" Jangan hanya menatap! Lepaskan ikatan ini " ucap Samuel dengan suara pelan nya. Gabriel mengangguk begitupun dengan Alexandrea.


Ya kedatangan Gabriel dan Alexandrea yang berada di tempat itu tak diketahui oleh Valera dan lainnya bahkan mereka menyelinap masuk dan segera menerobos semua ruangan hingga feeling Alexandrea jatuh pada sebuah tangga darurat yang berada dibangunan tersebut.


" Ahh sial tubuh ku sakit sekali " Keluh Aisley dengan wajah kesal saat Gabriel berhasil melepaskan ikatan di tangan dan kakinya. " Mereka kabur Gabriel. " ucap Aisley lagi.


" Kabur ? kemana " Picing Gabriel


" Pasti sebuah jalan rahasia " ucap Maxim lagi.


" Cepat kita harus keluar. " ucap Alexandrea lagi " tempat ini sudah diaktifkan dengan bom waktu " pekik nya lagi hingga mata semua orang terbelalak lebar.


Sedangkan disisi lain Team George berada di lantai ketiga bangunan Piramida ini hingga mereka mulai memasuki satu demi satu ruangan yang mewah.


mereka bersiaga dan lebih waspada hingga suara yang dikenalnya mengejutkan mereka. George memekik saat mendengar suara itu begitu pun dengan Red dan White.

__ADS_1


Bom waktu. Wanita sialan itu menanamkan bom pada bangunan ini. Suara Valera memecah keheningan yang ada.


Tak banyak waktu George dan lainnya segera mengobrak-abrik semua ruangan yang berada di tempat ini hingga dengan ruangan yang terbuka setengah menjadi tempat terakhir.


BRAKKKK


George menendangnya dengan sangat kasar hingga todongan senjata bersikap waspada sekelilingnya. Red dan white terbelalak saat mendapati sosok wanita yang sangat dikenalnya sedang terbaring damai disebuah ranjang berukuran sedang.


" Athena " ucap George tercekat dan segera mendatangi Athena dengan cepat namun lagi-lagi nafasnya seketika terhenti saat menyibakkan selimut yang menutupi tubuh istrinya. " Aghh!! " teriakan George mengejutkan semua orang " siapa yang berani menyentuh istriku!! " teriak George hingga Red dan White memalingkan wajahnya kearah lain. Namun George tak bodoh direngkuhnya tubuh sang istri dengan selimut yang menutupinya lalu mereka segera keluar dengan cepat.


Pikiran George kalut dan menatap sendu wajah sang istri yang sedang terlelap dengan damai. Red dan white mereka berdua tak menyangka akan terjadi hal seperti ini pada putri Lady nya.


" Paman! " seru seseorang lagi.


" Kalian ? " ucap red dan white serempak saat melihat kedatangan Gabriel dan Alexandrea beserta Maxim, Samuel, Aisley dan Daniel dengan kondisi yang jauh dari kata baik.


Tittttttttt


Keluar dari sana sekarang!! Teriakan Valera menggema begitu saja hingga mereka terkejut bukan main dan dengan cepat keluar dari bangunan itu dengan tergesa.


blummmmm


DUARRRR


DUARRRR


AGHHH


bangunan itu meledak dengan jeda satu menit. Untung saja rombongan king keluar dengan selamat hanya saja dampak dari ledakan itu mereka alami walaupun tak parah.


" Dimana yang lain? " pekik White saat menyadari jika ketiga anggota black road lain nya tak terlihat " Green, yellow, black!! " teriak white dengan terus menekan sebuah tombol di jam tangan nya agar terhubung dengan ketiga teman nya itu. Namun sial tak ada jawaban maupun respon.


" Mereka disana! " pekik Gabriel saat melihat tubuh ketiga anggota black road tertimpa puing-puing bangunan yang terbuat dari sebuah kayu kamuflase sontak mereka dengan cepat menolong ketiganya sedangkan George terduduk dengan mendekap erat tubuh sang istri seraya menatapnya sendu.


Jejak kemerahan yang terdapat di dada Athena tercetak begitu jelas bukan hanya di dada, leher dan tulang selangka nya pun terdapat sebuah jejak kemerahan membuat dada George bergemuruh hebat dengan darah yang berdesir.


Aku bersumpah akan membunuh orang yang telah menyentuh istriku. Batin George kejam.

__ADS_1


__ADS_2