
Valera dan Remigio menatap dengan wajah serius saat rekaman cctv beberapa hari yang lalu disaat merekam beberapa kejadian yang berhubungan dengan jajarannya. Bahkan rekaman saat mobil yang Elion dan lotus terguling pun tak luput dari pantauannya.
Lelaki bernama Hong itu menatap tak percaya dengan apa yang baru saja dirinya lihat. Valera melirik kearah Hong saat lelaki itu menunjukkan ketidaktahuannya.
" Hong! " dingin valera.
" Aku tak tau. Sungguh!" ucap Hong lagi.
" Mereka berpakaian sama persis dengan mereka yang berjaga, itu artinya para anak buah mu ada yang terlibat! Sudah ku duga wanita sialan itu meminta bantuan orang lain untuk melancarkan rencananya. " desis Valera.
Hong masih diam dengan pandangan dan pemikiran tak menentu benarkah para anak buah nya terlibat dengan insiden ini ? Hong terus melihat adegan demi adegan yang terjadi. Hingga Valera memekik saat melihat seseorang yang tersenyum manis kearah cctv dengan cara sengaja.
" Dia!! Dia wanita nya! " pekik Valera geram
" Dia ? " ucap Hong lagi
" Dia putri Ben sialan! " desis valera. " Dia yang membawa ayah ku! Lalu anak perempuan ku menghilang dan aku yakin jika wanita itu masih terlibat termasuk dengan kecelakaan jajaran ku! Tak bisa di maafkan. " geram Valera lagi.
" Baiklah kau tenang lah terlebih dahulu. Aku akan menganalisa nya sebentar " ucap Hong lagi dengan sikap yang tenang. Semua orang menunggu cara kerja dari lelaki bernama Hong itu bahkan Remigio sedari tadi menyimaknya dengan serius. Namun tiba-tiba sistem yang sedang berjalan mati dan menunjukkan tulisan error'.
Mata semua orang yang berada disana terbelalak lebar bahkan Hong terlihat tak percaya karena sistem yang di andalkan nya tak mampu menembus identitas di wanita itu.
" Apa-apaan ini!! " pekik Hong marah dengan manik terbelalak lebar. Sedangkan Valera hanya menatap tak percaya dengan apa yang dirinya lihat.
Hong terlihat gesit dengan mengoperasikan sistem miliknya yang mungkin saja diretas oleh seseorang. Hong tampak serius namun ketika Hong akan mendapatkan sebuah petunjuk siapa yang telah berani meretas sistem nya tiba-tiba tampilan sebuah Vidio berputar begitu saja.
Manik semua orang terbelalak lebar tat kala melihat seorang lelaki berumur yang tergantung dengan keadaan lemah serta wajahnya yang lebam dan bengkak. Dibawahnya terlihat seperti ratusan mata pisau yang siap untuk menancap.
__ADS_1
Welcome
Suara itu terdengar seperti sedang mengejek. Hong dan Valera menatap intens satu sama lain dengan apa yang dilihatnya. Tak lama kemudian sebuah Vidio berputar kembali dimana itu adalah sebua Vidio penyiksaan.
Nafas Valera dan Remigio tercekat tat kala mereka melihat adegan penyiksaan yang melibatkan Athena, Maxim dan Samuel. Darah Valera seakan mendidih tak karuan hingga tangannya terkepal sempurna.
KLEKKK
sistem milik Hong tiba-tiba aman terkendali dan tak error' seperti beberapa detik yang lalu. Valera menatap tajam pada lelaki Asia itu hingga Hong merasakan aura kelam dari wanita bermanik Hazel itu.
'' berikan aku laptop bersih tanpa data apapun! '' ucap Remigio yang akhinya bersuara dengan nada yang dingin bahkan valera bisa merasakan jika sosok prince yang berada di diri Remigio seakan sedang menahan amarahnya.
Hong berjalan dan mengambil sebuah laptop yang diminta oleh Remigio setelah itu Remigio mulai memainkan jarinya di benda canggih itu dengan wajah yang serius dan tanpa ekspresi.
" Coba kau cari lagi identitas milik wanita sialan itu " ucap Remigio dan Hong hanya menurut lalu mulai mencari nya kembali namun lagi-lagi sistem mereka error' tiba-tiba saat Hong berusaha keras mencari identitas lebih lanjut dari wanita itu.
" Thailand ? Jadi mereka mencoba untuk memanipulasi semua ini ? '' Picing Valera menatap lurus kedepan namun kemudian dirinya tertawa keras merasa dibodohi oleh putri dari musuh terdahulunya itu. " Prince tandai! Kita akan berangkat kesana malam ini " ucap Valera dan Remigio mengangguk tanda setuju.
" Maaf lady bagaimana dengan rombongan Elion ? " ucap White.
" Hong kau tau apa yang ku maksud bukan ? '' tanya Valera menatap Hong dengan tatapan sinis " Para aparat yang berada dibawah naungan mu telah bersekongkol dengan orang yang telah berbuat onar dengan ku! itu artinya aku menginginkan mereka hidup-hidup " ucap Valera tak terbantahkan.
" Aku mengerti " ucap Hong merasa tertekan namun tak bisa membantah.
" Red dan Green Yang akan menemani mu saat kau mengumpulkan mereka semua! Rasanya aku ingin sekali mencabik wajah mereka dengan begitu kejam tak berperasaan " ucap Valera lagi dan Hong lagi-lagi hanya mengangguk kecil tak bisa membantah.
Keberadaan rombongan George.
__ADS_1
Tampak nya Elion dan lotus tak terganggu dengan luka yang mereka rasakan bahkan mereka berdua seperti tak kesulitan dalam melakukan aktivitas nya.
" Jadi kita menunggu jemputan ? " tanya lotus dan George mengangguk. " Ckck aku tak menyangka pergerakan kita diawasi atau mungkin kita di buru! sialan " umpat lotus dengan wajah kesal dan garangnya seraya memakan biskuit ditangannya.
Malvin sibuk menghubungi seseorang disebrang sana begitupun dengan Elion yang sedang melakukan panggilan Vidio bersama dengan Zizi dan Dave. Namun lagi-lagi mereka mendapatkan kabar jika Aisley ikut menghilang bersama dengan Daniel saat mereka melakukan pertemuan disebuah hotel berbintang.
" Wanita itu! benar-benar. " geram Elion dengan alis yang bertautan satu sama lain.
" Paman ayo kita pergi. Mereka sudah menunggu. China tidak aman untuk kita! " tegas Malvin lagi seraya membereskan barang-barang nya begitupun dengan George. Lotus dan Elion akhinya menurut patuh.
Rupanya salah satu anggota black road yang menjemput ditemani dengan dua orang lelaki bertubuh gempal berpakaian seragam aparat. Sontak George dan Malvin Langsung menodongkan senjata kearah mereka.
CEKLEK
" Wow wow Calm down! " seru yellow lagi.
" Paman yellow. Apa-apaan ini ? " seru George marah.
" Tenanglah. Mereka ikut menemaniku saat proses menjemput kalian. Sebaiknya kita cepat pergi dan akan ku jelaskan di dalam perjalanan, dan hemmm... Elion kau tampak jelek dengan luka-luka mu itu " kekeh yellow namun Elion tak menjawab dan hanya menunjukkan wajah kesalnya saja.
Akhinya mereka pergi menggunakan sebuah mobil private yang telah ditentukan oleh Hong. Rupanya lelaki bernama Hong itu mempunyai pengaruh besar di China hingga semua Aparat berwajib tunduk dibawah kakinya.
Yellow menjelaskan apa yang baru saja terjadi saat dirinya tiba di China bersama dengan sang lady. George tampak serius mendengar cerita yang disampaikan oleh yellow secara terperinci.
Malvin pun sama bahkan mereka tak menyangka jika akan turut dipermainkan bahkan di buru oleh para ngengat tak berguna. Kedua lelaki yang merupakan anak buah Hong hanya diam dan menyimak pembicaraan yang terjadi.
" Thailand? Jadi istri ku berada disana " sendu George merasa diri nya tak berguna untuk melindungi Athena dari ancaman yang lainnya bahkan kabar Aisley menghilang bersama dengan Daniel mengejutkan yellow seketika. Yellow yang melihat raut wajah murung dari George hanya bisa menepuk pelan bahu di lelaki bermanik biru.
__ADS_1
" Inilah dunia mafia George. Penuh ancaman dan bahkan sebuah nyawa tak ada harganya " ucap yellow lagi seraya menatap lurus kedepan sampai mereka tak menyadari jika mereka telah sampai.