
Lamora.
Kabar istana Lamora yang dihancurkan oleh seseorang begitu menyebar bak virus di seluruh jajaran king hingga para mafia yang berdiri dibawah naungan king. Pasal nya bangunan megah yang tak pernah tersentuh itu kini telah terporak-poranda oleh pihak tak bertanggung jawab.
Valera menatap bangunan temp.at bernaung jajaran nya hancur sebagian namun hal itu membuat Valera marah dan murka. Setelah begitu lama dirinya menyandang gelar Lady baru hari ini bangunan bersejarah itu hancur.
" Lady " ucap serempak mereka yang masih hidup setelah pertempuran berakhir bahkan para maid pun turut diamankan disebuah tempat rahasia. " Maafkan kelalaian kami Lady. Namun orang-orang itu hendak mengambil tongkat yang berada di ruang kuasa " ucap seorang lelaki dengan pandangan tertunduk. Valera diam saja bahkan ia sudah mempunyai firasat perihal Lamora diserang pasti si penyerang menginginkan sesuatu.
" Lalu " ucap Valera.
" Tongkat itu berhasil dibawa lady " ucap nya dengan gugup dan benar saja wajah sang lady yang tadinya datar kini memerah dengan manik yang bergetar dan menahan bahkan tangannya ikut terkepal dengan erat.
Milikku hanya milikku bahkan milik orang lain. Batin Valera.
Valera membuka laptop miliknnya lalu menghubungkan pada satelit king untuk melihat cctv disekitar Lamora yang ia yakini jika puluhan cctv itu ikut dihancurkan. Namun Valera bukan manusia bodoh yang tidak mempunyai lapisan lain untuk hal seperti ini.
jari-jari lentik itu bergerak epik diatas keyboard miliknya. Manik Hazel nya begitu tajam bak elang nafas nya begitu memburu saat mata nya melihat adegan dimana sekumpulan orang-orang mulai masuk dan menyerang dengan senyap.
Puluhan orang anak buahnya tewas dengan cara leher yang disayat belati tanpa suara itu, bahkan Valera melihat para tawanan nya kabur meski beberapa orang berhasil ditangkap kembali.
Garvish aku sudah mengingat kan hal ini padamu. Jika suatu saat nanti putra mu tertangkap oleh tanganku maka aku tak akan pernah mau melepaskan nya, karena dia istana ini hancur bahkan berani mencuri barang yang bukan milik nya! Welcome to the hell. Batin Velera menyeringai.
Valera menyuruh semua penghuni Lamora untuk mengungsi kesuatu tempat hingga Lamora dinyatakan aman kembali walaupun Valera yakin jika mereka tak akan pernah kembali.
Swedia, tiga hari kemudian.
'' how ? " ucap Valera berbicara melalui MH yang terhubung satu sama lain. Kali ini Valera yang akan memburu salah satu putra dari garvish yang lahir dari wanita keturunan India itu.
" Sepertinya memang ada orang didalam sana. Terlihat begitu banyak pergerakan " ucap Dave memantau sebuah hunian dengan teropong miliknya.
" Baiklah aku mengerti " ucap Valera tegas.
" Apakah sekarang ? " tanya Zizi bersemangat.
" Let's go Zizi. its time " seringai Valera muncul tat kala melihat semangat Zizi begitu bersemangat. Rupanya mereka yang menyerang akhir-akhir ini masih berkaitan hingga para generasi muda king banyak terluka akibat serangan dadakan yang mereka sadari namun beruntung, didikan seni bertarung Zizi dan lainnya yang diterapkan sejak dini begitu bermanfaat.
pippppp pipppppp
" penyusup !! " teriak lantang seseorang disebrang sana hingga semua para penghuni berhamburan begitu saja.
" Now!! " Lantang Valera terdengar begitu menggema, seketika.
DODODOR !!
DODODODOR !!
AGHHH
__ADS_1
CRATTT
begitu suara letusan senjata terdengar disitu pula teriakan kematian terdengar. Valera segera menyusup kedalam bersama dengan Zizi yang menggenggam belati hitam ditangannya, ibunda Gabriel dan juga Noe itu lebih suka memainkan belati kesayangannya untuk menjerat nyawa sang lawan.
Dave yang berada di posisi samping dengan sigap memberondong sekumpulan manusia yang mulai terlihat panik sehingga mereka tak bisa menyadari jika Dave bak seorang malaikat pencabut nyawa berdiri siap meluncurkan pelurunya.
baru saja gempuran ringan yang dilakukan oleh Valera sudah membuat mereka pontang- panting hingga dalam hitungan menit banyak tubuh manusia yang tergelatak begitu saja dalam keadaan tak bernyawa.
" misil!! " pekik seseorang lantang.
DHUMMMM
BLUARRRR
Zizi meluncurkan misil kearah dimana sekumpulan lelaki berdiri tegap seperti sedang bersiap untuk menghalau serangan yang ada, dan hal itu membuat Zizi tersenyum karena mendapatkan sebuah umpan yang baik.
Rintihan para manusia itu membuat suasana semakin ricuh dan tak terkondisikan. Dave sudah melesat memasuki kawasan mansion dan tak sengaja melihat beberapa orang memasuki lorong gelap dari arah taman, namun..
DODODOR !!
DODODODOR !!
" Mereka lari!! " pekik seseorang suara yang Dave kenal lalu ia menoleh kearah sumber suara dimana Alland dan Brandon turut serta dalam gempuran di Swedia ini. " Apa yang kau lihat huhh!! " pekik Alland mengejutkan Dave yang justru diam terpaku.
DODODOR
shitt!!
" Tak berguna!! Mereka lari dan kalian semua disini huh!! " pekik Valera marah seakan hawa panas mengelilingi tubuh nya. Ya Valera marah karena buruan nya lepas dan memasuki sebuah lorong yang mereka tak tau apa didalam sana.
" Maafkan kami " ucap Brandon menunduk dan diikuti oleh Dave dan Alland namun mereka lebih terkejut saat melihat Zizi justru menyeret seseorang dengan kasar.
" Katakan akses kedalam sana ! " ucap Zizi bengis dengan menodongkan sebuah senjata tepat kearah wajah nya. Lelaki itu mengangguk pasrah tak bisa berkutik.
" Sebuah dermaga. Jalan itu menuju sebuah dermaga, " ucap nya lagi bergetar
" Dermaga ? " Picing valera namun manik nya masih menatap kearah depan dimana terdapat sebuah lorong gelap didepan sana. " Ohh apakah dermaga yang berada didepan sebelum memasuki bangunan ini ? '' ucap Valera dan lelaki itu mengangguk cepat,
CRATTT
" oh " kejut Alland dan Brandon saat Zizi mengiris leher lelaki itu hingga darah memuncrat dan lelaki itu tewas dengan mata yang terbelalak lebar sedangkan Valera hanya diam tak berkata apapun.
" selesai. Mari kita kejar dan jadikan gempuran ini menjadi lebih bergairah " ucap Zizi dengan seringai diwajah nya dan Valera menimpali nya dengan senyum mengembang.
Dave, Alland dan Brandon yang melihat itu mendadak merinding namun mereka sadar jika Valera dan Zizi mempunyai sosok lain yang lebih kejam dalam bertindak.
DODODOR !!
__ADS_1
ahhh
" Lady!! " pekik keempat orang itu saat sebuah peluru bersarang di kaki Valera yang mana membuatnya meringis dengan darah yang mulai mengalir cukup deras. Namun detik kemudian mereka terkejut saat Valera melempari sesuatu kearah depan hingga
DUARRRR
KRAKKK
AGHHH
" oh ada yang bersembunyi " pekik Brandon saat melihat retakan sebuah tanah di taman seperti kepingan.
DODODOR !!
DODODODOR !!
" bunuh mereka!! " pekik Valera marah tanpa sadar dirinya berlari seraya menggenggam senjata api miliknya diikuti dengan Zizi dibelakang sebagai seorang pelindung.
Rupanya kediaman itu memiliki akses jalan bawah tanah yang tak terlihat dan sangat epik namun berkat seseorang yang muncul tiba-tiba dengan memberikan rentetan peluru membuat Valera akhirnya melempari dengan sebuah bom, hingga nampak terlihat sebuah ruang jalan yang terkubur epik didalam nya.
Alland dan Brandon memilih berada di atas dan akan bergabung dengan para anak buah king yang menuju dermaga, sedangkan Valera, Zizi dan Dave mengejar beberapa orang yang terkuat dari lorong bawah tanah, hingga mereka membelah team menjadi dua bagian.
Disisi lain tuan rumah penghuni bangunan megah itu terus berlari bersama dengan para asisten nya yang akan menuju sebuah dermaga untuk melarikan diri, hingga mereka tiba dan segera menaiki Sekoci tertutup dengan cepat, namun seketika.
DODODOR !!
DODODOR !!
" Lari kemana kau heh!! '' pekik Brandon lantang yang terlihat dari jarak lumayan jauh..
'' go!! " pekik seorang lelaki kesal dan terlihat sigap menyerang balik pihak king hingga terjadi nya baju tembak didekat dermaga. Namun Alland tak kehilangan akal dirinya justru melempari sebuah benda pelacak kearah sekoci dengan ketapel otomatis yang mereka bawa.
DORRR
DORRRR
"****!! " pekik Brandon saat beberapa orang berhasil melarikan diri dengan cepat. Namun belum saja keterkejutan mereka hilang tiba-tiba manik merek terkejut saat melihat dua orang gadis yang akan beranjak dewasa sedang berada di dalam sebuah yatch yang entah milik siapa.
" Fast!! Kenapa kalian berdua lelet! " pekik Isabella marah hingga Alland dan Brandon terkejut dan dengan sigap berlari kearah mereka untuk mengejar target yang mulai menjauh
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hay2 nie..
Maaf telat up dikarenakan baby girl owee sedang demam mohon doa ea yah teman" agar baby girl owee sehat kembali dan jadwal up novel owe gak telat lagi.
Segitu aja dulu yah, jangan lupa like dan komen yah yahh.
__ADS_1
terimakasih
#Komenyangserudong