
Hembusan angin kencang terasa sangat kasar dengan deru baling-baling helikopter dari arah helipad pribadi milik Valera. Saat semua orang sedang berusaha untuk melumpuhkan para cicak pengganggu tiba-tiba sebua helikopter berwarna putih berkapasitas jumbo mulai mengudara dengan gagah.
Remigio terkejut saat dirinya mengetahui kepemilikan dari benda tersebut. Kenneth yang melihat sang ibu sedang mengoprasikan sebuah helikopter dibuat tersenyum miring.
" Awas saja kalian! " desis Valera dengan menatap tajam dua helikopter yang tertangkap oleh manik Hazel nya. Tangan sang lady bergerak dengan lincah saat mengoprasikan helikopter kebanggaan nya, beberapa tombol ia nyalakan dengan api kemarahan yang ada, belum lama dirinya menerima kabar buruk yang terjadi di mansion orang tuanya kini kediaman nya pun ikut digempur. " Tak akan ku biarkan kalian lolos! " desis valera lagi dengan pandangan yang mengunci pada benda yang bergerak kian menjauh seperti menyadari sesuatu.
DODODOR !!
DODODODOR !!
Entah sejak kapan layar pengendali yang berada di burung besi itu menandai target nya hingga seluncuran peluru berukuran besar melesat dengan cepat.
TRANGGG
DUARRRR
satu helikopter tiba-tiba bergerak dengan tak seimbang karena ekor benda terbang itu terkena peluru hingga menimbulkan percikan api begitu saja. Sontak semua orang yang berada dibawah menghindar namun Kenneth dan Remigio memerintahkan untuk segera membidik para ngengat yang terlihat.
DODODODOR !!
SHOTTT
DODODOR !!
teriakan kematian begitu terdengar nyata ditelinga, mereka yang berusaha untuk melumpuhkan pertahanan Gold mansion justru berakhir tragis tak terduga.
Diatas langit Valera terus menjauh dan menghindar kala helikopter yang sudah ia tandai justru kini berbalik seakan ingin menyerang nya. Dua helikopter terlibat saling kejar di langit Gold mansion yang mulai menghitam karena cuaca.
DUARRRR
DUARRRR
__ADS_1
Ledakan besar kembali terjadi dan kini sebuah misil menghantam bangunan kokoh mansion dimana sisi kanan bangunan itu adalah sebuah fasilitas mewah di Gold mansion. Para anak buah king membelalakkan matanya lebar saat melihat bangunan milik sang Lady seperti ingin dihancurkan.
" Misil !! " pekik seseorang yang berlari dengan kencang ke arah depan dimana gerbang Gold mansion yang sudah mulai rusak ingin dihantam kembali. Sontak mereka menghindar dan ledakan besar tak bisa dihindari.
DUARRR
Brandon dan Alland terkesiap saat tanah yang mereka pijak bergetar hebat. Tak mau lama menunggu Brandon melakukan sesuatu untuk membunuh para penyerang dengan cepat.
" Apa yang kau lakukan!! Mereka tak akan berani dan bisa masuk kedalam. Lihat lah itu. Benda-benda itu akan mengurusnya. Sebaiknya kita maju dan membunuh mereka semua tanpa sisa. Biarkan mommy menyelesaikan urusan nya diatas sana. Daripada kalian menerima amukan darinya karena gagal melindungi Gold Mansion '' ucap tiba-tiba kenneth pada kedua orang milik ibunya. Alland dan Brandon akhinya mengerti dan mulai berbalik arah menuju luar untuk memberikan musuh senjata yang sama.
Namun rupanya ledakan itu mengundang para pihak berwajib hingga suara sirine khas terdengar dari jarak jauh. Remigio tak perduli dengan mereka yang akan mendekat, di dalam pikirannya yaitu adalah membunuh mereka yang telah berani mengusik ketenangan keluarga nya.
DUAKKK
seseorang berhasil menendang punggung kekar Remigio hingga lelaki bermanik hitam itu berbalik dan menatap tajam orang yang telah berani menyentuhnya.
" Kau terlalu banyak ikut campur!! Urusan kami dengan king bukan dengan mu, namun ku lihat kau terlalu jauh ikut campur hingga mau tak mau kami pun akan ikut melenyapkan para pengganggu '' ucap nya dengan sinis namun Remigio terkekeh kecil dibuatnya.
" Terlalu percaya diri sekali '' desis Remigio seraya menggerakkan matanya untuk mengawasi sekitar. Karena dirinya yakin jika Gold mansion sudah diretas terbukti seseorang yang bisa masuk dengan begitu mudah dan kini orang itu sedang berhadapan dengan seorang Remigio Adomson.
DUAKKK
" Tak semudah itu '' ucapnya lirih dan Remigio memicingkan manik nya seketika. Lelaki itu maju dan menyerang Remigio dengan senjata ditangannya begitupun Remigio yang langsung mengambil sebuah belati di balik pinggangnya saat melihat jika lelaki itu menggunakan senjata untuk melumpuhkan nya.
Kedua lelaki dewasa itu saling serang dengan kekuatannya masing-masing bahkan Remigio yakin jika lelaki asing dihadapannya ini adalah lawan yang cukup berani karena selau berhasil mengelak dari setiap serangan Remigio padanya.
SRETTTT
Remigio tersenyum miring saat belati hitam kesayangannya menggores paha si lelaki hingga sobek dan mengeluarkan darah segar begitu saja. Namun lelaki itu hanya terdiam datar tanpa ekspresi.
" Kau jangan senang dulu '' desis nya dan langsung berlari kearah Remigio untuk tetap menyerangnya. Sontak Remigio berbalik ke sisi kirinya dengan gesit hingga ujung mata belati itu tak melukai lengannya.
__ADS_1
DUAKKK
AGHHH
Remigio langsung saja melakukan serangan dengan kakinya hingga lelaki itu mengerang kesakitan. Namun pada saat Remigio akan menyergap nya lelaki itu sontak melemparkan sebuah bola kecil kearah Remigio.
DODODOR !!
Remigio langsung tiarap di atas tanah yang kotor karena tak menyangka jika benda itu bisa meluncurkan peluru-peluru mematikan nya begitu saja. Remigio kesal karena lelaki itu berhasil melarikan diri hingga ia melihat jika sambungan kawat yang untuk melindungi kawasan Gold mansion seperti sengaja diputus seseorang.
'' ckck rupanya ada seorang penghianat.! '' desis Remigio benci karena dirinya tak suka seseorang yang berkhianat. Namun dirinya berlalu begitu saja setelah melihat keadaan sekitar yang tak ada siapa-siapa selain suara sirine polisi yang sudah tiba dikawasan sang Lady.
Diluar sana justru pihak kepolisian ikut membantu pihak Valera mereka membantu sebisa nya karena alat persenjataan mereka tak secanggih para mafia kini. Mereka hanya ikut menembak namun usahanya membuahkan hasil para pihak penyerang perlahan-lahan berkurang dan mati dengan mengenaskan.
Kenneth datang dengan para anak buahnya yang membawa dirigen solar lalu mereka menuangkan kearah para mayat-mayat yang tergelatak tak karuan tentu saja hal itu membuat pihak berwajib tercengang pasalnya apa yang dilakukan Kenneth sudah tindak kejahatan.
" Kau tidak bisa melakukannya seperti ini. Mereka akan kami tangani untuk diidentifikasi! '' tegas salah satu lelaki paruh baya menatap kenneth dengan tegas. Namun putra bungsu Valera itu tak menghiraukan perkataan orang lain.
BHOMMMM
" Kau gila!! " sentak lelaki itu lagi namun Kenneth menatap datar sekumpulan mayat yang dengan mudah ia bakar tanpa perasaan.
" jaga sikap mu jika berbicara padaku. Walau pun kau lebih tua dariku tapi kau tak berhak berbicara dengan nada tinggi padaku!! '' ucap Kenneth lagi dengan wajah datar namun manik nya menelisik wajah yang berada dihadapannya itu. " inilah cara kami menggempur musuh " bisik Kenneth lagi setelah mengatakan itu ia berlalu pergi dengan para anak buahnya untuk membantu yang lainnya.
disisi lain brandon dan Alland masih terus memberondong sekumpulan orang dengan senjata yang mereka bawa, luasnya Gold mansion membuat mereka cukup kewalahan apalagi banyak pihak king yang terluka akibat gempuran tiba-tiba ini.
DUARRR
'' hancurkan saja! '' pekik brandon saat melihat Alland yang terlihat ragu untuk meledakkan salah satu taman milik sang lady. " Alland !! " teriak Brandon lagi dan seketika.
DUARRRR
__ADS_1
" shitt !! sudah ku bilang " ucap Brandon lagi dengan nafas tersengal. Namun tiba-tiba tidak ada keributan lagi yang terdengar baik Brandon dan Alland saling lirik satu sama lain.
Kedua lelaki itu menatap sekitar dimana para orang-orang yang hendak mereka serang justru tergelatak tak bernyawa. Namun dari arah kejauhan terlihat beberapa anggota black road milik sang lady yang muncul dengan wajah penuh darah membuat Alland dan Brandon saling tatap satu sama lain karena tak menyangka akan kedatangan mereka.