King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Siapa dia sebenarnya.


__ADS_3

Setelah apa yang antara dirinya dengan Remigio akhirnya George memilih untuk kembali ke mansion pribadi miliknya untuk mengganti pakaian serta mengisi perutnya yang kosong itu, bahkan dirinya mengabaikan keberadaan ayah serta Adik nya yang baru beberapa hari ini berkunjung.


'' Akhirnya kau pulang juga '' ucap Hans Maxwell menatap kedatangan putra sulungnya. " duduklah terlebih dahulu jangan terlalu memforsir tenaga mu itu George. Nanti kau bisa jatuh sakit dan kau tak akan bisa mencari keberadaan Athena '' ucap Hans penuh perhatian kepada George.


" Aku tidak bisa dad. Aku harus tetap mencari Athena. '' ucap George dengan tegas.


" Kau terlalu sibuk dengan satu urusan George. Tidak kah kau berfikir ini akan menjadi kesempatan untuk para musuh mu yang lain nya '' ucap Hans terdengar datar, mencoba memberikan nasihat kepada George.


George hanya diam seraya mendengar perkataan ayahnya. Ucapan sang ayah ada benarnya jika ia hanya fokus pada hal utamanya maka ini akan menjadi kesempatan untuk para musuh diluar sana, terlebih musuh yang membuat Athena menghilang hingga saat kini kasih dalam pencarian tahap selanjutnya oleh Malvin dan para anak buahnya.


'' Biarkan anak buah mu yang mencarinya. Bukankah kah mereka mematuhi setiap ucapan mu, bahkan yang lainnya pun ikut andil bukan '' Picing Hans dan George hanya mengangguk pelan.


akhirnya George pergi menuju kamar pribadinya untuk membersihkan diri dan makan malam setelahnya. Fikirannya benar-benar kacau bahkan hatinya ikut gelisah bukan main.


Aku harap kau baik-baik saja sayang. Maaf aku tak bisa menjagamu ini semua salahku. Aku akan tetap mencari mu tanpa lelah. Batin George.


********


'' Florence. " gumam Athena dengan pelan saat Areez menyematkan sebuah nama untuk dirinya. Areez tersenyum simpul saat melihat reaksi Athena yang cukup menggelikan. " tidak begitu buruk " saut Athena lagi dengan terkekeh kecil.


" Jika kau tak suka maka jangan. Aku hanya tidak ingin saat aku ingin memanggilmu nanti atau menyapamu tanpa nama atau bahkan terkesan tak sopan. " ucap Areez lagi dan Athena hanya mengangguk saja tanpa mau protes. '' Apa kau suka ? '' tanya Areez lagi menatap gadis disampingnya kini yang ikut menatapnya.


Athena mengangguk tanda setuju lagipula dirinya pun merasa aneh jika tidak mempunyai nama. Tapi ia yakin jika nama aslinya tak kalah indah dari pemberian orang yang menyelamatkan nya saat ini.


" hmm baiklah mulai saat ini aku akan memanggilmu dengan nama Florence '' ucap Areez lagi dan Athena hanya mengangguk seraya tersenyum manis.


Areez sesaat terpaku kala melihat senyuman manis mematikan itu. bohong jika Areez tidak tertarik dengan gadis yang diselamatkannya bahkan Areez merasa jika Athena bukan dari kalangan biasa.


saat Athena ingin bertanya lagi tiba-tiba seseorang datang dengan membungkuk hormat pada mereka. Athena mengerutkan dahinya pelan. Rupanya orang itu adalah asisten nya Areez.

__ADS_1


" Maaf tuan mengganggu waktu anda. Tapi ada suatu hal yang penting yang harus saya bicarakan '' ucap lelaki itu dengan sopan dan Areez mengangguk tanda mengerti.


Areez pamit terlebih dahulu pada Athena dan Athena mengangguk tanda memberikan ijin untuk Areez menyelesaikan urusan pekerjaannya, padahal ia ingin sekali berbicara panjang lebar dengan Areez.


Di ruangan pribadi, di kediaman Areez


seketika ruangan luas itu terasa sempit kala manik milik Areez menyorot tajam dan dingin, seorang lelaki yang berdiri dihadapannya hanya diam dan menunduk diam sebelum dipersilahkan oleh sang tuan untuk berbicara.


" Apa yang kau temukan ? " ucap Areez tanpa menatap lelaki yang menjadi asisten sekaligus kaki tangannya.


Lelaki berpakaian formal dengan berwarna navy itu terlihat menetralkan suasana dengan berdehem secara elegan, seraya menaikkan pandangannya untuk melihat kearah tuannya.


" mengenai gadis yang tuan temukan. Rupanya ia putri dari tuan Adomson dan nyonya Harson " ucap nya setenang mungkin. Areez diam saja terlihat tak terkejut dengan berita ini. " Aku mendapatkan berita ini dari seseorang. Paris kini tengah gempar karena putri seorang pengusaha ternama dinyatakan hilang tanpa jejak. " jelas nya lagi.


" Lalu ? " ucap Areez dengan bersidekap dada menatap lurus kearah kaki tangannya.


" Berita itu tak sampai pada kalangan wartawan ataupun media karena pihak terkait menekan setiap berita hangat itu tuan. Terlebih mereka keluarga.. " ucapan nya terhenti seketika.


" betul tuan. " ucap lelaki itu dan Areez diam saja tak bereaksi. " Lalu apa tindakan selanjutnya tuan. Jika paduka raja mengetahui hal ini pasti dia akan...''


PRANGGG


lelaki itu tersentak kala sebuah ornamen berbahan kristal hancur berkeping-keping tepat didepan kakinya. Jantungnya berdegup kencang sungguh ia meruntuki kebodohannya itu.


" Jangan pernah menyebutnya dihadapan ku Furqon !! " teriak lantang Areez hingga tubuh Furqon menegang seketika. '' Sepertinya kau sungguh tak sayang dengan nyawamu itu !! '' pekik Areez dengan manik yang berubah menjadi tatapan nyalang tak bersahabat.


" Maaf... maafkan aku tuan. Sungguh aku tak bermaksud demikian.. Aku hanya ingin melindungi tuan '' ucapnya merasa bersalah dan Areez.


Lelaki itu seketika berlutut dihadapan Areez untuk meminta pengampunan dari tuannya itu, Areez merapihkan jas mahal nya bahkan melonggarkan sedikit dasinya yang terasa sangat sesak menghimpit.

__ADS_1


auranya kembali seperti semula. Ia menarik nafasnya secara perlahan dan teratur lalu menatap Furqon dengan tatapan datar.


" Ingat hal itu baik-baik Furqon. Kau tak ku ijinkan untuk menyebut nama nya tepat dihadapan ku. Kau adalah orang ku berarti kau harus mematuhi setiap perkataan serta perintahku seorang " ucap Areez dengan penuh penekan dan tegas dalam setiap tutur sapa nya.


" Aku hanya setia pada tuan ku dan akan mematuhi setiap perkataan serta titah mu tuan '' tegas Furqon dan Areez mengangguk mantap.


" pergilah. Pantau terus apa yang sudah kau kerjakan. '' ucapnya lagi dan Furqon mengangguk lalu melenggang pergi sebelum itu ia terlihat membungkukkan badannya pada Areez.


Sedangkan di lantai bawah Athena sedang duduk sembari menatap hamparan bunga mawar merah dan putih yang tumbuh dengan indah dan banyak dihalaman utama mansion milik Areez.


bibirnya berkedut menampilkan senyum indah yang tersembunyi disana. Angin sepoi-sepoi menerpa rambutnya yang panjang indah tergerai hingga menyeruakkan aroma yang begitu sangat lembut dan memabukkan.


" Hari sudah hampir malam, dan anginnya semakin kencang. Lebih baik kau masuk kedalam Flo. '' ucap Areez.


Athena seketika tertegun saat Areez memanggilnya dengan Flo, wajahnya yang polos dengan manik yang mengerjap-ngerjapkan lucu membuat Areez seketika menatap penuh penasaran pada gadis bermanik kelam itu.


" Aku bosan didalam. Aku ingin berada di sini lebih lama lagi '' Jawab Athena dan pandangannya beralih pada sehamparan bunga mawar dihadapannya.


" Apa kau menyukai nya ? '' tanya Areez dan Athena mengerutkan dahinya bingung. '' bunga mawar itu '' lanjut Areez lagi.


'' indah. Mereka sangat indah '' ucap Athena dengan lembut bahkan wajahnya terlihat berseri dengan tersenyum.


Areez hanya tersenyum tipis mendengar ucapan dari gadis itu, bunga mawar yang tumbuh di halaman mansion milik nya adalah hal yang paling terindah di hidupnya.


" hmm Areez apa kau sudah mengetahui keluarga ku ? '' tanya Athena tiba-tiba dan seketika Areez berbalik menatap dalam gadis disampingnya.


'' Apa kau sangat ingin tau semua itu ? '' tanya Areez dan Athena mengangguk pasti " bersabar lah aku akan terus berusaha. '' saut Areez datar dan Athena diam saja tak menjawab.


" Baiklah... Bolehkan aku tau berapa lama aku tinggal di mansion mu selama ini ? '' tanya Athena konyol dengan tersenyum kikuk seperti sedang meruntuki tingkahnya sendiri.

__ADS_1


" cukup lama. Karena kau tak sadar hampir satu Minggu penuh '' ucap Areez santai tapi Athena justru membelalakkan maniknya hingga berbentuk bulat, hingga Areez tergelak saat melihat itu, oh sungguh gadis bermanik kelam itu membuat hatinya semakin berwarna saja.


Athena tak menyangka jika dirinya akan selama itu, Athena menjadi salah tingkah kala melihat Areez yang terkekeh kecil, lelaki itu lebih tampan jika tertawa ataupun tersenyum, bahkan senyuman kecil yang diperlihatkan oleh Areez seperti sebuah senyuman penuh misteri.


__ADS_2