King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
Hilangnya Isabella.


__ADS_3

Markas utama.


Samuel, Gabriel, Kenneth bahkan Noe berada di sana untuk menghabiskan akhir pekan bersama. Keempat pemuda itu memilih halaman belakang markas utama untuk menjadi tempat bersantai nya, kerena tempat itu sungguhlah nyaman di pandangan mata.


" Apa ini luka baru ? " ucap Samuel penasaran, menatap lengan Kenneth karena jaket pemuda itu dibuka begitu saja hingga menampilkan tubuh nya yang sangat atletis di usia muda.


" hmm " ucap Kenneth menanggapi dengan acuh Samuel tersenyum penuh seringainya, luka ? seorang Kenneth pun masih bisa terluka, Samuel mengulum senyum nya dengan pandangan mata beralih ke arah lain. " ingat aku juga manusia yang bisa kapanpun terluka dan aku bukan tuhan '' ucap Kenneth lagi seakan tau apa yang sedang Samuel fikirkan saat ini.


" Hmmm aku tau " ketus Samuel lagi.


Tak lama ponsel milik Samuel berdering dan tertera nama Aisley disana, tanpa banyak bertanya dirinya segera mengangkat panggilan tersebut, belum juga berbicara tapi suara pekikan Aisley telah terdengar disana.


" Sam tolong aku. Isabella.. Isabella dibawa oleh beberapa orang tak dikenal pada saat kami sedang berada di sebuah kedai ice Cream " ucap Aisley sedikit panik dan Samuel yang mendengarnya hanya bisa diam sembari menyimak.


" Baiklah, kau tunggu aku disana " ucap Samuel lagi.


" ya baiklah, jangan terlalu lama " ucap Aisley dan mematikan sambungan tersebut dengan cepat.


Samuel Maraih jas hitam miliknya dengan tergesa, Samuel mengatakan jika terjadi sesuatu kepada Isabella kepada para saudaranya itu, sontak mereka yang mendengarnya terkejut bukan main.


" Aku akan menemanimu " ucap Noe beranjak dari kursinya dan Samuel mengangguk saja.


" apa paman Dave mengetahui hal ini ? " tanya Kenneth


" sepertinya tidak " ucap Samuel dan Kenneth mengangguk samar, Gabriel terdiam di kursinya.


" hubungi aku jika terjadi kendala. " ucap Kenneth lagi dan Samuel serta Noe mengangguk lalu segera bergegas pergi dari sana untuk menemui Aisley.


Gabriel menatap kepergian sang adik hingga hilang dari pandangannya, Kenneth menyipitkan matanya sesaat, bagaimana bisa Isabella diculik ? Kenneth tak habis fikir.


sedangkan disisi lain Aisley masih berada ditempat dengan melihat sebuah cctv pada saat orang-orang asing memasuki kedai tersebut dan pada akhirnya seseorang memukul tengkuk Isabella hingga gadis itu tak sadarkan diri.


Aisley meruntuki kebodohannya serta kebodohan sang adik yang terlihat ceroboh itu, Aisley hanya meninggalkannya sebentar tapi apa yang ia dapat Isabella tak ada dan justru kini ia akan terlibat masalah besar.


sedangkan disisi lain Isabella kini sudah tersadar, maniknya menatap sebuah ruangan yang terasa asing untuk dirinya ini adalah sebuah kamar walaupun tak terlalu mewah.


Dimana aku. Batin Isabella.


CEKLEK.

__ADS_1


" akhirnya kau sadar juga anak manis " ucap seorang lelaki dewasa memakai setelan formal serta menghisap cerutunya dengan pelan lalu duduk di sebuah kursi kayu disamping kiri Isabella.


Isabella menatap tajam dan terlihat waspada akan orang asing yang telah menculiknya, lelaki itu terkekeh melihat sosok gadis muda dihadapannya ini.


" Siapa kau ? " suara dingin Isabella membuat lelaki itu cukup tertegun tapi kemudian lelaki dewasa itu tersenyum samar hingga tak terlihat. Isabella terus menatapnya intens. " Apakah aku diculik ? '' pertanyaan itu keluar begitu saja di bibir mungil Isabella.


" hahaha. " tawa lelaki itu menggelegar seketika saat perkataan nyeleneh Isabella yang terkesan polos itu. " Kau.. hehehe kau sangat cantik persis ibumu " ucap lelaki itu dan Isabella terlihat memicingkan matanya sesaat.


" ibuku ? kau kenal dengan ibuku ? lalu apa hubungannya dengan ku " sinis Isabella tanpa ada rasa takut sedikitpun, " cepat lepaskan aku, aku tak mau tinggal disini. " ucap Isabella lagi.


" jangan harap " ucap lelaki itu dengan tegas hingga maniknya menatap tajam Isabella kini. Gadis remaja itu sedikit beringsut saat melihat tatapan nakal dari lelaki dewasa itu " usia mu masih kecil tapi tubuhmu..hmm sangat seksi untuk anak seusia mu, menggiurkan. " ucap lelaki itu memandang Isabella dari atas hingga bawah.


" dasar lelaki tua yang mesum " ucap Isabella dan lelaki dewasa itu hanya terkekeh kecil, lalu mencengkram dagu Isabella, maniknya menatap lekat-lekat putri bungsu Dave dan Gloria itu.


Isabella semakin menatap tajam lelaki asing yang kini sedang mencengkram dagunya erat, tapi tunggu tangan kekar lelaki itu mulai turun ke leher Isabella dengan gerakan lembut.


bibir merah Isabella yang sedikit terbuka itu membuat lelaki dewasa dihadapannya ini berpikiran lain, gadis kecil dihadapannya kini seakan membius mata.


tanpa aba-aba lelaki itu mencium ganas bibir Isabella, hingga Isabella terkejut dan memberontak tak karuan, tangannya memukul keras bahu serta punggung lelaki yang telah menciumnya dengan lancang.


" hmptt " erang Isabella saat sebuah benda kenyal mencoba untuk menerobos masuk kedalam, tengkuk Isabella ditahan kuat agar ia berhenti memberontak. Tapi bukan Isabella namanya jika tidak bisa melakukan hal bar-bar seperti ibunya.


" aghhhh " teriak lelaki itu saat Isabella menggigit bibir lelaki itu hingga berdarah, Isabella langsung menjauh dari jangkauan lelaki gila itu


" ahhh dasar gadis sialan kau " marah nya mendekat kearah Isabella, tentu saja Isabella semakin waspada dan langsung menghajar lelaki itu tepat di benda keramat miliknya.


DUAKKK


" mati kau !! " geram Isabella hingga lelaki itu meringis menutupi aset berharga miliknya, dengan duduk bersimpuh. Isabella langsung keluar dari ruangan itu dengan segera.


hatinya marah karena ulah orang asing itu telah berani menciumnya, bahkan kini bibirnya sedikit membengkak akibat ulah sialan itu, sebuah alarm peringatan tiba-tiba terdengar sontak Isabella terkejut bukan main.


" sial, lelaki itu pasti yang mengendalikannya " umpat Isabella pelan, hingga ia berjalan penuh hati-hati karena dirinya merasa takut akan ada orang lain yang melihatnya dirinya.


" Tawanan kabur !! " pekik lantang seseorang hingga mengejutkan Isabella yang hendak menuruni sebuah anak tangga. " disana !! " tunjuk seseorang saat mendapati Isabella yang hendak melarikan diri.


DUAKKK


Isabella terjatuh dan bergulung-gulung kebawah, kepala nya sedikit membentur tiang kokoh tangga hingga gadis itu sedikit meringis tertahan.

__ADS_1


GREPPP


" lepaskan " pekik Isabella saat tangannya dicengkeram erat oleh seseorang.


PLAKKK


" dasar gadis bar-bar. Tidak bisakah kau diam dan jangan memberontak '' teriaknya marah hingga wajahnya memerah begitu saja.


CUIHHH


Isabella meludahi wajah lelaki asing itu dengan sorot mata yang tajam, lelaki itu tampak menyeringai dan mengusap wajahnya dengan pelan.


" dasar lelaki tua tak tau malu ! '' marah Isabella hingga lelaki itu menarik Isabella dengan paksa menuju kamar sebelumnya, Isabella lagi-lagi memberontak tak karuan hingga cengkraman erat itu semakin bertambah saja ditangan nya.


Isabella mengumpat dan memaki lelaki asing itu dengan kata-kata kasar, Isabella menggunakan kakinya untuk menendang sana sini, tapi lelaki itu menyeretnya kearah kamar mandi.


BRUKKK


" ahhh " rintih Isabella saat tubuhnya membentur dinding marmer. " akan ku balas kau !! " ucap Isabella beringas menyerang lelaki asing dengan sebuah kotak sabun yang di genggamannya.


BUGHHHHHH


BUGHHHHHH


" kau.. " marah lelaki itu dan mencekik leher Isabella dengan kuat hingga wajah Isabella memerah dengan manik yang terlihat mulai sayu " aku bukan lelaki yang sabar, jangan mengujiku " ucap nya berbisik lalu mengigit telinga Isabella dengan keras.


" ahhh " teriak Isabella, saat cekikan tangan kekar itu terlepas dari lehernya, lelaki itu langsung menyiram tubuh Isabella dengan air dingin, bahkan menenggelamkan kepalanya ke dalam bath up hingga Isabella gelapan tak berdaya. " sialan !! " ucapnya saat kepalanya diangkat kembali lalu ditenggelamkan lagi dan lagi hingga Isabella kelelahan karena banyak bergerak.


" itulah akibatnya jika kau bertindak nekat !! " tajam lelaki itu lagi.


Isabella terduduk dengan lemas didalam air yang masih mengalir, kaos putihnya menampilkan cetakan indah yang tersembunyi didalamnya lelaki itu menyeringai kala melihatnya.


Isabella mencoba untuk berdiri tapi lagi-lagi lelaki itu menjambak rambutnya kasar lalu ******* habis bibir mungil Isabella yang selalu mengeluarkan kata-kata umpatan dan makian.


setelah puas bermain lelaki itu kembali menyeret Isabella keluar lalu menghempaskan tubuhnya keranjang begitu saja, entah mengapa Isabella sedikit ketakutan saat ini hingga tubuhnya sedikit gemetar tat kala tangan lelaki itu menyentuh pipinya.


" hehehe. Apa sekarang kau takut gadis kecil ? '' ucap lelaki itu seraya mengelus pipi Isabella dan bola mata gadis itu bergerak sesuai dengan belaian di pipi nya.


" bajingan kau " sentak Isabella mendorong kasar tubuh lelaki asing hingga terjungkal ke lantai, dan Isabella lagi-lagi berusaha untuk kabur, hingga

__ADS_1


JLEBBB


Isabella merasakan sakit di punggungnya, gerakannya terhenti seraya rasa ngilu yang di rasakan, perlahan-lahan pandangannya mulai gelap dan tak lama kesadarannya hilang begitu saja.


__ADS_2