King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
*diintai lagi


__ADS_3

setelah kejadian itu Pram diam-diam menyelidiki apa yang terjadi pada Kenneth melalui cctv jalanan yang ia retas pada sistem milik tuan Ramius.


jelas terlihat sebuah mobil sedang berusaha mengejar Kenneth hingga aksi saling senggol tercetak jelas, Pram mengerutkan dahinya saat melihat seorang wanita yang keluar dari mobil mewah itu.


'' siapa sebenarnya wanita itu ? ohh rasanya kepala ku berdenyut " ucap Pram memijat pelipisnya pelan lalu dengan segera mematikan jaringan yang tersedia dan memilih untuk beranjak dari tempat itu.


keadaan di mansion utama cukup sepi, nyonya sofhia sedang pergi bersama dengan zizi entah kemana sedangkan tuan Ramius pergi keperusahaan bersama Vyan karena ada sedikit masalah pada perusahaan cabangnya itu.


pada saat Pram hendak menuju dapur ia dikejutkan oleh kedatangan Kenneth secara tiba-tiba disana pemuda itu sibuk meminum air putih mineral hingga tandas dalam gelas nya.


" tuan muda " sapa Pram.


" hmmm.. paman bantu aku untuk menemukan identitas seseorang " ucap Kenneth tanpa basa-basi dan Pram mengeryitkan dahinya pelan.


" siapa tuan muda " ucap Pram penasaran.


" seseorang yang telah mengusik ku. Bukan kah paman sedang mencari identitas dirinya ? " ucap Kenneth menatap Pram hingga lelaki itu dibuat kikuk sendiri dan tersenyum gamblang dibuatnya.


" maafkan atas kelancangan saya tuan muda " ucap Pram menunduk.


" tidak perlu minta maaf paman, justru aku mau berterimakasih karena paman mau membantuku. Tapi masalah ini jangan sampai diketahui oleh siapapun " tegas Kenneth dan Pram mengangguk patuh.


*****


Keesokan harinya Athena mengunjungi perusahaan GM Crop's karena ingin memberikan bekal makan siang yang telah disiapkan oleh nyonya sofhia untuk George dan juga Malvin.


para staff yang bekerja menunduk hormat pada Athena, dan gadis bermanik hitam itu hanya tersenyum tipis hingga langkah kakinya sudah tiba di lantai teratas.


CEKLEK


Athena masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, dan alangkah terkejutnya saat ia melihat ada beberapa orang didalamnya, Athena tersenyum kikuk saat tatapan orang-orang menuju kearah nya.


" ahh maaf, silahkan dilanjutkan " ucap Athena menutup pintunya kembali hingga George tersenyum kecil dibuatnya.

__ADS_1


Athena memilih duduk di sebuah kursi panjang bersama Malika yang datang tak lama setelahnya, Athena tampak akrab dengan sekretaris George itu begitupun dengan Malika yang bisa membawa dirinya.


satu jam berlalu tapi George belum juga kembali, Athena menatap jam yang melingkar pada tangannya, ini sudah lewat jam makan siang tapi kenapa mereka belum juga keluar.


" Nona anda mau pergi kemana ? " ucap Malika saat melihat Athena beranjak dari kursinya.


" aku harus pergi. Hmmm tolong berikan makan siang ini pada kak George dan juga kak Malvin " ucap Athena cepat hingga Malika hanya mengangguk dan menatap kepergian gadis cantik bermanik hitam itu hingga menghilang dari pandangannya, pada saat itu pintu ruangan George terbuka.


Malika menunduk sopan saat para tamu atasannya itu keluar ditemani oleh Malvin, sekertaris itu segera memasuki ruangan George kembali hanya untuk menyampaikan pesanan Athena.


" ohh Malika, dimana Athena suruh dia masuk keruangan ku " ucap George senang.


" maaf tuan George, nona Athena baru saja pergi meninggalkan gedung ini beberapa menit yang lalu " ucap Malika sopan hingga tatapan George seketika memandang Malika dengan sorot mata yang tajam lalu dengan segera ia bergegas keluar ruangan dengan berlari sedikit kencang.


Malika merasa sesak dada jika harus menerima sorot tatapan tajam dari tuannya itu, sungguh Malika mendadak lemas dibuatnya. George terus berlari untuk menghetikkan gadisnya itu saat ia tiba di lantai bawah George masih bisa melihat Athena dari kejauhan yang hendak memasuki mobil nya.


" sayang " teriak George hingga para staf yang ada menoleh kearah atasannya itu, begitupun dengan Athena yang nenghentikkan langkahnya seketika. " sayang tunggu kenapa kau pergi " ucap George dengan nafas yang tersengal saat dirinya sudah ada di hadapan gadis bermanik hitam itu.


Athena menatap George dengan heran, ada apa dengan pria ini bahkan keringat kecil mulai menghiasi dahi George.


" Kak aku harus pergi " ucap Athena menjelaskan tapi George langsung menggeleng pelan " kak " rengek Athena lagi dengan menghentakkan kakinya.


" kau mau kemana sayang ? maafkan aku karena tadi aku lama di dalam ruangan ku " ucap George tapi Athena hanya tersenyum " Athena jangan pergi " ucap George lagi.


" Kak tapi aku harus.. " ucap Athena terpotong karena suara selongsong senjata terdengar tak jauh dari tempat mereka.


DODODORDODODOR !!


George segera melindungi Athena dan Athena menatap sekelilingnya dengan perasaan cemas. Untung saja para penjaga di GM Crop's orang-orang king dan para karyawan yang bekerja tentu saja dibuat panik.


" Athena ayo masuk " ucap George menarik lengan Athena dengan cepat tali langkah nya terhalang saat seseorang mencegat mereka berdua.


" berikan gadis itu pada kami. Maka kau akan aman anak muda " ucap nya dan George menyeringai tipis, Athena tentu saja terkejut karena lagi-lagi dirinya harus bermasalah.

__ADS_1


Malvin yang saat itu sedang berada di ruangannya dengan segera keluar dan ia melihat jika George dan Athena sedang dihadang seseorang.


" Dalam mimpimu " datar George langsung menyerang lelaki itu dengan kaki nya, seketika lelaki itu ambruk dan tersungkur dengan memegang dadanya yang berdenyut nyeri.


seluruh karyawan dilarang keluar dengan pengawasan ketat orang-orang king yang betugas, George mengumpat dalam hati karena terjadi hal seperti ini dalam area gedung perusahaan miliknya, ternyata para musuh tak kenal tempat dimana ada kesempatan disana mereka akan melakukan aksinya.


" ahh dasar sialan !! " maki lelaki itu " jangan membuat aku bertindak di luar batas, serahkan gadis itu atau kami akan membuat kekacauan di tempat ini " ancam lelaki itu.


" baiklah " ucap Athena polos seketika George menoleh kearah Athena dan gadis bermanik hitam itu hanya mengedipkan matanya dan tersenyum tipis.


" kemari dan cepat ikut dengan ku ! " ucap nya lagi sedikit membentak.


dasar penjahat ulung. Batin Athena.


Athena perlahan melepaskan genggaman tangan George dan berjalan dengan perlahan lelaki itu tersenyum senang saat tergetnya tak membentak dan justru terlihat menurut.


SRAKKKK


AGHHH


jerit lelaki itu saat Athena melukai tubuhnya dengan senjata tajam, padahal posisi mereka seperti orang yang sedang berbicara tapi siapa sangka Athena akan berbuat hal seperti ini di tempat umum.


" Bermimpi lah untuk membawa ku " desis Athena bengis dengan penuh penekanan hingga Athena menancapkan benda tajam itu kembali pada tubuh lawannya yang semakin merintih kesakitan.


para penjaga yang berasal dari didikan king segera bertindak dengan mencari dan melumpuhkan orang-orang yang berbuat nekat, mereka berhasil melumpuhkan nya bersama dengan Malvin.


mata tajam Malvin menangkap pergerakan lain didalam mobil yang tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi, Malvin melihat plat nomornya secara detail.


" Athena " seru George dan Athena hanya memasang wajah datar dan dingin.


" dia tewas " polos Athena lagi dan George hanya mengangguk lalu segera menarik Athena dengan lembut. " kak aku harus pergi, tolong ijinkan aku " ucap Athena merengek lagi.


" tidak ! " tegas George dan Athena hanya diam dengan raut wajah yang kesal.

__ADS_1


George segera membawa Athena masuk kedalam gedung GM Crop's, Malvin segera menyelesaikan masalah yang ada dengan memerintahkan para anak buah king yang bertugas untuk menangani semua kekacauan yang baru saja terjadi.


Sial lagi-lagi selalu ada masalah, kehidupan seorang mafia sampai kapan pun tak akan pernah tenang sekali ada saja musuh yang mengintai. Batin Malvin.


__ADS_2