King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Mengamuk


__ADS_3

Disisi lain kabar pernikahan Athena dan George akan segera dilangsungkan kini beredar luas, beberapa perias dan desainer ternama beberapa kali berdatangan kekediaman sang Lady. Valera dan Remigio sama-sama ingin yang terbaik untuk putri satu-satu nya itu.


Keluarga George yang berada di England telah datang dan kini menginap di Gold mansion karena permintaan Valera dan juga Remigio. Athena sibuk berada di layar komputernya beberapa hari ini karena ada sesuatu yang harus ia kerjakan sebelum pernikahan nya dengan George digelar.


Kabar nya Colorum akan datang dan ikut memeriahkan pesta pernikahan Athena sang putri king. Namun demikian Athena tetap menempatkan beberapa mata-mata yang disekitar mereka untuk menghalau tindak kejahatan yang ada.


Athena terkejut saat sebuah tangan melingkar erat diperutnya. Athena tersebut saat wewangian maskulin menyeruak di Indra penciuman nya. George memeluk Athena dengan kondisi setengah berlutut.


" aku merindukan mu '' ucap George seraya memejamkan kedua manik nya erat. Athena berbalik dan kini ia menangkup kedua pipi lelaki bermanik biru itu.


" kau tak sabaran kak '' kekeh Athena. '' aku akan menjadi milikmu. '' ucap Athena lagi lalu mengecup singkat pipi kanan George. Lelaki itu tersenyum dan menarik tengkuk Athena hingga menciumnya dengan dalam.


Athena membalas nya namun dengan lembut begutupun George. Tak ada nafsu dengan kegiatan ini hanya ada kerinduan dan kasih sayang dalam diri mereka masing-masing. Tak hanya bibir kini George mencium dahi, mata serta pipi wanitanya.


" Aku mencintaimu, sangat mencintaimu '' ucap George sedikit berbisik hingga manik keduanya saling bertemu satu sama lain. Athena melingkarkan lengan nya di leher sang kekasih lalu tersenyum mesra.


" Aku pun begitu kak. Sangat mencintaimu. '' ucap Athena lagi dengan lembut, kedua insan itu akhirnya saling memeluk satu sama lain dengan perasaan bahagian, akhirnya hari yang sangat penting itu akan segera datang Athena dan George sama-sama tak bisa membendung rasa bahagianya.


Ponsel Athena berdering hingga mengganggu kedua insan yang sedang larut dalam romansa itu, George terlihat mengangguk dengan isyarat sebagai bentuk perijinan untuk Athena mengangkat nya, dahi gadis bermanik hitam mengeryit saat melihat nama seseorang tertera di ponsel nya.


'' Ada apa Gabriel '' Tanya Athena heran karena Athena tahu jika Gabriel sudah menghubunginya maka ada sesuatu yang sangat penting. Manik Athena terbelalak lebar dengan bergerak tak beraturan, George turut merasa penasaran dengan apa yang Gabriel sampaikan hingga Athena berubah ekspresi. " Aku akan kesana! '' ucap Athena dengan mematikan sambungan yang ada. Baru saja George ingin bertanya tapi Athena segera menarik lengan George untuk mengikutinya.


George bingung namun menuruti, Valera dan lainnya yang melihat ketergesaan Athena dan George mendadak ikut penasaran namun Athena mengatakan jika semuanya baik-baik saja. Mobil mewah berwarna hitam dengan cepat meluncur dari kawasan gold mansion.


Didalam perjalanan Athena tampak diam namun maniknya bergerak tak karuan. George yakin jika Gabriel telah mengatakan sesuatu yang penting.

__ADS_1


" Athena ada apa ? '' tanya George akhirnya membuka suara. Tangannya tepat bertumpu pada setir kemudinya. Athena gadis itu hanya bisa diam seakan ragu untuk mengatakan nya. " Sayang ? " ucap George lagi.


" Isa kritis kak '' ucap Athena dan George memicingkan matanya. Isa ? apa yang terjadi. " Maxim tidak bisa mengendalikan diri nya hingga Isa kritis '' ucap Athena dan George terkejut seketika. Namun apa yang membuat Maxim demikian. Athena mengatakan jika tujuannya adalah rumah sakit pribadi milik Ornaf.


George dengan segera menambah kecepatan nya hingga diatas rata-rata untuk segera tiba di tempat tujuannya. Tak butuh waktu lama mereka sudah tiba di pelataran luas dengan beberapa mobil mewah yang dikenalinya.


Sedangkan di sebuah ruang tempat Isabella dirawat tampak Aisley menghajar Maxim habis-habisan. Maxim diam saja dan terlihat pasrah saat menerima pukulan dari Aisley.


'' Brengsek kau!! '' maki Aisley dengan suara tertahan. Gabriel tak bisa melerai karena tak tahu harus berbuat apa, ingin melerai namun ia pun merasa tak ingin ikut campur terlebih melihat adik sepupunya yang kini sedang terbaring lemah. " Setelah ini jauhi adikku max !! " ucap Aisley dingin.


" Jangan terlalu cepat mengambil keputusan Aisley. tenangkan dirimu terlebih dahulu, Maxim telah mengaku jika dia kehilangan kendali hingga tak sengaja melakukan hal ini, kau tahu dia sangat mencintai Isa. Namun karena satu masalah ini semua bisa terjadi. " ucap Samuel lagi.


" hentikkan omong kosong mu itu Sam !! '' ucap Aisley sadis. '' Kau tahu seorang lelaki yang mencintai wanita nya tak pernah berani menyentuh apalagi membuatnya hingga seperti ini. Namun dia !! " tunjuk Aisley tegas " Dia lelaki cacat yang mampu melukai adikku ! " ucap Aisley lagu dengan dingin tak berperasaan.


Aisley akhirnya mengangguk dan duduk dengan kasar di sofa didekat Gabriel yang terlihat sedang menatap Maxim tajam. Tak lama pintu terbuka rupanya Athena sudah datang namun kedatangan George membuat semua orang gugup saat manik biru itu berkilat dingin.


Maxim melirik sekilas dan seperti tak perduli dengan kehadiran George maniknya hanya terfokus pada wanita yang kini sedang terbaring lemah. Athena mendekat dan melihat keadaan sepupunya itu.


" Bagaimana keadaan nya ? '' ucap Athena pelan. Maxim menggeleng lemah dengan tatapan sendu. " Tak perlu disesali Max. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya bukan ? termasuk permasalahan mu dengan Isa. Jangan merasa kau yang paling bersalah max. " ucap Athena seraya menepuk pelan bahu Maxim.


Kata-kata Athena membuat Aisley sedikit tak setuju. Namun Gabriel menahan lengan nya saat Aisley hendak melayangkan bentuk protes nya. Athena menatap Aisley dalam lalu tersenyum tipis.


" Aisley. Bijaklah dalam bertindak jika kau mengandalkan emosi mu maka semuanya akan berubah menjadi runyam. Percaya kata-kata ku !! Sekarang ayo iku aku biarkan Isabella beristirahat semoga saja nanti malam dia akan sadar " jelas Athena seraya melirik sebuah benda yang menampilkan garis rumit untuk ilmu kedokteran. " Kau juga max. Ayo kita bicara " tegas Maxim dan pada akhirnya putra Ellara itu mengangguk patuh seperti anak ayam yang mengikuti induknya.


Rupanya Athena membawa mereka menuju ruang disebelah Isabella dimana Ellara dan Ornaf sedang ada disana. Ornaf terkejut bukan main begitu pun dengan Ellara pasalnya kedatangan Athena dan George tak mereka ketahui.

__ADS_1


" Lama tak berjumpa bibi, paman '' ucap Athena sopan. Ellara dan Ornaf mengangguk canggung " Apa ada hal serius dengan Isabella selain luka di wajah dan lengan nya ? '' tanya Athena lagi seraya duduk dengan anggun bak seorang penguasa muda.


" Tidak ada namun sepertinya Isa mendapatkan luka dalam karena hantaman yang ia dapatkan. " jelas Ornaf dan Athena melirik Maxim yang tampak menunduk dengan diam. " Namun keseluruhan baik-baik saja. Aku sudah melakukan tugasku dengan baik '' ucap Ornaf dan Athena hanya mengangguk.


BRAKKKK


" MAXIM !! " teriakan suara seseorang sangat menggelegar, Dave datang dengan langkah tergesa seraya menatap Maxim tajam.


BUGHHHH


BUGHHHH


" Ohh max !! " kejut Ellara saat putra semata wayangnya dihajar tepat diwajahnya. Dave menghajarnya dengan membabi buta hingga darah keluar dari hidung dan mulutnya. Ornaf mencoba untuk menenangkan Dave namun Dave justru ikut memukul Ornaf.


BUGHHHH


" Jangan kau mencoba untuk menghalangiku !! Dan kau !! '' tunjuk Dave pada Maxim yang terkapar dengan Ellara yang membantunya. " Kau akan habis ditangan ku !! '' sentak Dave marah.


" Apa sudah selesai paman? " tanya Athena tenang dengan manik yang menyipit. Dave terkejut saat melihat putri sang lady berada di ruangan yang sama. " Apa kau puas ? " tanya Athena lagi.


'' tidak. Aku tidak akan puas jika tidak membunuhnya ! " dingin Dave menatap tajam Maxim yang terbatuk dengan mengeluarkan begitu banyak darah. Athena menggeleng lemah.


" Lakukan lah. Bunuh dia sebagai mana yang kau mau " ucap Athena namun perkataan nya membuat semua orang terkejut. " kau akan merusak tali persaudaraan yang telah kami jalin. Aku tak membenarkan atas tindakan Max paman. Namun apa kau tak mau mendengarkan terlebih dahulu penjelasan nya hmm ? minimal tunggulah hingga Isa sadar '' ucap Athena kesal karena Dave lagi-lagi merusak suasana.


Dave terdiam namun manik tak lepas dari sosok Maxim, Ellara menuntun Maxim untuk duduk di sofa seraya memberikan nya sebotol mineral untuk Maxim Setelah itu Ornaf yang mengobati putranya sendiri, rupanya tanpa mereka sadari Isabella telah sadar ia mendengar begitu jelas dengan apa yang telah terjadi di ruang sisi kiri nya yang sangat dekat itu hingga kemarahan sang ayah yang menghajar Maxim habis-habisan.

__ADS_1


__ADS_2