King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Go


__ADS_3

DORRR


AGHHH


Silla semakin meraung kesakitan saat kedua kakinya di tembak, dan kali ini pelakunya adalah Kenneth. Kenov seketika terkejut sekaligus syok. Athena segera melepaskan dekapan Kenov yang erat di tubuh nya.


" Good job brother. " smirk Athena dan Kenneth hanya menatap datar wajah Silla yang sangat kesakitan itu. Athena melirik sinis kearah Kenov. " Ada apa paman ? sepertinya kau tidak senang jika dia mati bukan ? " Picing Athena dan Kenov menelan ludahnya kasar.


" Athena bukan begitu. Membunuh tidak menyelesaikan masalah sayang. " bujuk Kenov dan Athena tersenyum kecut.


" Jangan berbicara seolah-olah paman orang yang suci. " tegas Athena hingga Kenov terdiam bukan main. Gadis bermanik hitam itu sangat mendominasi melebihi sang ayah. Kenov hanya tak ingin Athena mengotori tangannya dengan membunuh wanita tak tau diri itu.


Silla kau membuat semuanya semakin rumit. Batin Kenov.


" Bajingan kau !! " teriak Silla menatap Kenneth dan Athena dengan tatapan nyalang nya.


Kenov terkejut saat mendengar perkataan Silla yang kasar, setau dirinya Silla tak pernah berkata demikian dan saat ini ada apa dengan wanita itu.


PLAKKK


Kenov dan Silla diam saja saat melihat Silla ditampar keras oleh Athena.


" Kau memang harus dilenyapkan. Dasar wanita tak tau malu. " seringai Athena dengan tengil.


SRETTTT


AGHHH


Silla menjerit kala ia merasakan perih pada lengannya. Sebuah belati menggores indah tubuhnya Silla tampak gemetaran. Kenov lagi-lagi terkejut kala gerakan Athena sangat cepat dan cekatan bahkan seperti melakukan tipuan mata.


" sialan.. Kau gadis gila. " ucap Silla dengan meraba bagian yang terluka dengan gemetar dan Athena seketika tertawa terbahak-bahak. " kau psikopat. " teriak lantang Silla.


SRETTTT


AGHHH


Athena kembali menggores pipi Silla dengan ukiran yang sangat cantik nan indah. Athena tersenyum melihat maha karyanya, Kenneth menatap darah di tubuh Silla yang mengalir cukup deras.


" Paman sebaiknya kau keluar saja. " ucap Athena tiba-tiba, hingga Kenov tersentak bukan main.


" kau mengusir ku " Picing Kenov dan Athena menatap tajam kearah Kenov tanpa berkedip.


SHOTTT

__ADS_1


JLEBBB


Alexa tiba-tiba datang dan langsung menembak bius Kenov di bagian leher kirinya hingga tak lama kemudian tersungkur dan hilang kesadarannya. Kenneth menatap kedatangan Alexa yang tiba-tiba.


'' i',m sorry uncle " desis Alexa menatap Kenov yang tergelatak tak sadarkan diri.


Silla semakin ketakutan saat melihat kedatangan Alexa yang berwajah datar. Athena berteriak memanggil anak buah king yang berjaga untuk membawa Kenov ke kamar tamu, bahkan Athena memberitahu mereka untuk menutup mulut pada orang yang mengetahui kejadian ini.


" seret dia " ucap Athena pada salah satu anak buahnya. Silla segera dibawa pergi oleh Athena dan juga Alexa sedangkan Kenneth hanya membiarkan semua itu terjadi. Kenneth segera naik ke kamar pribadinya untuk melakukan panggilan video dengan Elisya.


Markas pertama milik Athena.


Alexa terkagum-kagum saat dirinya pertama kali menginjakkan kakinya ditempat milik Athena. Ya bangunan ini cukup megah dan mewah walaupun tak semegah Gold mansion tapi masih bisa disetarakan dengan markas utama milik king.


Silla diseret paksa dengan keadaan kedua kakinya tertembak, dirinya meraung dan menangis kesakitan hingga mulai ketakutan. Athena tak ingin mendengar suara tangisannya hingga membuat Athena geram bukan main.


DUAKKK


" suaramu sungguh mengganggu telingaku " sentak Athena geram dan Silla seketika menghentikkan tangisannya dengan cepat. " ckckck kemana nyali mu yang besar itu Silla " sinis Athena dengan mendelik kan mata tak suka.


" hiks..hiks... kenapa kau kejam hah !!! " lantang Silla dengan berderai air mata hingga matanya sembab dan memerah ditambah luka memar menghiasi wajahnya yang baru saja pulih


" baru tau kau jika aku kejam " datar Athena dan Silla diam saja " seharusnya kau berfikir dua kali untuk melawan ku. Kini kau berada dalam cengkraman ku tidak ada yang bisa menyelamatkan mu termasuk mommy dan Daddy " datar Athena dengan tersenyum remeh.


" memangnya kau melakukan apa hah ? hingga kau berjanji tak akan mengulanginya lagi " pekik Athena kesal.


Silla seketika terdiam dengan pemikirannya, kehidupan nya di new Zealand lebih baik ketimbang hidup dalam kekejaman yang diciptakan oleh Athena.


kini ia menyesal telah pergi ke Paris hanya untuk bertemu dengan Remigio dan Valera yang telah dianggap seperti orangtuanya sendiri. Silla menangis sejadi-jadinya seharusnya ia menurut saja apa yang dikatakan oleh Remigio maupun Kenov.


" sudahlah, tak perlu membuang-buang tenaga hanya untuk wanita seperti itu " saut Alexa tiba- tiba. " sebaiknya kita pergi. Maxim sudah berada dalam perjalanan menuju markas utama " ucap Alexa lagi dan Athena mengangguk saja.


Athena memberikan perintah kepada anak buahnya untuk mengunci ruangan yang Silla tempati dengan rapat. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju markas utama dimana semuanya sudah berkumpul disana.


Markas utama king.


Para anak buah king dibuat tercengang pada sekumpulan muda-mudi para generasi selanjutnya. Aura mereka yang selalu saja mendominasi serta sikapnya yang tak jauh berbeda dari para orangtuanya membuat semua anak buah king segan.


" Apakah kalian tak merindukan ku " ucap Maxim dengan wajah menyeringai penuh arti. Tatapan dari putra Ornaf dan Ellara itu sangat tajam bagaikan elang.


Samuel terkekeh begitupun dengan Noe dan Alexandrea. Gabriel dan Kenneth hanya tersenyum tipis dengan kaki yang bertumpu menunjukkan betapa mereka sangat berkuasa.


" selamat datang brother " sambut Samuel bangkit memeluk sekilas Maxim yang bermuka kecut " lama tak berjumpa " lanjut Samuel lagi.

__ADS_1


Isabella, Aisley, Alexa dan Athena hanya diam saja menatap sekumpulan para lelaki yang sedang melepas rindu.


" ckckck menggelikan " sinis Isabella hingga pendengaran Maxim menangkap gumaman kecil dari bibir Isabella.


" wow Isabella. Hmmm Lama tak berjumpa kau tumbuh semakin cantik dan seksi " seringai Maxim, hingga Isabella menatap tajam ke arah Maxim.


" tutup mulut sialan mu itu !! " sentak Isabella dan Maxim hanya tersenyum kecil.


Maxim terlihat menyapa Athena dan yang lainnya setelah itu mereka berkumpul dengan berbincang ringan dan membicarakan perihal dengan apa yang terjadi pada salah satu bisnis mereka yang berada di Yunani yang saat ini sedang bermasalah.


ternyata Maxim tak datang sendiri ia membawa dua orang kepercayaan nya ikut serta. Dua lelaki berkepala plontos serta berperawakan tegap dengan wajah sangar berdiri tak jauh dari tuan mudanya.


" Heii kalian berdua " teriak Isabella kesal. " Ya kalian " ucap Isabella lagi saat kedua lelaki itu saling pandang seperti orang kebingungan " kalian berdua membuat ku sakit mata dengan berdiri seperti itu bagaikan patung " oceh Isabella hingga suara gelak tawa Samuel pecah seketika. " hentikan tawa jelek mu itu ! " ucap Isabella kesal.


" wow.. Aisley ada apa dengan adikmu itu ? apa ia sedang datang bulan ? " tanya Samuel dengan senyum jenakanya.


" Entahlah. Dia lebih agresif ketimbang dengan diriku " saut Aisley datar dan Isabella hanya menatap kesal kearah Kakak nya. " duduklah Isa. Biarkan saja mereka berdiri seperti itu " ucap Aisley dan Isabella seketika menurut saja.


" Jadi kapan ? " ucap Maxim menatap Gabriel dan juga Samuel. Kini semua orang menatap ke arah Samuel dan Gabriel.


" Esok kita akan berangkat " ucap Gabriel dan Maxim hanya mengangguk pelak tanda mengerti " Mereka sudah menemukan orang yang lancang mengklaim barang yang bukan milik mereka. Rasanya tangan ku sudah gatal ingin merobek mulutnya " desis Gabriel


" Jangan lupa sisakan untuk ku organ-organ tubuhnya. Aku tak ingin melewatkan pundi-pundi rupiah ku " ucap Maxim lagi.


" Hmm " saut Gabriel singkat.


Malam itu semua orang memutuskan untuk menginap di Markas utama termasuk dengan Athena dan Kenneth. Tentu saja hal itu membuat para pelayan markas sibuk melayani para tuan dan nona mudanya.


George yang mendapatkan kabar tersebut dengan segera menyusul gadisnya menuju markas utama.


Hari itu markas utama terasa lebih hidup dan berwarna setelah beberapa tahun berlalu mereka tidak merasakan lagi yang namanya kebersamaan, semenjak para senior memutuskan untuk menikah dan mempunyai keluarga yang bahagia serta melahirkan para generasi selanjutnya.


" Max, kau disini ? " ucap tiba-tiba George terkejut. Maxim hanya mengangguk sopan entah mengapa firasat George mengatakan telah terjadi sesuatu, tapi apa ? entahlah.


Athena pamit terlebih dahulu karena ingin menghabiskan waktunya bersama dengan George dan semua orang mengangguk paham. George dan Athena menuju ke lantai tiga dimana kamar mereka beristirahat.


" Sayang. Apa telah terjadi sesuatu ? " Picing George menatap lekat wajah gadisnya.


" tidak ada kak, memangnya kenapa ? " ucap Athena lagi, George menatap dalam manik hitam milik Athena seolah sedang mencari kebohongan yang sedang disembunyikan nya.


George tak mudah di bohongi dengan perkataan sederhana Athena. Firasatnya sangat kental dan sensitif bahkan dirinya tau jika orang itu sedang berbohong atau tidak. Apalagi kehadiran anak para petinggi king tiba-tiba berkumpul berbaur menjadi satu, seperti sedang merencakan sebuah rencana.


Aku harap kau tak menyembunyikan sesuatu yang dapat membahayakan dirimu sendiri Athena. Batin George.

__ADS_1


__ADS_2