King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Perpisahan 3


__ADS_3

** Story owee **


Guys setelah owe pikir-pikir gimana kalau season ketiganya disini aja yah biar gak bolak-balik cover kan sayang Novel ini juga ikut kontrak, untuk season 2 tinggal beberapa episode lagi setelah itu selesai yah guys.


Owe juga akhir-akhir ini merasa sedih karena novel owe banyak yang baca tapi tidak beri Like dan komen😢. Kalian begitu menikmati tapi tidak beri suport buat owe kan owe yang nulis nya jadi loyo guys.


Hanya beberapa nama yang selalu muncul untuk kasih owee suport setiap owe up.. huhhh kan sedih owee gimana dong?


Yaudah lah owe kan udah berusaha untuk sebaik mungkin buat novel ini jadi bagus tapi beberapa dari kalian seperti kurang setuju dengan beberapa part dalam kisah ini. Ya owe kudu gimana ? Udah begitu alur ceritanya masa harus owe rubah lagi kan nanti owe lieur..


____ Kembali ke cerita ____


Tak terasa sudah tujuh bulan berlalu Athena tak berada di sisi George yang semakin hari semakin terpuruk. Lelaki bermanik biru itu seolah kehilangan separuh nyawanya. Pekerjaan yang terbengkalai karena sibuknya mencari keberadaan Athena yang sulit untuk ditembus.


AGHHH


George berteriak geram saat para anak buah khusus nya tak bisa menemukan jejak Athena maupun Vegas. Entah apa yang dilakukan oleh Athena dan Vegas hingga mereka membuat dirinya sangat sulit ditemukan.


" Cari dengan benar! '' geram George berbicara dengan anak buah nya disebrang sana. Nafasnya naik turun dan menatap langit biru kemerahan.


Namun disisi lain Vegas dan Diana kewalahan saat Athena merasakan sakit dibagian perutnya. Athena merintih dan meremas pakaian nya sendiri hingga mengeluarkan keringat di sekitar wajahnya.


Diana panik sangat panik hingga Vegas membopong tubuh Athena untuk menuju ke mobil mereka. Athena hampir tersengal dibuatnya.

__ADS_1


" Bernafas lah seperti biasa nya Athena. Jangan biarkan rasa sakit itu semakin menguasai mu " ucap Vegas lagi. " Diana!! " teriak Vegas lantang dan Diana segera mendekat dengan membawa sebuah tas berukuran sedang berwarna hitam. " Sudah kau kunci? " tanya Vegas.


" Sudah. Cepat sepertinya itu kontraksi " pekik Diana tak kalah panik.


" Eghh.. sakit " rintih Athena lagi dan Diana maupun vegas dengan cepat membawa Athena menuju rumah sakit. Mobil yang dikemudikan oleh Vegas dengan cepat melesat membelah jalanan pendesaan.


" Nona bertahanlah. Tarik nafas secara perlahan " pinta Diana kepada Athena.


" Ini..ini..sa..kit " lirih Athena memejamkan kedua matanya erat seraya mencengkram erat tangan Diana. Vegas semakin panik tak karuan dibuatnya.


mobil berwarna putih itu melaju dengan kecepatan tinggi hingga hampir beberapa kali menabrak mobil didepannya namun dengan semua kelihaian yang dimiliki oleh mantan pembalap seperti Vegas dirinya mampu menguasai semuanya hingga mereka tiba disebuah rumah sakit besar disalah satu kota.


" Cepat!! " pekik Vegas kepada dua lelaki yang diketahui sebagai seorang perawat. Mereka terkejut dan dengan sigap membopong tubuh lemah Athena yang sudah tak sadarkan diri dalam saat perjalanan. Diana panik dan menangis cemas saat melihat kondisi nona nya yang tai baik-baik saja.


" tuan apa sebaiknya kita hubungi keluarga nona Athena saja ? '' ucap Diana menatap berani kearah Vegas yang sedang melamun. Entahlah untuk menghubungi keluarga nona nya itu membuat Vegas ragu karena Athena sendiri enggan untuk menghubungi kedua orangtuanya apalagi George.


Namun disaat Vegas hendak menjawab pertanyaan Diana. Dua orang lelaki datang dengan wajah datar tanpa ekspresi Vegas dan Diana saling pandang seketika.


" Apa terjadi sesuatu buruk ? " tanya orang itu menatap Vegas dengan tatapan tajam nya. Vegas lelaki itu sesekali menggeleng dan sesekali menatap tajam kearah dua lelaki yang datang dengan tiba-tiba " Jangan khawatir kami ada disini. Nona Athena akan baik-baik saja " ucap seseorang menimpali dan Vegas hanya membangun samar. Tak lama seorang dokter keluar dengan wajah panik membuat semua orang menelan ludahnya kasar.


" operasi! Pasien harus segera di operasi untuk mengeluarkan bayi nya. Ada beberapa berkas yang harus diisi dan ditandatangani selagi salah satu dari kalian mengisi formulir aku akan membawa pasien menuju ruang yang sudah ditentukan '' ucap seorang wanita dengan tegas.


" Aku saja! Kau temani nona Athena '' ucap lelaki yang tak lain adalah Elion. Vegas mengangguk dan mengajak Diana untuk ikut bersamanya. Elion dan lotus saling pandang dan dengan cepat mereka mengisi formulir yang diminta.

__ADS_1


Sudah hampir satu jam berlalu namun belum ada tanda-tanda operasi sudah selesai. Vegas dan Diana menunggu Athena dengan sangat cemas sesekali Diana memejamkan mata seraya mengucapkan sebuah doa untuk sang majikan.


" Jadi Rusia? " ucap Elion membuka suara terlebih dahulu untuk menghilangkan kecanggungan yang ada. Vegas menatap balik kearah Elion dengan lekat. " Kalian bersembunyi cukup pintar Vegas. Bahkan satelit king tak bisa membaca sinyal milik nona Athena. Namun entah kenapa aku merasa kalian berada di Rusia. Apa itu hanya kebetulan saja ? " gumam Elion mengusap dagunya pelan.


" Aku hanya menuruti perintah tuanku! " jawab Vegas seadanya.


" Ya aku mengerti tapi setidaknya kau memberi tau nyonya Valera selaku ibu dari nona Athena '' tegas Elion lagi dan Vegas hanya menghembuskan nafasnya perlahan " Lalu siapa wanita itu? " tanya Elion lagi. Diana yang ditunjuk kasar oleh Elion mendadak menundukkan kepalanya karena takut dengan tatapan tajam Elion. " Diana. '' ucap Vegas singkat tampak mau menjelaskan lebih menyeluruh tentang Diana pada Elion dan lotus.


CEKLEK


Manik semua orang menatap kearah pintu yang baru saja terbuka menampilkan kedua dokter wanita yang baru saja selesai menangani Athena. Dokter itu tersenyum tipis


" Operasinya berhasil dan pasien melahirkan seorang bayi laki-laki. " Ucap dokter itu lagi dan semua orang mendadak lega dengan mengucapkan rasa syukur. " Kalian belum bisa masuk kedalam karena pasien belum di pindahkan keruang rawat. Jadi mohon bersabar '' ucap dokter itu terlihat ramah


" Baiklah jika begitu terimakasih " ucap Vegas mengangguk sopan. Elion dan lotus tersenyum samar saat mendengar jika bayi yang dilahirkan oleh Athena adalah seorang laki-laki. " Sebaiknya kalian duduk daripada berdiri seperti itu dan membuat mata ku sakit! " ucap Vegas lagi.


" Baiklah " ucap lotus terkekeh dan memilih duduk disamping Diana lalu melemparkan senyum jenaka nya kepada wanita manis di sampingnya itu. Diana mendadak berdebar dan tak berani menatap kearah lelaki berkulit kecoklatan dan bertubuh atletis. " Lotus " ucap lelaki itu menyodorkan tangan kanan nya untuk meminta dijabat karena sebagai salam perkenalan. Diana bingung namun membalas jabatan tangan lotus dengan gugup.


" Diana " jawab wanita itu lagi lelaki dan lotus tersenyum namun maniknnya menatap kearah Elion dan Vegas yang kini sedang menatapnya dengan tajam. Diana mendadak tak bisa berkutik saat semua orang kini menatap kearah nya tanpa sebab.


Akhirnya setelah Athena di pindahkan kedalam ruang rawat Vegas meminta Diana untuk menemani Athena yang masih tak sadarkan diri. Elion dan lotus memilih untuk pergi karena mereka tak mau jika kehadirannya di ketahui oleh Athena.


Malam itu kedua jajaran king memutuskan untuk menginap di hotel terdekat dan mengabarkan hal bahagia ini kepada sang lady. sontak kabar yang dibawa Elion dan lotus mengejutkan Valera karena ia tak menyangka cucunya sudah lahir walaupun dalam keadaan prematur.

__ADS_1


__ADS_2