King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Ada apa dengan Athena.


__ADS_3

Satu Minggu berlalu semenjak kehilangan Athena.


Gold mansion kini ramai kedatangan para keluarga besar Adomson dan juga harson bahkan keluarga Asyur pun ikut berada di tengah-tengah keluarga besar keluarga Valera.


Remigio telah mengerahkan para anak buahnya untuk mencari keberadaan Athena yang hilang tanpa jejak, begitupun dengan Valera dan George yang selalu setiap saat mencari pemilik hatinya.


" Apa tidak ada tanda-tanda keberadaan Athena " saut tuan Ramius dengan perasaan cemas dihatinya menatap sekumpulan orang-orang yang melingkari ruangan besar nan mewah itu.


" seharusnya ada dan bisa. " saut Alexa tiba-tiba datang dan berkumpul dengan para orang dewasa ditemani Alexandrea dan juga Maxim dibelakangnya. Semua orang mulai menatap gadis itu. " Maaf jika aku menyela kakek. Tapi seharusnya keberadaan kak Athena sudah ditemukan mengingat ia memakai jam tangan yang sama persis dengan Kenneth. Tapi ini aneh aku tidak bisa menemukan sinyal dari benda itu. Asumsi ku ada dua kemungkinan. Jarak benda itu dengan kak Athena mungkin jauh atau telah terjadi sesuatu pada benda itu sehingga mengalami kegagalan fungsi kerja nya dan yang kedua kemungkinan kak Athena ditemukan seseorang atau justru dibawa pergi dan orang itu menyadari fungsi kerja dari jam tangan milik kak Athena sehingga mematikan nya agar kami tak bisa melacak keberadaan nya sama sekali. " tegas Alexa dengan lugas dan tentu saja maniknya bergerak menatap sekumpulan orang yang berbeda usia.


Tentu saja penjelasan Alexa membuat orang-orang terkejut bukan main terlebih nyonya sofhia dan nyonya Rosalina yang memutuskan untuk ikut bersama sang suami setelah mendapat kabar buruk itu mengenai cucu perempuannya.


Valera berfikir sesuatu tentang perkataan Alexa. Ya ada benar nya juga bahkan banyak sekali orang yang mencari keberadaan Athena tapi nihil semuanya tidak membuahkan hasil.


Remigio tampak memejamkan matanya seketika. Dirinya cemas terhadap anak gadisnya itu. Malvin pun turut ikut membantu mencari Athena begitupun dengan Asyur yang mengerahkan anak buahnya untuk turut membantu.


" Lalu apakah kau tau siapa yang menyerang mu pada hari itu George ? " tanya Valera kepada lelaki pemilik manik sebiru lautan itu yang duduk disamping kirinya.


" dia adalah salah satu musuh Daddy mamih. Apakah kau ingat pada kejadian dimana aku masih kecil. Seorang wanita yang datang mengacaukan acara makan malam itu. Wanita yang menyamar menjadi pelayan. " Picing George dan Valera tampak mengingat-ngingat pada kejadian beberapa tahun silam yang lalu" Aku dan Malvin dulu memberi pelajaran padanya bukan. " ucap George menatap kearah Malvin yang ikut berfikir seolah tengah mengingat sesuatu " Aku dan Malvin mendapatkan serangan dihari yang sama. Cuma sial nya Athena berada bersamaku saat itu " ucap George lagi.


" Jadi dia musuh Hans Maxwell ? " tajam Remigio dan George mengangguk tanpa ragu.


" bukankah wanita itu telah tewas ? " ucap Malvin lagi dan George menggeleng tegas.


" Wanita itu ternyata selamat Malvin. Setelah mendapatkan beberapa kali serangan dari yang kita ciptakan. Wanita itu memutuskan untuk pergi jauh dari England. Sungguh aku baru mengetahuinya akhir-akhir ini. Rupanya musuh masa lalu kembali muncul dan menjadi ancaman untukku sendiri. " jelas George dengan manik yang menatap lurus kedepan.

__ADS_1


" Sudahlah. Yang terpenting kita fokus saja pada pencarian Athena, ini sudah satu Minggu berlalu tapi belum ada tanda-tanda keberadaanya. Aku sungguh khawatir pada gadis itu " saut tanpa sadar Kenov hingga membuat George menatap tajam pada lelaki yang seumuran dengan ayah sambungnya.


" Ada apa paman ? sepertinya kau sungguh mencemaskan gadis ku bukan ? " dingin George dan Kenov langsung menatap kearah George yang menatapnya dengan tajam dan penuh selidik.


" tentu saja aku sangat mencemaskan nya dia putri dari sahabatku. " datar Kenov dengan mata yang masih terkunci pada George. Semua orang terdiam dan saling menatap kedua pria berbeda generasi itu.


George bukan lelaki bodoh yang tidak menyadari sikap seseorang, disini George menyadari jika salah satu sahabat ayah sambungnya menyimpan perasaan lebih pada Athena.


George akhirnya pamit untuk melanjutkan kembali pencarian bersama dengan Malvin dan lainnya. Valera mengangguk dan tersenyum lembut pada George tak lama Alexa, Alexandrea bersama Maxim turut pergi untuk melakukan tugas selanjutnya.


*******


seorang wanita cantik kian mengerjap-ngerjapkan matanya secara perlahan, rasa pusing kian menjalar pada bagian kepalanya apalagi kakinya terasa nyeri dan keram.


Manik hitamnya menatap sekeliling kamar yang sangat mewah dan berkelas. Dirinya bingung sangat bingung perlahan ia menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya.


CEKLEK.


Athena. Ya gadis itu adalah Athena ia menatap kearah pintu yang baru saja terbuka. Sosok lelaki tegap dengan sorot mata yang teduh sedang menatap dirinya dengan lekat.


'' Kau sudah sadar? '' ucap lelaki itu dan Athena terdiam seraya memperhatikan lelaki itu yang berjalan kian mendekat kearah nya.


" Kau siapa ? " tanya Athena lirih dengan mata yang terus mengunci kearah lelaki yang baru saja ditemuinya. Dirinya bingung dan kepalanya pun kian berdenyut nyeri.


" perkenalkan aku Areez. '' ucap nya datar dan Athena hanya diam mematung dengan memperhatikan sekelilingnya. " duduklah. Kau baru saja sadar. " ucapnya lelaki yang bernama Areez

__ADS_1


Athena mengangguk dan menurut dirinya duduk disisi ranjang dengan anggun. Areez menatap Athena dengan senyum terkulum.


" Siapa namamu ? " tanya Areez menatap Athena dengan tatapan teduhnya.


Athena bingung dan mencoba untuk mengingat sesuatu, rasa pusing kian menjadi kala Athena mencoba untuk mengingat semuanya. Areez merasa ada yang aneh dalam diri Athena.


" kau tak apa ? '' ucap Areez lagi.


" kepalaku sakit sekali '' rintih Athena dan Areez mengangguk tanda mengerti dan segera menghubungi dokter pilihannya. Athena memilih berbaring dan mencoba mengingat siapa dirinya dan juga kejadian yang menimpanya.


Areez merasa Athena hilang ingatan atau sebagainya. Dirinya harus memastikan hal ini terlebih dahulu.


Sekitar lima belas menit Areez dan seorang dokter memasuki ruangan dimana Athena beristirahat. Dokter itu menatap gugup kearah Areez dan Areez hanya terdiam dengan memberikan kode untuk segera memeriksa gadis yang ditemuinya.


Dokter itu mulai memeriksa keadaan Athena dan gadis bermanik hitam itu diam saja terlihat menurut dengan apa yang dikatakan oleh dokter. Areez dengan setia menemani Athena dan sang dokter hingga selesai.


" Bagaimana ? '' datar Areez menatap seorang dokter wanita berambut panjang yang digulung dengan sangat rapi.


" sepertinya dia mengalami benturan pada area kepalanya. Kau bisa lihat sendiri saat aku bertanya siapa namanya bahkan ia menggeleng tak tau '' jelas dokter itu dan Areez hanya diam saja menatap Athena dengan banyak asumsi dalam fikirannya.


Areez hanya mengangguk saat dokter itu mulai memberikan sebuah saran untuk kesembuhan Athena, setelah itu Areez menyuruhnya untuk pergi karena tugasnya sudah selesai.


" Kenapa aku tak bisa mengingat nama ku sendiri " tanya Athena berwajah kesal dengan bibir yang mengerucut aneh.


Areez menghela nafasnya sesaat kemudian dirinya duduk disamping Athena.

__ADS_1


" hmm akupun bingung dan tak tau harus melakukan apa. Jujur aku menemukan mu di suatu tempat yang membuatku tak percaya akan hal itu. '' jelas Areez dan Athena mengeryitkan dahinya heran setelah mendengar sekilas cerita dari Areez. " Kau beristirahatlah disini. Nanti akan ada yang membawa kan mu makanan kesini. Aku ada di kamar yang bersebrangan dengan mu '' ucap Areez lagi dan Athena hanya mengangguk kecil lalu tersenyum tipis.


Areez melangkahkan kakinya menuju ruang yang dimaksud, dirinya harus mencari tahu identitas dari gadis yang ditemukannya. Areez tak mau gadis itu mendapatkan masalah lainnya atau sebagainya dan justru sebaliknya.


__ADS_2