King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Ajakan duel


__ADS_3

Athena menatap orang-orang dengan pandangan remeh menjijikan, tangannya menggenggam cantik sebuah revolver berwana silver pemberian sang ayah.


Senyum gadis bermanik hitam itu menyimpan sejuta misteri yang kelam, Helion menatap kearah para pengawalnya yang menodongkan senjatanya kearah Athena beserta rombongan.


" kau!! bagaimana bisa kau masuk kedalam istana ku !! " teriak raja Arion marah karena melihat dengan jelas kedatangan Athena yang tiba-tiba itu serta membuat keributan yang ada.


Athena tersenyum polos dengan menatap kuku-kuku nya yang baru saja dicat berwana biru muda. Athena melirik sekilas orang-orang yang kini menatapnya dengan tajam bahkan Gilbert disana tak luput menodongkan senjatanya.


Athena bertepuk tangan secara elegan lalu tersenyum penuh kemanisan.


" Waw... Mengeroyok seorang gadis ? ckckck dasar pecundang '' ejek Athena dengan suara yang penuh penekanan.


DORR !!


PRANGGG


senjata milik raja Arion memuntahkan isi pelurunya kearah Athena tapi sayang gerakan cepat sang raja terbaca dengan mudah oleh Athena.


Rayzen masuk tiba-tiba dengan menawan seorang wanita muda disana. Semuanya tampak terkejut begitupun raja Arion. Wanita itu tampak ketakutan bahkan gemetaran dibelakang Rayzen tampak para anak buah Athena berdiri dengan gagah hanya untuk melindungi Rayzen dan Athena dari jarak yang cukup.


" Lepaskan putriku !! '' pekik seorang wanita berteriak histeris saat menatap putrinya menjadi sandera orang tak dikenal. Ruangan yang besar dan megah itu tampak sedang dihuni banyak nya orang dari dua kubu.


" kejutan bukan ? '' tanya Athena bertampang sinis.


Lalu masuk beberapa orang dengan membawa peti berukuran yang cukup besar. Athena tersenyum saat melihat peti itu.


" Apa yang kau bawa ? jangan bertindak macam-macam di tanah milik kami. '' tajam Helion hingga membuat Athena terkekeh kecil.


BRUKKK


para anak buah Athena membuka peti lalu membalikkan isinya hingga beberapa mayat tergelatak dan menumpuk seperti sampah. Semua orang terkejut begitupun dengan raja Arion serta Helion.


'' Rasanya aku ingin sekali menguliti wajah orang yang mengirim mereka. Tangan ku terasa gatal sekali '' kekeh Athena berjaya tengil bahkan ia sekarang sedang memainkan rambutnya dengan gaya polos.


" Apa maksud nya ini !! '' pekik raja Arion marah


" Seharusnya aku yang bertanya padamu sialan!! Apa maksud mu mengirim kan mereka untuk mengintai ku!! '' teriak Athena lantang dengan sorot mata yang tajam menatap raja Arion yang tak kalah tajam menatap nya kini.


Raja Arion menyuruh seseorang untuk membawa masuk sang istri tapi wanita itu enggan dan tetap ingin disini untuk mengetahui apa yang terjadi.


" Kau !! Kau lah yang mengirim mereka '' tekan Athena lagi.

__ADS_1


" FITNAH!! '' ucap raja Arion dengan lantang " kau berani menuduh seorang raja '' ucap raja Arion berjalan beberapa langkah dihadapan Athena. " Kau lancang !! " tunjuk raja Arion kepada Athena dengan geram '' lepaskan putriku !! " ucapnya lagi dan Athena melirik sekilas wanita muda yang berada di cengkraman Rayzen.


DUAKKK


" AYAH !! " pekik helion saat melihat tubuh sang ayah ditendang dibagian dadanya hingga membuat tubuh raja Arion terjengkang kebelakang " APA YANG KALIAN LIHAT!! CEPAT TANGKAP GADIS ITU BESERTA ANTEK-ANTEK NYA !! " teriak Helion lantang.


DODODODOR !!


Athena dan Rayzen menembak orang-orang yang mulai bergerak. Rayzen tak melepaskan sandera di tangannya.


DODODODOR !!


DODODORDODODOR !!


Rajan Arion berlindung saat Athena menembak para anak buahnya begitupun dengan Helion dan sang ibu bahkan Gilbert pun ikut berlindung.


" pengecut. Kalian ingin bersembunyi ? Maka sembunyi lah dengan baik karena jika aku menemukan kalian maka jangan salah kan aku jika berbuat nekat '' teriak Athena marah


AGHHH


teriakan seorang wanita melengking diruangan itu, Athena menjambak rambut milik wanita yang menjadi sandera Rayzen dengan kasar bahkan si wanita muda itu tampak meringis dengan wajah yang memerah.


'' Keluar atau aku akan melakukan hal gila lain nya !! '' teriak Athena dengan lantang dan tampak semakin kuat saat menjambak rambut wanita muda yang diyakini ialah seorang putri.


BRUKKK


Athena melepaskan wanita muda itu dengan kasar hingga jatuh tersungkur di lantai. Wanita muda itu berlari menuju luar istana untuk melindungi dirinya dengan ditemani seorang pengawal.


" siapa kau ? berani sekali masuk kedalam istana dan membuat kekacauan disini !! Apa kau tau hukuman bagi para perusuh seperti mu ini ? Hukuman nya adalah hukum gantung " tegas lelaki itu dengan lantang menunjuk Athena dengan tegas.


Athena tersenyum sangat manis bahkan kini ia melangkah mendekat kearah si lelaki yang sedang mengancam nya. Semua orang tampak waspada begitupun dari pihak Athena dan Rayzen yang bersiaga.


" Kau sedang menggertak ku tuan ? ohh aku takut sekali. Tapi sayang ancaman mu hanya sebuah lelucon menggelikan untuk ku '' desis Athena yang berjarak dekat dengan si lelaki yang berusia paruh baya itu.


TRANGGG


suara pedang itu bersentuhan dengan lantai saat seseorang hendak menyabet tubuh Athena tapi karena lalai sehingga Rayzen menyangkalnya begitu saja.


'' jangan pernah kau berani menyentuh nona ku !! " tajam Rayzen dengan sorot mata yang sangat tajam. " ckckck aku kira kita akan disambut layaknya seorang tamu karena yang aku tau para anggota istana mementingkan norma dan kesopanan tapi kalian semua sungguh ironis. " ucap Rayzen lagi hingga Athena terbahak-bahak dibuatnya.


" Lancang!! " geram seseorang. " serang mereka !! " teriakannya lagi hingga kini semua para pengawal istana berbondong-bondong menyerang Athena dan para anak buah nya.

__ADS_1


Athena yang geram tak menggunakan senjatanya ia dengan beringas menghajar orang-orang dengan kemampuan bela dirinya. bahkan Athena menyerang para lelaki dengan mudah.


Rayzen yang gesit tak membutuhkan waktu yang lama untuk menumbangkan lawannya. Athena dan Rayzen mempunyai gerakan kombinasi yang sempurna hingga mereka tak mudah untuk dilukai.


KRAKKKK


Athena mematahkan lengan seseorang dengan beringas sontak apa yang dilakukan oleh Athena membuat mata yang melihat terbelalak lebar.


DORR !!


sebuah peluru melesat dan menyerempet lengan Athena. Manik hitam itu menajam saat melihat Helion dan Gilbert berada di sisi kirinya.


SRETTTT


Athena mengambil paksa sebuah pedang yang berada di tangan seseorang.


" Jangan menjadi pengecut dengan menyerang secara sembunyi-sembunyi pangeran, keluarlah dan lawan aku. Jika aku kalah maka kau boleh melakukan apapun terhadap ku tapi jika kau yang kalah kau harus siap menanggung konsekuensinya " lantang Athena.


" Quenn !! " sentak Rayzen karena merasa tak terima dengan pekerjaan nona nya. Athena menajam kan pandangan nya yang tajam Rayzen.


" Selesaikan saja para lawan mu Rayzen. Percayakan padaku " dingin Athena.


ruangan itu seketika dingin dan hening banyak sekali korban yang berjatuhan dan itu semua dari pihak pengawal kerajaan. kesepuluh anak buah Athena menyebar diruangan itu untuk bersiaga dan berjaga-jaga.


KRAKKKK


suara itu seakan membuat semua tulang-tulang menjadi lemas tak berdaya. Rayzen yang marah dengan cepat melumpuhkan lawan nya hanya dengan tangan kosong bahkan Rayzen dengan cepat memelintirkan leher korbannya hingga berlawanan arah.


" rupanya seorang gadis sedang menantang ku yang seorang pangeran. Jangan pernah menyesal dengan perkataan mu '' dingin Helion yang keluar dengan gagah dan wajahnya yang garang.


Athena tersenyum miring melihat sosok Helion yang keluar. Athena melepaskan jaket kulitnya hingga Athena hanya menggunakan sebuah tank top berwarna putih. Lekukan tubuh Athena yang sangat ideal mengundang hasrat kelelakian Helion yang melihatnya.


Sesaat Helion terpana dengan sosok Athena yang memiliki kulit putih bersih dan tubuh yang sangat ideal serta terbilang seksi. Leher jenjangnya yang mulus membuat Helion berfikir kotor seketika.


" Jika kau kalah kau harus siap menjadi gadis yang merangkak secara sukarela keatas ranjang ku. " ucap Helion secara frontal dengan senyum nya yang tipis. Athena tersenyum miring dibuatnya.


DUAKKK


Rayzen marah karena perkataan Helion yang sangat kurang ajar terhadap nona nya Helion meringis saat kepalanya dilempari sebuah benda oleh Rayzen.


" Kau!! " sentak Helion marah.

__ADS_1


" seharusnya kau harus bisa menjaga lisan mu pangeran. Kau tak luput dari manusia sampah yang tak berguna. " desis Rayzen dengan tajam. Helion yang mendengarnya menjadi marah dengan dada yang naik turun maniknya menatap tajam kearah Rayzen yang bagaikan seekor mangsa yang siap di terkam.


__ADS_2