King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* berkumpulnya para mafia muda dan sebuah kejutan.


__ADS_3

Blue mansion.


Kedatangan para tuan dan nona muda king rupanya disambut oleh para petinggi king yang hadir disana. Mereka hanya bisa diam dan membungkam mulutnya saat melihat wajah-wajah datar para orang tua yang seolah-olah siap menerkam nya.


Para anak buah yang berjaga di sekitar Blue mansion dengan serempak menunduk penuh hormat akan para tuan dan nona muda yang nanti akan menjadi para penguasa tangguh di belahan dunia sesuai dengan kemauan nya masing-masing.


" tutup gerbang. " perintah Kenneth pada anak buahnya. Lelaki muda nan gagah itu memerintah dengan penuh kekuasaan berjalan tegap seperti seorang pangeran iblis berwajah tampan.


" Bagaimana misinya hmm ? " ucap Valera tersenyum tipis seolah sedang mengejek nya. Kenneth balas tersenyum diiringi kekehan kecil yang begitu maskulin.


" rupanya kalian semua disini ? apa tempat ini sekarang berubah menjadi tempat penampungan " saut samuel yang datang memakai kaca mata hitam dengan pakaian formal berwana coklat. Putra satu-satu nya Thomas itu berjalan dengan tegap namun senyum tengil nya ia berikan. Manik nya menatap sang ayah lekat begitupun dengan Thomas.


" Bagus juga. Aku suka jika tempat ini berubah menjadi tempat penampungan " saut santai Zizi menanggapi duduk santai bak seorang tuan rumah tanpa memperdulikan semua orang yang sedang menatapnya tajam. Termasuk Athena yang baru saja menginjakkan kakinya di ruangan lebar yang hampir mirip dengan sebuah aula pribadi.


" My princess " ucap Remigio antusias berlari kecil kearah putri tersayangnya. Kenneth mendelik malas. Athena tersenyum dan memeluk erat tubuh sang ayah seraya bergelantungan manja bak anak kecil. " Kau mirip dengan ibumu saat muda sayang. Kau nakal " seru Remigio mengecup dahi putrinya dan Athena tersenyum tipis.


Satu persatu para mafia muda masuk keruangan dengan pesona nya masing-masing. Bahkan para petinggi king tak merasakan aura mafia dalam diri anak-anak mereka justru aura para mafia muda layaknya seorang bos maupun seorang pembisnis ya itu lebih cocok.


" Max ..!! " geram Dave saat putra dari Ellara itu secara terang-terangan bermesraan dengan Isabella. Maxim diam namun bibirnya menyungging senyuman licik.


" Berapa lama kalian semua ada disini ? " ucap Kenneth mengawali pembicaraan yang terlihat serius. ekspresi putra Valera dan Remigio itu sangat minim ekspresi dan terkesan tak ramah.


" Kenapa ? apa kami semua tak boleh kemari " saut Thomas kesal dan Kenneth diam saja. " Justru kami yang seharusnya bertanya kenapa kalian semua menyembunyikan masalah ini " lanjut Thomas lagi.


" Lalu apa kalian ingin tahu semuanya begitu " Picing Aisley menanggapi dengan sikap yang dingin sama seperti Dave saat muda dulu.

__ADS_1


" tentu saja !! " tegas Valera dan semua orang menatap kearah sang penguasa king itu. Para manik mafia muda saling bertatapan satu sama lain. Seketika suasana menjadi hening dan sunyi tak ada yang berbicara maupun bertanya membuat Valera dan Remigio memicing heran.


Saat Valera hendak memulai pembicaraan kembali. Salah satu wanita yang merupakan anak buah Isabella datang membungkuk hormat. Semua mata tertuju pada wanita tangguh itu.


" maaf menganggu waktu kalian semua. Mereka sudah datang.'' ucap nya. Isabella hanya mengangguk memberikan sebuah kode pada wanita itu.


" Ada apa siapa yang datang ? " ucap Valera penasaran. Namun para mafia muda yang tak lain adalah anak-anak nya hanya diam lalu beranjak satu persatu dan meninggalkan ruangan itu dengan begitu saja tanpa sepatah katapun membuat para petinggi king heran bukan main.


Sedangkan di luar sana beberapa mobil mewah datang memenuhi halaman depan Blue mansion. Mereka dengan masing-masing membawa anak buah nya satu persatu. Rupanya Ahura dan Jane pun berada di antara mereka.


Mendadak para tamu menunduk hormat dan terkesan merendah saat sekumpulan anak mafia tersohor terlihat dari pandangan mata. Jane langsung berlari memeluk Athena dengan girang.


" Bagaimana perjalan mu " ucap Athena tersenyum manis.


" Colorum ? " Picing Maxim dan semua orang asing itu hanya mengangguk canggung tat kala manik Maxim menyipit tajam hingga Isabella menyenggol lengan kekasihnya dengan kasar. " aku hanya bertanya sayang " ucap Maxim dengan imut namun rupanya perkataan manis Maxim lagi-lagi membuat Dave naik darah hingga tanpa sadar Dave memekik kesal.


" Masuklah kita bicara didalam. Suatu kehormatan untuk kami jika kalian semua datang berkunjung kemari " ucap kenneth sopan dan semua orang mengangguk tipis. " Apa kalian semua juga ingin ikut ? " ucap Kenneth menatap para sekumpulan petinggi king. sontak mereka mengangguk cepat bahkan Zizi mengancam akan meledakkan Blue mansion jika tak di ikut sertakan.


Athena membawa mereka semua menuju sebuah lantai dasar yang belum para petinggi king ketahui. Sebuah ruangan besar nan luas dengan dominasi warna Blue dan pastel yang berbaur unik menjadi satu, Poto anggun dan gagah para keturunan mafia sejati terpampang indah dan elegan yang memenuhi setiap sudut dinding ruangan dengan beberapa lukisan tiga dimensi sebagai pemanis.


sebuah meja bundar terbuat dari granit mewah dan bercorak kristal berukuran jumbo hingga kursi sebanyak lima puluh buah menjadi ikon unik tersendiri yang terletak di tengah-tengah ruangan. Para petinggi king kagum akan hal tersebut mereka tak menyangka jika Blue mansion berdiri kokoh bak sebuah istana modern.


valera duduk dengan tenang walaupun ekspresinya menandakan jika dia sedang bingung namun Valera masih mempertahankan sikap wibawanya sebagai seorang pemimpin.


" Terimakasih sambutan yang berkesan ini nona Athena. Kami tak menyangka kalian semua akan menyambut kedatangan kami dengan tangan yang terbuka " ucap seorang lelaki Arab. Athena menatap lekat lelaki paruh baya itu dengan tersenyum tipis. " kami semua sudah mendengar cerita kilas tentang dirimu dari tuan Ahura dan nona Jane, jujur sosok dirimu membuat kami semuanya penasaran '' ucap lelaki itu lagi dan Athena hanya mengangguk pelan. Kini semua orang menatap kearah gadis bermanik hitam itu layaknya seorang tersangka yang hendak dihakimi.

__ADS_1


" Untuk mu tuan muda Kenneth kami sungguh terkesan karena kekuasaan mu kini merambah ke wilayah Yunani, teluk Persia dan Mesir. Anda bersama dengan tuan muda Gabriel berperan penting dalam hal ini. Namun jujur aku sedikit tersinggung saat kami yang penduduk asli justru kalah telak dengan kalian yang merupakan orang Eropa. '' saut seorang wanita berambut panjang dan berias cukup tebal. Gabriel dan Kenneth hanya terkekeh kecil namun senyum licik cukup terlihat di wajah mereka. " Tak hanya Gabriel dan kenneth. Namun aku mendapatkan kabar jika Samuel Maxim dan Alexandrea pun turut mengembangkan kekuasaan nya di tanah kami, terbukti kalian memiliki bangunan tempat persenjataan dan beberapa properti lainnya di wilayah kami, hmm tak di sangka senjata milik colorum ternyata buatan para anak muda '' ucapnya lagi dan semua hanya diam bahkan para petinggi king dibuat terkejut akan pernyataan yang membuat jantung mereka serasa ingin meloncat.


" terimakasih atas pujiannya " ucap Samuel dengan bangga tersenyum menawan.


" Tunggu. Colorum ? apa maksud nya ini '' ucap Zizi merasa bingung dan terkejut bukan main.


" Ahhh nyonya Zizi. Salam " ucap para anggota colorum meletakkan tangannya di dada dengan penuh hormat, Zizi kikuk dan mengangguk ragu.


" Adakah yang bisa menjelaskan semuanya ? " kini Remigio berkata dengan sorot mata yang tajam. Semua orang melihat kearah penguasa ORTAXS. Athena menatap sang ayah dengan lekat.


" Biarkan mereka bicara terlebih dahulu dad. Baru kalian bertanya bukan begitu ? '' ucap Athena tersenyum manis dan Remigio hanya mengangguk saja.


" Vegas ? " ucap seseorang dan Athena berubah dingin saat mendengar kata Vegas di ucapkan " Awalnya kami keberatan saat kau menawan dirinya nona. Bagaimana pun dia Anggota colorum yang kemampuannya cukup diakui. " ucap seorang lelaki yang sedari tadi bungkam menyimak pembicaraan orang-orang. Namun seketika tawa Athena terdengar geli.


" Ya aku akui Vegas memang lawan yang tangguh untuk ku. Dan apa kau tahu dia berhasil melukai ku dengan sebuah racun namun dia kalah satu langkah dariku. '' dingin Athena penuh percaya diri aura gadis bermanik hitam itu bak seorang putri iblis. Semua orang diam tak berbicara saat Athena sedikit menjelaskan apa yang telah terjadi. '' jadi apa kalian semua paham, mengapa aku memburunya Hingga jauh '' sinis Athena.


" Jika begitu kau dalam bahaya nona. Vegas memiliki orang kuat dibelakangnya. Bahkan kami para kelompok Colorum dibuat tak berkutik saat Vegas membawa seseorang yang cukup kami waspadai. " ucap seorang wanita dan Athena tersenyum miring.


" anggota kerjaan ? " ucap Athena dan para anggota colorum mengangguk mantap.


*****


udah dua bab yah readers.


Like dan komen nya sangat dibutuhkan untuk owee agar lebih semangat dan semangat lagi. Yukk dukung novel owee dari season pertama hingga season kedua.

__ADS_1


__ADS_2