
BUGHHHH
" Mommy! " teriak Athena melihat bagaimana tubuh sang ibu melayang sebelum mendarat dan membentur dinding berwarna coklat dengan sangat keras. Manik Athena terbelalak lebar dengan rasa amarah yang ada " Sialan!! '' Raung Athena berlari dan langsung menyerang Jasmine namun wanita itu pandai membaca situasi hingga mengelak dan langsung menyerang Athena dengan sebuah kepalan tangan.
" Tidak semudah itu! '' desis athena menangkap tangan Jasmine yang hendak melukai wajahnya. Jasmine marah dan langsung menyerang Athena dengan tangan lainnya namun Athena mengelak dan menerjang tubuh lawannya hingga jatuh.
BRUKKK
uhukkk
" Mom kau tak apa? '' Picing Athena melihat Valera yang sudah beranjak dan malah menonton pertarungan sang putri dengan lawannya.
" Aku tak selemah itu Athena! '' jawab valera dan Athena memicing sebelum Zizi dan Ellara masuk dengan tangan yang berlumuran darah.
" AWAS!! " teriak Zizi panik
PRANGGG
" Sialan! " pekik Athena berlari dan langsung menyerang sekali lagi Jasmine yang sudah siaga dan terlihat waspada. " Kau tak akan pernah bisa lari dari serangan ku! '' teriak Athena disela-sela pukulan nya yang hanya mendapatkan tangkisan.
Valera, Zizi dan Ellara bisa melihat sebuah emosi yang berkobar dalam diri Athena dimana hal itu dapat dimanfaatkan oleh musuh serta lawannya.
Namun tak lama suara deru helikopter terdengar dan Ellara segera melihat kesamping jendela. Sebuah helikopter asing mengudara tak jauh dekat bangunan tua di pulau ini.
" Ini tak baik. Mereka kelompoknya " ucap Ellara kepada Zizi dan Valera. Mereka saling pandang dan saling diam hingga ketiga wanita itu sontak bergegas untuk menyerang ngengat yang datang tiba-tiba. Sedangkan athena kini berhadapan dengan Jasmine.
DODODODOR !!
DODODOR !!
Zizi bergulung begitupun dengan ellara saat tubuh mereka justru disorot dan dibidik dalam satu kali tembakkan. Namun kedai wanita king itu justru menjadikan sebuah dinding udang untuk melindungi tubuh mereka.
" Mereka semakin berdatangan. Bagaimana ini ? " pekik Ellara lagi.
" Jangan biarkan mereka lolos begitu saja. " ucap Valera terdengar bengis ditelinga.
DODODOR
DODODOR
__ADS_1
" shitt!! " umpat Valera saat tangannya hampir saja menjadi korban peluru sialan. Valera bersembunyi dengan mata yang terus mengunci burung besi itu yang terus mengudara dari jarah cukup dekat dengan ketinggian rendah.
sepasang mata terkunci pada Valera dari atas sana Valera bisa melihat jika lelaki itu sedang tersenyum miring. Hingga.
" Menyingkir!! '' teriak Valera lantang berlari ke sisi kanan untuk menghindari ledakan yang terjadi. Namum tanpa disadari oleh si pengemudi burung besi itu. Ellara sudah menjerat baling-baling burung besi itu dengan sebuah senjata buatan Maxim.
" Satu ngengat itu sudah ku atasi dan tinggal menunggu hasilnya " desis Ellara.
BLUARRR
Ledakan hebat terjadi di udara dengan kepulan asap tebal dan menerbangkan puing-puing badan helikopter ke sembarang arah. Zizi tersenyum tipis melihatnya namun tak lama sesuatu membidik tepat kearah nya.
DODODOR !!
DODODODOR !!
" ****!! '' Zizi terkejut karena rupanya burung besi yang lainnya masih mengudara dengan bebas. Zizi kesal karena tak bisa mengejar si ngengat itu karena mereka.
SHOTTT
AGHHH
" berlindung! '' pekik Syina langtang.
DUARRRR
Blammmm
Elena dan Syina masih saja dengan posisi tiarap nya mereka meruntuki para anak buah king karena tak bisa menyadari jika adanya bala bantuan dari pihak Jasmine.
Sedangkan disisi lain Athena masih saja bertarung lihai dengan Jasmine keringat sudah membasahi wajah dan tubuh Athena. Rambut gadis itu sudah sedikit berantakan karena gerakan yang begitu aktif.
" Ku akui kau cukup tangguh " sinis Athena dengan tersenyum miring.
" Kenapa ? kau sudah tak sanggup untuk melawan ku! " tangan Jasmine dengan tenang.
" bermimpi lah! " pekik Athena berlari dan langsung menerjang tubuh Jasmine saat melihat celah dari sang lawan.
BRAKKKK
__ADS_1
Jasmine mengerang karena punggung nya dihantam kuat oleh Athena. Darah segar mulai keluar begitu saja dari mulut nya. Athena yang melihat darah seketika semakin beringas kilatan kejadian dimana wanita ini menyiksanya kembali terngiang.
KRAKKK
AGHHH
" Aku tak akan membiarkan mu mati dengan mudah! " tekan Athena saat berhasil menekan dan memelintir tangan Jasmine hingga berputar arah. Jeritan kesakitan seketika menggema dan Athena semakin terus bersemangat.
" Hahaha " tawa Jasmine begitu terdengar sangat kental. " Bagaimana rasanya saat kau mampu mengalahkan aku hmm? Lalu bagaimana rasanya saat Reno menyentuhmu " ucap Jasmine dengan raut tak terbaca menatap wajah Athena yang masih menatapnya dengan tajam. " ahh aku lupa pada saat itu kau tak sadarkan diri bukan ? sayang sekali.
'' keparat!! '' teriak Athena.
BUGHHHH
ahhh
Jasmine mengerang kala dahinya di bentur dengan kuat pada lantai yang dingin tak hanya itu Athena terus membenturkan dahi Jasmine hingga berdarah dengan hebat.
" Katakan dimana lelaki bajingan itu! '' teriak Athena marah namun Jasmine tersenyum puas. " katakan brengsek! '' tekan Athena lagi.
" Hahaha kau..kau tak akan per..nah bisa untuk menemukan Reno dimana pun. '' ucapnya dengan susah payah " Selamat menjalani penderitaan mu hahaha jika aku ti..tidak bisa membalas dendam ku pada ibumu...Lalu kenapa tidak dengan kau saja " ejek Jasmine dengan suara lirih hingga menyulut emosi dalam diri Athena.
AGHHH
Athena berteriak murka dan langsung menendang tubuh Jasmine sekali lagi hingga wanita itu benar-benar hilang kesadarannya. Athena terus mengamuk menendang dan membanting barang-barang yang ada disana.
" Athena Ayo kita pergi " ucap suara yang tiba-tiba masuk dengan wajah syok nya. Zizi yang wanita itu Valera. " Apakah dia tewas ? '' pelan Valera dan Athena tak menjawab.
" Sekarang aku tau apa alasan George satu Minggu ini seperti menjauhi ku mom. Ternyata mimpi itu nyata dan bajingan itu telah menyentuhku mom! " teriak athena frustasi dan Valera diam menatap sendu putrinya " Aku pikir disaat kalian menyelematkan ku aku terbebas dari bajingan itu. Rupanya aku salah mom. Bajingan itu! Bajingan itu!! " teriak athena lagi dengan dada yang bergemuruh hebat saat mengingat tentang George yang akhir-akhir ini seolah sedang menjauhinya.
" Athena tenanglah. Kita akan mencari dan menemukan lelaki itu untukmu! Percaya pada mommy Athena. '' ucap Valera menangkup kedua pipi putrinya yang berderai air mata.
" Lalu bagaimana jika aku mengandung mom? " lirih Athena lagi dan Valera segera memeluk tubuh Athena dengan mengelus lembut punggungnya.
Hari itu Jasmine diseret oleh Syina dan Elena. Ya Valera berhasil meringkus Jasmine yang sudah melakukan sesuatu terhadap keluarganya. Namun kemenangan ini tidak terasa seperti biasanya yang akan senang jika sang lawan tumbang dan berhasil dibawa.
Kali ini terasa sangat berbeda dimana mereka sedang memikirkan sesuatu hal yang mungkin akan terjadi dimasa depan. Valera menatap putrinya yang banyak terdiam tanpa ekspresi.
Dimana aku harus menemukan lelaki itu untukmu Athena. Batin Valera lirih.
__ADS_1