
Kediaman Zizi dan Vyan.
Zizi dan Vyan tampak mempertahan kan wilayah kekuasaan nya agar tak dikendalikan oleh segerombol orang yang menyerang saat waktu istirahat berlangsung. Vyan yang saat itu sedang berbincang dengan Leonel dan sang istri harus dikejutkan dengan suara peringatan tanda bahaya yang diterapkan oleh Zizi atas saran sang adik.
Kediaman megah dan mewah itu seakan menjadi tempat medan perang yang akan bersimbah darah manusia yang penuh berdosa. Vyan dan Leonel segera keluar dengan senjata nya namun istri dari Leonel itu seakan tak ingin sang suami jauh darinya.
" Bibi mari. Aku akan melindungi mu. Percaya padaku " ucap Noe tiba-tiba tanpa ekspresi berlebihan di wajahnya. Wanita dengan rambut sebahu itu hanya mengangguk dan menatap punggung dan suami yang sudah hilang dari pandangan.
DODODOR !!
" Bunuh mereka! " ucap Zizi berapi-api karena sebagian anak buahnya sudah tergelatak tak bernyawa. Serangan ini justru mendadak dimana kediaman mewah Zizi dan Vyan yang begitu senggang dengan orang yang berlalu lalang.
SRETTTT
CRATTT
AGHHH
Zizi melesatkan beberapa anak panah hingga mengenai pusat titik kehidupannya. Jantung, dada dan dahi adalah sasaran empuk untuk Zizi lakukan. Setelah beberapa dari mereka tewas Zizi berpindah tempat untuk melakukan hal selanjutnya.
" Dimana Noe ? " tanya Zizi saat berpapasan dengan Vyan dan Leonel.
" Dia sedang bersama Anita untuk melindunginya " saut Vyan dan Zizi mengangguk saja. " How ? kau kesamping dan aku kedepan lalu Leonel ke arah belakang. Kita bagi tugas agar lebih mudah. " ucap Vyan lagi.
" Ya, " ucap Zizi dan Leonel serempak.
DUARRRR
DUARRRR
Zizi, vyan dan Leonel yang saat itu hendak beranjak dibuat terkejut karena sebuah gatling melesat di depan mereka dan merobohkan dinding hingga hancur lebur.
" Mereka merusak nya!! " teriak Vyan murka.
" Tuan. Sebaiknya kita bergerak " Ucap Leonel dengan manik yang bergerak kesana kemari. Namun " TUAN!! " pekik Leonel lalu mendorong tubuh tuannya hingga sebuah peluru bersarang di punggung Leonel.
" Leonel " Pekik Zizi dan Vyan secara bersamaan. Namun mereka tak bisa bergerak dengan lambat. Serangan yang tertuju pada mereka semakin gencar dilakukan oleh para musuh. Zizi keluar sedangkan Vyan membantu Leonel untuk bangkit dan membawanya ketempat yang lebih aman. Sungguh kini keadaan semakin mencekam dimana rumah megah dan mewah itu berubah menjadi area pertempuran sesungguhnya.
" Biar aku saja " ucap suara seseorang tiba-tiba hingga vyan menoleh dan mendapati salah satu anggota black road sedang berada disana. White ya orang itu white. " Aku akan membawanya bersama dengan Anita dan Noe Mereka harus disembunyikan '' ucap white dan Vyan mengangguk " Akan ada Blue dan Red yang akan ikut membantu untuk melawan para ngengat itu. " ucap White dan setelah itu dirinya pergi membawa Leonel yang merintih kesakitan dengan darah yang terus keluar dari area punggung yang terluka dan berlubang.
" Now !! " Ucap Zizi lantang saat memberikan aba-aba pada para anak buahnya untuk melesatkan ratusan peluru secara otomatis dari senjata inovator king.
__ADS_1
DODODODOR
DODODODOR
" More!! " lantang Zizi bersemangat dan seketika benda tajam yang menyerupai pisau kecil berbentuk segitiga keluar dan menancap ditubuh para musuh nya. " Ledakan mereka " perintah Zizi terdengar begitu dingin dan kaku, hingga
Sedangkan disisi lain Blue dan para pengawal bergabung membentuk sebuah tim dengan menjaga di bagian samping bangunan yang terlihat terbuka. Red sudah memasang sebuah alat pemindaian musuh dan seketika.
AGHHH
" oh mereka datang. Bersiap ! " tekan Blue dan para pengawal yang bertugas di kediaman sulung Harson itu mengangguk patuh. " Bunuh! " ucapan begitu mendominasi terdengar kembali walaupun sudah ada alat yang canggih namun jiwa pembunuh mereka seakan tak ingin berdiam diri, letusan suara senjata api bergerak seirama memekikkan telinga.
Jeritan kematian bak melodi mengalunkan terdengar klasik, Blue yang sudah terdidik dan terbilang senior itu hanya menatap datar kumpulan tubuh manusia yang mulai berjatuhan tak bernafas.
Sedangkan Vyan yang berada disamping bangunan melakukan cara yang lebih cepat yaitu melemparkan mereka dengan bola api yang menyala merah, seakan sebuah simbol kemarahan yang lama tertidur.
Vyan tak ingin bermain lebih lama karena hatinya mengatakan jika telah terjadi sesuatu pada jajaran sang adik terlihat Zizi begitu bersemangat ditambah kehadiran kedua anggota black road, dirinya semakin yakin jika sesuatu yang besar akan segera menimpa atau lebih tepat nya sudah menimpa.
System active.
Dalam hitungan menit beberapa senjata tajam melesat dan menembus tubuh para korbannya. Vyan yang melihat Zizi diam terpaku mengeryitkan dahinya pelan, apa yang dilakukan Zizi disana ? entahlah dirinya tak tau. Hingga wanita berambut panjang itu segera pergi menuju kediamannya dengan langkah tergesa.
Kediaman Ornaf dan Ellara.
Saat itu kediaman Ellara dan Ornaf tak banyak pengawal yang berjaga hanya beberapa saja, itu sebab nya Ellara maupun Ornaf sedikit kewalahan dengan serangan yang ada walaupun sudah saling bahu membahu.
" ELLARA! " teriak Ornaf saat melihat tubuh sang istri terpental begitu jauh entah apa penyebab nya. Ellara meringis kala merasakan sakit ditubuh nya. " Aku tak apa sebaiknya kita berpencar Ornaf. " saut Ellara seraya berdiri kala Ornaf membantunya.
" Baiklah. Kau yakin ? " tanya Ornaf dan Ellara mengangguk tegas.
DODODOR
PRANGGG
DODODODOR
PRANGGG
" Mereka menghancurkan rumah kita sayang " tekan Ellara dan Ornaf hanya diam saja seraya melindungi sang istri dari peluru-peluru tajam. Saat kedua nya sedang berlindung tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki ditelinga mereka.
Ellara dan Ornaf menajamkan pendengarnya dengan tetap mempertahankan posisi nya di tempat. Ellara dan Ornaf sama-sama memegang senjata dengan erat.
__ADS_1
Sial, Siapa yang berani.. Batin Ellara.
BRAKKKK
AGHHH
Ornaf mengerang kala sesuatu menerjang tubuh nya. Ellara terpekik dan dengan cepat menyerang si pelaku dengan kaki nya.
DUAKKK
satu pukulan tak membuat si pelaku mundur justru si pelaku yang memakai topeng itu dengan beringas menyerang Ellara dengan semangat nya yang membara.
KRAKKK
AGHHH
" amatiran " desis Ellara saat dirinya berhasil meretakkan pergelangan tangan di musuh dengan begitu mudah. Namun pada saat dirinya hendak melirik kearah Ornaf tiba-tiba.
DUAKKK
Ahhh
Ellara menjerit kala kaki si pelaku mengenai perutnya hingga membuat Ellara meringis tertahan dengan bibir terkulum.
DORRR
BRAKKKK
" Nyonya. Anda tak apa ? " ucap seseorang tiba-tiba membuat Ellara menatap kearah sumber suara. Manik nya melebar saat melihat siapa seseorang yang telah menembak orang yang ingin menyerang nya. " Sebaiknya kita bergegas. Aku dengar semua jajaran king diserang dihari yang sama itu artinya yang lain sana hal nya dengan yang anda alami nyonya. " ucap seorang wanita yang sangat dikenal nya.
" Kau bagaimana bisa ! " tekan Ellara namun wanita itu hanya menggeleng tegas menandakan ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan sesi pertanyaan dan sesi Jawab.
DUARRRR
" Nyonya tuan Ornaf ! " sentak wanita itu hingga Ellara terkejut dan langsung berlari kearah sumber suara dimana ia baru menyadari jika sang suami tak ada diruangan itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai semua owe up lagi yahh walaupun banyak bab yang membuat kepala owe puyeng karena banyak aksi mafia nya membuat owe harus ekstra mikir 😂
Tapi gak apa-apa karena itu udah alur ceritanya yang berat 😅😅 tak berkesudahan kan gak lucu jika cerita mafia namun alur nya meletoy gak bikin seru hehehe up slow namun pasti hingga tamat.
__ADS_1
Oh iya. Yuk mampir di novel ketiga owe yang berjudul " Freya " dimana owe sudah mengajukan kontrak agar bakat menulis owe semakin luas dan lebar. Semoga lulus yah. Jangan lupa owe minta dukungan penuh pada novel2 owe pada kalian semua readers, kalian harus tinggalin jejak minimal like atau komen di novel " Freya " ❤️❤️
Dukung like, komen, vote yahh dah segitu dulu.