King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
*Titik temu


__ADS_3

Apartemen Greta.


" bagaimana ? " ucap Dave tanpa basa-basi menatap Greta yang masih berkutat dengan seperangkat komputer-komputer canggihnya.


" Mobil itu hanya milik warga sipil biasa Dave. " ucap Greta lagi " lihatlah, ini data kepemilikan dari mobil itu " ucap Greta dan Dave segera mendekat dan melihat ke layar komputer " Hubungi anak buah mu untuk ke alamat ini " pinta Greta dan Dave mengangguk lalu mengirimkan sebuah pesan kepada salah atau anak buahnya.


tiga puluh menit berlalu, Dave dan Greta sama-sama menunggu kabar dari anak buah nya yang betugas dan ternyata itu adalah sebuah mobil sewaan, Dave menggeram marah kali ini siapa yang ingin bermain-main dengan nya terlebih melibatkan putrinya.


Greta meringis saat melihat wajah Dave yang sudah menggelap, anak buah Dave mengatakan jika mobil itu di sewa selama tiga hari lagi-lagi Dave memijat pelipisnya yang terasa berdenyut.


" Apa pelacak milik Isabella aktif Dave ? kita masih bisa mencarinya lewat itu '' ucap Greta, seketika Dave teringat akan alat pelacak seperti Micro chip yang tertempel di anting-anting milik Isabella.


tak butuh waktu lama Dave segera melacak keberadaan Isabella, tapi nihil alat itu mati dan tak bisa terlacak sama sekali, Dave mengumpat dan memaki dalam hati sepertinya sang musuh telah memprediksikan hal ini.


" sialan !! " pekik Dave marah dan Greta hanya bisa diam sembari memikirkan cara lainnya. Pada saat Dave sedang bergelut dengan pikirannya tiba-tiba ponsel miliknya berdering tanpa basa-basi Dave segera mengangkat panggilan tersebut, dan ternyata para anak buah Dave telah menemukan titik lokasi mobil itu, sontak Dave memerintahkan anak buah nya untuk menyergap mobil itu dengan segera. " sepertinya aku akan menemukan titik terang Greta. " ucap Dave lagi dan Greta hanya bisa mengangguk kecil.


" tetaplah berhati-hati Dave " pinta Greta dan Dave mengangguk pasti lalu tersenyum kemudian.


*****


Di sisi lain, para anak buah Dave mengejar sebuah mobil yang menjadi target tuannya itu, nampak mobil itu seperti menyadari jika sedang diikuti, dan terjadilah aksi kejar-kejaran di jalanan.


para anak buah dave yang berjumlah empat orang itu terus mengikuti dan mengejar mobil didepannya hingga memepet dan hendak menerjangnya dari arah belakang tapi ternyata mobil itu bergerak cukup lihai.


DODODORDODODOR !!


PRANGGG


akhirnya tembakan peringatan dikeluarkan begitu saja oleh salah satu anak buah Dave. Kaca mobil itu pecah dan memperlihatkan seorang lelaki yang sedang mengemudi. Anak buah Dave segera mengkonfirmasikan hal ini pada tuannya.


DODODORDODODOR !!!


CKITTTT


lelaki itu cukup handal dalam mengendalikan mobilnya hingga mereka menuju sebuah dermaga, para anak buah Dave terlihat bersiaga satu sama lain karena mereka akan memasuki kawasan lain.


DUAKKK


BRAKKKKKK


entah dari mana datangnya sebuah mobil pengangkut sampah menabrakkan diri nya kesamping mobil anak buah Dave, sontak mereka bergerak tak karuan hingga apa saja yang berada didalamnya berserakan begitu saja.


" cepat !!! '' pekik anak buah Dave yang betugas mengendalikan kemudi setirnya. " shitt.. ternyata banyak mata-mata disini. '' ucapnya lagi.


BRAKKKKKK


" ohh " kejut mereka saat mendapati mobil tuannya berada disana dan Dave langsung menabrakkan mobil miliknya kepada mobil yang diikuti sebelumnya dengan keras.

__ADS_1


DODODORDODODOR !!!


DODODORDODODOR !!!


Dave diberondong peluru oleh beberapa orang yang terlihat disana, tapi mereka salah perkiraan mobil yang digunakan Dave tentu saja anti peluru jadi itu semua akan sia-sia. dan terbuang cuma-cuma.


DODODORDODODOR !!


Dave kesal dan pada akhirnya ia menembak lawannya dari dalam mobil dengan kaca yang terbuka walaupun sedikit, sisanya anak buah Dave ikut membantu.


hari itu dermaga yang mereka kunjungi mendadak sepi Dave yakin jika ini sudah direncakan sebelumya, hingga Dave melihat seseorang yang berusaha kabur.


DORR


AGHHH


lelaki itu ambruk dengan sebuah peluru yang mengenai kakinya, Dave berjalan bagaikan dewa kematian seringai iblisnya terbit begitu saja.


" pergi kau.. Mau apa kau !! " sentak lelaki itu kepada Dave dan Dave hanya bisa tersenyum geli dibuatnya.


" katakan padaku siapa kau !! kau yang mengirimkan kotak berisi photo-photo putriku. Jadi lebih baik kau mengatakannya daripada kau mati dengan cara yang menyakitkan. '' ucap Dave mengancam dengan penuh penekanan. Lelaki itu beringsut dan terlihat ketakutan.


'' sungguh aku tak mengerti maksud mu itu " ucap lelaki itu gugup saat manik Dave berkilat amarah.


CRATTT


AGHHH


" aku..aku hanya disuruh itu saja '' ucapnya lagi dengan tubuh gemetaran.


" siapa ? " ucap Dave lagi, namun


DORR


AGHHH


lelaki itu tewas sebelum memberitahukan siapa dalangnya, setelah mendapatkan peluru yang bersarang di dadanya. Dave langsung menajamkan pandangannya dan ternyata ada seorang sniper yang bersembunyi di balik pohon.


" sial !! " pekik Dave.


DODODORDODODOR !!


DODODORDODODOR !!


bidikan Dave melesat kepada sniper itu, Dave terengah-engah dibuatnya orang itu berlari memasuki hutan dan Dave tak mungkin mengejarnya.


" tuan Dave, ponsel lelaki itu berdering '' ucap salah satu anak buah Dave, dan Dave memicingkan lalu mengangkatnya begitu saja.

__ADS_1


" Bodoh bagaimana kau diketahui hah... cepat pergi dari sana sebelum mereka membunuhmu. Aku sudah mengirimkan beberapa orang ke titik lokasi kau berada " ucap seseorang disana terdengar begitu marah.


Dave seperti mengenali suara ini tapi ia memilih bungkam dan menyuruh anak buahnya untuk melacak sinyal di penelpon. Dave tersenyum tipis kemungkinan sniper itu belum memberi tahukan jika pemilik ponsel ini telah tewas.


" heii.. kau mendengarkan ku tidak !! " pekik seorang lelaki diseberang sana.


dave melambai pada salah satu anak buah nya dan dengan cepat orang itu bergerak mendekati Dave, tau arti tatapan sang tuan ia segera mengambil posisi sebagai lelaki suruhan nya.


" bagaimana apa sudah ketemu ? " tanya Dave memandang anak buahnya yang betugas untuk mencari sinyal si penelpon tadi.


" Ya tuan, sepertinya kita harus menggunakan helikopter karena harus melewati jalur air tuan, seperti nya itu pulau Dungo " ucap anak buah Dave dan Dave mengangguk mengerti lalu mereka bergegas kembali untuk mempersiapkan semuanya.


Gold mansion.


sedangkan disisi lain, George dan Athena menghabiskan waktu bersamanya di Mansion mereka tak mengetahui jika Isabella hilang, para maid yang melihat keromantisan mereka hanya bisa menunduk dengan malu.


" kenapa semakin hari kau semakin cantik Athena " gumam George saat melihat gadis bermanik hitam itu dengan lincah berenang kesana-kemari, George yang duduk sembari memegang segelas Orange juice hanya bisa memperhatikan gadisnya dari jarak jauh.


Athena tampak seksi dengan pakaian renangnya berwarna biru muda itu dengan rambut yang basah, George menelan ludahnya kasar.


" kak kau tak ingin berenang bersamaku ? " tanya Athena berjalan mendekati George


GREPPP


" ahhh " pekik Athena saat George menarik tubuhnya hingga kini berada dipangkuan lelaki bermanik biru itu, Athena menatap manik milik George dengan malu, " kak, apa yang kau lakukan ". ucap Athena karena ia bisa merasakan hembusan hangat dari kekasih hatinya itu terlebih wajah mereka berdekatan hampir tak memiliki jarak.


George tersenyum lalu mengecup bibir Athena yang sangat menggoda itu awalnya gadis bermanik hitam terkejut bukan main tapi setelah itu ia terbuai dengan sentuhan lembut George.


George gencar dalam aksinya, tangan kekarnya sudah mencengkram lembut pipi Athena yang tampak merona merah, nafas keduanya tersengal karena kegiatan itu.


" kau sangat manis Athena " bisik George lalu mengecup leher Athena dengan lembut.


Athena terdiam sesaat saat punggung mulusnya mendapatkan sebuah sentuhan dan belaian mesra dari George, manik gadis itu terpejam menikmati sentuhan George.


" kak " lirih Athena bergerak dengan gelisah.


" hmm " jawab George yang asyik mengecup leher serta wajah gadisnya itu.


AGHHH


George menjerit saat Athena mengigit bahunya kencang hingga lelaki bermanik biru itu meringis dengan wajah memerah, sedangkan si pelaku malah asik menampilkan wajah polos dan tanpa dosanya.


" sayang, apa yang kau lakukan, kau mengigit ku '' ucap George dengan mengelus bahunya yang terasa panas karena ulah Athena.


" ya aku memang menggigit mu " ucap Athena terkikik geli dan George langsung memeluk tubuh gadis itu dengan erat, dan Athena merasakan jika tubuh George sangat hangat.


tanpa mereka sadari jika Kenneth sedang memperhatikan keduanya dari balkon di lantai dua, entah mengapa Kenneth merasakan rindu akan seseorang yang jauh disana.

__ADS_1


__ADS_2