King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
108


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu keadaan Silla semakin membaik tepat dua hari lagi Kenov akan menjemputnya dan mereka akan berangkat menuju new Zealand sesuai perintah dari Remigio maupun Valera, dan hal itu membuat Silla semakin membenci Athena.


'' ini semua karena mu Athena. Kau menghancurkan mimpiku yang ingin hidup disini '' geram Silla lagi dengan tangan-tangan yanh terkepal erat. " Aku akan membuatmu merasakan sakit apa yang aku rasakan '' desis Silla menatap pantulan dirinya di cermin berukuran besar.


Sedangkan di lantai tiga bangunan megah Gold mansion tampak suara riuh-riuh terdengar dari ruangan pelatihan, Elisya yang sudah tau jika esok adalah hari kepulangannya menuju Turki dan hal itu membuat dirinya merasa sedih.


" Aku akan berkunjung kesana nanti '' ucap Kenneth yang menggenggam erat tangan Elisya dan hal itu membuat Elisya senang bukan main. Pasalnya Kenneth tidak pernah berkunjung ke turki untuk menemui dirinya dan kini Kenneth bersedia akan hal sepele seperti ini.


Isabelle, Alexa dan Aisley tampak menatap sepasang kekasih itu dengan tatapan datarnya, sedangkan Samuel menatap tak percaya akan hal itu dimana seorang Kenneth bisa bersikap romantis dihadapan banyak orang.


" Apa kalian tau jika Maxim akan datang kemari ? " saut tiba-tiba Gabriel hingga Isabella tersedak seketika.


" Maxim ? lelaki gila itu ? ohh tuhan ... '' pekik Isabella dan Aisley seketika tersenyum miris. Athena hanya diam saja seraya fokus pada tablet yang digenggamnya itu.


Gabriel terkekeh melihat sikap Isabella yang sepertinya ketakutan saat nama maxim terucap begitu saja justru hal itu membuat hiburan tersendiri, Samuel hanya tersenyum tipis saat mendengarnya dan hal itu akan menciptakan kegilaan yang sangat-sangat fantastis.


'' tapi ada apa Maxim kemari ? '' kini Athena bertanya menatap Gabriel yang sedang tertawa itu.


" Kami akan pergi menuju Yunani '' ucap Gabriel dan hal itu membuat Kenneth menatap penuh tanda tanya pada sepupunya itu. " Ada sedikit masalah yang harus diselesaikan '' jelas Gabriel lagi.


" dan harus membawa Maxim ? '' heran Athena dan Gabriel mengangguk saja '' Apa perlu bantuan ? '' Picing Athena dan Gabriel seketika tergelak menatap Samuel yang hanya mengedikkan bahunya acuh.


'' Kau menawarkan hal itu seperti sedang meremehkan diriku kak '' saut Gabriel enteng dan Athena hanya mendengus kesal lalu melemparkan cemilannya kearah Gabriel dan seketika Gabriel menangkap nya lalu memakannya tanpa dosa. '' tak perlu jika aku butuh aku akan menghubungi kalian '' ucap Gabriel lagi.


" Apa yang dia lakukan ? '' ucap tiba-tiba Alexa saat melihat layar tablet miliknya setelah menghubungkan cctv Gold mansion kedalam tablet miliknya. Ya setelah ia mendapatkan kabar tentang Silla Alexa semakin penasaran akan sosok Silla itu.


" Silla ? " ucap Kenneth yang melihat Silla berada di dapur utama dengan gerakan yang sangat mencurigakan hal itu membuat semua orang ikut mengalihkan tatapannya pada benda canggih berbentuk persegi itu.


'' dia memasukkan sesuatu '' saut Alexandrea datar.


'' Apa yang ia masukkan kedalam minuman milikku '' pekik Athena saat menyadari jika Silla memasukkan sesuatu kedalam botol bening milik Athena yang berisi jus melon kesukaannya.


'' mungkin racun '' enteng Aisley dan hal itu sontak membuat orang terdiam dan menatap kearah Athena. '' aku hanya menebak saja '' ucap Aisley dengan polos.


Hmmm jadi kau ingin membunuhku begitu ? baiklah maka aku akan menyambut drama yang kau buat. batin Athena tersenyum licik.


Indonesia, waktu setempat.


" Madeline. Ayo ikut bersamaku kembali ke Paris dan tinggal lah bersamaku " pinta Malvin dan Madeline terdiam sesaat menatap manik lelaki yang dicintainya dengan lekat. " Jangan berfikir terlalu lama Madeline. Aku hanya ingin hidup bersama dengan wanita yang aku cintai " ucap Malvin berjalan mendekati Madeline yang diam mematung " mungkin di sini benihku telah menemukan tempatnya sayang " bisik Malvin dengan mengelus lembut perut Madeline hingga membuat si mpunya meremang seketika.


" Kau !! " kesal Madeline dengan wajah memerah malu " baiklah. Aku akan ikut dengan mu " ucap Madeline lagi dan Malvin tersenyum senang.


" bersiaplah nanti malam kita akan berangkat. Aku sudah lama meninggalkan perusahaan dan juga George mungkin ketika aku pulang telinga ku akan sakit saat mendengar ocehannya itu " kekeh Malvin dan Madeline tersenyum manis.

__ADS_1


Beberapa hari tinggal bersama Madeline membuat cinta itu kian bertambah besar setiap harinya. Entah itu bodoh atau tidak tapi Malvin tak ingin menyia-nyiakan lagi wanita yang tulus mencintainya tanpa syarat.


Madeline adalah sosok wanita yang sangat dewasa, kesabarannya telah meruntuhkan benteng pertahanan yang Malvin buat sendiri dengan begitu kokoh.


Kau wanita ketiga yang aku cintai setelah ibu dan adikku Madeline. Batin Malvin.


Malam harinya Madeline dan Malvin telah dijemput oleh anak buah king menggunakan mobil sewaan dari seorang rekan kerjanya dan sebuah jet pribadi telah siap mengudara.


sepanjang perjalanan menuju bandara Malvin tak henti-hentinya menggenggam tangan Madeline dengan erat. Hal itu membuat Madeline merasa dicintai seluruh jiwa raganya.


" Jangan pernah melepaskan aku suatu saat nanti Malvin. Karena aku tak akan sanggup untuk melepaskan diri mu dalam hidupku " bisik Madeline dengan menyadarkan kepalanya di dada bidang milik Malvin.


" Tak akan pernah Madeline " bisik lembut Malvin kepada Madeline.


DODODODOR !!


TRANGGG


TRANGGG


Madeline menjerit karena terkejut saat tiba-tiba mobil yang ia tumpangi tiba-tiba diserang bukan main. Malvin mengumpat kasar dan dengan cepat menarik satu set senjata yang tersedia di dalam mobil tersebut.


" alihkan orang-orang itu!! " pekik Malvin geram.


DODODOR !!


DODODOR !!


DUARRRR


Malvin marah saat sebuah truk milik warga sipil menjadi salah satu korban dari serangan itu, celaka. Ini akan mengundang pihak lain maupun aparat kepolisian pada kejadian ini.


" tuan sepertinya kita dikepung " pekik salah satu dari mereka ketika melihat mobil dari arah berlawanan yang siap menyerang nya. Malvin beranjak dan kini duduk di depan, seketika.


DODODORDODODOR !!


TRANGGG


BRAKKKKKK


Malvin menembak mobil yang menghalangi jalannya, mobil itu berputar dan melakukan manuver tak berarah hingga menghantam pembatas jalan dan memasuki jalur lain.


dari arah jauh suara sirine mobil polisi terdengar ditelinga. Madeline semakin takut jika mereka akan tertangkap dan dituduh sebagai *******, penjahat atau sebagainya.

__ADS_1


" Pindah jalur !! Suruh yang lainnya mengurus para aparat itu. " tegas Malvin kepada seorang anak buahnya yang merangkap menjadi supir.


" yes sir " ucap lantang lelaki tersebut dengan cepat menghubungi yang lainnya melalui MH yang selalu dibawa kemana-mana oleh seluruh anak buah king milik sang lady.


dua buah mobil si penyerang masih terus mengejar mobil yang Malvin kemudikan, dirinya harus cepat menuju bandara agar bisa segera pergi dari negara ini.


DODODODOR !!


DODODORDODODOR !!


Madeline merunduk dan mematuhi setiap perkataan Malvin. Jantungnya berdebar-debar tak karuan dirinya seperti sedang berada dalam sebuah adegan Action pada movie tertentu.


DUARRRR


suara ledakan hebat benar-benar terjadi salah satu mobil si penyerang tiba-tiba meledak hebat dan membakar keseluruhannya berserta dengan para penghuninya didalam.


Madeline terperangah sedangkan Malvin tersenyum miring.


" sir. Biarkan sisanya menjadi urusan kami. Tuan segeralah menuju bandara karena aku melihat aparat-aparat itu semakin banyak dan mewarnai jalanan " ucap anak buah king yang berada di mobil lain. Malvin hanya mengangguk dan menjawab seadanya.


BRAKKKKKK


tiba-tiba mobil dibelakang nya dihantam oleh mobil lainnya dan hal itu membuat Madeline terkejut sekaligus syok. Malvin menyuruh anak buahnya untuk mempercepat laju kendaraannya, tepat ketika mereka akan sampai menuju bandara seketika dua buah milik aparat petugas menghadang jalannya.


''Malvin bagaimana ini " cicit Madeline saat mereka terkepung karena pihak berwajib seperti sudah menandai mobil yang digunakan nya.


" turun kalian !! " pekik seorang lelaki berusia hampir paruh baya dengan lantang seraya menodongkan pistolnya kearah mobil yang digunakan oleh Malvin.


Malvin tetap diam dan menggenggam erat tangan Madeline yang tampak gemetaran, Malvin mengatakan jika semuanya akan baik-baik saja dan Madeline mengangguk mempercayakan semuanya pada Malvin.


" Tak ada pilihan lain, habisi semuanya. Mereka sungguh membuang waktuku '' tegas Malvin dan anak buah king mengangguk mantap. Kaca mobil mulai di turunkan secara perlahan hingga Madeline mulai menutup matanya seketika.


'' Bom !!! " pekik seorang lelaki saat melihat anak buah Malvin menggenggam bom berukuran seperti bola pingpong ditangannya. Hingga mereka hendak melarikan diri tapi sayang, seketika.


DUARRRR


DUARRRR


anak buah king segera pergi dari area itu dan Malvin membawa tubuh Madeline dalam dekapan, saat ledakan itu terjadi. Para pihak berwajib tentu saja menjerit kala tubuh mereka terkena dampak dari ledakan bahkan beberapa tubuh dari mereka hancur dengan darah berceceran dimana-mana.


setelah melakukan hal itu Malvin menyuruh anak buahnya yang lain untuk segera pergi dengan cepat, jet pribadi miliknya sudah menunggu kedatangan sang tuan.


setibanya disana Malvin segera menarik lembut tangan Madeline untuk segera menaiki burung besi yang siap mengudara, tak lama beberapa anak buahnya datang dengan nafas terengah-engah.

__ADS_1


Akhirnya mereka pergi meninggalkan Indonesia dengan meninggalkan kekacauan yang terjadi, Malvin menggeram marah karena kemungkinan besar dirinya telah ditandai begitupun dengan Madeline.


__ADS_2