King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Merasa tak rela.


__ADS_3

Gabriel, Noe dan Zizi sedang berada diperjalanan menuju titik terakhir dimana Athena berada. Zizi sengaja tak memberitahukan pencarian terselubungnya kepada orang-orang termasuk sang suami.


Zizi mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, waktu menunjukkan pukul setengah enam sore waktu setempat.


'' Mom. Aku yakin jika ditempat menghilangnya kak Athena ada jalan yang selama ini tak diketahui. Rupanya saat Maxim melakukan pencarian bersama dengan Alexandrea dia menemukan sebuah kapal yang meninggalkan tempat tersebut. Apakah ada semacam pelabuhan tersembunyi disana ? '' ucap Gabriel dengan penuh keyakinan. Zizi terdiam dan tak menjawab ia pun merasa tak yakin apalagi ia tidak terlalu tahu tentang tempat-tempat tersembunyi di Paris.


'' Entahlah kita coba melihat nya '' ucap Zizi dan Gabriel mengangguk saja. Saat mobil Zizi berbelok ia berpapasan dengan beberapa mobil truk kecil disana. Mata elangnya seketika menyelidiki hal tersebut. '' Gabriel apa Maxim memberitahu mu tentang jalan yang harus dilaluinya ? '' ucap Zizi menatap lekat Gabriel yang duduk disamping dirinya. Gabriel mengangguk dan segera mengoprasikan layar tablet miliknya.


Noe melihat-lihat daerah sekitar. Ini pertama kali nya ia berada di tempat ini bahkan sang ayah pun yang ia ketahui memasuki dunia hitam seperti bibinya tak pernah memberitahukan tentang tempat-tempat yang mempunyai zona merah.


sekitar tiga puluh menit Zizi mengikuti alur yang masuk berikan kepada Gabriel melalui tablet milik putranya. Disepanjang jalan hanya ada keheningan semata. Waktu semakin cepat berjalan tidak ada penerangan sama sekali di jalan yang mereka lalui, dan hal itu membuat Gabriel dan Zizi semakin waspada.


'' Mom apakah kau mendengar suara deburan ombak yang saling menecah ? aku mendengarnya '' ucap Noe yang tiba-tiba. Telinganya sungguh peka. Putra kedua dari Zizi dan Vyan itu memang tak pernah bertempur di Medan kerang secara langsung Noe lebih suka menutupi kemampuan nya selama ini. '' Apakah berada di balik benteng yang tinggi itu '' ucap Noe lagi hingga Zizi terpaku seperti sedang memindai sesuatu.


Zizi yakin jika tempat ini adalah suatu tempat yang dirahasiakan. Benteng itu adalah bangunan yang sangat lama bahkan terlihat sudah usang dengan tumbuhan yang merambat luar disekitar nya hingga terlihat seperti semak belukar, bahkan Zizi yakin jika disana terdapat hewan melata yang mematikan.


'' Sepertinya begitu Noe '' ucap Zizi lagi '' Mungkin jalan kecil itu adalah menuju ke sebuah pantai yang berada di balik benteng itu '' ucap Zizi yakin.


'' mom berhati-hati lah. Maxim memberitahuku jika banyak sekali jebakan didalam sana. '' ucap Gabriel dan Zizi seketika menghentikan mobilnya tiba-tiba.


'' Maxim ? '' Picing Zizi lagi '' bagaimana bisa dia selalu tau akan hal seperti ini '' gumam Zizi dan Gabriel yang mendengar nya hanya menggeleng tak tau. Maxim terlalu misterius untuk urusan pekerjaan gelap nya tapi kemampuan nya tak bisa diragukan.


TITTT


suara alarm peringatan mengejutkan ketiga orang yang berada di dalamnya. Zizi langsung memilih mundur dan menjauhi tempat itu dengan secepat kilat.


DUARRRR


Gabriel menganga tak percaya jika tempat semula yang menjadi pemberhentian mobil ibunya meledak begitu saja tanpa ada siapapun yang mengendalikannya.


'' Mom. sebaiknya kita tinggalkan tempat ini. '' perintah Gabriel dan Zizi mengangguk saja tanpa ragu. Rupanya ledakan itu membuat orang-orang yang sedang melakukan transaksi tersembunyi terkejut bukan main.

__ADS_1


Mereka segera bergegas pergi dari tempat itu dengan melalui jalan lain. Noe terus melihat kearah belakang mata nya menangkap pergerakan dari arah jauh yang menuju kesebuah perbukitan sedang.


'' Sepertinya kita salah jika pergi. Tempat ini sudah didatangi seseorang sebelumnya mom. Lihatlah ada pergerakan disana '' ucap Noe tenang.


Zizi tak menjawab perkataan putra keduanya dirinya terlalu larut dalam sebuah pemikirannya sendiri. Ia harus membicarakan hal ini kepada Valera atau mungkin black road mengetahui tempat ini sebelumnya saat mereka berada dibawah naungan pemimpin king yang pertama.


******


Malam ini Areez memutuskan untuk membawa Athena bersamanya hanya untuk menghadiri makan malam keluarga kerajaan. Areez sengaja melakukan hal itu untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya. Terlebih Areez mencurigai pada sosok lelaki yang terus menatap Athena dengan lekat di acara pesta dansa.


" Areez. Apa kau yakin akan mengajak ku ? '' tanya Athena dan Areez mengangguk lalu tersenyum. " Apa tidak akan terjadi sesuatu ? '' tanya Athena lagi.


" Tidak Flo. Terus lah berada di dekat ku '' ucap Areez dan Athena mengangguk walaupun ia sangat ragu. Terlebih kepalanya terus berdenyut dan terasa sakit.


Furqon datang dan memberitahukan jika ini sudah waktunya mereka untuk pergi. Areez mengangguk patuh tapi sebelum itu ia mendapatkan kabar dari orang-orang nya jika Paris sedang melakukan pencarian besar-besaran terhadap putri sang lady hingga para mafia yang berada di bawah naungan king ikut membantu.


Sebenarnya bisa saja Areez menyerahkan dan mengantar Athena untuk pulang tapi entah mengapa rasanya sangat berat untuk melepas gadis yang sudah satu bulan menghuni kediaman nya.


" Tuan " panggil Furqon saat melihat tuannya melamun dan tak kunjung memasuki mobil. Athena yang melihat itu merasa aneh bukan main.


Areez tersenyum menatap wajah penuh ketenangan itu.


" Ada apa Flo '' ucap Areez saat melihat Athena terus menatapnya seakan sedang mencurigai sesuatu. Athena menggeleng saja lalu beralih memandang jalanan yang cukup ramai akan pengguna jalan.


Tanpa sadar Athena melihat kearah tangannya yang digenggam oleh Areez dengan erat. Athena sesaat merasakan kehangatan dari sosok lelaki bertubuh tegap bahkan aroma maskulin yang menyeruak dari tubuhnya membuat Athena berfikir lain.


Ada apa dengan jantung ku ini ?. batin Athena


Mobil berjenis Limosin berwarna hitam elegan telah sampai menuju gerbang yang sangat tinggi dengan bergaya American. Athena sesaat memperhatikan keadaan sekelilingnya. Didepan sana terdapat sebuah rumah yang sangat besar.


ini bukan rumah, mansion dan sebagainya tapi ini adalah istana. Batin Athena.

__ADS_1


Athena lupa jika belakangan ini ia sering mendengar jika Areez di panggil dengan sebutan raja. Apa kemungkinan Areez memang seorang raja.


Athena tersentak kala tangannya dikecup mesra oleh Areez, hal itu membuat ia gugup setengah mati.


" Ayo. " seru Areez dan Athena mengangguk kecil.


Furqon membukakan pintu untuk tuan nya dan Areez mengulurkan tangannya untuk diraih oleh Athena dan ternyata Athena menyambutnya dengan senyum tipis.


seorang lelaki berpakaian pengawal kerajaan terlihat menunduk penuh hormat pada Areez tapi Areez tak mengidahkan dan tetap menatap lurus kedepan.


Langkah mereka terus berjalan hingga menuju ruang makan yang kini dihuni para keluarga kerajaan. Arena terperangah saat melihat banyak orang yang duduk di meja makan, semua orang menatap kearah Areez dan Athena.


" Akhirnya kau datang juga " ucap tajam seorang lelaki berwajah tegas dengan kumis yang tebal bahkan maniknya memiliki warna kehijauan persis seperti Areez.


" Terimakasih atas undangannya " ucap Areez datar lalu duduk begitupun dengan Athena. " ohh ya aku lupa jika aku membawa permaisuri ku ikut serta " ucap Areez tanpa mau menatap kearah yang lainnya.


" Tidak masalah. Sebaiknya kita makan malam terlebih dahulu " ucap lelaki berpakaian semi formal berwarna gold yang sangat mewah.


semua orang mulai menikmati hidangan yang ada bahkan tak jarang beberapa orang melirik kearah Athena yang sangat elegan dan mempunyai tatakrama seperti seorang putri bangsawan.


Athena makan dengan tenang bahkan tak memperdulikan tatapan orang-orang yang menatapnya dengan tajam Areez tersenyum menyeringai dibuatnya.


Ternyata dia bisa beradaptasi didalam keadaan apapun. Sungguh aku sangat penasaran akan dirimu Athena. Batin Areez.


Ya Areez sudah mengetahui identitas gadis yang diselamatkannya itu. Athena satu kata yang membuat nya memikirkan gadis itu setiap saat.


Areez selalu menatap Athena dengan rasa penuh kekaguman, bahkan dirinya sering melihat Athena yang duduk menikmati indahnya bunga nawar yang berada di mansion miliknya.


PRANGGG


semua orang terkejut saat mendengar suara yang nyaring itu, seorang lelaki berusia lanjut tiba-tiba menjatuhkan segelas wine berharga fantastis, maniknya menatap penuh keterkejutan pada gadis yang duduk di samping Areez.

__ADS_1


" Athena " ucapnya menatap Athena dengan sorot mata yang sangat tajam.


__ADS_2