
Markas utama.
suara alarm peringatan terdengar nyaring begitu saja setelah sekian lama bunyi tersebut tak pernah terdengar lagi, sontak anak buah king berbondong-bondong melakukan siaga pertama.
kebetulan Athena, Gabriel, Samuel dan Aisley berada di markas sore itu, mereka sedang berbincang ringan satu sama lain, tapi mereka justru mendapatkan sebuah kejutan.
" Ada apa ini ? " bingung Aisley
DUARRRR
DUARRRR
suara ledakan itu membuat semua penghuni markas utama terkejut bukan main, Athena berlari menuju ruang kendali untuk melihat apa yang terjadi begitupun dengan yang lainnya.
para anak buah king sibuk melakukan aksi balas pada sekumpulan orang yang datang tiba-tiba menggunakan mobil yang mirip seperti mobil tempur pada umumnya.
" Go... menjauh !! " pekik anak buah king yang berada di barisan terdepan saat satu buah mobil siap meluncurkan sebuah bom dan misil secara bersamaan.
BOOMMM
DUARRRR.
kedua benda tersebut sukses menghacurkan gerbang utama hingga jebol, para anak buah king berlari tak tentu arah untuk mengindari serangan mematikan itu.
" Pertahankan !! " pekik seseorang yang melihat kala gerbang utama berhasil dimasuki oleh orang-orang tersebut. Mata anak buah king terbelalak saat melihat mobil tersebut yang mirip seperti iring-iringan bersama.
TITTTT TITTTT TITTTT
suara peringatan terdengar kian santer ditelinga, anak buah king melakukan serangan balik terhadap musuh yang memasuki area king.
tapi bidikan mereka tertahan oleh sesuatu benda yang entah apa namanya, hingga anak buah king saling pandang dibuatnya.
SHOTTT
JLEBBB
AGHHH
mereka terkejut saat melihat musuh yang siap menyerang justru tumbang satu persatu dengan sebuah anak panah yang menancap tepat di kepala nya.
" Bodoh !! kenapa kalian semua diam saja. Jika mereka tak bisa ditembak maka bidik kepalanya " pekik Aisley yang tiba-tiba datang dengan sebuah busur panah di tangannya. Mereka terkejut karena Aisley melakukannya tepat waktu.
" ahh maafkan kami nona Aisley. " ucap salah satu dari mereka.
" Berpencar jangan fokus pada satu titik. Apa kalian semua ingin mati dengan suka rela ?? " teriak Aisley lagi, hingga
DODODODOR !!!
" Lindungi nona Aisley !! " perintah lelaki yang tak jauh dari Aisley berada.
" sial. " umpat Aisley ia berlari masuk dan bersembunyi di sebuah pilar besar nan kokoh.
Edgar yang pada saat itu berada di Mansion halaman belakang karena sedang melatih para singa yang baru saja datang satu bulan lalu, terkejut saat mendengar suara keributan yang mirip seperti sebuah pertempuran.
para singa bergerak gelisah saat mendengar suara yang mengejutkan itu, Edgar cepat-cepat mengunci para kandang singa dan segera menaiki motor trail nya untuk melihat apa yang terjadi, karena jarak mereka cukup jauh.
" bedebah !! mereka ingin menghacurkan bangunan ini " umpat Gabriel ia sudah siap membalas mereka dari bangunan lantai atas karena cukup terlihat dengan jelas.
disana Aisley sedang melakukan adu balas dengan senjata miliknya, sontak Athena membantu Aisley dibagian terdepan.
__ADS_1
DODODODOR
AGHHH
" Jangan beri ampun !! " lantang Athena saat dirinya melihat serentetan peluru menembus kepala para musuh-musuh yang entah siapa gerangan.
para anak buah king yang berpencar tak hanya fokus pada satu titik saja, mereka mengecoh dengan memberikan peluru miliknya itu.
DUARRRR
DUARRRR
Samuel melepaskan senjata berpeluru bom kepada dua buah mobil tempur yang sedang berjalan mendekat kearah markas.
suara teriakan dan jeritan tentu saja bersaut-sautan dan terdengar pilu disana, para anak buah king menelan ludah nya kasar karena mereka seperti melihat pertunjukan sebuah film action.
DUARRRR
DODODORDODODOR !!
ahhh
anak buah king yang berada di bagian samping terluka karena serangan tak terduga, ternyata mereka sudah bergerak ke sisi kanan bangunan, Athena yang melihat itu segera menghidupkan MH ditelinga nya untuk memerintahkan kepada Gabriel agar ia menghidupkan senjata otomatis dibagian kedua sisi bangunan.
" Show time " lirih Gabriel lalu ia beranjak membawa beberapa senjata besar ditangannya.
Edgar yang memasuki markas dari pintu belakang dibuat terkejut dengan semuanya, para akan buah king yang berada di markas kala itu tak banyak karena kini mereka mempunyai markas khusus yang ditempatkan oleh sang Lady dibeberapa bagian titik kota Paris.
" Gabriel " ucap Edgar saat melihat Gabriel membawa persenjataan lengkap dengan isinya,
" ohh paman apa kau ingin ikut bermain ? " ucap Gabriel yang melihat kedatangan Edgar yang memasang wajah polos tanpa ekspresi.
DUARRRR
SHOTTT
JLEBBB
" sialan, mereka semakin banyak !! " pekik Aisley.
pertahanan gerbang utama hampir saja dikuasai oleh pihak asing, tapi Aisley dan Athena yang memimpin pertempuran itu berhasil melumpuhkan orang-orang lancang tersebut.
kini kedua sisi bangunan yang menjadi sasaran mereka, Athena berlari ke sisi kiri meninggalkan Aisley yang asyik membidik targetnya itu.
Athena menggantikan senjatanya yang lebih besar dan bisa mengeluarkan beberapa peluru dalam satu kali tembakannya itu. Pada saat Athena akan membidik seseorang justru melempar sesuatu kearahnya.
manik hitam gadis itu terbelalak saat melihat jika sebuah benda berbentuk seperti bola sedang mengeluarkan asap pekat, Athena dengan keberaniannya segera menendang keras benda itu lalu ia berlari untuk melindungi dirinya.
*BOOMMM !!
PRAKKK
DUARRRR*
Ledakan itu menggetarkan tanah bangunan markas utama, semua orang panik dibuatnya karena mereka takut jika bangunan kokoh ini runtuh tiba-tiba.
Edgar segera berlari menuju ruang persenjataan, tapi sebelum itu ia terlebih dahulu menuju ruang kendali untuk memastikan sesuatu.
Edgar terkejut saat melihat sebuah layar monitor menyala dengan tampilan beberapa sisi markas utama, tanda merah muncul di sisi atas setiap tampilan.
__ADS_1
" semuanya sudah dikendalikan. Siapa yang melakukannya. Ahh jangan-jangan mereka " tebak Edgar lalu ia berlari untuk membantu yang lainnya.
keadaan di luar sungguh kacau balau, beberapa asap hitam yang mulai menggumpal memenuhi setiap titik, mayat-mayat banyak yang tergeletak mengerikan, bahkan beberapa anak buah king ada yang terluka dan tewas ditempat.
*BOOMMM !!
BRAKKKKKK*
" Ohh astaga mereka. Heii... kembali cepat. " pekik Edgar lantang tanpa mempedulikan jika seseorang hendak membidik keadaanya tapi dengan cepat Aisley bergerak dan pada akhirnya lelaki itu ambruk seketika.
" Seharusnya kau lebih waspada paman. " ketus Aisley dan Edgar terdiam seketika.
DODODORDODODOR !!!
DODODODOR !!!
Gabriel menerobos gerbang utama yang sudah hancur semakin hancur saja, Samuel yang duduk disamping Gabriel berdiri tegap dengan senjata di kedua tangannya.
DODODORDODODOR !!
DUARRRR
" ohhh... " Edgar dan Aisley terkejut saat apa yang dilakukan oleh Samuel, pemuda itu benar-benar melakukannya hanya dengan beberapa kali tembakan.
para anak buah king terus menghalangi musuh yang ingin masuk dan ingin menyerang kedalam, tapi Edgar segera membantu dengan membidik musuh yang terlihat bersama dengan Aisley dan juga Athena yang berada di belakang mereka.
TITTTT TITTTT TITTTT
SHOTTT
JLEBBB
DODODODOR !!!
ternyata sistem otomatis berjalan dengan semestinya dimana sebuah alat pendeteksi menangkap benda asing yang hendak menerobos sistemnya sendiri.
Done semuanya berakhir dengan mayat-mayat yang bergelimpangan bebas memenuhi halaman utama markas utama, dimana darah berserakan begitu saja dengan berbagai alat lainnya yang sudah hancur.
Aisley terduduk bebas dengan nafas yang tersengal begitupun dengan Athena, Edgar yang melihatnya lagi-lagi terdiam karena ia melewatkan banyak pertempuran ini, ia terlalu menikmati para anak muda itu bertindak semestinya.
Hingga suara jeritan lagi-lagi terdengar dari jarak jauh, suara yang memilukan seperti sebuah lolongan terdengar sayup-sayup ditelinga mereka.
" Gabriel, Samuel. " ucap Aisley sedikit panik hingga Edgar berlari cepat menuju gerbang utama, anak buah king yang masih bertahan dengan sigap menyiagakan senjatanya untuk melindungi Edgar yang keluar dari batasan wilayah.
Mata semua orang terbelalak saat melihat hal mengerikan sedang terjadi di depan matanya, Athena dan Aisley ikut melihat apa yang terjadi.
" ahhh hentikan... lepaskan aku..ahhh " teriak orang itu saat Gabriel sengaja menabrak kan kendaraan lapis baja nya hingga tubuh seorang lelaki berada di depan mereka dengan terseret indah begitu saja.
Edgar menelan ludahnya kasar saat melihat sikap kejam dari putra Zizi tersebut. Samuel turun dengan santai dan langsung menancapkan sebuah belati panjang tepat di perut lelaki itu hingga ia meringis dan merintih kesakitan.
" hahahaha..ini belum seberapa bung. Mau yang lebih enak lagi ? " ucap Samuel polos
JLEBBB
AGHHH
" aku akan mengakhiri semuanya hingga rasa sakit mu tak dapat lagi kau rasakan " ucap Samuel dengan menusuk kedua mata orang itu dengan sebuah anak panah berukuran kecil yang ia bawa dalam saku celana nya.
Gabriel turun memasang wajah tengilnya ia sangat menikmati hasil karya Samuel yang begitu indah, sedangkan Aisley dan Athena diam ditempat dengan manik yang menatap datar.
__ADS_1
anak-anak ini !! kenapa aku merasa mereka jauh lebih kejam ketimbang kami dulu yang melakukan serangan seperti ini. batin Edgar.