King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Up 4


__ADS_3

Indonesia, waktu setempat.


Rombongan Valera langsung dijemput oleh anak buah Dion Arsen yang menunggu kedatangan mereka di bandara. Valera menatap sekitarnya karena sudah lama dirinya tak menginjakkan kakinya di tanah kelahiran sang ibu.


George yang baru saja mengunjungi Indonesia tampak merasa asing dengan orang-orang disekelilingnya. Kacamata hitam yang terpasang di hidung indahnya seakan tak ingin meminta untuk dilepas.


" Tuan Remigio " ucap seorang lelaki yang datang dengan empat lelaki lain seraya menunduk sopan. Remigio memicing sesaat lalu menatap lelaki itu dengan tegas.


" Dion? " dingin Remigio.


" Benar. Kami diminta untuk mengawal anda hingga mansion utama tuan Dion " ucap salah satu dari mereka dan Remigio diam namun tak lama dirinya mengangguk. Valera dan George hanya mengekor di belakangnya seraya melihat situasi yang ada.


Rombongan Valera menaiki mobil berjenis SUV milik Dion Arsen. Tampak Remigio enggan berkomentar dan lebih memilih untuk memejamkan kedua matanya karena merasa lelah begitupun dengan George.


Hingga dua jam berlalu akhinya mereka tiba disebuah hunian kawasan elit yang berada di pusat kota. Tampak beberapa hunian berjejer megah di sisi kiri dan kanan bangunan. Hingga mereka bisa melihat salah satu rumah yang begitu luas dan megah daripada hunian lainnya.


" Mom apakah ini rumah yang mommy maksud? " tanya George akhinya bersuara.


" Ya. Bibi Maya tinggal disini bersama suami dan anak perempuannya. " ucap Valera lagi dan. Tampak sepasang suami istri yang usianya sudah tak muda lagi berdiri dengan tersenyum tipis saat melihat mobil yang menjemput kedatangan Valera tiba.


" Maya!! " teriak Valera senang berlari menuju sahabat lamanya begitupun dengan Maya. Kedua wanita itu tampak tersenyum bahagia dan saling memeluk satu sama lain. " Lama tak berjumpa " ucap Valera lagi menguraikan pelukannya.


" Huhh kau sangat menyebalkan " ucap Maya sedikit ketus namun mengusap air matanya yang turun perlahan. Valera terkekeh bukan main. " George " ucap Maya menatap lelaki gagah bermanik biru dengan balutan pakaian sederhana.


" Bibi Maya " sapa George tersenyum kepada teman ibunya itu.

__ADS_1


" Kau sangat tampan dan gagah George. " ucap Maya lagi dan George hanya tersenyum tipis menanggapi. namun manik nya menatap kearah Dion yang tampak mengerucut kan bibirnya.


" Long time no see " ucap Dion berjabat tangan pada Remigio sahabatnya itu. Remigio balas jabatan tangan Dion seraya menepuk bahunya ringan.


" Maaf kedatangan kami sungguh mendadak " ucap Remigio.


" Tak masalah. Masuklah " ucap Dion lagi mempersilakan para tamunya untuk masuk kedalam. George tampak mengamati kediaman Maya dan Dion yang bergaya Eropa klasik dengan sentuhan bola kristal pada setiap sudut ruangannya. Beberapa lukisan kuno terpampang pada bagian dinding yang berwarna putih gading. Mereka akhirnya berbincang ringan seraya membicarakan permasalah yang ada sebelum mereka menuju apartemen yang di oleh Athena.


**********


" Bagaimana paman ? bukankah menurutmu dia sudah gila! " ucap Frisca menunjuk Athena dengan ketus saat berbicara dengan adik dari ibunya Aldo.


Athena hanya diam saja dan menghembuskan nafasnya perlahan lalu menatap kearah lain seperti tak perduli dengan apa yang Frisca dan Aldo bicarakan. Aldo lelaki dewasa dan matang itu menatap Athena terus menerus.


'' Apa benar Athena ? '' tanya Aldo dengan lembut dan Athena menatap balik lelaki tegap berkaca mata itu. '' Benarkah ? '' ulang Aldo lagi seakan tak percaya dengan ucapan Frisca keponakannya.


'' setidaknya dia tak bersalah Athena come on kau wanita yang pandai. Athena yang ku kenal Tidak seperti ini '' bujuk Aldo memberikan pengertian pada Athena secara halus.


'' aku tetap ingin...


'' Tidak Athena! kau tidak akan ku biarkan untuk melakukan hal kejam pada bayi tak berdosa '' ucap seseorang tiba-tiba mengejutkan Athena, Aldo dan Frisca.


sosok lelaki bertubuh atletis itu berada di ruangan yang sama dengan Athena. Manik hitam nya terus menatap tanpa berkedip pada lelaki bermanik biru.


GREPPP

__ADS_1


'' Aku merindukan mu sayang sangat merindukan mu '' ucap George memeluk tubuh wanita yang dirinya rindukan selama hampir tiga bulan ini. Athena mendadak tak bisa bersuara dan terus menatap George tanpa berkedip.


'' kak '' ucap Athena lagi.


'' ini aku suamimu! '' tegas George mengusap lembut punggung Athena bahkan pinggul istri nya itu tampak jauh lebih berisi. " Kau jangan melakukan hal bodoh lainnya Athena. Aku tidak mengijinkan nya '' tegas George.


" Tapi dia bukan anakmu! " jawab athena dengan lirih.


" Tidak apa. Selagi kau yang mengandungnya aku akan tetap menganggap nya seperti anak ku sendiri. Percayalah padaku. '' ucap George lagi tapi Athena diam bergeming seperti tak menyetujui saran yang George berikan.


" Tapi kak " ucapan athena terhenti kala manik nya menatap siluet orang yang dikenal nya. Manik hitam yang sama persis dengan nya terus menatap Athena dengan tajam hingga Athena menunduk seketika. " Aku takut jika suatu saat nanti kau akan.." lagi-lagi ucapan nya terhenti kala jari telunjuk George menempel sempurna di bibir miliknya.


" Tidak akan pernah terjadi sayang. Percaya padaku! " ucap George lagi dan Athena hanya menunduk lalu memeluk erat tubuh George. Valera dan Remigio yang berada tak jauh diantara mereka hanya tersenyum tipis saat George berhasil membujuk Athena untuk melakukan hal buruk pada janin yang baru saja tumbuh itu.


Frisca dan Aldo akhinya menghela nafas lega kala keras kepala Athena dapat diluluhkan oleh George. Frisca bahkan terlihat menyapa Valera dan juga Remigio begitupun dengan Aldo.


Namun tak lama ponsel Athena berdering dengan kencang hingga mengejutkan semuanya. Athena mengerutkan dahinya sesaat kala nada dering ponsel miliknya berubah. Athena dengan cepat mengambil ponsel miliknya.


" Hallo queen maaf jika mengganggu waktumu namun gudang serum penawar diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Beruntung kami dapat mengamankan beberapa serum yang baru siap di kirim tapi sisanya hancur dan meledak " jelas seseorang disana hingga Athena memejamkan kedua matanya pelan.


" Lalu ? Apa kalian terluka ? " ucap Athena


" Tidak! Hanya saja gudang terbakar habis dan kami sedang menunju markas yang di tinggali oleh tuan Vegas. " ucap nya disana.


" Baiklah aku mengerti. Bermalam lah disana sampai waktu di tentukan. Cari pelakunya dan tempatkan dia di penjara bawah tanah " tegas Athena.

__ADS_1


" Yes queen " ucap lelaki disana dan panggilan itu terputus begitu saja karena Athena yang memutuskan nya.


sial sepertinya waktu istirahat ku akan segera terganggu. batin Athena.


__ADS_2