King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Berhadapan.


__ADS_3

Athena mendapatkan kabar dari Rayzen jika markasnya di datangi oleh seseorang membuat Athena heran sekaligus bingung dengan ucapan Rayzen.


Dengan segera Athena mengeluarkan mobil miliknya dan pergi melesat dari Gold Mansion, Kenneth yang melihatnya dari jarak jauh tentu saja dengam cepat mengikuti jejak kakak perempuannya.


Selama dalam perjalanan Athena bertanya-tanya siapa yang ingin menemuinya, bahkan ia bingung siapa yang mengetahui letak markas privasi milik dirinya.


ini aneh. Batin Athena.


Kenneth menjaga jarak mobilnya dengan Athena agar kakak perempuannya itu tak dapat menyadari jika dirinya sedang diikuti, Kenneth begitu cermat saat memperhatikan mobil Athena yang bergerak dengan kecepatan sedang.


Athena menghentikan mobilnya di sebuah halaman yang cukup luas, begitupun dengan Kenneth yang menghentikkan mobilnya cukup jauh dari sang kakak.


Langkah Athena semakin cepat karena lagi-lagi Rayzen menghubungi dirinya berkali-kali, hingga Athena memutuskan untuk menjawab panggilan tersebut.


" aku akan segera tiba " ucap Athena menjawab panggilan Rayzen.


" Hati-hati queen, wanita ini cukup mencurigakan. Bahkan ia mengaku mengenali dirimu " ucap Rayzen lagi serius dan tiba-tiba langkah Athena terhenti saat mendengar perkataan Rayzen.


" beri tau yang lainnya untuk bersiap jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan. '' tegas Athena dengan manik tajam menatap bangunan miliknya


Athena meraba pinggul serta pinggangnya hanya untuk memastikan senjatanya saja, Kenneth yang berjalan dibelakang tentu saja mendengar apa yang dikatakan oleh kakak nya itu.


Seorang wanita sedang duduk dengan angkuh di kelilingi oleh para pengawalnya maupun dengan orang-orang Athena yang berjaga, ia tak memperdulikan tatapan tajam dari mereka.


" Berapa lama lagi dia akan datang ? '' tanya wanita berambut merah menatap Rayzen yang baru saja tiba disana.


" sebentar lagi '' ucap Rayzen dengan tatapan penuh menyelidik nya dan wanita itu hanya menatap sekilas Rayzen yang sedang menatapnya penuh intimidasi.


Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Athena datang dan menampilkan wajah datar nya seperti biasa, wanita berambut merah itu hanya tersenyum tipis lebih tepatnya sebuah seringai ia berikan.


" who are you ? " ucap Athena tegas dengan penuh penekanan menatap dingin wanita yang mengaku-ngaku itu. Jarak mereka bisa dikatakan cukup dekat hingga Athena bisa melihat jelas wajah dari wanita berambut merah itu.


" senang bisa bertemu dengan mu Athena " ucapnya dengan datar " putri dari pembunuh ibuku !! " tegas wanita yang tak lain adalah Stefy, Athena memicingkan maniknya sesaat mencerna perkataan wanita asing dihadapan nya itu.


" begitukah? Jika memang begitu kau salah alamat nona sebaiknya kau cari dalang yang membunuh ibumu itu '' ketus Athena kepada Stefy.


'' Bagaimana jika aku ingin melakukannya dengan mu " sinis Stefy.


DORRR


PRANGGG


Athena terkejut dan menghindar saat melihat pergerakan tangan Stefy yang menggenggam senjata, Athena menatap dalam wanita asing itu, sungguh lancang datang ke tempatnya dan membuat kekacauan disini.


Rayzen dan lainnya dengan cepat menodongkan senjatanya satu sama lain kepada pihak asing yang tak disangkanya itu, stefy tersenyum sinis.


DODODOR !!

__ADS_1


AGHHH


Stefy menembak beberapa anak buah Athena hingga tewas dan Athena geram sekaligus, Stefy sukses membangkitkan kemarahan dalam dirinya itu.


" kau.. !! '' geram Athena lalu ia menarik senjatanya dan melakukan aksi balas kepada Stefy dan para pengikutnya.


Aksi saling tembak tak dapat terhindarkan Athena maupun Stefy sama-sama membidik dengan cepat, beberapa orang telah ambruk sebelum berperang karena Athena dan Stefy melakukan gerakan cepat.


Rayzen serta lainnya mengurus sisanya, mereka menekan pergerakan anak buah Stefy yang makin tersudut, bahkan Rayzen tak dapat melihat kemana perginya Athena dan Stefy.


Disisi lain Athena berhadapan dengan Stefy, manik keduanya menyorot tajam. Athena tersenyum menyeringai mengingat kedatangan Stefy yang dengan berani mengusik dan menganggu ketenangan dirinya maupun yang lain.


'' sungguh tinggi nyali mu datang dan membuat keonaran di tempat ku '' ucap Athena yang waspada dengan wanita dihadapan nya kini.


'' hahahaha '' Stefy tertawa dan Athena mengeryit '' bagaimana rasanya jika ayahmu tau kau akan mati ditangan ku. Hmm..


pasti dia akan menangisi mayat mu itu '' smirk Stefy dan Athena diam saja.


'' Kau terlalu banyak bicara ! '' ucap dingin Athena lagi '' jika begitu ayo lakukan apa yang harus nya ingin kau lakukan '' tantang Athena. '' aku rasa kita harus memakai tangan kosong bukan ? jika memakai senjata atau semacamnya itu tak akan membuatmu puas jika aku mati dengan cepat '' tenang Athena lagi.


'' jangan meremehkan aku gadis kecil '' ucap Stefy lagi dan Athena tersenyum biasa. lalu stefy maju menyerang begitupun dengan Athena kedua wanita itu sama-sama sedang beradu kekuatan untuk memperlihatkan siapa yang lebih unggul.


Stefy dengan semangatnya menyerang Athena dengan kemampuannya sendiri sedangkan Athena mengelak dan menyerang bahkan mencoba membaca situasi nya kini.


Stefy dengan cepat melakukan gerakan teknik lain dengan kakinya tapi lagi-lagi Athena bisa menghindar dan justru melakukan gerakan tak terduga.


DUAKKK


AGHHH


Athena menendang dada perempuan itu saat stefy tak fokus dan justru lebih memperhatikan titik pusat tertentu, Athena tersenyum miring.


BUGHHHHHH


stefy meringis kesakitan saat lagi-lagi kaki Athena menendang wajahnya dengan keras, Stefy meludahi bibirnya yang mulai berdarah bahkan ia menyeka sedikit sudut bibirnya.


'' Ckckck... Aku tak bisa meremehkan mu begitu saja. Tapi aku anggap ini sebagai permulaan '' sinis Stefy dan Athena diam seraya mengangguk-anggukan kepalanya pelan.


Stefy bangkit dan kini ia terlihat lebih bersemangat dan Athena masih saja memperhatikan setiap gerakan yang akan Stefy lakukan.


" Mari kita bertarung yang sesungguhnya '' seringai Stefy dan Athena semakin waspada.


HAPP


Stefy maju selangkah dan kini ia melakukan gerakan memutar menggunakan kedua kakinya Athena tentu saja menghindar serangan itu dengan mundur kebelakang.


Stefy semakin menyudutkan Athena tapi gadis bermanik hitam itu justru menghindar dan mengelak pada setiap serangan Stefy.

__ADS_1


" Lawan aku sialan " teriak stefy merasa geram karena Athena hanya menghindar, stefy berlari dengan mengepalkan tangannya dan siap memukul.


BUGHHHHHH


AGHHH


" Maka aku tak akan sungkan " desis Athena tersenyum penuh arti, kini Athena maju dan menghajar Stefy dengan menekan kuat dadanya hingga Stefy merintih kesakitan.


Semakin jeritan Stefy terdengar Athena semakin menambah tekanan dalam pijakannya, hal itu tentu saja membuat Stefy tersiksa bukan main.


" inikan yang kau mau ? bahkan aku tak mengenal mu dan kau justru melakukan semua ini tanpa sebab !! " sentak Athena yang sudah marah dengan terus menginjak dada Stefy.


BUGHHHHHH


AGHHH


Stefy melakukan perlawanan disela-sela kesakitan yang ia alami, Athena memegang perutnya karena tendangan kuat Stefy hingga Athena terduduk dengan nafas tersengal.


PLAKKK


DUAKKK


Stefy menampar dan membenturkan kepala Athena ke lantai hingga dahinya mengeluarkan darah, stefy tak melepaskan cengkraman nya di rambut Athena dan kini tatapan nya sudah menggelap saat melihat wajah Athena yang sama persis dengan Remigio.


Seketika dendam nya kembali muncul lebih besar saat melihat manik hitam itu sama persis dengan pembunuh ibunya.


GREPPP


Athena melawan dan kini mencekik erat leher stefy hingga keduanya sama-sama enggan melepaskan cengkraman nya masing-masing.


" Jangan harap aku kalah dari mu sialan !! " ucap Athena yang kini amarahnya gak bisa lagi dibendung, Athena melakukan gerakan bergulung hingga.


KRAKKKK


AGHHH


Athena mematahkan kaki stefy dengan mudah karena posisinya sangat menguntungkan, stefy menjerit dan memegang kakinya sendiri, bahkan suara retakan tukang sangat terdengar jelas ditelinga mereka.


Nafas Stefy memburu, ia merasakan sakit luar biasa pada kaki nya karena ulah Athena, gadis bermanik hitam itu hanya diam dengan ekspresi datar tanpa eskpresi.


Stefy tak ingin menunggu lebih lama lagi Athena harus mati di tangannya dan ia diam-diam mengambil senjata api berjenis revolver untuk ia arahkan pada Athena.


DORRR !!


Athena terkejut saat mendengar suara tembakan itu, dahinya mengeryit saat melihat orang yang dikenalnya tiba-tiba datang lalu tatapannya beralih pada stefy yang memegang dadanya dengan pandangan sayu.


" Kent " ucap Athena lirih dan Kenneth hanya tersenyum tipis.

__ADS_1


__ADS_2