King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Misi baru.


__ADS_3

DODODOR !!


TRANGGG


Mobil yang hendak menabrak Malvin dan lainnya seketika oleng saat kendaraan beroda empat itu dihujani timah panas oleh seseorang, Malvin yang sempat merunduk seketika menoleh saat melihat Alexa bersama dengan anak buahnya.


" Amatiran! " pekik Alexa menatap Malvin dan Gabriel tajam. Lelaki yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah itu terperangah tak percaya saat melihat kedatangan Alexa yang sangat tepat waktu itu.


BHOMMMM


" Nona! " teriak seorang anak buah yang dibawa oleh Alexa saat melihat seorang lelaki siap meluncurkan timah panas pada putri pasangan Elena dan ed itu.


DODODOR !!


AGHHH


Gabriel sudah siap memegangi senjata api miliknya. Alexa tersenyum dan mengerlingkan satu matanya pada Gabriel hingga Swann merinding seketika.


" Kejar mereka !! " perintah Malvin begitu menggema hingga menyadarkan Alexa dan Gabriel seketika. sontak para pengawal yang terlibat dengan sigap mengejar mobil hitam yang telah melarikan diri kearah perbukitan.


Malvin dengan sigap membopong tubuh Swann kedalam helikopter yang sudah menunggu yang akan membawa nya menuju rumah sakit sedangkan Gabriel pergi dari tempat itu bersama dengan Alexa.


Selama perjalanan Malvin tampak cemas saat melihat wajah Swann yang sedikit memucat namun orang yang di khawatirkan nya justru sedang asyik memainkan sebuah game di dalam ponsel. Malvin pun sudah mengikat tubuh Swann dengan sebuah kain agar pendarahan nya tak begitu banyak, dirinya pun mengetahui jika sebuah peluru saja maka rasanya sangat sakit, terlebih Swann yang jarang melatih kemampuannya karena alasan yang tidak tertarik.


" Swann kau baik-baik saja ? '' tanya Malvin ragu dan pemuda itu terlihat diam namun memicingkan matanya saja.


" Apa aku harus mengatakan jika aku baik-baik saja ? peluru sialan itu menembus tubuh ku, maka kau pun tau bagaimana rasanya '' ucap swann tenang dan Malvin mengangguk tanda mengerti.


Tak membutuhkan waktu lama. Helikopter yang membawa mereka telah mendarat di sebuah helipad rumah sakit pribadi milik Ornaf. Ya Malvin membawanya ke tempat milik Ornaf dan kedatangannya pun disambut baik oleh para anak buah Ornaf dan Ellara yang bertugas.

__ADS_1


" Cepat! Seseorang sedang terluka! '' pekik Malvin kepada salah satu penjaga yang hendak menyapanya. praktis, lelaki itu dengan sigap membawa sebuah kursi roda modern dan membawanya melalui jalur pintas.


Swann tampak tenang walaupun ia merasa gugup, tapi dirinya harus baik-baik saja jika tidak maka sang kakak akan menyeret nya paksa dari alam sana begitupun dengan Daddy nya yang akan bertindak serupa, hanya ibunya yang bersikap lembut dan tak pernah marah maupun memaksanya.


" oh bibi! Maaf merepotkan, hanya saja dia '' ucap Malvin seraya menunjuk Swann yang sudah terbaring dengan dua orang perawat wanita yang tampak sigap melakukan pekerjanya. Ellara mengangguk dengan tersenyum tipis.


'' Aku paham, tapi bagaimana bisa ? '' Picing Ellara penasaran.


" Entahlah aku pun tak tahu pastinya. Aku hanya datang membantu mereka saja, saat Gabriel memberikan sebuah sinyal pada satelit king namun justru aku yang menangkapnya. Jadi aku langsung bergerak begitu saja '' jelas Malvin dan Ellara mengangguk lalu ia segera masuk kedalam untuk melihat keadaanya.


Swann masih tetap Sadar, namun Ellara harus membiusnya total terlebih dahulu agar pekerjanya tak begitu merepotkan. Malvin hanya bisa menunggu seraya memegang ponsel nya seperti sedang mengirim pesan pada seseorang.


*******


Samuel yang saat itu sedang membantu Myra membereskan barang kekasihnya tiba-tiba terkejut saat mendapatkan sebuah laporan dari anak buahnya yang berada di perbatasan Mesir tentang gudang persenjataan nya yang terendus pihak berwajib. Samuel kesal bahkan tanpa sadar mengumpat kasar.


" Sam. Ada apa ? '' tanya Myra bingung karena tiba-tiba Samuel marah begitu saja.


Samuel tampak membantu Myra agar pekerjaan gadis itu cepat usai, namun Samuel bingung kenapa Myra harus membawa bajunya yang lama padahal ia pun bisa membeli pakaian yang baru untuk kekasihnya.


" Ckck.. siapa yang bertamu " kesal Samuel saat mendengar suara bel apartemen miliknya berbunyi, Myra menatap kepergian Samuel dengan bingung dan heran.


Samuel melihat tablet yang bekerja di balik pintu apartemen nya untuk melihat wajah siapa yang datang ternyata Alexa dan Gabriel. Sontak putra Thomas itu segera membukakan pintu nya dengan cepat.


Alexa dan Gabriel sama-sama menatap tajam pada putra Thomas itu hingga membuat Samuel kikuk tersendiri. Samuel mempersilahkan kedua tamunya untuk masuk dan menunggu hal itu membuat Gabriel berdecih kesal.


" Langsung saja Sam. Kau akan ikut atau tidak ? aku yakin kau sudah tahu berita itu bukan ? '' tanya Gabriel Langsung berwajah serius.


" Tentu saja aku ikut. Alex pun kabarnya akan pergi menuju perbatasan " ucap Samuel lagi hingga Alexa mengerutkan dahinya seketika.

__ADS_1


" Dia juga ikut. Ckckck begini saja, kalian bertiga saja yang pergi aku akan berada disini saja untuk berjaga-jaga '' ucap Alexa lagi.


" Ide bagus. Lagipula kekasihku tidak ada teman, jadi kau bisa menemani Myra selama aku tidak ada '' ucap Samuel dengan terkekeh dan hal itu membuat Gabriel memicingkan matanya.


" tidak begitu buruk. Baiklah, kapan kalian akan pergi ? '' tanya Alexa lagi. Gabriel dan Samuel saling tatap satu sama lain entah apa yang dipikirkan oleh mereka berdua hingga Alexa berdehem cukup keras.


" Nanti pagi saja. " ucap Gabriel lagi dan Alexa mengangguk saja tanda mengerti. Ketiga orang itu berbicara sangat serius tentang kabar yang begitu buruk dimana pihak berwajib kini mengetahui sesuatu yang selama ini disembunyikan.


Myra yang sangat penasaran sedikit menguping pembicaraan Samuel dan juga lainnya, dahi nya berkerut saat tak sengaja mendengar sesuatu. Namun Myra yang penasaran semakin maju melangkah hingga tak sengaja memecahkan sebuah patung kucing milik Samuel.


PRANGGG


" Myra " ucap Samuel langsung berlari pada kekasihnya. Myra gugup saat tak sengaja menatap manik Gabriel yang tajam begitupun dengan Alexa. " Kau tak apa ? '' tanya Samuel lagi namun Myra hanya menggeleng pelan. " Ayo duduk bersama " tawar Samuel dan Myra hanya pasrah walaupun ia gugup setengah mati.


Gabriel akhirnya memilih memainkan ponsel agar kekasih saudara nya tak begitu gugup karena ia bisa melihat jelas jika Myra terlihat mengetahui sesuatu.


" Myra. Maafkan aku harus pergi. Kau tak apa bukan aku tinggal sebentar saja. Alexa akan menemani mu disini atau nanti Elora juga akan datang kesini untuk ikut menemani mu. Bagaimana ? " tanya Samuel dan Myra diam saja sebenarnya ia sangat penasaran kemana Samuel akan pergi terlebih dirinya tak sengaja mendengar kata senjata dari ketiga orang dihadapannya.


" Ya tentu saja Sam. " ucap Myra tersenyum tipis. " pergilah aku gak apa sendiri '' ucap Myra lagi.


" ckck. Kau tak sendiri Myra. Aku akan menemanimu selama Samuel pergi. Hmmm bagaimana jika kita belanja ? menonton bioskop ? hmm atau kita membeli tas dan perhiasan ? Aku yakin Samuel tak akan jatuh miskin bukan " ucap Alexa tampak bersemangat. Gabriel hanya bisa terkekeh mendengar kekasihnya yang akan pergi berbelanja. " Sam. Berikan aku upah selama kau pergi. Berikan aku kartu mu '' ucap Alexa lagi dengan menyeringai lebar.


" ckckck. Apa kau tak mempunyai uang sepeser pun ? atau Alex tak memberikan mu uang ? dan kau Gabriel '' Picing Samuel namun Gabriel mengedik kan bahunya acuh. Akhinya Samuel pasrah dan mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam untuk Myra dan Alexa gunakan. Tentu saja Alexa senang bukan main tapi Myra dirinya merasa tak enak jika harus berbelanja sebanyak itu.


" Hmmm senang bekerja sama dengan mu Sam '' ucap Alexa lagi hingga tawa Gabriel pecah seketika. Sejak kapan Alexa nya menjadi seperti ini, tanpa Alexa nya meminta pun ia akan memberikan yang terbaik untuk gadis nya.


Akhinya Samuel dan Gabriel bersiap-siap untuk pergi karena Alexandrea sudah menunggu di suatu tempat bersama dengan anak buahnya. Bahkan Elora pun akan dijemput oleh anak buah Alexa agar kekasih sang kakak bisa ia patah sekaligus bersama dengan Myra terlebih wajah Myra dan Elora sudah terekspos saat pernikahan Athena dan George berlangsung, hal itu membuat Samuel maupun Alexandrea menjadi semakin waspada.


*****

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak yah ❤️❤️❤️


like dan komen owe butuh amunisi 😁


__ADS_2