King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
Season 3 ~ Mengenalkan pada dunia para generasi ketiga king!


__ADS_3

Satu Minggu berlalu, bulan kedua.


Bangunan megah yang berdominasi dengan warna biru itu tampak berdiri semakin kokoh. Blue mansion itulah namanya bangunan bersejarah yang dibangun oleh generasi keturunan king pertama. Tempat itu kini menjadi tempat pertemuan besar seluruh mafia yang berada di bawah naungan king.


Setelah acara tahunan king yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali untuk mengenang sang penguasa pertama Marcell Harson yang diselenggarakan di markas utama besar sang Lady. Kini Blue mansion menjadi pertemuan besar seluruh mafia yang meningkat pada tahun dimana keturunan king lahir pada saat itu, kini generasi ketiga sudah muncul dan menujukkan taringnya di dunia mafia dengan cara nya masing-masing.


sepuluh tahun terakhir Valera benar-benar menyeleksi mana kawan dan mana lawan bahkan Athena ikut berkontribusi dengan memasukkan para pengikutnya menjadi bagian dari King.


King kini dikenal luas oleh seluruh kalangan mafia yang bergerak di dunia bawah bahkan Valera terlihat mengendalikan para aparat berwajib dibeberapa negara bersama dengan Remigio sang penguasa ORTAXS.


Halaman outdoor yang berada di kawasan Blue mansion disulap sedemikian rupa untuk menyelenggarakan acara yang akan berlangsung meriah. Bahkan beberapa cake bertingkat berada di sebuah meja khusus sebagai pemanis seperti sebuah acara pernikahan megah.


" halo para Ladies and gantlemen. Selamat siang semuanya, salam sejahtera untuk kita semua. " ucap Valera berpidato dengan suara yang begitu lembut dan tegas di hadapan para mafia berkuasa di hadapannya. '' di siang hari ini kita masih diberi kesempatan untuk saling bertemu dan bertatap muka dengan kalian para penguasa yang berwibawa. '' ucap Valera lagi hingga kekehan beberapa orang terdengar disana. " Seperti yang telah kita ketahui jika hari ini adalah hari dimana pertemuan besar di mulai. Setelah belasan tahun berlalu dimana aku dan juga orang-orang ku menumpas semua parasit yang telah menggerogoti King secara perlahan maupun secara langsung dan aku harap tak akan ada kejadian hal serupa yang terulang kembali! '' ucap Valera dengan tegas hingga semua orang bersorak dan bertepuk tangan dengan cara elegan.


Wanita bergaun Hitam yang dilapisi Payet berwarna gold itu tampak mengeluarkan aura kepemimpinan yang sangat kuat. Siapa yang tak mengetahui sosok seorang Valera Harson di dunia kancah mafia yang tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Sosok nya yang tegas dan kejam membuat namanya kian tersohor hingga hampir di seluruh mafia yang ada.

__ADS_1


" Acara ini tak seperti biasa dimana kita bertemu untuk pertama kalinya dalam sebuah acara resmi yang sudah tercantum dalam kewenangan ku! Disini aku dan kalian semua saling mengenal satu sama lain bukan begitu? " ucap Valera dan semua orang mengangguk membenarkan. Dimana para mafia yang berada dibawah naungan King baru pertama kali bertemu disebuah acara resmi ini. " Oleh karena itu aku ucapkan terimakasih atas kedatangan kalian yang berkenan hadir untuk datang. '' ucap Valera lagi terdengar sopan ditelinga.


Banyak sekali tamu yang hadir bahkan mereka membawa istri serta anak-anak nya untuk ikut kedalam lingkup kelompok yang ada. Bahkan para mafia muda pun turut berada disana.


Namun sosok Ezio Pillipo yang berada di sebuah kursi bersama dengan seorang lelaki tua membuat ratusan pasang mata tertuju pada lelaki bermanik Hazel itu.


" dia cucu pertama dari Nyonya Valera dan tuan Remigio. Itu artinya dia tuan muda pertama dalam generasi ketiga yang berlangsung. '' ucap seseorang yang tak disangka-sangka akan muncul di tengah-tengah acara dimana para mafia yang rata-rata usia nya hampir setengah abad sedang berkumpul seraya menikmati hidangan yang ada.


" maaf atas kelancangan kami. Hanya saja kami baru melihat sosok itu disini '' ucap salah satu dari mereka sedikit menunduk dengan hormat saat salah satu anggota B.woman hadir dan menyapa mereka.


" Benarkah? " ucap salah satu dari mereka menimpali lalu maniknya terus menatap kearah Ezio yang asyik duduk dengan tenang seraya memangku sebuah tablet berukuran sedang.


Acara yang dibuat oleh Valera bukan semata acara biasa. Acara ini Valera buat sekaligus untuk memperkenalkan para cucunya dihadapan para mafia yang sudah bergabung sangat lama itu. Desas desus generasi ketiga yang tak mau di ekspos membuat mereka semakin penasaran akan sosok nya.


Mereka kembali tenang saat Valera duduk di kursi kebesaran nya dengan lambang mahkota Raja yang menghiasi kursi berwarna coklat itu.

__ADS_1


Tak lama beberapa pemuda dan wanita muda berjalan beriringan dan menduduki kursi yang kosong di samping kiri dan kanan sang Lady. Semua orang semakin menatap mereka dengan rasa penasaran.


" Baiklah. Acara ini aku buat sekaligus untuk memperkenalkan pada kalian semua para cucuku yang tangguh yang berada di posisi ketiga generasi king selanjutnya. " ucap Valera lagi hingga mereka bersorak senang karena dapat melihat secara langsung wajah-wajah yang tersembunyi selama ini. " Lihatlah lelaki bermanik Hazel itu, manik nya sama persis dengan manik milikku! dia tampan dan berkharisma " ucap Valera seraya mengerlingkan satu matanya kearah Ezio yang sedang tersenyum simpul. " Dia Ezio Pillipo! '' ucap Valera lantang hingga pandangan semua orang menatap kearah lelaki berpakaian formal berwarna abu.


Sorak dan riuh memadati acara itu mereka tak menyangka dapat melihat secara langsung sosok Ezio Pillipo yang kekejaman nya masih simpang siur di dunia hitam. Mereka hanya mendengar jika sosok Ezio Pillipo sangat angkuh dan kejam.


" Mungkin sebagian dari kalian sudah mengenal cucu pertama ku ini bukan ? " lanjut valera lagi menatap wajah para tamunya yang sedikit menegang. " baiklah tidak perlu serius kawan. Selanjutnya pemuda yang duduk disebelah cucu pertama ku itu adealah Graciano Elmer! '' ucap Valera lantang hingga lagi-lagi mereka menelan ludah saat nama itu terucap dari bibir sang lady. Graciano Elmer bukan hal yang asing lagi di telinga mereka. Sosok Graciano Elmer memang tidak pernah terjun langsung untuk menangani sebuah permasalahan namun lagi-lagi mereka bergidik saat mengingat sebuah kota yang hancur tak tersisa di salah satu kota besar di London! Dalang dan tersangka utamanya adalah nama itu namun mereka tak menyangka jika sosok Graciano Elmer adalah salah satu cucu sang Lady, itu artinya dia adalah tuan muda kedua generasi ketiga.


Elmer menyeringai saat melihat tatapan tak biasa dari para tamu nenek nya. Para mafia itu seakan tak percaya jika Elmer merupakan cucu kedua di keluarga Harson.


" Tidak perlu menujukkan ekspresi seperti itu. " dingin Elmer meraih sebuah mic berukuran kecil yang tertempel di saku kemejanya itu.


Para jajaran king terkekeh kecil saat mendengar ucapan Elmer yang terkesan menyindirnya. Mereka tau jika Elmer tak suka berbasa-basi wajahnya yang mirip dengan George namun sikapnya yang acuh sama seperti ibunya Athena.


Mereka bisa merasakan jika suara Elmer tak jauh berbeda dengan Valera dan juga Remigio. Manik birunya tenang dan menghanyutkan gerakan nya cepat seperti angin dan sosok Elmer tak pernah menerima kegagalan dalam hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2