
Gadis berambut coklat susu itu terlihat sedang menikmati secangkir kopi hangat disebuah kedai yang berada di pinggiran ibu kota. Dyora gadis itu sangat suka menikmati waktunya dengan ditemani oleh Alland.
Dyora yang sore itu memakai setelan kasual dengan sepatu boots nya mencuri perhatian banyak orang. Wajahnya yang putih bersih dengan rambut gelombangnya yang di ikat menjadi satu menambah kesan manis pada gadis bermanik biru itu.
" Nona ini sudah dua jam kau duduk disini, sebaiknya kita pergi karena pengunjung semakin ramai. '' ucap Alland kepada Dyora hingga gadis itu menghembuskan nafasnya kasar.
" Ckck. Pasti Elmer yang menyuruh mu bukan '' ketus Dyora dan Alland hanya diam tak menjawab perkataan gadis itu. '' ckck dia selalu saja seenaknya! '' ketus Dyora lagi lalu bangkit berjalan terlebih dahulu tanpa mau membayar kopi miliknya. Alland mengelus dada dan meninggalkan selembar uang bernilai tinggi dimeja tersebut dan dengan segera menyusul langkah Dyora. namun tiba-tiba.
DUARRRR
sebuah mobil mewah berwarna merah meledak diantara mobil-mobil lainnya. Alland yang mendengar itu dengan cepat berlari kearah Dyora namun maniknnya menangkap sebuah mobil yang ingin menabrak gadis itu.
" Nona!! " teriak Alland hingga.
DODODOR
riuh!
para pengunjung menjerit histeris karena ledakan beserta tembakkan beruntun yang baru saja terjadi. Dyora gadis itu bergulung dengan cepat hingga tangan Alland menyelamatkan dirinya.
" Nona cepat! mereka mengincar mu! '' pekik Alland.
" Tapi mobilnya ? '' bingung Dyora namun Alland tak perduli dan menarik lengan gadis bermanik biru itu untuk berlari menuju sebuah gang untuk menghindar. Alland membawa Dyora bermaksud untuk melindunginya. Tidak ada anak buah lainnya yang mengikuti mereka hanya Alland yang menemani Dyora berpergian.
DODODOR !!
DODODOR !!
PRANGGG
mereka terus mengejar kemana Alland dan Dyora berlari. Namun atas kepandaian seorang Alland dirinya berhasil memasuki sebuah gedung tak berpenghuni. Nafas keduanya tersengal dengan peluh yang membanjiri wajah mereka.
" Paman. Bagaimana ini? '' panik Dyora lagi dan Alland dengan segera menyalakan ponsel miliknya untuk mengaktifkan sinyal darurat yang Sudan terhubung pada satelit king.
" Nona ayo.. Kita harus bersembunyi '' ucap Alland saat mendengar suara derap langkah kaki yang semakin mendekat. Dyora gadis itu mengangguk dan mengikuti langkah Alland.
DODODOR!
" oh ****! " umpat Alland saat dirinya diketahui oleh orang tersebut. Alland menarik senjata api nya dan langsung melakukan aksi balas hingga Dyora ikut menarik revolver miliknya.
DODODOR !
DODODODOR !
Dyora bergulung dengan lincah saat tiga orang lelaki terus membidik kearah nya. Alland yang terkejut cukup terkecoh saat melihat nona nya yang berubah menjadi gadis liar.
__ADS_1
DODODOR!
Alland bersembunyi menenggelamkan tubuhnya di sebuah pilar kotor yang sudah ditumbuhi tanaman rambat liar. Pikirannya tertuju pada Dyora dimana gadis itu berlari dan menaiki tangga hingga Alland tidak bisa mengejar mereka karena dirinya pun ikut menjadi sasaran.
" Menyerah lah alland! Kau tak akan bisa melawan kami yang berjumlah banyak ini '' ucap suara seseorang hingga Alland mengeryitkan alisnya bingung. Orang itu mengetahui namanya itu artinya musuh kali ini mengetahui sesuatu.
Alland tak ada pilihan dirinya keluar menampilkan wajah datarnya dengan manik yang menatap tajam. Orang-orang dihadapan nya itu sangat asing bahkan Alland tak pernah melihat mereka tapi bagaimana bisa mereka mengetahui namanya.
DODODOR!
" ****! " umpat alland saat sebuah peluru melesat dan melukai area pipi hingga telinganya. Alland geram namun sebisa mungkin dirinya bertahan sampai bala bantuan tiba. Sungguh membawa Dyora terlibat akan hal seperti ini membuat nyali Alland sedikit menciut.
DODODOR!
AGHHH
Alland memuntahkan peluru miliknya kearah para lelaki yang mengejarnya. Mereka ambruk dan tewas dengan dahi yang berlubang. Alland berlari kearah tangga dimana Dyora tadi. Namun maniknya terbelalak saat melihat luasnya bangunan tak berpenghuni ini.
" Kemana mereka!! '' gumam Alland hingga.
DUAKKK
BUGHHHH
" Brengsek! '' umpat alland seraya meludah ke arah samping dimana Alland mulai merasakan gejolak dari dalam perut nya. Lelaki itu tersenyum namun terselip rasa amarah karena beberapa anak buahnya tewas.
SRAKKKK
AGHHH!
Teriak lelaki itu saat matanya perih karena Alland melemparkan segenggam pasir tepat kearah wajah lelaki itu tak hanya disana Alland segera menendang dada lelaki itu hingga jatuh tersungkur.
DUAKKK
BUGHHHH!
" Siapa yang menyuruh mu! '' pekik Alland lagi namun lelaki itu menendang Alland hingga cengkraman Alland terlepas dari wajahnya.
" Sialan kau Alland! '' teriak nya semakin marah namun.
DORRR
BRUKKK
lelaki itu mematung dengan manik yang melotot lebar. Alland tertegun saat melihat kedatangan anak buah Elmer sudah dipastikan pemuda itu berada disini.
__ADS_1
Sedangkan disisi lain Dyora sedang bermain kucing-kucingan dengan tiga orang lelaki yang terus mengejarnya. Nafas gadis itu tersengal bahkan pakaiannya kotor karena melawan mereka yang tak berhenti terus mengejarnya.
Dyora melihat senjata miliknya yang hanya tersisa satu peluru saja Dyora gadis itu harus memanfaatkan keadaan dan situasi agar berpihak kepadanya.
Baiklah! Hanya tersisa satu peluru saja. Batin Dyora.
" Ohh rupanya kau berada disitu gadis manis. Come one sudah cukup bermain-main nya. " ucap salah satu dari mereka saat melihat rambut Dyora yang berada di antara sekatan bangunan.
Jantung Dyora berpacu lebih cepat tangannya menggenggam senjatanya erat. Maniknya bergerak tak karuan dengan pendengaran yang mulai tajam.
GREPPPP
lelaki itu menjambak rambut Dyora hingga gadis berambut coklat susu terkejut bukan main. Bahkan tangannya di tangkap oleh lelaki lain nya lagi hingga senjata itu terlepas.
" Lepaskan bajingan! " teriak Dyora lagi marah Karena rambutnya terus dijambak hingga wajahnya mendongak.
" jangan konyol! melepaskan ? " sinis lelaki itu hingga.
DUAKKK
AGHHH!
BUGHHHH
AGHHH
Dyora menendang ************ salah satu dari orang yang memegang tangannya hingga si penjambak terkecoh dan Dyora gadis itu dengan mudah menyerang kembali lelaki lainnya.
" rasakan! " pekik Dyora mengusap kepalanya pelan dengan wajah sebal nya. Dyora berlari dan dengan cepat mengambil senjata yang terjatuh namun lagi-lagi.
BUGHHHH
Egh!
erang Dyora saat punggungnya di hantam oleh seseorang hingga Dyora tersungkur dan mengeluarkan sedikit cairan kental berwarna merah dari mulutnya.
" Kau harus diberi pelajaran! " marah lelaki asing itu hingga mencengkram kuat rambut Dyora hingga lagi-lagi rasa sakit itu kembali ia rasakan.
" Brengsek! " Maki Dyora hingga.
DODODOR!
tembakan beruntun disertai teriakan kesakitan terdengar seketika. Dyora mematung saat lelaki yang menjambak nya mengendurkan cengkraman nya hingga gadis itu berbalik dan mematung saat melihat sesosok lelaki yang sedang menatapnya tajam.
ckck kenapa Elmer berada disini! Aku harus bagaimana ? apa aku harus pingsan atau pura-pura menangis? uhhh setelah ini pasti dia akan memarahi ku. Batin Dyora.
__ADS_1