
Rupanya anak buah Thomas dan anak buah Maxim telah menahan seorang lelaki yang sempat bertarung dengan Samuel, namun rupanya lelaki itu pandai menguasai keadaan hingga dia berhasil melarikan diri dari jeratan anak buah king.
" Sam, kau baik-baik saja ? '' cemas Anna meraba wajah putranya hingga memutar tubuh Samuel membuat pemuda itu terkekeh lucu. " Kau terluka '' cicit Anna melihat luka tembak di tangan Samuel.
" Aku tak apa-apa mom. Tenanglah, sebaiknya kita pergi. Mansion ini sudah tak aman '' ucap Samuel dan Anna hanya mengangguk patuh namun maniknnya masih menatap Samuel dengan lekat.
iring-iringan mobil serupa keluar begitu saja disebuah kawasan sepi yang hanya dikelilingi pesisir pantai disebelah kanan dan kirinya. Samuel memutuskan untuk membawa ibunya menuju Blue mansion sama seperti lainnya dimana Tuan Ramius juga sudah berada disana bersama dengan Gloria.
Sedalam perjalanan Samuel menceritakan sedikit tentang kekasihnya yang sudah lama tak ia temui, Myra gadis asia itu pasti saat ini dalam keadaan merajuk karena Samuel mengingkari janjinya yang akan bertemu diakhir pekan karena pekerjaan yang darurat menantinya.
Anna hanya tersenyum dan menjadi pendengar yang baik kala putranya antusias menceritakan sedikit kisah Myra yang ternyata hanya seorang gadis biasa.
" Setelah pekerjaan mu selesai temui lah dia Sam " ucap Anna dan Samuel mengangguk patuh dengan senyum yang lebar.
Markas utama
kabar beberapa hari yang lalu tentang seseorang menanamkan bom disekitar markas utama telah berhasil ditemukan dengan cepat, rupanya itu adalah bom waktu yang membuat semua orang mendadak sesak nafas, andai saja Thomas tak peka mungkin semua sudah hancur beserta orang-orang nya.
" Identifikasi kan benda ini dan telurusuri sidik jari yang tertinggal di benda sialan itu, Entah mengapa aku sangat yakin jika seseorang dari anak buah king yang melakukan nya " ujar Zizi mencoba berfikir jernih
" Ya aku pun merasa demikian " saut Syina seraya memakan popcorn di tangannya. " Aku dengar anggota Black woman dan pasukan Phoenix sedang berada dalam perjalan. Mereka akan turut membantu permasalah yang ada. " ujar Syina lagi.
" Ya syukurlah. Kita hanya menunggu kabar baik dari Elion dan juga lotus yang bertugas mencari tahu siapa pembunuh dari Greta serta orang-orang yang berhubungan dengan penyerangan yang terjadi di mansion mertuaku " saut Zizi seraya memijat pangkal hidungnya yang berdenyut ringan.
__ADS_1
" hanya mereka berdua ? " tanya Syina
" mereka membawa kelompok nya masing-masing Syina. percayakan saja pada mereka. Terlebih Lady menaruh harapan besar pada mereka berdua untuk memecahkan teka-teki ini '' ujar Zizi seraya menatap kearah depan karena tiba-tiba hatinya merasa tak enak karena merasakan sesuatu yang aneh.
Namun tak berapa lama ponsel Zizi berdering nyaring hingga mengejutkan dirinya dan juga Syina yang kala itu sedang asyik menyelami pikirannya masing-masing.
Zizi mengangkat panggilan dari seseorang disana. Dahinya mengernyit tatkala orang itu menyampaikan suatu kabar yang membuat dadanya berdebar bukan main.
" Tidak mungkin !! Cari putraku dan pastikan semuanya dengan benar !! " teriak Zizi mengejutkan Syina yang duduk disampingnya. Syina bingung namun Zizi terduduk dengan begitu lemas membuat Syina penasaran apa yang telah terjadi " tidak mungkin putraku... Ya ini tidak mungkin " ucap Zizi berdesis dengan merematkan jarinya. " Noe.. " gumam Zizi lagi lalu beranjak dengan cepat hingga Syina mengikutinya dari arah belakang.
Beberapa orang yang berpapasan dengan Zizi dan Syina dibuat bingung kala Zizi berekspresi lain dari sebelumnya. Syina pun tak kalah bingung namun dia memilih bungkam dan memilih mengikuti teman seperjuangannya itu pergi.
Disisi lain, beberapa anak buah Noe sibuk mencari keberadaan tuan mudanya setelah kejadian beberapa saat yang lalu yang cukup mengerikan, dimana mobil milik Noe mengalami kegagalan fungsi hingga rem blong dan berakhir masuk kesebuah jurang yang sangat terjal.
Tak butuh waktu lama dua buah helikopter berlambang king kian mendekat dan menurunkan ketinggiannya dimana mereka melihat anak buah Noe yang berserakan karena mencari sosok Noe yang ikut menghilang.
" Yellow, mengapa perasaan ku tak enak tentang Noe. Apa jangan-jangan... '' ucap Green lirih saat melihat keadaan mobil milik Noe yang terbakar si jago merah hingga menimbulkan kepulan asap yang menghitam.
" Entahlah, semoga dia baik-baik saja '' ucap yellow menanggapi.
Yellow dan Green memerintahkan para anak buahnya untuk turun dan memadamkan api dengan alat yang mereka bawa. Api yang membumbung tinggi tak bisa mendaratkan kedua helikopter yang terbang berdampingan. Mereka hanya akan memantau dari ketinggian sedang seraya memantau wilayah sekitar nya.
Butuh waktu dua puluh menit untuk mereka memadamkan api hingga pekerjaan mereka membuahkan hasil. Mobil mewah yang hangus terbakar kini sudah bisa dipadamkan.
__ADS_1
" Ada korban disini !! " pekik seseorang seraya melambaikan tangannya pertanda sesuatu. Jantung Green dan yellow berdetak dua kali lipat saat melihat empat orang anak buahnya mulai mengeluarkan tubuh seseorang yang hangus terpanggang
Green memerintahkan mereka untuk segera membawa mayat itu ke markas utama untuk diidentifikasi. Entah mereka harus percaya atau tidak yang terpenting tugas mereka tak gagal.
Kembali ke markas utama.
Zizi berteriak histeris saat mendengar jika terdapat tubuh seseorang yang hangus terpanggang di dalam mobil milik putra bungsunya. Air matanya mengalir deras karena memikirkan putra bungsunya yang telah tewas.
semua orang diam dan hening seketika kala Zizi mantan psikopat itu menghajar dengan membabi buta orang-orang yang bertugas untuk menjaga Noe, mereka pasrah setiap menerima pukulan kuat dari Zizi.
" AGHHH!!! " teriak Zizi lantang hingga maniknya memerah menunjukkan sisi lainnya. " Akan ku bunuh orang itu!! " teriak Zizi lagi dengan mengamuk dan berteriak histeris.
Semua orang begitu iba dengan keadaan Zizi yang mendapatkan kabar buruk mengenai putra bungsunya. Namun Syina dirinya tak percaya jika itu adalah mayat Noe. Syina berlalu pergi dari ruangan itu dengan tergesa-gesa dan pergi meninggalkan markas utama menggunakan mobil nya.
Disisi lain para generasi yang mendapatkan kabar buruk mengenai noe dibuat terkejut bahkan Gabriel menunda penerbangannya menuju Yunani dimana kini gudang persenjataan yang menyimpan senjata-senjata terbaru milik nya dan juga yang lain menjadi incaran para pihak lain.
Akhinya esok hari markas utama ramai didatangi para jajaran king karena mendapatkan kabar kurang menyenangkan dari salah satu generasi penerus king. Noe putra Zizi dan vyan dinyatakan tewas atas insiden ledakan mobil yang tak pernah terduga.
Valera kian marah dan kalut karena kini musuhnya kian mengincar keluarga dan juga orang-orangnya. Satu persatu mereka diserang hingga menimbulkan kekacauan yang ada.
" Zizi aku yakin itu bukan Noe '' ucap Valera dengan nada yang penuh keyakinan. Zizi sekilas melirik namun tak menjawab hatinya pun berkata demikian namun kemana putranya saat ini. Kenapa hanya ada sesosok mayat yang hangus di dalam mobil milik Noe.
" Aku pun berkata demikian. Walaupun bentuk tubuh dan ciri-ciri nya mirip dengan Noe namun aku yakin itu bukan Noe!! '' ucap Syina datang seraya mengelus punggung Zizi lembut, wanita mantan psikopat itu hanya bisa terdiam dan menangis tersedu, bahkan berpikir pun Zizi tak bisa.
__ADS_1
" Apakah hasil nya sudah ada ? '' tanya Zizi pada seseorang lelaki berpakaian dokter. Lelaki itu menggeleng belum. " Jam berapa hasilnya ? " tegas valera.
" Satu jam lagi hasilnya akan keluar, Seperti yang kita lihat. Jasad dari mayat itu sangat sulit dikenali karena hangus total '' ucap lelaki yang memiliki tubuh lemah gemulai. Valera mengangguk saja menyerahkan semua nya pada orang-orangnya mengenai Noe. Namun diam-diam Valera mengutus beberapa orang milik nya untuk mencari keberadaan Noe dari kejadian disekitar hingga meretas cctv yang ada. Valera yakin jika hal itu adalah sabotase yang dilakukan seseorang, namun dirinya baru menyadari jika seseorang yang selalu mendampingi Noe setiap saat tidak terlihat usai kejadian ini.